SEO & SEM

10+ SEO Tools Terbaik dan Gratis 2021

SEO atau Search Engine Optimization adalah optimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian. Untuk mendapatkan performa SEO yang optimal, Anda memerlukan bantuan SEO Tools.

SEO Tools dapat memudahkan Anda untuk mengambil keputusan terkait SEO. Misalnya, melihat performa traffic, mengukur kualitas backlink, memantau link building, dan masih banyak lagi. 

Di artikel kali ini, kami telah mengumpulkan 11 SEO Tools terbaik yang dapat membantu proses optimasi website Anda. Yuk, simak lebih lanjut.

10+ SEO Tools Terbaik 2021

Ibarat kalkulator, SEO tool dapat membantu Anda melakukan perhitungan strategi SEO yang akan dijalankan. 

Nah, strategi SEO sendiri bisa berupa optimasi kualitas konten (On Page) atau optimasi link building (Off Page). 

Untuk itulah, SEO tool yang Anda pilih nantinya harus memiliki beberapa kriteria, misalnya:

  • Support SEO On Page dan Off Page
  • Tampilan dan navigasinya user-friendly
  • Analisis atau datanya lengkap
  • Bisa digunakan tanpa biaya atau gratis
  • Menawarkan free trial untuk fitur premium

Inilah 11 SEO tool terbaik dan gratis di 2021 yang bisa Anda coba!

1. Google Keyword Planner

Tool besutan Google ini dikenal cukup efektif untuk membantu optimasi SEO secara On Page, dalam arti meningkatkan kualitas konten yang dibuat. 

Dengan Google Keyword Planner Anda bisa:

  • Menemukan kata kunci baru
  • Melakukan riset keyword yang digunakan di website

Semua itu dapat Anda lakukan menggunakan dua fitur utama, yaitu Discover New Keyword dan Get Search Volume and Forecast

Dengan kedua fitur tersebut, Anda dapat bisa memasukkan kata kunci dan domain tertentu untuk melihat beberapa informasi penting, seperti:

  • Kata kunci yang relevan
  • Rata-rata volume pencarian
  • Tingkat kompetisi untuk masing-masing keyword

Google Keyword Planner berada di dalam layanan Google Ads. Jadi, bisa juga dimanfaatkan untuk melakukan riset keyword untuk kebutuhan ads atau iklan. 

Mau tahu lebih dalam tentang tool ini? Temukan di Cara Menggunakan Google Keyword Planner [Terlengkap].

Kesimpulan:

Cocok bagi Anda yang ingin melakukan riset kata kunci dengan efektif dan juga berencana untuk menggunakan iklan. 

Ingin tahu apa yang sedang trend sekarang ini? Atau Anda bertanya-tanya seberapa populer kata kunci incaran?

Google Trends bisa jadi salah satu SEO tools bantuan dalam praktik SEO On Page. Di platform gratis milik Google ini, Anda dapat:

  • Mencari kata kunci yang sedang populer
  • Menambah referensi keyword baru
  • Membandingkan secara historis performa kata kunci
  • Mengetahui lokasi yang potensial untuk kata kunci tertentu

Google Trend tidak hanya memberikan hasil  pada pencarian web saja. Melainkan juga hasil dari Google Images, Google News, Google Shopping, dan YouTube.

Dengan informasi dari tool ini, Anda bisa mengatur strategi pembuatan konten sesuai dengan tren kebutuhan pengguna.

Baca juga: Cara Menggunakan Google Trends Termudah

Kesimpulan:

Cocok untuk Anda yang ingin membuat konten terbaik sesuai tren terhangat.

3. Google PageSpeed Insight

Riset dari Google menunjukkan, sebanyak 53% pengguna internet di Indonesia meninggalkan website yang loading lebih dari 3 detik! Kalau dibiarkan, nilai bounce rate di website Anda akan meningkat. 

Baca juga: 9 Cara Menurunkan Bounce Rate pada Website dan Blog

Karena kecepatan website sangat penting,  menggunakan SEO tool seperti Google Pagespeed Insight bisa membantu menjaga performa SEO Anda.

SEO Tool ini memberikan analisis terkait kecepatan website baik di tampilan desktop maupun mobile. Penilaian berupa skor dihitung dari beberapa kriteria, seperti:

  • First Contentful Paint – Berapa lama teks atau gambar muncul ke halaman browser
  • Time to Interactive – Durasi halaman hingga siap digunakan
  • Speed Index – Seberapa cepat halaman terlihat lengkap
  • Total Blocking Time – Jangka waktu antara FCP hingga waktu interaktif
  • Largest Contentful Paint – Waktu saat konten terbesar (teks atau gambar) mulai muncul di halaman browser
  • Cumulative Layout Shift – Deteksi gerakan elemen yang terlihat di situs

Pada contoh di atas, website niagahoster.co.id mendapatkan skor 90, yang berarti performa kecepatannya cukup baik.

Pun demikian, Google PageSpeed Insight masih tetap akan memberikan saran perbaikan agar kecepatan website lebih optimal.

Inilah contoh rekomendasi dari Google Pagespeed Insight untuk website niagahoster.co.id:

Meskipun Google Pagespeed Insight sudah mumpuni untuk mengecek kecepatan website, masih ada beberapa tool alternatif lain yang bisa dicoba, lho. Semuanya terangkum dalam → Cek Kecepatan Website Anda dengan 10 Tools Gratis Ini!

Kesimpulan:

Cocok untuk Anda yang ingin memastikan website Anda SEO Friendly dari sisi kecepatannya.

4. Yoast SEO

Yoast SEO merupakan salah satu plugin SEO terpopuler di kalangan pengguna WordPress. 

Berbeda dengan tool lain yang harus diakses melalui website atau web app, Yoast SEO dapat dipasang di WordPress dan secara otomatis akan menganalisis apakah konten sudah menerapkan SEO dengan benar. 

Baca juga: 20 Cara Membuat Artikel SEO Friendly [Panduan Terbaru 2021]

Yoast SEO memiliki beberapa fitur, seperti focus keyword, meta deskripsi, meta title, readability, slug, dan lainnya. Dengan fitur-fitur tersebut, Yoast SEO sangat tepat digunakan untuk memastikan konten sudah sesuai kaidah SEO secara real time.

Selain itu, Yoast SEO juga dapat membantu Anda dari sisi technical. Misalnya, dengan memberikan rekomendasi interlink untuk artikel tersebut, notifikasi error page, canonical link otomatis, dan How To schema agar konten lebih terstruktur.

Jangan khawatir, cara konfigurasi dan penggunaannya sangat mudah, kok. Anda dapat mengikuti panduan lengkap di → Cara Setting Yoast SEO Terbaru.

Kesimpulan:

Yoast SEO cocok Anda pasang di WordPress sebagai bantuan optimasi dari SEO On Page dan teknikal.

5. Google Search Console

Google Search Console adalah tool gratis yang dapat mengidentifikasi performa website di ranah organik

SEO tool keluaran Google ini tidak perlu diragukan lagi keakuratan datanya. Alasannya, hasil riset yang ditampilkan tentu berasal dari database Google.

Tool yang sebelumnya bernama Google Webmaster Tool ini memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Mengetahui referring domain
  • Memeriksa kinerja website di perangkat mobile
  • Menganalisis traffic website
  • Mencari ide keyword baru
  • Mengidentifikasi halaman terpopuler di website Anda
  • Memeriksa kompatibilitas website di perangkat mobile
  • Melihat backlink ke website Anda
  • Memeriksa broken link
  • Mengidentifikasi masalah keamanan website
  • Mengatur sitemap website

Ketika melakukan pengecekan website dengan Google Search Console, Anda akan mendapat informasi berupa statistik perkembangan total klik, impression, rata-rata CTR, hingga rata-rata posisi website, seperti contoh berikut:

Data yang ditampilkan oleh Google Search Console cukup lengkap. Namun, untuk membaca data tersebut bisa menjadi tantangan bagi pemula karena banyak istilah teknis yang harus dipahami. 

Untuk itu, Anda bisa mengikuti Panduan Lengkap Google Search Console ketika sudah mengintegrasikan tool ini ke website Anda.

Kesimpulan:

Cocok untuk Anda yang menginginkan solusi praktis optimasi SEO On Page dan SEO Off Page tanpa biaya.

6. Google Analytics

Karena sebagian besar pencarian online menggunakan Google, menjadi ranking pertama Google itu penting. Untuk itu, memanfaatkan SEO tool seperti Google Analytics sangat direkomendasikan.

Kenapa demikian? Google Analytic memiliki kemampuan untuk memantau perkembangan performa website. Bahkan tools yang memiliki user hingga 28,8 juta pengguna ini mampu menyarikan data lengkap berupa:

  • Realtime – Analisis data website yang selalu update
  • Demografi pengunjung – Informasi mengenai aktif user, jumlah tayangan, total pengguna baru, bounce rate, dan lainnya
  • Perilaku pengunjung – Detail frekuensi kunjungan, engagement (durasi sesi dan jumlah halaman yang dibuka dalam satu sesi), kemungkinan konversi, dan lainnya
  • Jumlah trafik – Informasi seputar tren trafik, referral link ke website Anda, dan sumber trafik secara umum
  • Sumber trafik – Data traffic yang bersumber dari organik, direct, referral, ataupun media sosial
  • Kecepatan website – Urutan halaman populer beserta waktu loading, dilengkapi saran untuk mempercepat loading halaman

Dengan memiliki data tersebut, Anda jadi tahu strategi apa yang harus dilakukan untuk mengalahkan kompetitor. 

Lalu, bagaimana menggunakanya? Tenang, Anda bisa memasang Google Analytic di website WordPress Anda. 

Kesimpulan:

SEO tool ini wajib untuk Anda yang ingin memantau pola aktivitas pengunjung dan berapa lama berada di halaman website.

Baca juga: Cara Menggunakan Google Analytics (Panduan Lengkap)

7. Ubersuggest

Ubersuggest dari neilpatel.com merupakan salah satu SEO tool serbaguna yang bisa membantu optimasi secara On Page dan Off Page. Tool ini dilengkapi dengan tiga fitur utama, yaitu:

  • Keyword Analyzer – Menganalisis kekuatan keyword, memberi kata kunci yang relevan, menampilkan laporan performa keyword, dan lainnya
  • Competitive Analysis – Membandingkan data SEO beberapa kompetitor sekaligus
  • SEO Explorer – Menganalisis SEO On Page, memberikan informasi backlink, merangkum informasi terkait SEO

Sebagai sebuah SEO tools, Ubersuggest memiliki  keunggulan berikut:

  • Adanya fitur riset keyword yang detail, meliputi ide keyword, ide konten, dan list keyword
  • Terdapat laporan data keyword secara umum, seperti historis volume pencarian, tingkat kesulitan SEO, CPC, dan paid difficulty
  • Dapat melihat tingkat persaingan dengan fitur khusus Similar Website
  • Memberikan rincian traffic, baik berdasarkan keyword maupun halaman populer
  • Informasi lengkap seputar pencarian website di ranah organik, seperti skor SEO website secara keseluruhan, traffic per bulan, dan keyword yang menang
  • Dapat mengidentifikasi kekurangan website, misalnya error, kecepatan website, dan saran untuk memperbaikinya
  • Detail laporan backlink yang mengarah ke website Anda
  • Menganalisa kesempatan backlink yang bisa didapat, dapat melihat perbandingan dengan domain kompetitor

Baca juga: 7+ Tools Backlink Checker Gratis Terbaik 2021

Bagaimana, ingin mencoba Ubersuggest? Kalau iya, terdapat 7 hari percobaan gratis. Jika cocok, Anda dapat melanjutkan dengan akun berbayar mulai dari USD 12 hingga USD 40.

Kesimpulan:

Bukan hanya untuk SEO, Ubersuggest juga cukup efektif untuk mendukung strategi iklan dengan informasi lengkap seputar ads, paid search, dan analisis kompetitor.

8. SEMrush

SEMrush dikenal sebagai salah satu SEO tools terbaik yang mampu menjawab kebutuhan lebih luas seperti online marketing. 

Dengan SEMrush, Anda bisa meningkatkan upaya SEO On Page dan Off Page menggunakan fitur sebagai berikut:

  • Competitive research – Ringkasan performa domain, analisis traffic, pencarian organik, membandingkan keyword dan backlink dengan kompetitor
  • Keyword Research – Melacak posisi SERP, merangkum keyword yang relevan, saran traffic organik untuk situs, dan lainnya
  • Link Building – Tool analisis, audit, dan membangun backlink.
  • On Page & Technical SEO Audit situs, mengecek performa SEO On Page
  • Rank Tracking – Memberikan hasil domain peringkat teratas di SERP

Baca juga: 10+ Alat Praktis untuk Cek Traffic Website Tanpa Ribet!

Data analisis SEMRush cukup lengkap tapi mampu ditampilkan dengan tabel yang ringkas serta informasi yang singkat dan padat. 

Selain itu, navigasi SEO tool ini pun sangat intuitif dan terstruktur. Jadi, cocok untuk digunakan oleh pengguna pemula hingga tingkat lanjut

Versi gratis SEMrush sudah cukup bagi Anda untuk mendapatkan informasi utama. Namun beberapa informasi yang lebih spesifik masih terkunci.

Kalau membutuhkan fitur lengkap, Anda bisa mencoba free trial 30 hari yang ditawarkan. Jika dirasa SEMrush dapat membantu proses SEO Anda lebih optimal, langganan berbayar pun menjadi solusinya. 

Versi premium dari SEO tool ini ditawarkan mulai dari USD 119.95 hingga USD 449 per bulan. 

Kesimpulan:

SEMrush cocok untuk Anda yang ingin mengoptimasi SEO, baik di ranah On Page maupun Off Page.

9. Ahrefs

SEO tool serbaguna yang juga harus Anda coba yaitu Ahrefs. Secara keseluruhan, tool yang dibangun pada 2011 ini memiliki lima fitur utama untuk optimasi SEO, yaitu:

  • Site Audit – Mengoptimasi performa SEO On PageKesimpulan:
  • Site Explorer – Menganalisa kompetitor, menampilkan data traffic organik dan profil backlink
  • Keyword Explorer – Menampilkan ribuan kata kunci, lengkap dengan analisa tingkat kesulitan, potensi, volume pencarian, dan lainnya
  • Content Explorer – Menemukan konten yang sedang populer dan menganalisis kinerja konten Anda
  • Rank Tracker – Memantau peringkat di mesin pencarian setiap waktu dan memberikan grafik persaingan dengan kompetitor

Baca juga: Apa Itu LSI Keyword dan Manfaatnya untuk SEO?

Di samping menyediakan data yang lengkap dan fitur yang unggul, Ahrefs sangat nyaman digunakan karena user interface yang intuitif. 

Ahrefs juga dilengkapi dengan informasi How To Use atau panduan lengkap di setiap toolnya. Jadi, siapapun bisa menggunakan SEO tool ini, baik pemula maupun profesional.

Beberapa dari fitur Ahrefs dapat dibuka secara gratis, tapi memang sangat terbatas. Untuk mendapatkan akses lengkap, terdapat percobaan gratis selama 7 hari hanya dengan USD 7. 

Untuk aku premium, Ahrefs relatif lebih mahal dibandingkan SEO tool lainnya, yaitu USD 99 hingga USD 999

Meski begitu, harga tersebut dibayar sebanding dengan kualitas yang Ahrefs berikan. Seperti memberikan data yang lengkap dan akurat, memiliki navigasi yang user-friendly, hingga memberikan hasil riset audit situs.

Kesimpulan:

Ahrefs SEO tool yang cocok untuk audit website dan menganalisis kompetitor serta mendapatkan keyword baru.

10. Moz

Di urutan selanjutnya terdapat Moz. Salah satu SEO tool dengan fitur optimasi lengkap yang telah dipercaya brand-brand besar dunia, seperti trivago dan 99designs.

Moz memiliki dua fitur yang bisa digunakan gratis, yaitu Keyword Explorer dan Link Explorer. Namun, untuk dapat mengaksesnya, pastikan Anda telah memiliki akun, ya. Daftarnya mudah, kok. 

Kalau Anda ingin fokus pada upaya optimasi SEO On Page, gunakanlah Keyword Explored dengan fitur seperti:

  • Top pages
  • Top anchor text
  • Ranking keyword
  • Saran keyword yang relevan
  • Spam score

Sedangkan untuk upaya optimasi Off Page, Anda bisa memanfaatkan Link Explorer yang akan menyajikan informasi berupa:

  • Domain authority
  • Linking domain
  • Inbound link
  • Backlink dofollow dan nofollow
  • Analisis SERP
  • Komparasi link profile

Baca juga: Long Tail Keyword: Rahasia SEO untuk Meningkatkan Traffic Website Anda

Moz menunjang fitur unggulannya dengan resource dengan total hingga 7 triliun link dan rutin mengindex link secara live. Dengan sumber data yang sangat masif, SEO tool ini dapat menampilkan analisis yang detail. 

Di samping itu, ada beberapa fitur yang hanya diperuntukan bagi pengguna versi berbayar. Misalnya, On-Page Optimization yang dapat memberi saran optimasi halaman, atau Rank Tracking untuk mengukur SEO situs Anda maupun kompetitor.

Anda dapat mencoba pengalaman menggunakan Moz Pro dalam 30 hari secara gratis. Selanjutnya, dapat melanjutkan ke akses berlangganan mulai dari USD 99 hingga USD 599 per bulan.

Kesimpulan:

SEO tools yang direkomendasikan untuk optimasi SEO secara lengkap dengan tampilan yang intuitif.

11. SEOquake

Jika semua SEO tool sebelumnya berupa website yang mengharuskan login bahkan berbayar, di SEOquake Anda hanya perlu menginstal extension ke browser. 

Setiap Anda melakukan pencarian Google, SEOquake akan secara otomatis menampilkan parameter SEO. 

Uniknya, informasi dapat ditampilkan dalam berbagai versi, misalnya bar di atas website, pop up dashboard, hingga overlay pada halaman pencarian Google.

Sebagai SEO tool, SEOquake memang tidak memiliki databasenya sendiri. Melainkan, merangkum data umum terkait performa SEO On Page dan SEO Off Page dari tool-tool lainnya. 

SEOquake akan menampilkan data berupa kumpulan peringkat URL di Google index, Bing index, Alexa rank, SEMrush rank, dan lainnya. Jadi, Anda dapat melihat performa SEO secara singkat tanpa login ke SEO tool terlebih dahulu.

Menariknya, dashboard SEO tool ini juga terintegrasi dengan halaman analisis. Caranya, hanya perlu mengklik salah satu tab yang ada di dashboard extension.

Baca juga: Hindari Keyword Stuffing dalam Menulis Artikel SEO!

Setelah itu, Anda akan dibawa ke halaman SEOquake yang berisi beberapa fitur memukau, seperti audit SEO, internal links, external links, keyword density, hingga membandingkan situs Anda dengan kompetitor.

Wah, menarik ya bisa merasakan pengalaman riset SEO dengan mudah langsung dari browser Anda! Semua fiturnya dapat digunakan secara gratis, lho. Worth it untuk mempersingkat waktu optimasi SEO.

Kesimpulan:

Cocok bagi Anda yang menginginkan SEO tools yang terintegrasi dengan browser untuk memudahkan melihat performa setiap website dan potensi kata kunci.

Mana SEO Tool Andalan Anda?

Jadi, manakah SEO tool pilihan Anda? Jika masih ragu menentukan pilihan, mari review lagi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing SEO tools di atas. 

SEO ToolKelebihanKekuranganHarga
Google Keyword Planner– Fokus pada riset keyword.
– Mendukung riset keyword untuk kebutuhan iklan.
– Mudah digunakan.
– Fitur sederhana.
Lebih cocok untuk riset keyword bisnis (SEM).Gratis.
Google Trends– Tidak perlu membuat akun atau login.
– Dapat membandingkan beberapa keyword sekaligus.
– Tampilan bersih dengan statistik singkat.
– Memiliki data keyword spesifik dari Google Search, Google Image, Google News, Google Shopping, dan YouTube.
– Hanya fokus pada riset keyword saja (SEO On Page).
– Fitur tidak terlalu lengkap.
Gratis.
Google Pagespeed Insight– Spesialisasi dalam memeriksa kecepatan website.
– Memberikan laporan loading website secara ringkas.
– Mengidentifikasi masalah dan saran yang harus dilakukan user.
– Tidak perlu login.Mengukur kecepatan website dalam versi desktop dan mobile.
Perlu input nama domain secara manual, tidak bisa mendapatkan analisis ke website secara otomatis.Gratis.
Yoast SEO– Plugin yang dapat dipasang di WordPress.
– Menganalisis kesesuaian keyword dengan konten secara otomatis.
– Fokus pada optimasi SEO On Page (keyword, meta deskripsi, URL, dll).
– Mengidentifikasi masalah pada analisis SEO dan tingkat keterbacaan.
Schema yang disediakan tidak terlalu banyak.– Versi gratis terbatas.
– Pro: USD 89 per satu situs.
Google Search Console– Fitur mendukung SEO On Page dan SEO Off Page.
– Statistik performa dikemas dengan ringkas.
– Fitur beragam dengan navigasi intuitif.
– Fokus mengidentifikasi performa website di ranah organik.
Banyak istilah khusus, butuh penyesuaian bagi pemula.Gratis.
Google Analytics– Dapat terintegrasi dengan website.
– Memiliki fitur lebih lengkap dibanding tool lain milik Google.
– Dapat membantu praktik SEO On Page dan SEO Off Page.
– Menampilkan data performa SEO website lengkap dan detail, tapi tetap ringkas.
Tampilan data profesional dengan informasi yang padat, perlu waktu untuk pemula mempelajari tool.Gratis.
Ubersuggest– Memiliki beberapa fitur yang mendukung SEO On Page dan Off Page.
– Dapat membandingkan dengan domain kompetitor.
– Memiliki basis data yang berasal dari Google Keyword Planner dan Google Suggest.
– Versi gratis terbatas.
– Free trial: 7 hari.Pro: USD 12 – USD 40.
SEMrush– Memiliki fitur yang mendukung SEO On Page dan Off Page.
– Memberikan data performa SEO yang lengkap.
– Navigasi yang terstruktur dan intuitif.Cocok untuk SEO dan SEM.
Versi premium dinilai terlalu mahal.– Versi gratis terbatas.
– Pro: USD 199.95 – USD 449
Ahrefs– Memberikan beragam fitur yang mengcover SEO On Page dan Off Page.
– Tampilan tool yang intuitif.
– Terdapat panduan singkat di tiap fitur.
– Cocok untuk pemula maupun profesional.
Fitur yang terbuka pada versi gratis sangat terbatas.– Versi gratis terbatas.
– Free trial: USD 7 per 7 hari.
– Pro: USD 99 – USD 999
Moz– Fitur yang lengkap meliputi SEO On Page dan Off Page.
– Selalu update index link.
– Data dikemas dalam statistik yang mudah dibaca.
– Terdapat free trial selama 30 hari.
– Hanya membuka dua fitur untuk versi gratis.
– Tampilan kurang semenarik tool lain.
– Versi gratis terbatas.
– Free trial: 30 hari.
– Pro: USD 99 – USD 599.
SEOquake– Berupa extension yang dapat dipasang di browser.
– Penyajian data dalam berbagai tampilan (bar, dashboard, dan overlay).
– Otomatis menampilkan data ketika membuka website.
– Tidak perlu membuat akun atau login.
Ringkasan data yang diberikan berasal dari SEO tool lain.Gratis.

SEO tool memang cukup efektif untuk menjalankan strategi SEO Anda. Namun, tentu diperlukan keahlian supaya upaya SEO yang Anda bangun lebih optimal.

Setiap SEO tool memiliki keunggulannya masing-masing, jadi tak perlu ragu untuk mengkolaborasikan lebih dari satu SEO tool. 

Bingung harus mulai dari mana dengan SEO tool di atas? Tenang, panduan lengkap sudah terangkum dalam SEO checklist kami yang bisa Anda download secara gratis!

Semoga kesebelas SEO tool di atas dapat membantu Anda mendapatkan peringkat teratas Google, ya!

Naning Nur Wijayanti

A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.

Share
Published by
Naning Nur Wijayanti
Tags: seo tools

Recent Posts

Pilih Blogspot atau WordPress? Ini Perbandingannya

Pilih Blogspot atau WordPress, ya? Sebelum memilih, cek dulu perbandingan keduanya di artikel ini.

6 hours ago

Panduan Lengkap CodeIgniter 4

Dibanding pendahulunya, CodeIgniter 4 menawarkan berbagai kelebihan, terutama pada peningkatan performa yang telah didukung PHP versi 7. CodeIgniter 4 juga…

1 day ago

Niagahoster Kembali Adakan Program #NiagahosterSalingBantu untuk yang Terdampak Pandemi

Pandemi COVID-19 di Indonesia memang menunjukkan penurunan tren kasus baru harian dalam beberapa minggu terakhir, namun hal ini tidak kemudian…

1 day ago

Belajar Docker: Definisi, Fungsi, dan Cara Menginstalnya

Mengembangkan sebuah software dengan efisien itu penting. Terutama, untuk dapat dilakukan di berbagai lingkungan pengembangan sekaligus. Nah, Docker adalah salah…

2 days ago

Produk Update Agustus 2021

Selama bulan Agustus, kami telah melakukan beberapa update fitur untuk terus meningkatkan kenyamanan pelanggan dan mengembangkan produk terbaik. Apa saja…

3 days ago

Cara Memasang Captcha Google di WordPress

Pernahkah Anda melihat postingan blog yang kolom komentarnya dibanjiri oleh komentar spam? Atau mungkin, website Anda sendiri pernah disusupi dengan…

3 days ago