Mirza M. Haekal Mirza is a member of SEO Team at Niagahoster. He loves to learn something new everyday.

Panduan SEO Off Page Terlengkap [Edisi 2021]

7 min read

Featured Image Panduan SEO Off Page Terlengkap [Edisi 2021]

Anda merasa upaya SEO On Page seperti optimasi kata kunci saja cukup? Lalu, jadi bingung karena website Anda belum juga jadi nomor satu? Nah, berarti Anda masih melupakan peran SEO Off Page.

SEO Off Page adalah sebuah optimasi yang fokus pada adanya dukungan luar untuk website. Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Nah, di artikel ini kami bukan hanya akan menjelaskan apa itu SEO Off page tapi juga cara optimasi SEO Off Page dan perbedaan On Page vs Off Page SEO. 

Yuk, simak lebih lanjut!

Apa Itu SEO Off Page?

SEO Off Page adalah langkah optimasi SEO yang dilakukan di luar website Anda. Optimasi ini akan mendukung upaya SEO On Page yang berfokus pada perbaikan pada faktor internal website Anda.

Untuk menerapkan teknik SEO Off Page dengan baik, Anda harus menggunakan berbagai platform. Mulai dari website lain, media sosial, hingga forum online.

Singkatnya, SEO Off Page tidaklah cukup hanya dengan melakukan link building seperti yang banyak diyakini. Kami akan menjelaskannya lebih lanjut di bagian Cara Optimasi.

SEO On Page vs SEO Off Page

Berikut tabel singkat contoh SEO On Page vs SEO Off Page:

SEO On PageSEO Off Page
Menyebar kata kunciMelakukan link building
Menerapkan image SEOMeningkatkan engagement rate media sosial
Memasang internal linkMengoptimalkan local SEO
Memperhatikan meta tagMemanfaatkan forum online

Anda sudah mendapat gambaran apa yang harus dilakukan untuk membuat website Anda bisa jadi nomor satu, kan? Intinya, optimasi SEO harus dilakukan secara internal dan eksternal melalui berbagai platform.

Lalu, apa pentingnya semua upaya eksternal itu, ya?

Kenapa SEO Off Page Penting?

Alasannya sederhana: karena SEO Off Page juga ikut menentukan penilaian ranking Anda di Google.

Google sendiri menggunakan banyak faktor untuk menilai suatu website yang meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor tersebut kemudian dihitung dengan formula yang dimiliki Google dan tidak banyak dipublikasikan secara jelas. 

Namun, beberapa riset seperti dilakukan Moz, perusahaan yang bergerak di bidang SEO, menunjukkan bahwa SEO Off Page bisa mempengaruhi hingga 50% penilaian Google. 

Artinya, kalau Anda mengabaikan SEO Off Page karena menganggap SEO On Page itu cukup, maka Anda perlu melakukannya mulai saat ini.

Tak berhenti sampai di sana, SEO Off Page juga bermanfaat untuk membangun kredibilitas website. 

Karena upaya SEO Off Page dilakukan di berbagai platform, maka jika berhasil, website Anda akan semakin sering ditemukan, terutama pada niche yang relevan. Pada akhirnya, kondisi ini akan  meningkatkan kredibilitas Anda di mata netizen dan Google.

Alhasil, Anda akan lebih mudah mendapatkan rangking tinggi karena sudah dipercayai Google.

Agar lebih jelas, yuk pelajari cara optimasi SEO Off Page di bawah ini.

5 Cara Optimasi SEO Off Page

Berikut ini adalah lima teknik SEO Off Page yang bisa Anda coba:

1. Jalankan Link Building

Cara optimasi SEO Off Page pertama dan terpenting adalah link building. Link building merupakan aktivitas untuk mendapatkan link dari website lain (backlink).

Backlink merupakan salah satu faktor utama penilaian Google karena banyaknya link dari berbagai website yang relevan menunjukkan bahwa website tersebut adalah sumber terpercaya.

Faktanya, banyaknya backlink pada sebuah website memang akan membuat website tersebut menduduki posisi terbaik di hasil pencarian. 

Website yang berada di ranking pertama rata-rata memiliki 3,8 kali backlink lebih banyak dibanding posisi kedua hingga kesepuluh.

Namun, pastikan bahwa setiap backlink Anda berkualitas, ya. Kalau backlink Anda banyak, tapi berasal dari website yang ecek-ecek dan tidak relevan, maka Google akan menganggapnya sebagai spam.

Baca juga: Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas untuk Website

Oleh karena itu, berikut beberapa teknik SEO Off Page link building yang bisa Anda coba:

  • Link building dari konten — Buatlah konten berkualitas seperti artikel panduan lengkap, infografis, hingga statistik. Dengan begitu, website lain akan menjadikan Anda sebagai rujukan.
  • Guest blogging — Posting artikel berkualitas Anda di website lain yang di dalamnya terdapat backlink ke website Anda.
  • Ego bait  — Sebutkan nama orang atau brand di dalam artikel Anda sehingga menarik orang tersebut untuk memberikan backlink.
  • Broken link building  — Bekerja sama dengan website lain untuk menggunakan konten Anda sebagai pengganti konten lain yang mengalami broken link
  • Link reclamation  — Mengklaim ulang backlink pada halaman website Anda yang pernah mengalami error 404 dan sudah diperbaiki.

Lalu, apa saja  faktor link building yang harus diperhatikan?

Domain Authority dan Page Authority

Kualitas backlink ini diukur dengan skala bernama Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA).

DA merupakan skor untuk memprediksi peluang ranking website di Google. Sedangkan, PA merupakan skor yang menunjukkan peluang sebuah halaman website berada di peringkat atas Google.  Keduanya mempunyai skala dari angka 1-100.

Untuk mendapatkan backlink yang berkualitas, carilah website dengan DA dan PA yang mirip dengan website Anda. Lebih baik lagi, Anda cari website yang DA dan PA-nya lebih tinggi dari website Anda.

Anda bisa mengecek DA dan PA menggunakan tools Moz atau Ahrefs. 

Link Dofollow

Link Dofollow akan meminta Google mengikuti link tujuan dan pada akhirnya akan memperkuat nilai SEO website tujuan.

Sebaliknya, link Nofollow akan meminta Google tidak mendeteksi link tersebut. Link jenis ini tidak bermanfaat untuk upaya SEO Off Page Anda.

Untungnya, secara default link akan otomatis diatur sebagai dofollow.

Baca juga: Cara Membuat Link Dofollow/No Follow di WordPress Anda

Nah, untuk memastikan backlink Anda bermanfaat, Anda bisa mengeceknya menggunakan ekstensi Google Chrome NoFollow

Kalau masih bersifat nofollow, Anda bisa menghubungi mereka untuk mempertimbangkan penggunaan dofollow yang mengarah ke website Anda.

Anchor Text

Anchor text adalah potongan teks berisi link yang akan mengarahkan pengunjung ke halaman lain.

Anchor text dapat membantu Google memahami konteks informasi website atau halaman yang dituju. Dengan kata lain, anchor text untuk sebuah backlink yang baik akan berisi kata kunci sesuai dengan target Anda.

Misalnya, kalau Anda memiliki website toko online yang menjual sepatu, backlink dengan anchor text sepatu terbaik tentu sangat diinginkan. 

Sayangnya, Anda tak bisa selalu mengontrol anchor text di backlink. 

Relevansi

Usahakan Anda melakukan link building pada website yang masih satu niche dengan Anda. Sebab, backlink dari website dengan niche sama mempunyai nilai lebih di mata Google.

Sebagai contoh, jika website Anda berada di niche kuliner, sebaiknya Anda mendapatkan backlink dari website kuliner juga. 

Trafik

Faktor terakhir yang perlu Anda perhatikan saat link building adalah trafik. Bila backlink Anda berasal dari website dengan trafik tinggi, kemungkinan link Anda di klik juga semakin besar.
Untuk melihat perkiraan trafik dari sebuah website, Anda bisa menggunakan tools seperti Ubersuggest atau Ahrefs.

2. Tingkatkan EAT

EAT adalah singkatan dari Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness. EAT merupakan salah satu indikator kualitas sebuah website sesuai dengan Search Quality Evaluator

Dengan EAT, Google tahu bagaimana harus mempercayai suatu website. Artinya, Google bisa memastikan bahwa hasil pencarian yang ditampilkan adalah yang terbaik dan paling akurat.

E-A-T termasuk faktor SEO Off Page yang penting. Sebab, Google semakin gencar memerangi hoax atau kesalahan informasi di hasil pencarian. Terutama, di bidang kesehatan karena bisa berakibat fatal.

Selain itu, “memberikan hasil yang cepat dan akurat” merupakan nilai jual utama Google. Bila Google tak bisa memenuhinya, tentu orang akan meninggalkannya dan beralih ke mesin pencari lainnya.

Maka dari itu, sebaiknya Anda meningkatkan EAT sebagai salah satu cara optimasi SEO Off Page. Bagaimana caranya?

Upayakan Brand Mention

Brand mention adalah saat ada website lain menyebutkan nama website atau brand Anda. Brand mention ini ada dua jenis: brand mention dengan link yang mengarah ke Anda dan brand mention tanpa link. 

Menariknya, kedua jenis brand mention tersebut sama-sama berefek positif pada E-A-T Anda, seperti yang disampaikan oleh Gary Illyes selaku Webmaster Trends Analyst Google pada sebuah wawancara.

Namun, tentu saja brand mention dengan link lebih baik secara keseluruhan. Sebab, selain meningkatkan EAT, Anda juga akan mendapatkan sumbangan trafik dari website tersebut.

Ada beberapa cara untuk meningkatkan brand mention Anda, yaitu:

  • Lakukan guest blogging. Anda bisa menyebutkan website tanpa link, misalnya saat melakukan perkenalan dan penutupan.
  • Coba hubungi pemilik website. Anda berupaya bekerja sama dengan website lain dalam membuat konten dengan menggunakan nama brand
  • Menjadi narasumber. Anda bisa menjadi narasumber artikel, menjalani wawancara media, podcast, hingga webinar yang menceritakan tentang brand Anda.
  • Jadi viral di jagat maya. Upayakan membuat konten unik yang sesuai dengan tren di masyarakat dan menyangkut brand Anda.

Dapatkan Backlink dari “Seed Sites”

Seed sites adalah website yang dipercaya Google karena memiliki rekam jejak bagus, seperti Wikipedia dan beberapa website dengan domain .GOV, .EDU, dan portal berita.

Mendapatkan  backlink dari seed sites bisa meroketkan EAT website Anda. Namun, tentu tidak mudah karena artikel Anda harus istimewa untuk mendapatkannya.

Strategi lainnya, Anda bisa mengupayakan backlink dari website yang mendapatkan backlink dari seed sites. Meskipun tidak secara langsung, akan tetap berefek positif pada EAT Anda, lho. 

Jadi, seperti ini gambaran singkatnya:

  • Seed sites → ke website Anda= terbaik
  • Seed sites → website orang lain → website Anda= boleh juga

Dapatkan Review Positif

Review atau ulasan konsumen adalah hal yang juga sangat penting dalam upaya SEO Off Page Anda.

Google Quality Rater menekankan kalau review positif merupakan bukti kuat bahwa bisnis mempunyai reputasi bagus. Baik yang dilakukan pada Google Bisnisku, atau situs review lainnya seperti TripAdvisor, Yelp, Traveloka, Zomato, dan GoFood/Grabfood. 

Cara agar konsumen meninggalkan review positif adalah dengan memberikan customer experience yang bagus. Misalnya, selalu ramah pada konsumen, cepat merespon pertanyaan konsumen di media sosial, dan semacamnya.

Selain itu, review positif bisa juga Anda dapatkan dari: 

  • Banyaknya penghargaan yang Anda menangkan. Misalnya, penghargaan jurnalistik, penghargaan blogger, lomba menulis artikel, dan semacamnya.
  • Review positif ahli mengenai website Anda. Contohnya, blog Anda membahas topik gaming dan mendapat pujian dari IGN atau Gamespot di salah satu artikel mereka. 

3. Perhatikan Local SEO

Bila Anda punya website bisnis, local SEO juga bisa Anda manfaatkan sebagai cara optimasi SEO Off Page, lho.
Local SEO adalah metode untuk menampilkan bisnis Anda di pencarian lokal Google. Contohnya seperti ini:

Lalu, kenapa Anda harus memperhatikan local SEO?

Strategi local SEO mempermudah pelanggan menemukan bisnis Anda karena menampilkan nama bisnis lengkap dengan alamat dan kontaknya.

Selain itu, local SEO juga memungkinkan pengunjung memberikan rating pada pelayanan dan produk bisnis Anda.  

Dengan indikator tersebut, Google akan yakin untuk  merekomendasikan bisnis Anda ke lebih banyak orang. Anda pun akan mendapat lebih banyak pengunjung. Win-win solution!

Berikut beberapa cara optimasi local SEO yang bisa Anda terapkan:

  • Lengkapi profil Google Bisnisku Anda. Mulai dari lokasi lengkap, nomor telepon, jam operasional, hingga foto.
  • Riset kata kunci lokal. Tujuannya, supaya Anda menggunakan kunci yang memang dicari oleh warga sekitar. Untuk melakukan riset, Anda bisa menggunakkan tools SEO gratis seperti Google Trends.
  • Dapatkan backlink dari website lokal. Misalnya, website rekan bisnis Anda, klien, pemasok, dan semacamnya.
  • Tambahkan biodata bisnis Anda di berbagai platform. Mulai dari website, media sosial, hingga marketplace. Alasannya, semakin sering biodata bisnis Anda muncul di jagat maya, artinya bisnis Anda semakin populer. 

3. Tingkatkan Engagement di Media Sosial

Apakah Anda sering mempromosikan konten website di media sosial Anda? 

Nah, salah satu praktik content marketing tersebut ternyata bisa berefek tak langsung ke SEO Off Page Anda, lho. Syaratnya, engagement rate seperti jumlah komentar dan likes harus tinggi. 

Menurut riset, semakin tinggi engagement rate pada post tersebut, semakin tinggi pula ranking Anda di Google. Kenapa demikian?

hasil riset engagement rate mempengaruhi SEO off page
Sumber gambar: WordStream

Alasannya sederhana: ketika audiens menganggap konten tersebut menarik dan bermanfaat, engagement untuk konten tersebut akan tinggi. 

Aktivitas engagement tersebut akan tercatat di algoritma media sosial dan terus mendorong  konten Anda dipromosikan ke pengguna lainnya. Contohnya, melalui feed.

Nah, hal tersebut tentu akan meningkatkan popularitas website Anda. Efeknya, Anda berpeluang mendapatkan backlink, brand mention, hingga review.

Maka dari itu, berikut beberapa tips meningkatkan engagement rate media sosial yang bisa Anda coba:

  • Membuat konten yang berkualitas — konten Anda haruslah relevan dan bisa menjawab pertanyaan audiens dengan tuntas. 
  • Memposting di jam yang tepat — post konten di jam saat audiens Anda sedang aktif-aktifnya. Menurut CoSchedule, waktu terbaik untuk post adalah sekitar jam 8 pagi dan jam 2 siang.
  • Gunakan hashtag yang relevan — mempermudah post Anda ditemukan oleh target audiens. 

Manfaatkan Forum Online

Teknik SEO Off Page melalui forum sebenarnya mulai ditinggalkan. Sebab, banyak yang menyalahgunakan forum sebagai spam backlink. Jadi, malah berakibat pada hukuman Google.

Biasanya, pemilik website hanya sekadar memasukkan link website setiap kali membalas komentar tanpa memperhatikan konteksnya. Kadang juga hanya membuat topik hanya untuk promosi website.

Nah, kalau Anda memang ingin menggunakan cara ini, pastikan memberikan link yang relevan dengan pembahasan di forum. Selain itu, Anda harus aktif menjawab pertanyaan dan membuat post yang mengangkat isu terbaru tanpa melulu fokus pada penempatan link. 

Dengan begitu, Anda akan dilihat sebagai ahli oleh anggota forum. Tentunya, hal ini juga berefek positif pada popularitas website Anda dan bisa jadi mereka akan memberikan backlink ke website Anda juga. 

Nah, beberapa forum online yang bisa Anda manfaatkan adalah Kaskus, Quora, dan Forum Niagahoster.

Yuk, Optimasi SEO Off Page Anda!

SEO Off Page adalah upaya penting yang wajib Anda lakukan agar website mendapatkan rangking atas Google. 

Beberapa upaya SEO Off Page yang perlu Anda lakukan adalah:

  • Link Building
  • Optimasi EAT Website
  • Upaya Local SEO
  • Peningkatan Engagement Media Sosial
  • Aktif di Berbagai Forum Online

Dengan berbagai upaya SEO Off Page tersebut, kredibilitas website Anda akan meningkat dan rangking Anda di hasil pencarian akan menjadi lebih baik. 

Agar upaya SEO Anda lebih optimal, jangan lupakan optimasi SEO On Page juga, ya. Nah, bila Anda membutuhkan panduan komplit optimasi On Page, Anda bisa mendownload ebook gratis di bawah ini:

ebook optimasi seo

Semoga artikel ini bisa membantu Anda memahami cara optimasi SEO Off Page. Bila ada pertanyaan, Anda bisa meninggalkannya di kolom komentar. Selamat mencoba!

Mirza M. Haekal Mirza is a member of SEO Team at Niagahoster. He loves to learn something new everyday.

One Reply to “Panduan SEO Off Page Terlengkap [Edisi 2021]”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *