Categories: Marketing

Ini Dia 5+ Cara untuk Menjadi Beauty Blogger yang Sukses

Mendapatkan banyak uang, dapat produk make up gratis dan diundang ke berbagai event tersohor. Yah, itulah beberapa alasan yang mendasari mayoritas orang yang ingin menjadi beauty blogger. Dan mungkin, Anda adalah salah satunya?

Kalau memang benar begitu, berarti Anda datang di tempat yang tepat. Sebab, artikel ini memang ditujukan buat siapapun yang membutuhkan tips untuk mengawali profesinya sebagai beauty blogger.

Tanpa berlarut-larut, yuk langsung simak tips lengkapnya berikut ini!

Tips Menjadi Beauty Blogger yang Sukses

Sebelum terjun ke pembahasan soal tips, kami ingatkan lagi nih kalau menjadi beauty blogger itu butuh banyak effort untuk bisa dibilang berhasil. Langkahnya bukan hanya sekedar menulis dan posting saja. Tetapi banyak perbekalan yang harus Anda persiapkan. Apa saja? Langsung simak tipsnya di bawah ini, ya!

1. Ciptakan Nilai Sesuatu yang Unik

Apa yang mendasari seseorang memutuskan untuk membeli pakaian dari brand A, dibanding brand B, brand C, brand D dan seterusnya? Jawabannya adalah style atau keunikan. Ya, dengan menciptakan sesuatu yang unik alias berbeda, suatu brand akan jauh lebih mudah dalam menggaet pembeli.

Begitupun di dunia blogging. Dari sekian banyaknya beauty blogger kenamaan, Anda harus memiliki spesialisasi tersendiri. Mudahnya adalah dengan cara mencari tahu bidang apa yang paling Anda kuasai.

Misalnya kalau Anda suka dengan segala tentang kosmetik, Anda bisa membuat konten tutorial make up dengan banyak macam topik. Bisa make up untuk sehari-hari, ke pesta, atau make up dengan style Korea.

Atau kalau Anda merasa memiliki banyak pengetahuan soal rambut, bahaslah konten-konten terkait hal itu. Seperti tentang tips merawat rambut rontok, menebalkan rambut, hair styling dan sebagainya.

Sesekali, boleh saja kok untuk membahas konten lain di luar dari spesialisasi Anda. Tetapi, pastikan untuk tetap fokus ke satu topik besar agar blog Anda bisa memiliki ciri khas.

Salah satu contohnya seperti blog Lippielust yang lebih fokus membahas produk-produk makeup untuk bibir.

Dari awal berdiri, blog Lippielust sudah banyak mereview brand-brand lipstik lokal hingga internasional dengan informasi lengkap. Mulai dari swatches warna dan ingredients-nya. Tetapi meskipun sudah populer sebagai blog khusus produk makeup bibir, Lippielust juga beberapa kali pernah membahas konten seputar skincare dan K-beauty.

2. Tentukan Target Pembaca

Menentukan target pembaca juga tak kalah penting, supaya penentuan topik konten bisa lebih mudah. Misal, target pembaca Anda adalah seorang remaja dengan rentang usia 17-23 tahun. Jadinya, topik Anda bisa membahas tips skin care yang pas untuk remaja atau review produk skin care yang low budget.

Sedangkan, kalau Anda menargetkan wanita dewasa usia 25 tahun ke atas. Topiknya bisa seputar soal skin care anti-aging atau rekomendasi produk skin care dengan biaya yang sedikit lebih tinggi. Tetapi, seimbangkan juga dengan produk-produk drugstore dan high end agar bisa menjangkau semua kalangan.

Selain itu, memikirkan siapa pembaca Anda juga perlu dicocokkan dengan style penulisan, pemilihan tema, dan layout blog. Kalau remaja adalah target Anda, buatlah style penulisan yang ringan dengan gaya bahasa sehari-hari. Lalu, gunakan layout dan tema dengan nuansa girly seperti pink, atau warna-warna ceria.

Sedangkan, kalau Anda menargetkan usia dewasa, sampaikan dengan gaya bahasa yang sederhana, dengan menggunakan pilihan tema dan layout yang simple dan elegan.

Contohnya Sasyachi, salah satu beauty blogger yang cenderung menargetkan para wanita remaja pecinta Korea. Sehingga di dalam situsnya, ia banyak membagikan tips make up ala girl band Korea dengan menggunakan produk-produk lokal berkualitas, tapi tetap terjangkau.

3. Bekali dengan Visual yang Menarik

Tulisan memang nomor satu. Tetapi, ada yang tidak kalah penting ketika Anda membuat blog, yaitu visual yang menarik!

Visual ini bisa berupa foto dan video, tergantung tulisan apa yang Anda buat. Sama dengan tulisan, visual yang Anda pakai juga harus terjamin kualitasnya. Hampir setiap beauty blogger kenamaan tentu memikirkan hal ini.

Contoh Andra Alodita, yang selalu menyajikan foto produk dengan kualitas kontras yang kuat dan highlight yang cerah. Sehingga membuat tampilan produk yang ia review pun akan terlihat berkelas. Sayang kan, kalau tampilan blog Anda sudah bagus-bagus, tapi kualitas gambar masih rendah?

Masalah kualitas, memang jauh lebih baik kalau menggunakan bantuan kamera. Namun, jika budget Anda masih terbatas, sebenarnya menggunakan smartphone pun tidak masalah. Selagi Anda bisa pintar-pintar mengambil angle yang pas, dan mahir memolesnya dengan aplikasi editor.

Banyak sekali aplikasi foto editor yang bisa Anda unduh secara cuma-cuma. Seperti Vscocam, Afterlight, Snapseed dan Adobe Lightroom. Sisanya, Anda tinggal mengasah skill editing dengan mengikuti berbagai tips yang ada di internet atau YouTube.

4. Perluas Networking

Ke depannya, Anda pasti punya impian blog Anda bisa diajak kolaborasi dengan brand-brand ternama. Atau banjir endorsement supaya dapat banyak pemasukan. Iya, ini memang menjadi banyak tujuan di kalangan blogger.

Tetapi, bagaimana caranya? Perluas networking.

Networking bisa menggiring Anda untuk meraih banyak followers dan kedua hal di atas. Anda bisa memulainya dengan mampir ke blog-blog sejenis dan mengirimkan komentar yang positif. Ini juga biasanya efektif untuk mengawali proses link building.

Kemudian, ikuti berbagai acara, komunitas, dan forum yang bergelut di dunia kecantikan. Misalnya komunitas ID Skincare Indonesia, Beauty Collab, atau Beauty House Squad. Dari sanalah Anda bisa mengenal banyak blogger, mengenalkan blog Anda dan mendapat banyak pengalaman baru yang pastinya bermanfaat.

Intinya, jangan batasi diri untuk membangun jaringan seluas-luasnya. Supaya, popularitas Anda dan blog bisa cepat melejit!

5. Perhatikan Kualitas, Bukan Kuantitas

Blog yang sukses itu akan mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. Mau sebanyak apapun jumlah artikel Anda, kalau isinya biasa saja, ya… jangan berharap blog Anda bisa ramai. Sebab hakikatnya, tujuan utama blogger adalah untuk berbagi.

Soal uang dan endorsement adalah tujuan kesekian. Jadi, pastikan Anda selalu mengupayakan kualitas sebagai prioritas ketika menulis. Ulas sedalam mungkin topik Anda dan lakukan riset sebanyak-banyaknya. Supaya, konten Anda bisa mengungguli blog lain yang sekedar mengejar kuantitas dengan kualitas isi yang umum saja.

Ambil contoh Lizzie Parra, influencer dan pebisnis sukses ini dulunya mengawali karir sebagai seorang beauty blogger. Berkat konten-konten blognya yang berkualitas, namanya pun semakin melejit berkat banyaknya pembaca setia.

Padahal, kalau kita flashback isi blognya di tahun 2015-2016, Lizzie tidak terlalu rutin memposting artikel, lho. Malahan ia hanya mengisi blognya sebulan sekali atau dua kali saja. Tetapi, karena setiap ulasannya yang selalu lengkap dan menarik, tak heran kalau blognya pun selalu ramai pengunjung.

Cara Menjadi Beauty Blogger dari Nol

Kalau Anda sudah menyiapkan segala perbekalan soal konten, sekarang waktunya kami menjelaskan cara menjadi beauty blogger dari nol. Di sini kami akan membahas hal-hal seputar teknis, yang nantinya pun akan mendukung profesi Anda dalam jangka panjang.

Misalnya kecepatan website, maintenance, domain authority dan sebagainya. Tentu, dengan website yang berperforma baik, otomatis pembaca Anda pun akan selalu betah saat berkunjung. Biar tidak makin penasaran, yuk langsung simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

1. Tentukan Platform Blog Terbaik

Langkah pertama untuk menjadi blogger adalah memilih platform blog terbaik. Ibarat kendaraan, platform ini seperti mobil. Setiap brand mobil dilengkapi dengan kualitas mesin dan spare part berbeda yang memberikan kualitas saat berkendara.

Begitu pun dengan platform, yang masing-masingnya mempunyai bekal fitur tersendiri untuk memudahkan pengelolaan blog.

Dari sekian banyak pilihan platform — sebut saja Drupal, Joomla, Wix, Medium, WordPress — kami menyarankan Anda untuk menggunakan WordPress.

Mengapa WordPress? WordPress sudah dikenal sebagai CMS (Content Management System) yang paling banyak digunakan. Apalagi, ada lebih dari 32% website di internet yang juga didukung dengan platform ini, termasuk kalangan blogger. Hal ini dikarenakan beberapa alasan yaitu:

  • Mudah digunakan bagi pemula – sebagai CMS yang ramah pengguna, WordPress bisa menciptakan blog impian Anda tanpa harus bisa coding. Ditambah, ia juga menyediakan ragam jenis tema dari yang gratis hingga berbayar. Serta ratusan plugins yang bisa diinstal untuk menambahkan fitur-fitur di blog.
  • Punya tim support yang besar – mendapati kendala di tengah penggunaan? Tak usah khawatir. WordPress memiliki forum besar yang siap memandu Anda mengatasinya. Apalagi, semakin banyak juga pengguna lain yang kini membagikan tips mengatasi berbagai isu WordPress di internet.
  • Keamanan yang terjamin – mengingat banyaknya celah website / blog untuk diserang hackers dan spammers, keamanan menjadi faktor terpenting. Beruntungnya, WordPress sudah termasuk sebagai CMS yang relatif aman. Sekalipun masih ada kemungkinan mendapat serangan, banyak cara yang bisa Anda lakukan. Seperti mengikuti tips artikel kami di sini.

Oh iya, satu hal lagi yang perlu Anda tahu — kami juga menyarankan Anda untuk memakai WordPress.org, bukan WordPress.com. Terutama bila Anda ingin memiliki domain dengan TLD (Top Level Domain) seperti .com, .id, .net, .org dan lain-lain. Sedangkan di WordPress.com, nama domain Anda hanya bisa mengikuti TLD bawaan yaitu “www.namadomain.wordpress.com”.

Selebihnya, masih banyak keunggulan lain dari WordPress.org yang bisa Anda baca di 10 Perbedaan WordPress.com dan WordPress.org.

2. Tentukan Nama Domain Blog

Bisa dibilang, nama domain adalah aset berharga yang sebaiknya tidak dibuat asal-asalan. Sebab, ialah yang akan mewakili identitas personal Anda selama berada di jagad maya.

Sebagian besar, Anda mungkin sering melihat banyak beauty blogger Indonesia yang memakai nama mereka untuk nama domain blog. Seperti www.lizzieparra.com, www.alodita.com, www.stellalee.net dan masih banyak lagi.

Itu bukan masalah, karena sebetulnya memang tidak ada batasan tertentu untuk membuat nama domain. Namun minimal, ketika memilih nama domain, Anda masih pertimbangkan beberapa aspek penting berikut, yaitu:

  • Mudah diingat dan dieja – memilih nama yang unik itu perlu, agar lebih berkesan. Tetapi pastikan juga nama tersebut mudah diingat dan dieja.
  • Hindari penggunaan simbol – hindari pemakaian simbol, karena selain menyulitkan pengguna untuk mengingat, simbol juga sering dianggap sebagai website spam.
  • Selipkan kata kunci – akan lebih baik jika menyertai kata kunci yang berkaitan dengan niche blog Anda. Supaya pengguna bisa mudah menebak apa yang dibahas dalam blog Anda. Di samping itu, cara ini juga cukup efektif untuk menunjang branding blog secara keseluruhan.

Kira-kira, itulah beberapa poin yang harus diperhatikan saat membuat nama domain. Namun, untuk menambah referensi soal nama domain, bisa juga dengan mengikuti beberapa tips kami di Strategi Memilih Nama Domain untuk Bisnis Anda.

Meskipun isinya diperuntukkan untuk domain bisnis, poin-poin yang dibahas masih sangat relevan kok untuk nama domain blog.

Baca juga: Ingin Menjadi Travel Blogger? Simak & Ikuti Cara Ini

3. Pilih Layanan Web Hosting

Setelah menemukan nama domain yang pas, selanjutnya Anda perlu memilih layanan web hosting.

Mungkin buat Anda yang pemula, istilah ini masih terdengar asing. Intinya, web hosting adalah layanan yang berfungsi untuk menyimpan data blog Anda.

Ada jenis shared hosting, cloud hosting hingga VPS hosting. Nah, kebanyakan shared hosting menjadi pilihan tepat untuk kalangan blogger, khususnya Anda yang baru memulai. Kenapa? Karena selain pengelolaannya yang mudah, biaya yang dibutuhkan juga murah.

Seperti web hosting milik Niagahoster yang menawarkan beberapa paket layanan shared hosting yang ramah di kantong.

Dengan merogoh kocek minimal 10 ribu Rupiah saja, Anda sudah bisa meluncurkan sebuah blog. Akan tetapi jika boleh memberi saran, sebaiknya Anda memilih paket Personal dengan sekitar harga 26 ribu Rupiah. Sebab, paket ini menawarkan lebih banyak keuntungan, salah satunya adalah domain gratis!

Menarik, kan? Nah, kalau Anda tertarik membeli paket web hosting Niagahoster, bisa ikuti langsung langkah-langkah pembeliannya di halaman ini.

4. Install WordPress.org

Jika Anda berlangganan layanan hosting Niagahoster, Anda bisa tinggal menggunakan fitur Auto Install WordPress, sehingga tidak perlu repot lagi untuk menginstall WordPress secara manual.

Namun, di bagian ini, kami akan tetap menjelaskan step by step penginstalan WordPress melalui cPanel.

  • Login cPanel melalui tautan email yang diberikan saat Anda mendaftar layanan web hosting. Biasanya diikuti dengan URL: http://namadomainanda/cpanel.
  • Scroll ke bawah sampai Anda menemukan Softaculous Apps Installer. Kemudian klik WordPress seperti gambar di bawah.
  • Klik Install Now.
  • Pilih nama domain Anda pada kolom Choose Domain. Untuk kolom In Directory silakan dikosongkan.
  • Isi nama website Anda beserta deskripsi singkat mengenai blog Anda pada kolom Site Name dan Site Description.
  • Buat username dan password untuk login ke dashboard WordPress Anda.
  • Pilih tema yang diinginkan, lalu klik Install.
  • Instalasi WordPress.org selesai.

5. Install Plugin

Blog atau website belum bisa dikatakan optimal tanpa adanya bantuan plugin. Jadi, apa itu plugin? Singkatnya, plugin merupakan aplikasi tambahan untuk menambahkan fitur-fitur WordPress.

WordPress hadir dengan fitur-fitur yang minim saat pertama kali diinstall. Itulah mengapa, plugin hadir untuk memperkaya fitur WordPress agar kualitas dan kinerja keseluruhan blog Anda bisa berjalan lebih maksimal.

WordPress sendiri menyediakan lebih dari 40.000 plugin dengan membawa fungsi berbeda-beda. Tetapi, kami akan merekomendasikan beberapa plugin WordPress yang wajib dimiliki para beauty blogger yaitu:

  • Plugin lazy load – berfungsi untuk membantu blog Anda semakin cepat.
  • Yoast SEO – berguna supaya SEO situs Anda bisa teroptimasi secara maksimal.
  • Plugin forum – Anda bisa menambahkan kolom diskusi di blog supaya meningkatkan engagement dengan para pembaca.
  • Plugin mobile-friendly –  bertujuan agar blog Anda selalu bekerja optimal di segala perangkat, khususnya mobile.
  • Plugin email marketing – tidak cuma berlaku untuk website bisnis saja. Plugin email marketing juga cocok digunakan blogger agar bisa menginfokan setiap update-an konten baru ke pembaca melalui newsletter.
  • Plugin social media – berfungsi untuk menghubungkan blog Anda ke berbagai platform media sosial.

6. Buat Konten Pertama Anda

Yeay! Tadi Anda sudah berhasil melewati banyak langkah dalam membuat blog. Sekarang, waktunya Anda membuat tulisan pertama Anda. Caranya pun gampang, tinggal ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Login ke akun WordPress Anda.
  • Arahkan kursor ke menu sidebar kiri yaitu Posts. Kemudian, klik Add New.
  • Saat membuat tulisan, Anda bisa menggunakan berbagai blocks (fitur text editor) untuk membuat Headings, menambahkan bullet points, media (video atau gambar), tabel, widgets, mengatur layout dan lain-lain. Caranya tinggal arahkan kursor Anda pada simbol plus (+) seperti ini.
  • Kemudian scroll ke bawah untuk memilih blocks yang ingin digunakan.
  • Anda bisa mengklik Preview di pojok sebelah kanan atas layar untuk meninjau konten Anda sebelum diterbitkan. Atau Save draft jika ingin menyimpan konten di draft. Dan klik Publish jika sudah siap dibagikan ke pembaca.

Mengingat banyaknya persaingan konten seputar kecantikan di mesin pencari, akan lebih baik kalau Anda mengikuti tips kami tentang menulis artikel blog yang SEO friendly, Supaya, blog Anda bisa mendapatkan peluang ranking di tiga besar dan mengantongi banyak traffic.

7. Terapkan Optimasi SEO

Butuh perjuangan yang tidak kecil untuk bisa memenangi kompetisi di hasil mesin pencari. Syaratnya bukan saja hanya menulis konten yang berkualitas, tapi juga optimasi di tiga jenis SEO yaitu: On-page, Teknikal, dan Off-Page.

Apa saja perbedaan ketiganya?

  • SEO On-page, mengutamakan segala hal yang ada di dalam blog Anda. Dari kualitas konten, penggunaan keyword, penulisan judul, optimasi gambar atau video, panjang artikel dan lain-lain. Selengkapnya, Anda bisa baca artikel cara optimasi SEO On-Page untuk tahu proses optimasi dari A-Z.
  • Teknikal SEO, yang memang sesuai namanya — ia berkaitan dengan hal-hal teknis di website. Aspeknya cukup banyak, mulai dari aspek mobile-friendly, kecepatan loading, sampai dengan keamanan website.
  • SEO Off-Page. Beda dari kedua hal sebelumnya, SEO Off-Page lebih berkaitan kepada faktor-faktor di luar blog Anda. Tujuannya, jelas tidak jauh-jauh dari peningkatan traffic dan visibilitas di mesin pencari.

Siap Menjadi Beauty Blogger?

Memilih menjadi beauty blogger di zaman sekarang merupakan pilihan yang tepat. Peranannya juga tidak bisa dianggap enteng. Di dunia kecantikan, blogger menduduki posisi yang cukup berpengaruh sebagai pemberi informasi yang terpercaya.

Banyak orang yang cenderung memilih opini beauty blogger ketika mencari info seputar review produk dan tips kecantikan. Itulah mengapa, beauty blogger saat ini tidak cuma dianggap sebagai sebuah hobi. Tapi juga profesi, karena pendapatan yang menggiurkan jika berhasil menggandeng banyak kerja sama dengan brand.

Selain itu, banyak juga celah lain untuk mendapatkan uang dari blog. Seperti dari Google AdSense, Afiliasi, webinar dan lain-lain.

Pun, kesannya terlihat sangat menyenangkan, tetapi proses untuk berhasil juga tidak mudah. Butuh konsistensi yang kuat agar goals Anda bisa tercapai. Oleh karena itu, lakukanlah dengan sungguh-sungguh. Dan simak juga artikel apa saja kebiasaan blogger yang perlu diasah agar bisa sukses. Good luck!

Sekar Ningtyas

As a content writer, Sekar always tries to help people in scaling up their competencies about WordPress, SEO and digital marketing through the simplest way.

Share
Published by
Sekar Ningtyas

Recent Posts

Google WebP: Format Gambar Digital yang Bisa Mempercepat Website

Kalau Anda ingin meningkatkan kecepatan website, ukuran gambar adalah salah satu kuncinya. Kenapa? Karena semakin besar ukuran gambar, semakin lama…

8 hours ago

Apa itu Spoofing? Pahami Jenis-Jenis dan Cara Pencegahannya

Spoofing adalah salah satu bentuk kejahatan dunia maya atau cyber crime yang perlu Anda waspadai.  Menurut Indonesia Computer Emergency Response…

1 day ago

Cara Memasukkan dan Mengatur Gambar di HTML

Website tanpa gambar ibarat sayuran tanpa garam, akan terasa hambar. Sebab, kemungkinan  website akan terasa membosankan, sulit dipahami, dan tidak…

2 days ago

5+ Rekomendasi Tools Google Gratis untuk Digital Marketer

Untuk bisa mencapai kesuksesan bisnis online, Anda perlu melakukan upaya pemasaran dengan tepat. Untungnya, saat ini ada banyak tools Google…

2 days ago

Apa itu Blogwalking? Perlukah Setiap Blogger Melakukannya?

Blogwalking tentu bukan hal asing bagi blogger. Namun, tahukah Anda kalau sebenarnya blogwalking merupakan istilah yang hanya ada di Indonesia?…

3 days ago

Panduan Blogging Terlengkap yang Wajib Anda Baca!

Membuat blog saat ini sudah semakin mudah. Tak heran, banyak pihak membangun blog untuk berbagai tujuan, baik untuk pribadi maupun…

3 days ago