Ilham Mubarok Ilham loves to write, trying to help people to understand about website, web hosting, and online marketing in the most convenient way.

Cara Membuat Website untuk Pemula Tanpa Coding!!

7 min read

cara membuat website

Sedang mencari cara membuat website dengan mudah dan cepat? Anda sudah menemukan artikel yang tepat. Melalui artikel ini Anda akan belajar secara lengkap bagaimana cara membuat website dengan mudah dan cepat.

Oiya, siapa pun bisa mengikuti panduan membuat website di artikel ini. Sebab di panduan ini Anda tidak memerlukan coding sama sekali. Yup, benar sekali, Anda tidak perlu coding sama sekali untuk membuat website!

Bagaimana cara membuat website tanpa coding sama sekali? Simak penjelasannya di bawah ini ya!

Cara Membuat Website dalam 5 Langkah

Anda bisa mulai membuat website dengan lima langkah sederhana berikut:

1. Tentukan Jenis Website

2. Tentukan Platform Website

3. Pilih Hosting dan Nama Domain

4. Install WordPress dan Sesuaikan Tampilan

5. Optimasi Pengaturan Website

Terlihat mudah, bukan? Di bawah ini kami akan menjelaskan poin per poin bagaimana cara membuat website dengan mudah. Simak sampai akhir ya!

1. Tentukan Jenis Website

Sebelum membahas soal teknis membuat website, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menentukan jenis website seperti apa yang ingin Anda buat.

Dengan menentukan jenis website yang tepat, Anda akan punya bayangan konsep website seperti apa yang akan Anda bangun. Ini penting karena akan berpengaruh pada pemilihan paket web hosting, domain, dan tema yang akan Anda gunakan.

Jadi di langkah pertama ini, tentukan jenis website yang akan Anda buat terlebih dahulu. Ada banyak jenis website yang bisa Anda pilih. Berikut adalah beberapa jenis website yang paling populer:

  • Website toko online
  • Blog atau website pribadi
  • Website portofolio
  • Situs berita
  • Website forum

Jensi website seperti apa yang ingin Anda buat?

Jika sudah menentukan jenis website, mari beranjak ke cara mudah membuat website selanjutnya, yaitu menentukan platform website.

2. Tentukan Platform Website

Seperti yang sudah disebutkan di awal, Anda bisa membuat website tanpa perlu pengetahuan coding sama sekali. Anda tidak perlu menggunakan code HTML, CSS bahkan PHP. Selain rumit, membuat website dengan cara tersebut akan memerlukan waktu yang cukup lama.

Lalu bagaimana membuat website tanpa coding sama sekali?

Solusinya adalah menggunakan WordPress!

cara membuat website dengan wordpress

Dengan WordPress, Anda dapat membuat website dengan mudah tanpa harus menguasai pemrograman. Anda hanya perlu sekali klik instalasi, memasukkan nama, deskripsi website, dan memilih template, website Anda sudah dapat digunakan dan diakses melalui internet.

Kabar baiknya, Anda bisa membuat website gratis menggunakan WordPress. Meskipun gratis bukan berarti website yang dihasilkan WordPress tidak baik. Bahkan sebaliknya, Anda bisa membuat website gratis dengan kualitas terbaik menggunakan WordPress.

Sudah banyak perusahaan besar yang mempercayakan websitenya kepada WordPress. Beberapa di antaranya adalah SONY Music, Microsoft News Center, The Walt Disney Company, dan The New York Times Comapny.

Penjelasan lebih lengkap mengenai kelebihan dan alasan mengapa Anda harus menggunakan WordPress bisa Anda baca di artikel Apa Itu WordPress? Pengertian dan Manfaatnya.

3. Tentukan Hosting dan Nama Domain

hubungan hosting domain dan file website

Di poin di atas kami sudah menjelaskan Anda bisa membuat website gratis menggunakan WordPress. Walaupun begitu Anda tetap perlu mengeluarkan sedikit biaya. Biaya tersebut bukan untuk membuat website, melainkan untuk menyimpan data website di hosting dan untuk membeli nama domain.

3.1. Pilih Hosting

Setelah menentukan WordPress sebagai platform pembuatan website, kini saatnya Anda memilih layanan hosting untuk website Anda.

Hosting berfungsi untuk menyimpan semua file website sehingga dapat diakses secara online. Semua file seperti tema, plugin, teks, media, kode HTML, hingga draft konten tersimpan di hosting.

Intinya semua perubahan yang Anda buat di WordPress akan disimpan di hosting ini. Jadi Anda perlu memilih layanan hosting dengan hati-hati karena semua data website Anda akan tersimpan di hosting.

Hosting sendiri memiliki beberapa jenis, yaitu shared hosting, cloud hosting, dan VPS. Setiap jenis hosting punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut adalah tiga jenis hosting yang paling banyak digunakan:

Shared Hosting

Shared hosting merupakan layanan hosting yang cukup populer di antara tiga jenis hosting. Jenis ini sangat populer karena harganya yang relatif terjangkau dan mudah digunakan.

Tidak hanya murah dan mudah, shared hosting juga biasanya didukung oleh layanan support. Jadi ketika ada terjadi masalah, Anda bisa menghubungi customer support. Oleh karenanya, shared hosting cocok digunakan oleh pemula yang baru mulai membuat website.

VPS Hosting

VPS hosting memiliki kapasitas daya tampung trafik lebih tinggi dibanding shared hosting. Namun, VPS hanya disarankan untuk para developer yang sudah punya keahlian teknis. Jika menggunakan VPS, Anda harus melakukan konfigurasi server secara mandiri.

Layanan support yang disediakan terbatas karena penyedia VPS hosting biasanya tidak punya akses ke server. Sebab server dikelola secara mandiri oleh pengguna VPS hosting.

Cloud Hosting

Cloud hosting bisa dibilang adalah perpaduan kemudahan pengelolaan dari shared hosting dan kapasitas besar dari VPS hosting. Jika Anda tidak punya keahlian teknis mengelola VPS, tapi ingin punya kapasitas besar, cloud hosting adalah solusi yang tepat.

Layanan Hosting Mana yang Tepat untuk Anda?

Dibandingkan dari segi biaya, shared hosting adalah yang termurah di antara ketiganya dan VPS adalah yang termahal. Dari segi kemudahan pengoperasian VPS adalah yang tersulit, sedangkan shared hosting dan cloud hosting sama mudahnya karena keduanya bersifat fully managed.

Jika dibandingkan dari segi kapasitas trafik yang bisa ditampung, VPS dan cloud hosting bisa menampung lebih banyak trafik dibandingkan shared hosting.

Ketiga jenis hosting tersebut sama baiknya jika Anda sudah paham apa yang Anda butuhkan. Anda perlu menyesuaikan pilihan hosting dengan kebutuhan dan anggaran Anda agar bisa menghasilkan website yang optimal.

Baca Juga: Perbedaan Cloud Hosting, VPS, dan Shared Hosting

Sudah menentukan jenis hosting mana yang akan Anda gunakan?

Jika sudah, Anda hanya perlu menuju website penyedia hosting pilihan Anda dan beli paket hosting pilihan Anda.

Jika Anda ingin menggunakan shared hosting dengan bandwidth unlimited dan gratis domain, Anda bisa menggunakan layanan Niagahoster.

3.2. Tentukan Nama Domain yang Menarik

Selain hosting, Anda juga membutuhkan domain untuk membuat website.

Mengapa Anda memerlukan domain? Secara sederhana, domain dan hosting adalah alamat untuk website Anda.

Domain berfungsi sebagai alamat website Anda agar orang-orang bisa dengan mudah mengakses website Anda di browser. Misalnya, ketika orang ingin mengunjungi website Niagahoster, mereka hanya perlu mengetikkan www.niagahoster.co.id di browser lalu muncul website Niagahoster.

Domain tidak harus selalu berakhir dengan .COM. Anda bisa memilih salah satu dari berbagai pilihan ekstensi domain yang ada. Dari .CO.ID, .WEB.ID, .NET, .INFO, .ONLINE, .SITE, .WEBSITE, hingga .XYZ.

Apakah sudah terpikirkan nama domain untuk website Anda? Ada beberapa strategi untuk menentukan nama domain yang bisa Anda terapkan. Berikut adalah delapan tips untuk menentukan nama domain:

  1. Gunakan kata-kata yang mudah dieja dan diingat
  2. Jangan terpaku hanya pada .COM, Anda bisa berkreasi dengan berbagai ekstensi domain unik lainnya
  3. Hindari penggunaan tanda hubung dan angka
  4. Pastikan nama domain pilihan Anda tidak berurusan dengan copyright orang lain
  5. Buat nama domain yang singkat, padat, dan jelas
  6. Sesuaikan nama domain dengan citra bisnis atau persona yang ingin Anda bangun
  7. Sesuaikan dengan asal target pengunjung Anda
  8. Jangan tunda beli domain agar domain impian Anda tidak diambil orang lain

Bahkan di Niagahoster Anda cukup membeli hosting saja dan bisa mendapatkan domain secara gratis! Cukup menarik, bukan?

4. Install WordPress

Sebenarnya jika membeli hosting di Niagahoster, Anda tidak perlu repot-repot menginstall WordPress secara manual. Niagahoster menyediakan fitur Auto Install WordPress yang memudahkan Anda dalam membuat website.

Walaupun begitu di artikel ini kami tetap akan membahas cara install WordPress manual. Jika lupa mengaktifkan fitur Auto Install WordPress ketika membeli hosting, Anda bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

(Apabila Anda sudah mengaktifkan fitur Auto Install WordPress, Anda bisa lompat ke langkah selanjutnya)

4.1. Login cPanel

Login ke cPanel melalui tautan yang diinformasikan melalui email, biasanya seperti ini: http://namadomainanda/cpanel

login cpanel

4.2. Buka Softaculous Installer

Pada bagian SOFTACULOUS APPS INSTALLER, klik logo WordPress

Cara Membuat Blog dengan Mudah

4.3. Klik Tombol Install Now

cara membuat blog install wp

4.4. Pilih Domain

Pilih domain Anda pada kolom Choose Domain. Anda bisa mengosongkan kolom In Directory

4.5. Isi Detail Website

Isi nama website Anda beserta deskripsinya, pada kolom Site Name dan Site Description

cara membuat blog install wp 3

4.6. Masukkan Username dan Password

Tentukan username dan password untuk login ke dashboard WordPress Anda.

cara membuat blog install wp 4

4.7. Instalasi Selesai!

Setelah proses instalasi selesai, akan tampil pesan sukses yang berisi alamat website beserta URL login ke dashboard admin.

cara membuat blog install wp 6

5. Optimasi Pengaturan WordPress

WordPress yang baru Anda install adalah WordPress versi default. Jadi semua pengaturannya masih dasar. Anda perlu melakukan optimasi pengaturan agar bisa menghasilkan website yang optimal.

Untuk melakukan optimasi penganturan di WordPress, Anda perlu login terlebih dahulu ke dashboard WordPress. Berikut adalah cara login ke dashboard WordPress:

Langkah 1. Buka www.domainanda.com/wp-admin

Langkah 2. Masukkan Username dan Password

Langkah 3. Voila, Anda berhasil masuk ke admin area WordPress Anda!

cara membuat blog wp 3

Setelah berhasil login WordPress, Anda akan diarahkan ke dashboard WordPress. Dashboard ini adalah tempat di mana Anda bisa mengakses semua fitur yang disediakan WordPress, dari konfigurasi, plugin, hingga tema

Nah, di dashboard inilah Anda bisa mengelola WordPress, dari mengubah pengaturan, menerbitkan konten, membuat halaman, menambahkan plugin, dan lain sebagainya.

Setelah memasang WordPress, langkah selanjutnya adalah optimasi website. Karena WordPress yang Anda install masih dalam keadaan default, diperlukan beberapa optimasi pengaturan agar kinerja website menjadi maksimal.

1. Pilih Tema

Ketika Anda menginstall WordPress tanpa memilih tema, website Anda akan otomatis menggunakan tema default WordPress. Anda bisa saja tetap menggunakan tema default.

Namun, jika Anda merasa tidak cocok dengan tema default WordPress, ada banyak pilihan tema WordPress yang bisa Anda pilih. Pastikan untuk memilih tema original dan SEO friendly. Hindari penggunaan tema bajakan yang bisa membahayakan website Anda.

Untuk mengganti tema, buka dashboard WordPress lalu klik menu Appearance > Themes > Add New

Kemudian cari tema yang Anda inginkan di kolom pencarian. Setelah itu, pilih salah satu tema dan klik Install

Anda juga bisa mengunggah tema dari pihak ketiga menggunakan fitur Upload Theme dalam bentuk file zip.

2. Buat Sitemap

Sitemap adalah sebuah daftar dari halaman website yang dapat diakses oleh user dan search engine. Fungsi sitemap adalah untuk memberi petunjuk ke user dan search engine mengenai semua halaman yang dapat diakses di website tersebut.

Ada beberapa cara membuat sitemap, yaitu menggunakan Yoast SEO dan Sitemap XML. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, Anda dapat membaca artikel ini.

3. Ubah Permalink

Secara default, WordPress menghasilkan struktur permalink yang cukup panjang. Struktur default tersebut berupa tanggal serta nama URL. Contohnya seperti di bawah ini.

https://niagahoster.org/2017/08/10/judul-postingan

Permalink yang disukai oleh Google mengandung judul atau keyword. Kemudian, permalink yang lebih pendek akan memberikan performa yang lebih baik lagi. Ketika menentukan permalink, kami menyarankan agar Anda menggunakan Post Name. Cara ini akan membuat keyword lebih mudah terlihat ketika website Anda tampil di Google.

https://niagahoster.org/judul-postingan

Anda dapat mengubah permalink melalui dashboard WordPress. Silakan pilih menu Settings > Permalinks. Kemudian pilih radio button Post name dan klik tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan.

4. Install Plugin SEO

Bicara tentang website dan blog tidak pernah lepas dari SEO. Secara sederhana, SEO atau Search Engine Optimization adalah tools yang membuat website Anda dapat muncul di hasil pencarian Google dan mesin pencari lainnya.

Pengaturan SEO harus dilakukan sejak website pertama kali dibuat. Terdapat banyak tahap untuk mengatur SEO WordPress di website Anda. Salah satunya adalah dengan memasang plugin SEO.

Plugin SEO memudahkan Anda untuk membangun SEO di website. Beberapa plugin yang wajib Anda install adalah Yoast SEO dan SEO internal link. Yoast SEO adalah salah satu plugin SEO terbaik dari WordPress. Penggunanya sudah mencapai 5 juta dan terus bertambah.

Yoast SEO akan membantu Anda untuk menambahkan SEO title dan meta deskripsi untuk postingan dan laman website. Sedangkan SEO internal link membantu Anda untuk menambahkan internal link secara otomatis.

Download Ebook Gratis: 30 Langkah Ampuh Optimasi SEO

5. Atur Keamanan WordPress

Pengaturan keamanan default WordPress masih dasar sehingga diperlukan berbagai langkah optimasi agar website jadi lebih aman. Jangan sampai website Anda terkena serangan hacker, virus, malware, bruteforce attack, atau serangan berbahaya lainnya.

Ada banyak langkah yang perlu Anda lakukan. Dari menggunakan password rumit, menginstall plugin keamanan, mengubah URL login, hingga mengamankan file dan database. Penjelasan lengkapnya dapat Anda baca di sini.

6. Install Plugin Backup

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Pepatah tersebut juga berlaku ketika Anda mengelola website. Untuk menghindari kehilangan data-data penting website, Anda perlu melakukan langkah pencegahan dengan menyiapkan back up.

Back up bisa Anda lakukan secara otomatis dengan memasang plugin back up seperti UpdraftPlus. Anda dapat membaca penjelasan lengkap tentang cara install dan setting UpdraftPlus di artikel ini.  

7. Install Google Analytics

Jika Anda sudah mengatur SEO WordPress dengan benar, besar kemungkinan akan banyak trafik di website Anda. Untuk mengetahui bagaimana perilaku pengunjung website atau blog, Anda bisa menggunakan Google Analytics.

Google Analytics dapat membantu Anda untuk memahami pengunjung website atau blog. Apa yang mereka cari, artikel mana yang paling banyak pembacanya, artikel manya yang kurang populer, berapa lama pengunjung membaca blog atau website dan lain-lain.

Insight tersebut dapat Anda manfaatkan untuk bisa menyediakan konten lebih baik untuk pengunjung. Anda dapat memasang Google Analytics dengan mengikuti langkah-langkah di artikel ini.

Download checklist ini untuk memudahkan Anda dalam membangun website, GRATIS!

Sudah Siap Membuat Website dengan Domain Sendiri?

Selamat! Anda telah berhasil membuat website dengan domain sendiri menggunakan WordPress! Kini yang perlu Anda lakukan adalah mengisi website Anda dengan konten-konten terbaik.

Jangan lupa untuk subscribe Blog Niagahoster untuk mendapatkan update terbaru tentang website, blog, WordPress, online marketing, dan topik-topik menarik lainnya!

14
Ilham Mubarok Ilham loves to write, trying to help people to understand about website, web hosting, and online marketing in the most convenient way.

9 Replies to “Cara Membuat Website untuk Pemula Tanpa Coding!!”

  1. Panduan yang sangat bermanfaat. Sepertinya memang wordpress menjadi pilihan utama sebagai CMS., termasuk saya sendiri karena semua website saya menggunakan CMS wordpress.

    1. Halo Arifin. Kamu bisa cek perbedaan blog dan website di artikel ini 7 Perbedaan Blog dan Website

    1. Kami sarankan untuk menggunakan WordPress.org, bukan WordPress.com ya supaya Anda bisa punya custom domain dan berbagai kemudahan lainnya. Untuk perbedaan WordPress.org dan WordPress.com, bisa Anda baca di artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 3 =