Cara Mempercepat Loading Website Menggunakan Cache Browser - Niagahoster Blog

Cara mempercepat loading website bisa dilakukan dengan mengaktifkan cache pada blog. Ketika membuka halaman website untuk pertama kali, browser akan mengunduh semua konten (HTML, CSS, JavaScript, dan gambar). Loading sebuah website yang memiliki file besar akan memakan waktu yang cukup lama, terutama jika menggunakan koneksi internet yang lambat atau melalui smartphone.

Setiap file membuat request terpisah ke server. Semakin banyak request ke server dalam waktu bersamaan, semakin lambat kecepatan sebuah website. Cache browser akan membantu menyimpan file pada browser pengguna.

Ketika visitor mengunjungi sebuah website untuk pertama kali, diperlukan waktu loading yang sama seperti biasanya. Akan tetapi, ketika visitor yang sama berkunjung kembali ke website tersebut, melakukan refresh, atau membuka halaman lain, mereka sudah memiliki sebagian file yang tersimpan secara lokal.

Pendeknya, pengguna browser hanya perlu mengunduh sedikit data serta request ke server, sehingga mengurangi waktu loading.

Apa yang Anda Perlukan?

Sebelum Anda memulai tutorial ini, pastikan bahwa Anda memiliki:

  • Akses ke file .htaccess

Langkah 1: Cara Mempercepat Loading Website dengan Edit File .htaccess

Prosesnya cukup sederhana. Anda hanya perlu menambahkan kode di bawah ini ke dalam file .htacces. Silakan ikuti panduan ini untuk membuka file .htaccess.

## EXPIRES CACHING ##
<IfModule mod_expires.c>
ExpiresActive On
ExpiresByType image/jpg "access plus 1 year"
ExpiresByType image/jpeg "access plus 1 year"
ExpiresByType image/gif "access plus 1 year"
ExpiresByType image/png "access plus 1 year"
ExpiresByType text/css "access plus 1 month"
ExpiresByType application/pdf "access plus 1 month"
ExpiresByType text/x-javascript "access plus 1 month"
ExpiresByType application/x-shockwave-flash "access plus 1 month"
ExpiresByType image/x-icon "access plus 1 year"
ExpiresDefault "access plus 7 days"
</IfModule>
## EXPIRES CACHING ##

Setelah perubahan disimpan, caching browser akan aktif untuk browser Anda.

Langkah 2: Tes Browser

Anda dapat mengetes caching browser menggunakan banyak tool, misalnya WebPageTest atau GTMetrix.

Berikut adalah tampilan sebelum mengaktifkan cache pada blog.

cara mempercepat loading website

Sebagai perbandingan, di bawah ini adalah hasil setelah cache pada blog diaktifkan.

mempercepat loading blog

Kesimpulan

Dalam tutorial cara mempercepat loading website dengan cache browser ini, Anda telah belajar meningkatkan performa website dengan mengaktifkan cache pada browser.

Apakah Anda masih memiliki pertanyaan? Sampaikan pertanyaan, maupun pengalaman Anda (jika ada) pada kolom komentar di bagian akhir halaman ini. Subscribe sekarang untuk mendapatkan ulasan terbaru dari kami! 🖐🏻

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia online langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

  • Cuanq

    Artikel yang bagus. Kalau saya sudah menggunakan wp-supercache, apakah metode ini perlu diterapkan lagi..?

    • Waryanto

      Halo,

      Jika loading website Anda sudah cukup cepat, dengan wp-supercache sudah cukup

  • anto

    Halo gan,
    artikelnya sangat menarik,
    tapi saya ada pertanyaan nih, kalo saya masukin script tersebut ke dlm file .htaccess di web directory saya, kok malah jadi error ya gan, web jadi gak bisa di akses..itu kenapa ya?

    • Waryanto

      Halo juga,..

      Kemungkinan ada script bawaan di .htaccess terhapus, silakan untuk scriptnya diletakkan di bawah script yang sudah ada sebelumnya di htaccess. 🙂

  • McKenzy

    Ini beneran work ga min?

    • Waryanto

      Berdasarkan percobaan yang dilakukan ada perubahan, kami membandingkannya sebelum dan setelahnya melalui gtmetrix dan webpagetest

  • Syafiq

    Hmm, caching pakai fie htaccess ini bikin saya penasaran.

    Kalau kita pakai plugin caching (saya pakai w3 total cache) kan ada kode yang ditambahin ke file htaccess seperti di atas (mungkin lebih lengkap). Kalau plugin itu kita hapus tapi kode yang ada di file htaccess-nya kita simpan harusnya bisa dong yah?

    • Yasin K

      Seharusnya bisa. Dikarenakan penambahan script adalah salah satu cara yang bisa digunakan dari beberapa cara yang ada.

nine − five =