Ilham Mubarok Ilham loves to write, trying to help people to understand about website, web hosting, and online marketing in the most convenient way.

Cara Membuat Website untuk Pemula Tanpa Coding!!

9 min read

Setelah membaca artikel apa itu website dan manfaatnya, Anda jadi ingin punya website sendiri, kan? Namun yang jadi pertanyaan, ada tidak sih cara membuat website sederhana dengan mudah dan cepat?

Tenang, Anda sudah menemukan artikel yang tepat. Melalui artikel ini Anda akan belajar secara lengkap bagaimana cara membuat website dengan mudah dan cepat.

Oiya, siapa pun bisa mengikuti panduan membuat website di artikel ini. Sebab di panduan ini Anda tidak memerlukan coding sama sekali. Yup, benar sekali, Anda tidak perlu coding sama sekali untuk membuat website!

Bagaimana cara membuat website tanpa coding sama sekali? Simak penjelasannya di bawah ini ya!

Cara Membuat Website dengan Domain Sendiri

Bagi orang awam, membuat website cukup mengerikan karena berurusan dengan teknis. Padahal, hal ini cukup mudah jika dilakukan dengan seksama meskipun tidak memiliki keahlian teknis sekalipun.

Anda bisa mulai membuat website dengan langkah-langkah berikut:

  1. Tentukan Jenis Website yang akan Anda Buat
  2. Pilih Platform Website
  3. Gunakan Jenis Hosting yang Tepat
  4. Pilih Nama Domain yang Menarik
  5. Install WordPress
  6. Login ke Dashboard Website WordPress
  7. Pasang Tema yang Menarik
  8. Optimasi SEO Website Anda
  9. Perkuat Lapisan Keamanan Website Anda
  10. Install Google Analytics untuk Monitor Performa Website Anda

Lengkap sekali, bukan? Di bawah ini kami akan menjelaskan poin per poin bagaimana cara membuat website dengan mudah. Simak sampai akhir ya!

1. Tentukan Jenis Website yang akan Anda Buat

Sebelum membahas soal teknis cara membuat website, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan jenis website seperti apa yang ingin Anda buat.

Dengan menentukan jenis website yang tepat, Anda akan punya bayangan konsep website seperti apa yang akan Anda bangun. Ini penting karena akan berpengaruh pada pemilihan paket web hosting, domain, dan tema yang akan Anda gunakan.

Jadi di langkah pertama ini, tentukan jenis website yang akan Anda buat terlebih dahulu. Ada banyak jenis website yang bisa Anda pilih. Berikut adalah beberapa jenis website yang paling populer:

  • Website toko online. Inilah jenis website bisnis untuk menjual produk secara online. Baik untuk produk barang, produk digital atau jasa. Bisnis online tak dapat lagi dipandang sebelah mata karena pertumbuhannya sangat pesat. Tidak hanya itu, membuat website toko online juga cukup mudah, bahkan bagi pemula.
  • Blog atau website pribadi. Blog merupakan jenis website yang mengutamakan update informasi. Tak heran, blog secara umum menampilkan informasi terbaru di bagian paling atas. Sebuah blog bisa digunakan oleh pribadi maupun bisnis. Keutamaan dari blog adalah kemudahan untuk membangun engagement berkat adanya kolom komentar.
  • Website portofolio. Website portofolio digunakan untuk membangun identitas online secara profesional. Dengan memajang karya Anda di website, akan semakin mudah bagi orang di seluruh dunia mengetahui keahlian Anda. Website portofolio penting bagi Anda yang bekerja di perusahaan maupun pekerja lepas (freelancer).
  • Situs berita. Sesuai namanya, situs atau website berita merupakan jenis website yang berisi artikel berita terbaru. Bisa digunakan untuk menampilkan berita di wilayah tertentu atau topik khusus. Jadi, tidak perlu menunggu menjadi media besar untuk memiliki situs berita ini. Kuncinya, menghadirkan informasi aktual dan kredibel.
  • Website forum. Website forum bisa menjadi wadah berbagi informasi bagi sebuah komunitas secara online. Mulai dari komunitas otomotif, teknologi hingga penggemar kuliner. Jika Anda memiliki komunitas yang anggotanya berasal dari berbagai wilayah, membuat sebuah website sebagai forum berbagi sangatlah tepat.

Jenis website seperti apa yang ingin Anda buat?

Jika sudah menentukan jenis website, mari beranjak ke cara membuat website selanjutnya, yaitu menentukan platform website.

Baca Juga: Terlengkap! Cara Mudah Membuat Website dengan Google Sites

2. Pilih Platform Website

Seperti yang sudah disebutkan di awal, Anda bisa bikin web tanpa perlu pengetahuan coding sama sekali. Anda tidak perlu menggunakan code HTML, CSS bahkan PHP. Selain rumit, cara membuat website dengan langkah tersebut akan memerlukan waktu yang cukup lama.

Lalu bagaimana cara membuat website tanpa coding sama sekali?

Solusinya adalah menggunakan WordPress!

cara membuat website dengan wordpress

Dengan WordPress, Anda dapat membuat website dengan mudah tanpa harus menguasai pemrograman. Anda hanya perlu sekali klik instalasi, memasukkan nama, deskripsi website, dan memilih template, website Anda sudah dapat digunakan dan diakses melalui internet.

Kabar baiknya, Anda bisa membuat website gratis menggunakan WordPress. Meskipun gratis bukan berarti website yang dihasilkan WordPress tidak baik. Bahkan sebaliknya, Anda bisa membuat website gratis dengan kualitas terbaik menggunakan WordPress.

Sudah banyak perusahaan besar yang mempercayakan websitenya kepada WordPress. Beberapa di antaranya adalah SONY Music, Microsoft News Center, The Walt Disney Company, dan The New York Times Comapny.

Penjelasan lebih lengkap mengenai kelebihan dan alasan mengapa Anda harus menggunakan WordPress bisa Anda baca di artikel Apa Itu WordPress? Pengertian dan Manfaatnya.

Baca Juga: Membuat Website di Localhost Menggunakan XAMPP sampai Online

3. Gunakan Jenis Hosting yang Tepat

hubungan hosting domain dan file website

Di poin di atas kami sudah menjelaskan Anda bisa membuat website gratis menggunakan WordPress. Walaupun begitu, Anda tetap perlu mengeluarkan sedikit biaya untuk menyimpan data website di hosting dan untuk membeli nama domain.

Pertama-tama, mari mulai dengan menentukan layanan hosting yang akan Anda gunakan.

Hosting berfungsi untuk menyimpan semua file website sehingga dapat diakses secara online. Semua file seperti tema, plugin, teks, media, kode HTML, hingga draft konten tersimpan di hosting.

Ada beberapa jenis layanan hosting, yaitu shared hosting, cloud hosting, dan VPS. Setiap jenis hosting punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut adalah tiga jenis hosting yang paling banyak digunakan:

Shared Hosting

Shared hosting merupakan layanan hosting yang cukup populer di antara tiga jenis hosting. Jenis ini sangat populer karena harganya yang relatif terjangkau dan mudah digunakan.

Tidak hanya murah dan mudah, shared hosting juga biasanya didukung oleh layanan support. Jadi ketika ada terjadi masalah, Anda bisa menghubungi customer support. Oleh karenanya, shared hosting cocok digunakan oleh pemula yang baru mulai membuat website.

Apa saja kelebihan lain dari Shared Hosting?

  • Kemudahan Instalasi. Anda tidak perlu bingung dengan instalasi dan konfigurasi WordPress untuk website Anda. Semua bisa dilakukan dengan sekali klik.
  • Performa Bisa Diandalkan. Website Anda akan bekerja lebih baik dengan dukungan web server dengan teknologi terbaru.
  • Gratis Domain dan SSL. Anda bisa membangun website dengan lebih cepat dan mudah dengan keamanan yang terjamin.
  • Unlimited Bandwidth. Anda bebas menggunakan bandwidth sesuai dengan penggunaan yang wajar.

Dengan berbagai kelebihan tersebut, shared hosting cocok digunakan untuk blog pribadi, website portofolio, hingga toko online.

Cloud Hosting

Cloud hosting bisa dibilang adalah perpaduan kemudahan pengelolaan dari shared hosting dan kapasitas besar dari VPS hosting. Jika Anda tidak punya keahlian teknis mengelola VPS, tapi ingin punya kapasitas besar, cloud hosting adalah solusi yang tepat.

Beberapa kelebihan menggunakan Cloud Hosting adalah:

  • Fully Managed. Kemudahan mengelola trafik yang tinggi meskipun tanpa keahlian teknis.
  • Sumber Daya Besar. Anda bisa membangun website yang minim gangguan berkat adanya sumber daya yang lebih besar.
  • Mudah Dikelola. Kebebasan memilih platform dan kemudahan instalasinya akan membantu Anda fokus pada pengembangan bisnis.
  • Perlindungan Keamanan yang Baik. Adanya perlindungan dari malware, dan koneksi yang terenkripsi (SSL), website Anda bisa lebih aman dari gangguan.

Dengan semua kelebihan ini, Anda bisa memanfaatkannya untuk website toko online dengan pengunjung yang banyak.

Baca juga: Shared Hosting vs Cloud Hosting: Mana yang Lebih Bagus?

VPS Hosting

VPS hosting memiliki kapasitas daya tampung trafik lebih tinggi dibanding shared hosting. Namun, VPS hanya disarankan untuk para developer yang sudah punya keahlian teknis. Jika menggunakan VPS, Anda harus melakukan konfigurasi server secara mandiri.

Layanan support yang disediakan terbatas karena penyedia VPS hosting biasanya tidak punya akses ke server. Sebab server dikelola secara mandiri oleh pengguna VPS hosting.

Apa kelebihan VPS Hosting lainnya?

  • Performa Optimal. Dukungan perangkat terbaik akan memberikan performa website yang lebih optimal termasuk saat trafik sedang tinggi.
  • Reputasi Online Lebih Baik. Adanya IP khusus untuk menjaga reputasi online Anda dan bisa didapatkan tanpa tambahan biaya.
  • Kebebasan Pengelolaan. Mulai dari memilih OS hingga Panel, Anda mengelola website dengan lebih leluasa.
  • Kemudahan Backup. Anda bisa melakukan backup dan pemulihan website dengan lebih mudah. Cukup dengan sekali klik.

Berkat sumber daya besar yang dimilikinya, VPS Hosting banyak dimanfaatkan untuk jenis website seperti layanan streaming dan sejenisnya.

Layanan Hosting Mana yang Tepat untuk Anda?

Dibandingkan dari segi biaya, shared hosting adalah yang termurah di antara ketiganya dan VPS adalah yang termahal. Dari segi kemudahan pengoperasian VPS adalah yang tersulit, sedangkan shared hosting dan cloud hosting sama mudahnya karena keduanya bersifat fully managed.

Jika dibandingkan dari segi kapasitas trafik yang bisa ditampung, VPS dan cloud hosting bisa menampung lebih banyak trafik dibandingkan shared hosting.

Ketiga jenis hosting tersebut sama baiknya jika Anda sudah paham apa yang Anda butuhkan. Anda perlu menyesuaikan pilihan hosting dengan kebutuhan dan anggaran Anda agar bisa menghasilkan website yang optimal.

Sudah menentukan jenis hosting mana yang akan Anda gunakan?

Jika sudah, Anda hanya perlu menuju website penyedia web hosting murah pilihan Anda dan beli paket hosting pilihan Anda.

Jika Anda ingin menggunakan shared hosting dengan bandwidth unlimited dan gratis domain, Anda bisa menggunakan layanan Niagahoster.

4. Pilih Nama Domain yang Menarik

Selain hosting, Anda juga membutuhkan domain untuk membuat website.

Mengapa Anda memerlukan domain? Secara sederhana, domain dan hosting adalah alamat untuk website Anda.

Domain berfungsi sebagai alamat website Anda agar orang-orang bisa dengan mudah mengakses website Anda di browser. Misalnya, ketika orang ingin mengunjungi website Niagahoster, mereka hanya perlu mengetikkan www.niagahoster.co.id di browser lalu muncul website Niagahoster.

Domain tidak harus selalu berakhir dengan .COM. Anda bisa memilih salah satu dari berbagai pilihan ekstensi domain yang ada. Dari .CO.ID, .WEB.ID, .NET, .INFO, .ONLINE, .SITE, .WEBSITE, hingga .XYZ.

Domain Murah untuk Website Mulai Rp 14rb

Apakah sudah terpikirkan nama domain untuk website Anda? Ada beberapa strategi untuk menentukan nama domain yang bisa Anda terapkan. Berikut adalah delapan tips untuk menentukan nama domain:

  1. Gunakan kata-kata yang mudah dieja dan diingat
  2. Jangan terpaku hanya pada .COM, Anda bisa berkreasi dengan berbagai ekstensi domain unik lainnya
  3. Hindari penggunaan tanda hubung dan angka
  4. Pastikan nama domain pilihan Anda tidak berurusan dengan copyright orang lain
  5. Buat nama domain yang singkat, padat, dan jelas
  6. Sesuaikan nama domain dengan citra bisnis atau persona yang ingin Anda bangun
  7. Sesuaikan dengan asal target pengunjung Anda
  8. Jangan tunda beli domain agar domain impian Anda tidak diambil orang lain

Untuk lebih detailnya, Anda bisa baca artikel tentang tips memilih domain.

Di Niagahoster, Anda cukup membeli hosting saja dan bisa mendapatkan domain secara gratis! Cukup menarik, bukan?

Baca juga: Setelah Beli Domain, Apa yang Bisa Dilakukan?

5. Install WordPress

Sebenarnya jika membeli hosting di Niagahoster, Anda tidak perlu repot-repot menginstall WordPress secara manual. Niagahoster menyediakan fitur Auto Install WordPress yang memudahkan Anda dalam membuat website.

Walaupun begitu di artikel ini kami tetap akan membahas cara install WordPress manual. Jika lupa mengaktifkan fitur Auto Install WordPress ketika membeli hosting, Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

(Apabila Anda sudah mengaktifkan fitur Auto Install WordPress, Anda bisa lompat ke langkah selanjutnya)

5.1. Login cPanel

Login ke cPanel melalui tautan yang diinformasikan melalui email, biasanya seperti ini: http://namadomainanda/cpanel

5.2. Buka Softaculous Installer

Pada bagian SOFTACULOUS APPS INSTALLER, klik logo WordPress

Cara Membuat Blog dengan Mudah

5.3. Klik Tombol Install Now

cara membuat blog install wp

5.4. Pilih Domain

Pilih domain Anda pada kolom Choose Domain. Anda bisa mengosongkan kolom In Directory

5.5. Isi Detail Website

Isi nama website Anda beserta deskripsinya, pada kolom Site Name dan Site Description

cara membuat blog install wp 3

5.6. Masukkan Username dan Password

Tentukan username dan password untuk login ke dashboard WordPress Anda.

cara membuat blog install wp 4

5.7. Instalasi Selesai!

Setelah proses instalasi selesai, akan tampil pesan sukses yang berisi alamat website beserta URL login ke dashboard admin.

cara membuat blog install wp 6

6. Login ke Dashboard Website WordPress Anda

WordPress yang baru Anda install adalah WordPress versi default. Jadi semua pengaturannya masih dasar. Anda perlu melakukan optimasi pengaturan agar bisa menghasilkan website yang optimal.

Untuk melakukan optimasi penganturan di WordPress, Anda perlu login terlebih dahulu ke dashboard WordPress. Berikut adalah cara login ke dashboard WordPress:

Langkah 1. Buka www.domainanda.com/wp-admin

Langkah 2. Masukkan Username dan Password

Langkah 3. Voila, Anda berhasil masuk ke admin area WordPress Anda!

cara membuat blog wp 3

Setelah berhasil login WordPress, Anda akan diarahkan ke dashboard WordPress. Dashboard ini adalah tempat di mana Anda bisa mengakses semua fitur yang disediakan WordPress, dari konfigurasi, plugin, hingga tema

Nah, di dashboard inilah Anda bisa mengelola WordPress, dari mengubah pengaturan, menerbitkan konten, membuat halaman, menambahkan plugin, dan lain sebagainya.

7. Pasang Tema yang Menarik

Ketika Anda menginstall WordPress tanpa memilih tema, website Anda akan otomatis menggunakan tema default WordPress. Anda bisa saja tetap menggunakan tema default.

Namun, jika Anda merasa tidak cocok dengan tema default WordPress, ada banyak pilihan tema WordPress yang bisa Anda pilih. Pastikan untuk memilih tema original dan SEO friendly. Hindari penggunaan tema bajakan yang bisa membahayakan website Anda.

Untuk mengganti tema, buka dashboard WordPress lalu klik menu Appearance > Themes > Add New

Kemudian cari tema yang Anda inginkan di kolom pencarian. Setelah itu, pilih salah satu tema dan klik Install

Anda juga bisa mengunggah tema dari pihak ketiga menggunakan fitur Upload Theme dalam bentuk file zip. Ada berbagai tema WordPress gratis yang bisa Anda gunakan.

Baca Juga: Apakah Website Saya Responsive? Berikut 6+ Cara Cek Responsive Website!

8. Optimasi SEO Website Anda

Anda tentunya ingin website Anda bisa muncul di halaman pertama hasil pencarian Google, kan? Untuk itu, pastikan Anda juga menerapkan beberapa praktik search engine optimization (SEO) di website Anda.

Caranya gampang kok, untuk permulaan, Anda bisa mulai dengan ketiga langkah berikut:

8.1. Buat Sitemap

Sitemap adalah sebuah daftar dari halaman website yang dapat diakses oleh user dan search engine. Fungsi sitemap adalah untuk memberi petunjuk ke user dan search engine mengenai semua halaman yang dapat diakses di website tersebut.

Ada beberapa cara membuat sitemap, yaitu menggunakan Yoast SEO dan Sitemap XML. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, Anda dapat membaca artikel tentang cara membuat sitemap.

Secara default, WordPress menghasilkan struktur permalink yang cukup panjang. Struktur default tersebut berupa tanggal serta nama URL. Contohnya seperti di bawah ini.

https://niagahoster.org/2017/08/10/judul-postingan

Permalink yang disukai oleh Google mengandung judul atau keyword. Kemudian, permalink yang lebih pendek akan memberikan performa yang lebih baik lagi. Ketika menentukan permalink, kami menyarankan agar Anda menggunakan Post Name. Cara ini akan membuat keyword lebih mudah terlihat ketika website Anda tampil di Google.

https://niagahoster.org/judul-postingan

Anda dapat mengubah permalink melalui dashboard WordPress. Silakan pilih menu Settings > Permalinks. Kemudian pilih radio button Post name dan klik tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan.

8.3. Install Plugin SEO

Plugin SEO memudahkan Anda untuk melakukan optimasi SEO di website. Salah satu plugin SEO yang wajib Anda install adalah Yoast SEO.

Plugin ini dapat membantu Anda untuk menambahkan SEO title dan meta deskripsi untuk postingan dan laman website. Selain itu, masih banyak lagi fitur yang ditawarkan plugin ini untuk membantu mengoptimasi website Anda.

Nah, jika Anda tertarik untuk belajar lebih jauh tentang cara mengoptimasi SEO di website Anda, silakan download ebook gratis di bawah ini:

9. Perkuat Lapisan Keamanan Website Anda

Pengaturan keamanan default WordPress masih dasar sehingga diperlukan berbagai langkah optimasi agar website jadi lebih aman. Jangan sampai website Anda terkena serangan hacker, virus, malware, bruteforce attack, atau serangan berbahaya lainnya.

Ada banyak cara meningkatkan keamanan yang perlu Anda lakukan. Dari menggunakan password rumit, menginstall plugin keamanan, mengubah URL login, hingga mengamankan file dan database.

Selain itu, Anda juga perlu melakukan backup secara rutin untuk menghindari kehilangan data-data penting website. Backup bisa Anda lakukan secara otomatis dengan memasang plugin backup seperti UpdraftPlus. Anda dapat membaca penjelasan lengkap tentang cara install dan setting UpdraftPlus.

10. Install Google Analytics untuk Monitor Performa Website Anda

Jika Anda sudah mengatur SEO WordPress dengan benar, besar kemungkinan akan banyak trafik di website Anda. Untuk mengetahui bagaimana perilaku pengunjung website atau blog, Anda bisa menggunakan Google Analytics.

Google Analytics dapat membantu Anda untuk memahami pengunjung website atau blog. Apa yang mereka cari, artikel mana yang paling banyak pembacanya, artikel manya yang kurang populer, berapa lama pengunjung membaca blog atau website dan lain-lain.

Insight tersebut dapat Anda manfaatkan untuk bisa menyediakan konten lebih baik untuk pengunjung. Anda dapat memasang Google Analytics supaya bisa tahu informasi tentang pengunjung Anda.

Baca Juga: Pilih mana ya? Buat Website di Freelance atau Jasa Website Perusahaan?

Sudah Siap Membuat Website dengan Domain Sendiri?

Selamat! Anda telah berhasil membuat website dengan domain sendiri menggunakan WordPress! Kini yang perlu Anda lakukan adalah mengisi website Anda dengan konten-konten terbaik.

Jangan lupa untuk subscribe Blog Niagahoster untuk mendapatkan update terbaru tentang website, blog, WordPress, online marketing, dan topik-topik menarik lainnya!

Ilham Mubarok Ilham loves to write, trying to help people to understand about website, web hosting, and online marketing in the most convenient way.

10 Replies to “Cara Membuat Website untuk Pemula Tanpa Coding!!”

  1. Panduan yang sangat bermanfaat. Sepertinya memang wordpress menjadi pilihan utama sebagai CMS., termasuk saya sendiri karena semua website saya menggunakan CMS wordpress.

    1. Terimakasih Pak, ya WordPress menjadi salah satu CMS populer hingga saat ini.

    1. Halo Arifin. Kamu bisa cek perbedaan blog dan website di artikel ini 7 Perbedaan Blog dan Website

    1. Kami sarankan untuk menggunakan WordPress.org, bukan WordPress.com ya supaya Anda bisa punya custom domain dan berbagai kemudahan lainnya. Untuk perbedaan WordPress.org dan WordPress.com, bisa Anda baca di artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.