Ilham Mubarok Ilham loves to write, trying to help people to understand about website, web hosting, and online marketing in the most convenient way.

Cara Mempercepat Loading Blog yang Super Efektif!

4 min read

cara mempercepat loading blog

Loading lambat bisa membuat pengunjung blog Anda frustasi. Jangan buat mereka frustasi hanya untuk loading satu halaman di blog Anda. Anda perlu meningkatkan kecepatan loading blog agar pembaca Anda semakin setia. Nah, melalui artikel ini, Anda akan belajar bagaimana cara mempercepat loading blog yang super efektif.

Apa saja yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan loading blog? Sebelum masuk ke pembahasan itu, Anda perlu tahu alasan mengapa kecepatan loading blog Anda begitu penting. Simak penjelasan di bawah ini ya!

Kenapa Loading Blog Harus Cepat?

Jika ada pertanyaan kenapa blog harus cepat, jawaban yang paling tepat adalah pengunjung blog ada menginginkannya! Pengunjung blog tidak punya waktu banyak hanya untuk menunggu satu halaman muncul di tab browser mereka.

Bahkan menurut Google, sebanyak 53 persen orang meninggalkan website/blog yang loading-nya lebih dari 3 detik! Yup, kesabaran pengunjung blog hanya sebatas 3 detik. Jadi jika loading blog Anda mencapai 5 detik atau bahkan lebih, siap-siap untuk kehilangan pengunjung. 

Tentu Anda tidak mau itu terjadi, bukan?

Tenang saja, melalui artikel ini Anda akan belajar bagaimana cara mempercepat loading blog yang ampuh dan efektif. 

Cara Cek Kecepatan Loading Blog

Sebelum belajar bagaimana cara mempercepat loading blog, Anda perlu mengecek berapa kecepatan loading blog Anda saat ini. Caranya sangatlah mudah. Anda bisa mengecek kecepatan blog menggunakan salah satu aplikasi ini.

Jika menggunakan layanan Niagahoster, Anda bisa mengecek kecepatan blog dengan mudah. Melalui member area Niagahoster, Anda bisa cek kecepatan blog cukup dengan satu klik saja. Simak cara cek kecepatan blog dengan Page Speed Test Niagahoster di artikel ini.

Berapa kecepatan blog Anda?

Apakah masih di atas 5 detik?

Jika iya, Anda bisa menerapkan langkah-langkah mempercepat loading blog di bawah ini. 

9 Cara Mempercepat Loading Blog

Mempercepat loading blog tidak cukup hanya dengan satu cara. Ada berbagai langkah optimasi yang perlu Anda lakukan untuk mencapai kecepatan paling optimal. Kabar baiknya, di bawah ini Anda akan dipandu satu per satu untuk menerapkan semua cara mempercepat loading blog. Yuk mulai dari langkah pertama!

1. Optimasi Ukuran Gambar

optimasi gambar wordpress tinypg

Gambar biasanya menjadi masalah kecepatan blog yang paling sering ditemui. Kelihatannya memang sepele. Anda bisa saja menambahkan lima atau bahkan sepuluh gambar dalam satu artikel.

Apakah itu salah? 

Tentu saja tidak. Anda bisa saja menambahkan gambar berapa pun yang Anda mau. Asalkan Anda sudah mengoptimasinya. Jadi masalahnya bukan terletak pada jumlah gambar yang Anda unggah. Akan tetapi lebih pada optimasi gambarnya. 

Anda perlu mengoptimasi ukuran gambar yang akan diunggah agar tidak memperlambat loading blog Anda. Bagaimana cara optimasinya? Ikuti panduan lengkapnya di artikel Cara Optimasi Gambar di WordPress.

2. Aktifkan GZip Compression

Gzip compression akan mempercepat loading blog Anda. Kompresi ini berfungsi untuk memperkecil ukuran file website CSS, HTML, javascript, json, xml sampai font. Selain mempercepat loading website, gzip compression juga menghemat resource server dan bandwidth hosting yang Anda gunakan.

Dengan cara ini, pengunjung blog Anda tentu akan merasa lebih senang karena tidak perlu menunggu loading blog yang lama. Anda bisa mengaktifkan Gzip Compression secara manual melalui cPanel. Login cPanel hosting Anda, kemudian salin copy kode berikut dan paste pada file .htaccess Anda.

<IfModule mod_filter.c>
<IfModule mod_deflate.c>
 AddOutputFilterByType DEFLATE “application/atom+xml” \
 “application/javascript” \
 “application/json” \
 “application/ld+json” \
 “application/manifest+json” \
 “application/rdf+xml” \
 “application/rss+xml” \
 “application/schema+json” \
 “application/vnd.geo+json” \
 “application/vnd.ms-fontobject” \
 “application/x-font-ttf” \
 “application/x-javascript” \
 “application/x-web-appmanifest+json” \
 “application/xhtml+xml” \
 “application/xml” \
 “font/eot” \
 “font/opentype” \
 “image/bmp” \
 “image/svg+xml” \
 “image/vnd.microsoft.icon” \
 “image/x-icon” \
 “text/cache-manifest” \
 “text/css” \
 “text/html” \
 “text/javascript” \
 “text/plain” \
 “text/vcard” \
 “text/vnd.rim.location.xloc” \
 “text/vtt” \
 “text/x-component” \
 “text/x-cross-domain-policy” \
 “text/xml”
</IfModule>
</IfModule>

3. Aktifkan Caching

plugin bisnis litespeed

Caching merupakan proses penyimpanan sementara data atau halaman HTML dan konten sebuah blog untuk mengurangi penggunaan resource dan loading server. Sederhananya, caching membantu mempercepat loading halaman blog.

Dengan teknologi caching, blog tidak perlu mengambil data dari server berulang-ulang untuk menampilkan halaman yang sama sehingga kecepatan loading bisa meningkat. 

Ada banyak plugin caching dari WordPress yang bisa Anda gunakan. Salah satu plugin caching terbaik yang bisa Anda andalkan adalah LiteSpeed Cache. Mengapa harus menggunakan LiteSpeed Cache? Temukan jawabannya di artikel Website Makin Gesit dengan LiteSpeed.

4. Hapus Plugin Tak Terpakai

Tidak ada batasan berapa plugin yang bisa Anda install di blog. Namun, jika Anda memasang terlalu banyak plugin yang tidak semuanya Anda gunakan, tentu akan memberatkan resource hosting Anda. 

Sekarang coba cek plugin aktif di blog Anda. Apakah ada banyak plugin yang tidak digunakan? Jika iya, sebaiknya segera hapus plugin-plugin tersebut. Dengan begitu, disk space akan semakin lega. 

Jika bingung mana plugin yang perlu dihapus, Anda bisa memanfaatkan Plugin Performance Profiler. Plugin ini akan membantu Anda mengidentifikasi pengaruh plugin terhadap performa loading blog Anda. Jadi Anda bisa mengetahui plugin mana yang berefek negatif terhadap performa blog dan meng-uninstall plugin-plugin tersebut.

5. Batasi Jumlah Postingan per Halaman

Anda bisa saja menampilkan semua postingan di halaman utama. Sayangnya, hal tersebut tidak begitu baik efeknya bagi kecepatan loading blog. Semakin banyak postingan di suatu halaman, semakin banyak juga waktu yang diperlukan untuk loading sampai selesai. 

Oleh karena itu, Anda perlu membatasi jumlah postingan yang tampil di suatu halaman. Cara membatasi jumlah postingan di halaman sangat mudah. Cukup buka dashboard WordPress, lalu klik Setting > Reading. Setelah itu, muncul pengaturan seperti ini:

Tentukan berapa jumlah postingan yang akan tampil di menu Blog pages show at most

6. Pilih Hosting dengan Server Performa Tinggi

Hosting yang Anda pilih punya pengaruh besar terhadap kecepatan loading blog. Jadi pastikan untuk memilih hosting dengan server performa tinggi. Pertanyaannya, server mana yang bisa memberikan performa terbaik?

Untuk saat ini, LiteSpeed Web Server adalah server terbaik untuk hosting. Dibandingkan server lainnya seperti Apache dan Nginx, LiteSpeed Web Server (LSWS) mampu meningkatkan kecepatan website Anda hingga enam kali lipat!

Terlebih lagi, jika Anda mengombinasikan LiteSpeed Web Server dengan LiteSpeed Cache, kecepatan blog Anda akan meningkat secara drastis! Grafik di bawah ini menunjukkan kinerja LSWS+LiteSpeed Cache menghasilkan kecepatan paling optimal.

litespeed cache benchmark

7. Gunakan Embed untuk Video

cara embed video youtube hasil

Menambahkan video dalam postingan memang bisa menurunkan bounce rate di blog. Pengunjung akan termotivasi untuk menghabiskan waktu lebih lama di blog Anda karena menonton video tersebut.

Walaupun begitu, Anda tidak bisa langsung mengunggah video di postingan. Lebih baik gunakan fitur embed video untuk menambahkan video di postingan. Embed video akan meringankan beban yang ditanggung hosting Anda yang pada akhirnya akan mempercepat loading blog.

Embed video sendiri dapat dilakukan dengan tiga cara. Penjelasan lebih lengkap tentang tiga cara embed video dapat Anda baca di artikel ini.

8. Gunakan Leverage Browser Caching

Leverage browser caching berguna untuk meringankan beban browser pengunjung blog Anda. Dengan fitur ini, browser pengunjung blog akan menyimpan cache file secara lokal. Ketika pengunjung membuka kembali blog Anda, browser mereka sudah menyimpan beberapa file blog Anda. 

Untuk mengaktifkan fitur ini, Anda perlu mengakses file .htaccess. Buka file .htaccess lalu salin kode di bawah ini:

## EXPIRES CACHING ##
<IfModule mod_expires.c>
ExpiresActive On
ExpiresByType image/jpg “access 1 year”
ExpiresByType image/jpeg “access 1 year”
ExpiresByType image/gif “access 1 year”
ExpiresByType image/png “access 1 year”
ExpiresByType text/css “access 1 month”
ExpiresByType application/pdf “access 1 month”
ExpiresByType text/x–javascript “access 1 month”
ExpiresByType application/x–shockwave–flash “access 1 month”
ExpiresByType image/x–icon “access 1 year”
ExpiresDefault “access 1 month”
</IfModule>
## EXPIRES CACHING ##

9. Gunakan CDN

CDN atau Content Delivery Network merupakan jaringan server yang terletak di seluruh dunia. Teknologi ini didesain untuk mengirimkan konten blog  Anda, dari gambar, CSS, JavaScript, hingga video ke browser pengunjung dari server terdekat. 

Jika pada umumnya lokasi server mempengaruhi kecepatan akses, CDN akan membuat website Anda cepat diakses dari lokasi mana pun. Jaringan CDN terdapat di seluruh dunia dan

menyimpan file statis website Anda. Di mana pun lokasi server Anda, pengunjung website akan mendapatkan informasi dari CDN terdekat sehingga website menjadi lebih cepat diakses.

Misalnya, lokasi server Anda di Amerika Serikat dan pengunjung blog berada di Indonesia. Dengan CDN, pengunjung blog akan mendapatkan data dari server CDN terdekat, bukan langsung dari server Anda di Amerika Serikat. Penjelasan lebih lengkap dan cara menggunakan CDN dapat Anda baca di sini

Tingkatkan Kecepatan Blog Anda Sekarang Juga!

Demikian penjelasan tentang sembilan cara mempercepat loading blog. Sebenarnya, masih ada beberapa langkah lagi yang perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil maksimal. Mau tahu apa saja langkah-langkah lain untuk meningkatkan kecepatan blog? Anda bisa mendapatkannya dengan mengunduh Ebook 20+ Tips Membuat WordPress Super Cepat di bawah ini. Tenang saja, ebook-nya gratis! 

9
Ilham Mubarok Ilham loves to write, trying to help people to understand about website, web hosting, and online marketing in the most convenient way.

5 Replies to “Cara Mempercepat Loading Blog yang Super Efektif!”

  1. hi, hosting domain saya dari niagahoster tapi masih terkendala untuk index googlenya, dan saya kesulitan untuk setting W3 Total Cache, adakah panduannya,
    dan saya mau tanya apakah masa website hanya 1 tahun dapat mempengaruhi index google ?
    dan ada kah panduan untuk memperbaiki dari masalah yang ada di webmastertool google, terutama sitemap, duplikat tag dan metasumber daya yang di bloki sampai mencapai ribuan.
    terimakasih.
    boilerbagus.com

    1. Untuk saat ini kami sedang dalam proses melengkapi panduan mengenai SEO.
      Terkait dengan permasalahan tersebut, disarankan untuk menggunakan tampilan dan konten yang sesuai dengan panduan kami https://www.niagahoster.co.id/blog/belajar-seo/

  2. Tambahan om, jangan lupa setting optimize di Cpnal kalo pake hosting berbayar, seperti yang ada di Cpanel dari hosting di Niagahoster ini. Lumayan sedikit membantu speed.

  3. paling senang cpanel di sini ada fitur pagespeed biar lbh wuss , pokoknya joss niaga makain enak hosting dan speednya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × five =