Imas Indra A detail-oriented and innovative writer. She developed her creative talent and expertise after years of practice in journalism, academic research, essay writing, and blogging. Currently in Niagahoster, she boosted more people to #BuildSuccessOnline using SEO and content marketing strategies. When it comes to writing, her goal is to make complex topics enjoyable.

Tips Digital Marketing Paling Moncer untuk Bisnis Kuliner!

20 min read

digital marketing untuk bisnis kuliner

Apakah Anda percaya pada konsep jatuh cinta sebelum bertemu? Sebab, itulah yang berusaha Anda capai dengan digital marketing.

Di dunia serba online, impresi bisa dibentuk jauh sebelum seseorang bertatap muka atau menginjakkan kaki di suatu tempat. Berbekal smartphone, koneksi internet, dan (tentunya) konten, siapa saja bisa menilai bagus tidaknya seseorang atau sesuatu dari jarak jauh.

Bukan cuma itu saja, impresi pertama didapatkan dalam waktu super cepat. Tepatnya, seperempat detik saja. Ini lebih cepat daripada satu kedipan mata.

Bisnis kuliner pun tak luput dari tren yang sama. Apalagi 81 persen terlanjur terbiasa mencari rekomendasi restoran dan kuliner dari ponselnya. Begitu pula dengan 94 persen orang lainnya yang mencari informasi serupa melalui desktop.

Bayangkan betapa pentingnya impresi bagus bagi bisnis kuliner. Tanpa impresi positif, calon pelanggan (beserta uangnya) bisa hilang dalam sekejap. Bahkan, mereka bisa saja lebih dulu pergi tanpa benar-benar sempat berkunjung ke resto atau cafe Anda.

meme galau digital marketing

Tenang saja. Itu semua takkan terjadi kalau Anda menjalankan digital marketing untuk bisnis kuliner. Lewat artikel ini, kami akan bantu Anda mendapatkan ide kreatif marketing restoran beserta cara meningkatkan pengunjung restoran.

Kami sadar, artikel ini akan jadi sangat-sangat panjang. Maka, sebagai disclaimer saja, kami akan bagi artikel ini dalam tiga bagian utama:

  1. Alasan di balik pentingnya digital marketing untuk bisnis kuliner;
  2. Langkah-langkah melakukan marketing digital untuk cafe/resto;
  3. Contoh serta best practices digital marketing dari berbagai bisnis kuliner sukses.

Pastikan Anda baca keseluruhan artikel ini untuk dapatkan gambaran utuh soal strategi pemasaran digital. Jadi, tanpa berbasa-basi lagi, yuk mulai!

Mengapa Bisnis Resto Perlu Digital Marketing?

Agak sulit dipungkiri, pertanyaan ini pasti masih mengganjal di benak Anda. Seampuh apa sebenarnya digital marketing ini? Apa yang membuat strategi ini berbeda dari strategi marketing biasanya? Anda akan temukan jawabannya di bawah ini.

Hampir semua orang sudah go online

Inilah alasan paling pertama dan sederhana. Kalau semua orang sudah merambah ke online, mengapa Anda tidak ikut melakukannya?

Toh, jumlah orang yang mengakses internet makin banyak. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia mencatat ada 171 juta penduduk Indonesia yang mengakses internet. Angka ini setara dengan 64,8 persen keseluruhan penduduk Indonesia.

Dengan jumlah pengguna sebesar itu, tak mungkin kalau internet tak mempengaruhi kehidupan sehari-hari penggunanya. 

Google menyebutkan 87 persen pengguna internet sangat bergantung pada mesin pencari. Mesin pencari semacam Google lah yang mereka gunakan untuk cari info seputar kebutuhan mereka. Termasuk kebutuhan rekomendasi kuliner, cafe, dan resto untuk mengisi perut.

Selain mesin pencari, Google menyebutkan ada sembilan media lain yang dipakai untuk mencari informasi tentang suatu produk atau layanan. Daftar medianya bisa dilihat di bawah ini.

information channel to purchase

Kalau Anda mau cafe atau resto Anda dikenal calon pelanggan, media di atas lah yang perlu Anda masuki. Tujuannya simpel saja. Paling tidak calon konsumen familiar dengan nama resto atau cafe Anda. 

Baca juga: Marketing Funnel: Kunci Sukses Bisnis yang Perlu Anda Tahu

Beda lagi kalau Anda ingin calon konsumen membeli. Untuk tujuan satu ini, Anda perlu pintar-pintar menampilkan diri di lima channel berikut.

actions before purchasing

Buat konten yang tepat dan tampilkan di medium yang pas ━ niscaya Anda bisa menggiring banyak pelanggan ke resto atau cafe Anda. Bagaimana caranya? Tunggu pembahasannya di bagian lain artikel ini.

Pepet calon pelanggan dengan retargeting

Jarang sekali ada orang membeli produk setelah melihat iklan untuk pertama kali. Biasanya, perlu waktu PDKT agak lama sampai orang itu yakin. Baru kemudian, ia mau membeli sebuah produk.

Dengan digital marketing, Anda bisa melakukan PDKT itu dengan elegan. Digital marketer menyebut upaya ini dengan istilah retargeting.

Lewat retargeting, Anda bisa menampilkan iklan produk yang spesifik pada calon pelanggan. Biasanya, ini dilakukan setelah calon pelanggan berinteraksi dengan website atau mengklik iklan yang sebelumnya Anda pasang.

Ajaibnya, iklan ini akan terus muncul meski calon pelanggan tak lagi mengakses website Anda. Baik ketika sekedar berselancar di internet, maupun scrolling timeline media sosial. 

how re-targeting works

Dengan cara ini, Anda bisa meningkatkan awareness bisnis dengan pesat. Bahkan, retargeting mampu meningkatkan pencarian nama brand hingga 1.046 persen. Tak cuma itu saja. Retargeting juga terbukti meningkatkan jumlah pembelian (konversi) hingga 70 persen.

Menarik, bukan?

Untuk melakukan retargeting, Anda bisa bergabung ke jaringan iklan digital. Google Display Network biasanya menawarkan metode ini sebagai salah satu fiturnya. Baca juga: Dapatkan Uang dari Google dengan 7 Cara Ini

Memudahkan calon pelanggan temukan resto atau cafe

Di manapun lokasi usaha Anda takkan jadi soal. Itu kalau Anda menerapkan digital marketing.

Hanya dengan menaruh alamat resto/cafe di Google Maps, Anda bisa menuntun calon konsumen langsung ke tempat Anda. Mereka tak perlu takut tersesat, apalagi sampai hilang. Hehe.

Bukan cuma itu saja. Menaruh lokasi bisnis di peta online juga semakin penting sejak Google memperkenalkan pencarian lokal atau local search.   

Melalui local search, Google menyajikan informasi paling relevan dan dekat dengan pengguna. Konsekuensinya, bisnis Anda bisa diketahui oleh orang-orang dengan hanya berbekal koneksi internet saja.

Karenanya, digital marketing sekaligus mematahkan mantra “Lokasi. Lokasi. Lokasi.” ala pengusaha properti. Kini, Anda tak perlu punya lokasi strategis untuk membuka resto atau cafe. 

Asal mencantumkan alamat lengkap cafe/resto di peta online, mau di manapun lokasi bisnis Anda berada, takkan jadi masalah.

Tampilkan informasi lengkap soal resto atau cafe

Selain tentang lokasi, tentu ada hal lain yang jadi pertimbangan orang mengunjungi bisnis Anda. Kalau menurut survei, hal yang dimaksud termasuk foto, review, ranking di hasil pencarian, dan harga.

local search information

Selain itu, Anda juga bisa memasukkan info seperti:

  • Menu makanan dan minuman;
  • Jam buka;
  • Harga;
  • Situasi tempat atau ambience;
  • Fasilitas pendukung.

Semakin lengkap info yang Anda tampilkan, semakin calon konsumen yakin pada bisnis kuliner Anda. Tentu saja dengan catatan, informasi yang dimaksud tidak dibuat-buat atau dipakai untuk membohongi calon konsumen. Plus, semua informasi ini juga disajikan dengan rapi dan apik.

Untuk poin terakhir, Anda tak perlu khawatir. Anda bisa menampilkan informasi cafe/resto Anda dengan Google My Business atau Google Bisnisku. Dengan fitur ini, semua informasi soal resto/cafe bisa dilihat dengan nyaman, tanpa berjejalan.

nasi uduk palagan business profile

Selain urutan info yang pas, penempatan profil Google Bisnisku juga sangat strategis. Berada di halaman yang sama dengan hasil pencarian, user juga akan lebih mudah mengakses info. Tinggal masukkan kata kunci, tekan enter, informasi muncul tanpa perlu klik halaman apapun lagi.

Hemat ongkos promosi

Meski nampaknya rumit, digital marketing adalah strategi yang ramah di kantong. Berkebalikan dengan cara pemasaran tradisional ━ nampak mudah tapi ternyata mahal harganya.

Lewat pemasaran digital, Anda tak wajib merogoh kocek dalam. Berbagai platform iklan semacam Google Ads, Instagram Ads, dan Facebook Ads punya skema pembiayaan yang fleksibel. 

Malah, platform iklan di atas bisa menyesuaikan budget. Tinggal siapkan sejumlah uang, pilih target pasar yang diinginkan, dan nantinya Anda akan dapatkan hasil yang setimpal dengan biaya yang dikeluarkan. 

Anda juga bisa mengevaluasi performa dan efektivitas iklan. Sebab, platform tersebut bisa merekam data secara lengkap. Termasuk data tentang berapa banyak orang yang melihat dan mengklik iklan.

Digital marketingTeknik Pemasaran tradisional
Biaya iklan bisa menyesuaikan.Biaya kurang fleksibel.
Bisa menyasar target pasar tertentu
(jenis kelamin, umur, lokasi, topik ketertarikan, dsb)
Sulit untuk menyasar target spesifik.

Beda halnya dengan marketing tradisional. Hanya untuk satu baliho saja, Anda perlu menyiapkan dana jutaan. Pun, Anda tak benar-benar tahu apakah baliho itu benar-benar bisa mengantarkan pelanggan pada Anda.

Kelebihan lain digital marketing ialah kemampuannya untuk menjangkau target pasar yang spesifik. Anda bisa dengan mudah menentukan kepada siapa iklan ditampilkan. Tinggal atur saja jenis kelamin, umur, cakupan lokasi, dan topik.

Pendeknya, Anda punya kontrol penuh atas usaha pemasaran lewat medium digital. Baik itu dari sisi biaya, target pasar, hingga data.

Dekatkan diri dengan pelanggan

Lewat medium digital, Anda bisa lebih dekat dengan pelanggan. Bagaimana caranya? Anda bisa mulai dengan menanggalkan kesan kaku dan promosi yang sifatnya hard-selling

Lalu, coba ciptakan image sebagai teman pelanggan. Sebagai teman, Anda takkan melulu bercerita soal diri sendiri. Terkadang Anda membagikan info bermanfaat, cerita lucu, behind the scene, tips, dan apapun yang memancing interaksi pelanggan. 

Lewat, cara ini sebetulnya Anda sedang berusaha menciptakan impresi dan pengalaman positif dari interaksi dengan pelanggan.

Ini bukan hal yang sulit kok. Toh, pada awalnya medium digital ━ terutama media sosial ━ diciptakan untuk berkomunikasi. Bukan sekedar komunikasi yang “ada maunya” tetapi hubungan lebih dalam layaknya teman.

Bahkan kalau boleh terus terang, media sosial tak pernah benar-benar didesain untuk marketing. Itu mengapa sebabnya kalau Anda terang-terangan berjualan, usaha promosi Anda takkan pernah diterima dengan baik.

Namun, bukan berarti Anda tak usah melakukan marketing di media sosial. Justru, lewat media sosial Anda bisa menciptakan impresi positif dan kesan dekat. Hal ini bukanlah sesuatu yang bisa Anda dapatkan dengan cara marketing tradisional.

Kalau Anda butuh contoh marketing yang halus atau soft-selling, coba tengok 

Strategi Jitu Memulai Twitter Marketing dan 5 Contoh Strategi Pemasaran Produk. Di sana kami mengulas beberapa contoh teknis marketing yang bisa dipraktikkan dalam bisnis kuliner Anda.

Bagaimana Cara Digital Marketing Resto atau Cafe?

Anda sudah belajar mengapa digital marketing restoran penting. Kini saatnya untuk membicarakan hal yang sifatnya lebih praktikal. Apalagi kalau bukan cara-cara melakukan digital marketing.

Di bagian ini, kami akan tunjukkan pada Anda sembilan cara digital marketing untuk bisnis kuliner. Supaya Anda mudah mempraktikkannya, kami sengaja mengurutkan kesembilan cara ini dari yang paling penting. 

Foto dan Copywriting

Konon, makanan/minuman pertama dicicip lewat mata. Itu mengapa banyak koki profesional sangat terobsesi pada presentasi makanan/minuman yang ia buat. Semakin cantik tampilan sebuah sajian, semakin sajian itu terasa enak di mulut.

Sebagai pemilik resto/cafe, poin inilah yang bisa Anda pakai sebagai bahan marketing. Foto apik dan estetis akan membuat calon konsumen melirik tempat Anda. Apalagi kalau bisa ditambah deskripsi makanan yang detail dan hidup. Sudah pasti, mereka bergegas menuju resto/cafe untuk mencicipi sajian andalan Anda.

Hanya lewat foto dan copywriting, Anda bisa mengarahkan calon pelanggan ke bisnis yang Anda punya. Toh, mau channel marketing apa saja, kedua elemen promosi ini akan selalu bisa Anda temui. Itu mengapa keduanya wajib Anda kuasai.

Foto untuk bisnis kuliner

Selain dari promosi mulut ke mulut, orang tak pernah benar-benar tahu rasa makanan/minuman yang Anda jual. Maka dari itu, untuk meyakinkan calon konsumen di zaman Instagram ini, banyak pebisnis kuliner bergantung pada foto produk.

Di bisnis kuliner, foto produk dibilang baik ketika berhasil menunjukkan kelebihan sajiannya. Entah itu dari tampilan, warna, tekstur, sampai cerita di balik makanan itu sendiri. 

Untuk mempermudah Anda menciptakan foto macam itu, berikut ada 10 tips yang bisa Anda praktikkan. 

  • Buat tampilan sajian semenarik mungkin. Mau sekeren apa kamera dan gear foto yang Anda pakai, takkan ada artinya ketika objek fotonya sendiri tak didekor dengan apik. Itu mengapa Anda perlu berpikir soal presentasi sajian sebelum mengambil foto;
  • Perhatikan cahaya saat mengambil foto. Cahaya merupakan bagian penting untuk membuat foto yang estetis. Entah pakai cahaya natural ataupun cahaya buatan (lampu), Anda harus memastikan cahaya cukup untuk menerangi objek yang Anda jual. Pastikan juga cahaya tidak terlalu keras atau harsh agar tidak ada bayangan yang mengganggu objek foto;
  • Pakai background dengan warna netral atau polos. Mengapa? Karena makanan atau minuman yang Anda jual harusnya jadi fokus utama pada foto. Memakai latar foto adalah cara termudah untuk mengalihkan pandangan mata ke objek utama. Kalau Anda takut cara ini membuat foto nampak flat, Anda bisa bermain dengan tekstur background (pakai taplak, serbet, piring, dsb) dan pertahankan warna netral;
  • Atur komposisi warna. Sama dengan poin sebelumnya, komposisi warna membuat produk yang Anda jual lebih mencolok dan menarik. Selain itu komposisi warna dalam foto bisa menunjukkan mood dan segmen pasar yang Anda target. Kombinasi warna-warni yang kontras biasanya menampakkan kesan cheerful khas anak muda. Berbeda lagi dengan kombinasi warna cokelat, hitam, putih, dan abu-abu yang memberi kesan rustic dan romantis untuk segmen pasar dewasa;
  • Pilih sudut foto yang paling menjual. Sudut pengambilan foto bisa memberikan kesan berbeda pada objek foto. Maka dari itu, coba pelajari objek dan tentukan angle sebelum mengambil foto. Biasanya makanan yang berlayer seperti burger atau cupcake cocok difoto dari depan. Sedangkan makanan dengan banyak tekstur dan komponen, seperti salad, steak, atau pudding cocok difoto dari atas;
  • Sediakan negative space atau ruang kosong. Negative space membuat foto Anda lebih elegan dan tidak penuh. Lagi-lagi, poin ini membantu Anda menunjukkan produk yang Anda jual sebagai fokus utama;
  • Dekorasi background untuk berikan sisipan cerita. Tambahan objek yang berkisar soal produk bisa membuat foto lebih bercerita. Teknik foto macam ini bisa membuat calon konsumen tertarik, memandangi foto lebih lama, dan beranda-andai dengan produk yang Anda tawarkan;
  • Tambahkan sentuhan personal pada foto. Anda bisa sertakan bagian tubuh seperti tangan atau mulut untuk menambah elemen kedekatan pada foto. Misalnya, sedikit cuplikan tangan dan makanan yang difoto dari atas, membuat seolah calon konsumen sedang menyantap menu yang Anda hidangkan;
  • Selipkan foto tempat atau ambience resto/cafe. Tak melulu makanan atau minuman yang jadi objek foto promosi utama. Sering kali pelanggan menginginkan gambaran tempat dan suasana dari resto atau cafe yang Anda punya. Itu mengapa, foto suasana juga bagus untuk menjual bisnis kuliner Anda;
  • Keep it simple. Tips satu ini terdengar mudah tapi justru sering sekali dilupakan. Pastikan Anda hanya punya satu objek utama dalam foto. Cara ini membuat pesan Anda dalam foto bisa tersampaikan dengan jelas. Misalnya, ketika Anda ingin menjual makanan, foto lah dengan jelas makanannya. Bukan koki atau malah pengunjungnya.

Itu dia prinsip-prinsip mudah untuk membuat foto bisnis kuliner Anda tampak menarik. Selain itu, cobalah untuk terus mencari inspirasi dan mengikuti tren seputar bisnis kuliner. 

Cara paling mudah adalah dengan mengikuti hashtag #foodie, #foodstagram

atau #foodphotography di Instagram. Anda juga bisa masukkan kata kunci sejenis ke Pinterest.

Copywriting untuk bisnis kuliner

Meski sudah punya foto estetis, copywriting tetaplah Anda perlukan untuk promosi. Copy yang tepat bisa menonjolkan hal-hal yang tak nampak pada foto. Contohnya, sensasi rasa, aroma, dan cerita di balik sebuah sajian. Lewat deskripsi yang memanjakan imajinasi inilah, Anda betul-betul bisa menggait pelanggan.

Kalau bicara copywriting secara umum, copywriting yang baik haruslah luwes, personal, dan peka pada kebutuhan pelanggan. Namun, prinsip macam itu agak abstrak untuk diterapkan pada industri kuliner. 

Maka dari itu, Anda tentu butuh formula copywriting yang khusus. Copy untuk bisnis kuliner haruslah memanjakan panca indera yang membacanya. Supaya lebih jelas, kami akan bahas formula tersebut dalam poin-poin di bawah.

  • Ceritakan aroma. Selain yang tampak mata, aroma yang tercium lewat hidung juga meninggalkan kesan yang kuat. Apalagi jika itu berhubungan dengan panganan atau minuman. Toh katanya, ketika tak bisa mencium wangi makanan (semisal sedang pilek), makanan akan terasa hambar. Jadi, cobalah untuk membuat copy yang bisa mendeskripsikan aroma.
  • Ceritakan sensasi rasa. Hal utama dari sebuah sajian adalah rasa. Maka jelas sudah, deskripsi rasa harus ada dalam copy yang Anda buat. Jika mungkin, tulislah deskripsi rasa yang detail. Maksudnya, tak cuma rasa dominan saja yang diceritakan. Melainkan, sensasi rasa lain yang mengikuti hidangan utama. Misalnya, sedikit rasa masam dan pahit dari parutan kulit lemon.
  • Ceritakan tekstur dari sajian. Tekstur makanan juga perlu diceritakan dalam sebuah copy. Sebab, tekstur jugalah yang bisa dirasakan dalam gigitan pertama. Untuk menceritakan tekstur makanan, Anda bisa menggunakan kata sifat seperti: garing, renyah, berminyak, berlemak, dan moist (sedikit basah);
  • Ceritakan bahan. Bahan-bahan di balik produk yang Anda jual juga menarik untuk diikutkan ke dalam copy. Apalagi ketika bahan yang dipakai unik, dan berkualitas tinggi. Bahan macam itu tentunya bisa menarik rasa penasaran calon konsumen. Di samping itu, Anda baiknya juga sebutkan bahan-bahan yang berisiko memancing alergi seperti kacang, susu, telur, kepiting, dan gandum.
  • Beri cerita di balik sajian. Kalau Anda punya cerita unik di balik penyajian makanan, jangan sungkan untuk membagikannya. Sebagian orang menyukai cerita macam ini. Bahkan, mereka juga menjadikan behind the scene ini sebagai alasan untuk jadi pelanggan setia. 
  • Buat copy dengan konsisten. Di samping deskripsi yang hidup, konsistensi juga elemen penting dalam membuat copy. Ketika Anda bisa membuat copy dengan gaya yang konsisten, Anda akan lebih mudah dalam menciptakan branding usaha.
  • Jadilah kreatif. Tak semua hal perlu patuh pada pakemnya. Kadang-kadang Anda perlu bereksperimen untuk membuat copy yang menarik. Ada kalanya, Anda butuh copy yang singkat dan menarik perhatian. Namun, bisa juga copy panjang nan detail memikat pembaca untuk menjajal panganan yang Anda jual.

Buat website

Website adalah cara efektif untuk menghadirkan online presence dalam jangka panjang. Tak terkecuali bagi restoran dan cafe. Lewat website, Anda bisa tampilkan menu, ambience, dan cerita soal usaha Anda dengan lebih elegan.

Selain demi online presence, website yang sama bisa Anda gunakan sebagai toko online. Lewat website yang sama Anda bisa menjual produk oleh-oleh atau merchandise. Cara ini tentunya akan memperkuat branding usaha Anda.

halaman depan website restoran

Contoh halaman depan website sebuah restoran di Perancis.

Toh, tak seperti yang banyak orang pikirkan, membuat website sebetulnya bisa dilakukan dengan mudah. Anda hanya butuh domain dan paket hosting web yang sesuai kebutuhan.

Selanjutnya, Anda tinggal install WordPress dan lakukan kustomisasi yang diinginkan lewat tema dan plugin. Tak lupa pula, Anda perlu memasukkan konten-konten yang relevan seperti menu sajian dan foto tempat. 

Baca Tutorial Mudah Membuat Website WordPress di Sini

Jika Anda tak ingin repot dengan hal teknis seputar pembuatan web, Anda juga bisa menyerahkan perkara ini ke jasa pembuatan website. Anda cukup konsultasikan kebutuhan Anda, membayar sesuai dengan budget, dan tunggu maksimal 14 hari supaya website Anda sepenuhnya jadi.

halaman menu restoran

Saran saja. Baiknya, Anda membuat website yang sifatnya statis. Dengan begitu, Anda takkan banyak menghabiskan waktu mengotak-atik web. Cuma, tentu saja, Anda perlu punya daftar menu yang ajek.

Selain jenis website, perlu juga untuk mengaktifkan fitur update otomatis di WordPress Niagahoster. Lewat fitur ini, website Anda bisa melakukan update versi, tema, dan plugin WordPress secara otomatis. Hal ini bisa menghemat waktu Anda dalam mengurus website.

Lakukan optimasi SEO

SEO adalah hal wajib dalam digital marketing. Optimasi SEO membuat website dan sosial media resto/cafe nangkring di halaman pertama hasil pencarian Google. Berbekal poin itulah, Anda bisa memastikan banyak orang tahu lalu berkunjung ke resto/cafe Anda.

seo restoran dan cafe

Prinsip kerja SEO sebetulnya sangat mudah. Orang umumnya mencari informasi lewat kata kunci tertentu. Kemudian, Google akan mencarikan hasil yang memuat kata kunci tersebut. Semakin tinggi rankingnya, semakin Google menganggap hasil tersebut relevan dan berguna buat user.

Contoh gambar di atas menunjukkan pencarian berbasis SEO. Hanya saja, cafe tersebut mengandalkan review local guide di Google. Meski bisa saja berhasil ━ seperti halnya gambar di atas ━ Anda perlu banyak keberuntungan untuk menjalankan strategi SEO satu ini. 

Mengapa?

Sebab, Anda tak benar-benar bisa mengatur hal apa yang disampaikan local guides. Apalagi kata kunci yang dipakai untuk mendeskripsikan resto dan cafe.

Sebagai gantinya, Anda bisa memanfaatkan website yang sebelumnya sudah dibuat. Di sana, Anda bisa menaruh kata kunci relevan di halaman website. 

Lebih bagus lagi, kalau Anda buat bagian khusus untuk blog. Dengan begitu, Anda bisa menaruh berbagai keyword relevan dengan lebih natural. Ini juga akan jadi nilai tambah bagi bisnis kuliner Anda. Sebab, info macam ini memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi pembaca.

halaman depan web restoran

Berikut tahapan melakukan optimasi SEO di website:

  1. Cari kata kunci yang populer yang berkaitan dengan bisnis kuliner Anda. Untuk melakukan riset keyword, Anda bisa memakai satu atau lebih SEO tools gratis rekomendasi kami;
  2. Sisipkan kata kunci tersebut di halaman depan dan landing page website;
  3. Buat konten-konten relevan dalam bentuk blog bisnis;
  4. Terapkan prinsip storytelling untuk bisnis untuk membuat konten yang engaging dan menarik calon pelanggan.

Singkatnya, itulah empat hal paling dasar yang perlu Anda lakukan. Untuk optimasi lebih menyeluruh, Anda bisa download gratis dan ikuti ebook 30 Panduan Langkah Optimasi SEO. Di ebook itu, Anda juga akan dapatkan tips optimasi SEO secara off page dan on-page.

Klaim profil Google Bisnisku

Google Bisnisku membuat kesempatan Anda duduk di halaman teratas Google semakin besar. 

Google Bisnisku memuat berbagai informasi penting seputar bisnis kuliner Anda. Beberapa informasi perlu Anda sediakan. Akan tetapi, ada juga informasi yang diberikan oleh pengunjung atau dikumpulkan oleh Google.

Berikut ini jenis-jenis info yang ditampilkan dalam bentuk snippet dari Google Bisnisku:

  • Alamat dan petunjuk arah;
  • Jam buka;
  • Kontak dan situs web;
  • Pertanyaan dan jawaban seputar resto/cafe;
  • Review pelanggan;
  • Jam favorit berkunjung.
search result google bisnisku

Untuk mendapatkan tampilan bisnis seperti di atas, caranya mudah saja. Anda tinggal mendaftarkan diri ke Google Bisnisku. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke website Google Bisnisku;
  2. Tuliskan informasi umum tentang resto/cafe (nama bisnis, alamat, lokasi, dan kategori bisnis);
  3. Tuliskan kontak (nomor telepon dan alamat website);
  4. Kirim permintaan verifikasi ke Google. Nantinya Anda akan mendapatkan kode verifikasi melalui surat ke alamat bisnis Anda;
  5. Lakukan verifikasi.
google bisnisku

Setelah verifikasi berhasil dilakukan, baru Anda bisa menambahkan informasi yang lebih lengkap. Tepatnya, Anda bisa menambahkan deskripsi, foto, jam operasional, daftar fasilitas, dan menu.

Tampilan dan petunjuk lengkap pendaftaran Google Bisnisku, bisa Anda dapatkan di sini.

Aktifkan media sosial

Di Indonesia, media sosial sudah jadi garda terdepan dalam digital marketing. Tak terkecuali dalam hal bisnis kuliner. Itu mengapa mulai banyak resto dan cafe yang mempekerjakan staff khusus untuk mengurus sosial media.

Itu wajar saja sebetulnya. Apalagi rata-rata orang menghabiskan 142 menit setiap hari untuk mengakses media sosial. Kanal ini pula lah yang buru-buru dicek calon pelanggan ketika kepo sebuah resto/cafe. Jadi, tak ada alasan untuk tidak aktif di sosial media. 

Baca juga: 30 Plugin Social Media WordPress Terbaik

Namun, hal yang tampaknya simpel bisa jadi rumit. Urusan membuat konten → upload → balas komentar, bisa jadi sesuatu yang merepotkan. Apalagi dengan tren yang begitu cepat dan kompetitor yang begitu banyak. Peluang Anda untuk mendapatkan perhatian calon pelanggan jadi semakin kecil. 

Supaya Anda bisa menjalankan marketing sosial media dengan lebih efektif, ada beberapa hal yang perlu Anda ingat dan lakukan:

  1. Pilih channel marketing yang sesuai dengan bisnis Anda. Tak semuanya perlu Anda pakai. Sebab semakin banyak channel yang digunakan, semakin banyak tenaga yang dibutuhkan untuk mengurusnya. Beberapa resto memilih Instagram saja tetapi franchise fast food biasanya juga menggunakan Twitter;
  2. Lakukan riset dengan memperhatikan konten-konten populer di media sosial. Anda juga bisa perhatikan strategi marketing yang sudah dilakukan kompetitor;

Baca juga: Strategi Jitu Memulai Twitter Marketing

  • Tulis ide-ide konten yang bisa diterapkan. Bagi ide tersebut ke dalam kategori waktu (jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang) serta tingkat kesulitan eksekusinya;
  • Buat konten dan unggah secara konsisten. Semakin sering Anda mengunggah post di sosial media, semakin tinggi statistik media sosial bisnis Anda;
wendy's twitter marketing
  • Jadilah aktif di media sosial. Ketika tak sempat membuat konten baru, Anda bisa melemparkan pertanyaan atau berinteraksi dengan sesama pengguna medsos. Seperti yang dilakukan oleh Wendy’s di akun Twitter-nya. Cara ini bisa membuat Anda lebih dekat dengan pelanggan;
  • Buat kompetisi atau social media challenge meningkatkan interaksi sosmed bisnis Anda.
  • Pasang iklan di sosmed untuk memperluas jangkauan audiens. Manfaatkan fitur iklan seperti di Instagram Ads.

Anda juga bisa baca artikel Memaksimalkan Media Sosial untuk Bisnis Online, untuk dapatkan insight kelola media sosial lewat teknik bulls eye.

Tawarkan promo dan diskon

Jalan cepat mendatangkan pelanggan ialah lewat promo atau diskon. Sebanyak 91 persen orang tertarik menjajal resto/cafe karena promo yang ditawarkan. Maka kalau Anda baru saja membuka bisnis kuliner, pastikan Anda membuat promo untuk menarik calon pelanggan.

Ada begitu banyak cara menarik pelanggan lewat promo. Berikut beberapa ide promo yang bisa Anda pakai:

  • Diskon;
  • Kartu langganan atau loyalty card;
  • Gratis produk tiap pembelian menu tertentu;
  • Gratis ongkir untuk pesan antar (delivery order);
  • Paket makanan dan minuman dengan harga lebih murah.

Pakailah ide-ide di atas ke dalam momen promo yang Anda ciptakan. Misalnya saja seperti:

  • Promosi menyambut tanggal cantik;
  • Promosi memanfaatkan momen hari libur dan perayaan. Contohnya Hari Kemerdekaan, Hari Raya Idul Fitri, Hari Imlek, ataupun Hari Natal;
  • Promo menyambut tanggal gajian atau payday;
  • Promo murah akhir bulan;
  • Promo menyambut ulang tahun restoran atau cafe;
  • Seasonal promo memanfaatkan bahan-bahan musiman.

Kumpulkan data pelanggan

Pakailah momen promosi yang Anda buat untuk kumpulkan data pelanggan atau lead. Minimal, coba kumpulkan alamat email dan akun sosial media pelanggan. 

Data macam ini akan sangat berguna untuk melakukan penawaran dan promosi kembali ke pelanggan. Anda tahu perlu khawatir kehilangan kontak dengan pelanggan ketika Anda tahu bagaimana cara menghubungi mereka.

Toh, upaya promosi semacam ini bisa dibilang lebih efektif dan efisien. Sebab, peluang pembelian ulang (retention) lebih besar dilakukan dibandingkan menargetkan pelanggan baru.

Bertanya langsung pada pelanggan rasanya pasti sungkan. Ada kemungkinan juga pelanggan menolak memberikan kontak pribadinya. Lalu, bagaimana cara terbaik mendapatkan leads

form reservasi

Anda bisa coba satu atau beberapa cara di bawah ini sekaligus:

  • Buat landing page di website untuk menawarkan voucher dan special deals;
  • Tawarkan newsletter, majalah, atau menu yang dikirim melalui email;
  • Buat formulir review, kritik, dan saran;
  • Undian berhadiah;
  • Formulir reservasi.

Lewat cara-cara di atas, Anda bisa dapatkan data pelanggan dengan lebih elegan. Kecil kemungkinan juga pelanggan menolak untuk mengisi data yang Anda minta.

Iklankan resto/cafe lewat Facebook Ads

Kalau memperluas jangkauan audiens merupakan prioritas Anda, jangan lewatkan beriklan di Facebook Ads. Platform iklan dari Facebook ini menawarkan cara berpromosi secara canggih.

Bagaimana maksudnya?

Lewat Facebook, Anda bisa beriklan dengan menargetkan target pasar yang spesifik. Anda bisa menyetel variabel iklan dari usia, jenis kelamin, lokasi, hingga pengguna dengan minat tertentu.

facebook ads

Adanya fitur ini membuat upaya promosi Anda berjalan lebih tepat sasaran. Sebab, hanya target audiens resto/cafe Anda yang bisa melihat iklan di Facebook. Anda tak perlu beriklan untuk target audiens yang bahkan tak tertarik dengan segmen bisnis Anda.

Facebook Ads juga dilengkapi dengan fitur remarketing. Ini membuat iklan yang Anda pasang tidak hanya tampil di halaman Facebook, melainkan juga di website-website yang bekerja sama dengan Facebook. 

Remarketing memperpanjang durasi tampilnya iklan. Walaupun kesannya target seperti “menghantui” target dengan iklan, cara ini justru bisa meningkatkan brand awareness. Calon pelanggan bisa dengan mudah mengingat nama resto/cafe. 

pilihan ads di facebook

Untuk bisa memasang iklan di Facebook Ads, Anda perlu memiliki halaman khusus untuk bisnis atau Facebook Page. Baru setelahnya, Anda bisa memasang iklan di Facebook. Begini caranya:

  1. Buka halaman Facebook Page Manager;
  2. Buka menu Kampanye > Buat Iklan. Pilih opsi Pembuatan Iklan Terpandu. Opsi ini membuat iklan Anda lebih detail dibanding opsi Pembuatan Iklan Cepat;
  3. Pilih salah satu tujuan iklan (kesadaran/awareness, pertimbangan/consideration, atau keputusan/konversi);
  4. Pilih jenis iklan yang diinginkan antara Pengoptimalan Anggaran atau Uji Split (memungkinkan untuk A/B testing);
  5. Tulis nama iklan dan tujuan trafik;
  6. Nyalakan opsi Promo (opsional);
  7. Tentukan target audiens dari iklan;
  8. Tentukan penempatan iklan untuk angka jangkauan yang maksimal;
  9. Pilih rentang waktu tampilkan iklan;
  10. Pilih format iklan (karosel, gambar tunggal, video tunggal, tayangan slide, atau koleksi);
  11. Tulis deskripsi atau copy yang menarik;
  12. Pilih gambar, tulis judul iklan, dan masukkan URL;
  13. Bayar iklan sesuai dengan jumlah yang tertera.

Pakai Google Ads

Google Ads ialah opsi ampuh lain untuk menduduki halaman teratas Google. Bahkan lebih atas daripada snippet hasil pencarian tempat di Google. Jadi, bisa dibilang, fitur ini membantu resto/cafe Anda menempati bagian strategis dari halaman pencarian.

Di Indonesia, penggunaan paid search untuk resto atau cafe belum banyak dilakukan. Namun, itu justru jadi alasan tepat untuk menjajal Google Ads. Apalagi kalau Anda memiliki segmen bisnis unik, kompetitor yang kuat, atau baru awal-awal memulai bisnis kuliner.

contoh paid search restoran

Tanpa berbasa-basi lagi, inilah cara mendaftar dan memakai Google Ads:

  1. Buka halaman Google Ads;
  2. Buat akun baru khusus untuk Google Ads. Anda tentu saja bisa menggunakan akun email pribadi untuk keperluan ini. Hanya saja kami tak terlalu merekomendasikannya;
  3. Pilih tujuan iklan (telepon bisnis, kunjungi toko, atau akses website);
  4. Pilih jangkauan lokasi untuk iklan;
  5. Pilih kategori bisnis untuk menentukan target audiens secara tepat;
  6. Tulis copy untuk iklan. Google membatasi panjang judul hanya 30 karakter dan isi iklan hanya 80 karakter;
  7. Tambahkan foto (opsional);
  8. Tentukan budget iklan;
  9. Pilih metode pembayaran dan bayar.

Ketika Anda menjadikan Google Ads sebagai salah satu strategi digital marketing, penting pula untuk mempelajari Google Quality Score. Nilai kualitas iklan yang dikeluarkan Google ini akan sangat berpengaruh ke nominal biaya yang Anda keluarkan. Begitu juga dengan tingkat kesuksesan iklan dan konversi pengunjung.

Untuk meningkatkan Google Quality Score, Anda perlu memerhatikan tiga aspek. Pertama, kesesuaian iklan dengan landing page. Kedua, perkiraan click-through-ratio. Lalu, ketiga, kesesuaian keyword untuk paid search.

3 Contoh Strategi Digital Marketing untuk Restoran atau Cafe

Anda sudah membaca strategi digital marketing untuk restoran secara tuntas. Kini giliran Anda melihat bagaimana strategi tersebut diterapkan oleh restoran dan cafe ternama. 

Puyo Desserts

puyo website

Puyo Dessert merupakan salah satu pemain dalam bisnis food and beverages (F&B) di Indonesia. Visinya untuk menjadi brand kelas dunia membuat Puyo tak main-main dalam memilih bahan dan meracik rasa.

Tak seperti merek hidangan penutup mulut yang manis dan tinggi kalori, Puyo mengklaim dirinya sebagai dessert yang sehat. Tiap cup silky dessert yang dibuat memiliki tingkat kalori yang rendah dan kaya akan fiber. Produk buatan Puyo juga diklaim tak mengandung trans-fat dan tambahan pengawet.

Dari ide bisnis sederhana dan modal Rp5 juta saja, tak disangka Puyo Dessert bisa berkembang dengan amat pesat. Kini, Puyo Dessert telah memiliki 60+ cabang yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya. 

Tak cuma itu. Di tahun 2018, Eugenie Patricia Agus ━ salah satu co-founder Puyo Dessert ━ masuk dalam daftar “30 Under 30 Asia” versi majalah Forbes. 

puyo website order

Bicara soal digital marketing, apa yang dilakukan Puyo Dessert ini sangat menarik untuk diulik. Puyo memiliki sebuah website khusus berisi informasi penting seputar produk dan cara pembeliannya. Info yang sifatnya fixed nampaknya membuat website sengaja didesain dalam bentuk statis.

Meski begitu, website Puyo didesain dengan sangat apik. Terdapat banyak animasi dan kombinasi warna-warna terang dan playful. Ornamen macam ini memperjelas segmen pasar yang ditarget, yaitu perempuan dan anak-anak. 

Selain desain yang ciamik, tak lupa Puyo menyediakan opsi pembelian jumlah banyak di websitenya. Di menu Event Packages, Puyo mempermudah Anda melakukan pembelian untuk lebih dari 100 pcs pudding. 

Terdapat formulir khusus yang bisa Anda isi untuk pembelian sejumlah tersebut. Cara ini juga bisa dipakai untuk mengumpulkan leads dan data pelanggan. Strategi yang sama bisa Anda pakai di website resto atau cafe Anda. Cerdas, bukan?

puyo blog

Selain itu, Puyo Desserts juga berhasil mengeksekusi content marketing lewat blog. Terdapat lima kategori konten utama yang diangkat, yaitu Puyo Peduli, Puyo Updates, Lifestyle, Wellness, dan People. 

Melalui keempat kategori konten tersebut, Puyo bisa menunjukkan sisi lain yang lebih humanis. Misalnya dengan Puyo Peduli dan Puyo Updates, brand ini ingin memperlihatkan bahwa Puyo juga punya kepedulian terhadap pelestarian lingkungan atau konservasi alam.

Sedangkan ketiga kategori lain sifatnya lebih keseharian. Ketiga kategori tersebut memuat konten-konten inspiratif seperti profil, tips, dan rekomendasi bacaan. Format blog macam ini bisa Anda tiru. Terutama, jika Anda ada di segmen bisnis kuliner yang sehat.

Strategi Digital Marketing ala Puyo Dessert:

  • Buat website untuk menampung informasi penting resto/cafe Anda;
  • Permudah pembelian dengan menyediakan opsi “pesan banyak” di website;
  • Sediakan formulir pemesanan yang merangkap fungsi untuk mengumpulkan data pelanggan;
  • Buat konten informatif dan inspiratif untuk diakses pengunjung;
  • Tampilkan konten-konten seputar corporate social responsibility untuk tunjukkan sisi humanis.

Space Roastery

space roastery website

Space Coffee Roastery merupakan tempat penyangraian kopi di daerah Yogyakarta. Awalnya, Space menjual biji kopi hasil sangrainya secara online. Hingga lambat laun banyak orang berkunjung untuk langsung mencicip kopi yang dijual. Baru dari sanalah, Space menambahkan meja dan kursi layaknya sebuah cafe. 

Brand F&B ini dirintis oleh William Christiansen dan Elvan Wenas. Kebiasaan keduanya menyesap kopi ketika berkuliah di luar negeri, membuatnya bertanya-tanya mengapa kopi berkualitas sulit sekali mereka temukan di tanah air. Padahal, jelas sudah Indonesia adalah sumbernya segala macam varietas kopi.

Dari pengalaman kedua lelaki itu, mantaplah mereka memulai Space Coffee Roastery. Lewat brand ini, mereka berusaha menyajikan kualitas terbaik dari biji kopi Indonesia.

space roastery di halaman google

Kalau soal digital marketing, Space Coffee Roastery bisa dibilang sudah maju dari teman-teman sejawatnya. Coba lihat cuplikan halaman pencarian di atas. Kata kunci “Space Roastery” sudah berisi iklan paid search, website, dan akun Instagram. Di sebelah kanan halaman juga terdapat snippet berisi informasi lengkap soal Space.

space coffee roastery toko online

Website Space memiliki desain yang amat simpel. Halaman depannya sekaligus berfungsi sebagai galeri foto. Terdapat lima buah foto yang masing-masing menggambarkan proses sangrai kopi, lokasi tampak depan, proses cupping, ceri kopi, hingga ambience tempat.

Sisanya, website kedai kopi ini fokus dipakai untuk menjual biji kopi, alat peracik, serta merchandise. Tampilan website yang simpel tak jadi masalah karena kekuatan Space ada di desain dan branding.

Untuk menjaga website tetap simpel, Space Coffee Roastery mengalihkan content marketing ke akun Instagram. Di sana, Anda bisa temukan foto-foto menarik serta cerita di balik bisnis kopi. Mulai dari awal mula berdirinya Space, proses kontrol kualitas kopi, hingga fakta unik seputar kegiatan minum kopi. 

Memakai Instagram sebagai media bercerita bisa jadi alternatif lain dari blog. Kalau Anda tak menyukai hal terlalu teknis, cara ini bisa dicoba. Namun, sebagai gantinya, Anda perlu mencari elemen unik lain untuk menarik target audiens ke website. 

Strategi Digital Marketing ala Space Roastery:

  • Jadikan website sebagai toko online untuk menjual produk, alat-alat membuat kopi, dan merchandise;
  • Sediakan halaman Contact Us yang memuat formulir untuk mengumpulkan data calon pelanggan atau leads;
  • Tampilkan copywriting dan foto menarik di Instagram;
  • Daftarkan bisnis ke platform Google Bisnisku untuk dapatkan snippet di halaman pencarian;
  • Pasang iklan lewat Google Ads untuk dapatkan trafik tambahan dari paid search.

Sate Ratu

sate ratu website

Sate Ratu merupakan salah satu tujuan kuliner yang terkenal di Jogja. Tempat makan satu ini masuk dalam 100 besar BEKRAF Food Startup Indonesia pada tahun 2018. Selain itu, Satu Rate juga menempati posisi ke-22 dalam ajang Bango Penerus Warisan Kuliner.

Menu unggulan Sate Ratu, yaitu Sate Merah dibuat dari daging ayam yang direndam bumbu selama tiga jam. Bumbunya sendiri merupakan hasil eksperimen bumbu ala Banjarmasin dan Lombok. Meski warnanya merah menyala dan nampak pedas, ternyata rasanya tidak sepedas yang terlihat. Bahkan, rasa pedas Sate Merah masuk di lidah wisatawan dari 79 negara.

menu sate ratu

Strategi pemasaran restoran ala Sate Ratu tak bisa dibilang setengah-setengah. Untuk sebuah resto yang menyajikan menu rumahan, promosi online-nya sangat menjanjikan. 

Sate Ratu memiliki sebuah website dengan tampilan satu halaman. Di dalamnya, terdapat slider berisi berbagai foto menarik seputar restoran. Baru di bawahnya, terdapat foto makanan andalan dengan tampilan yang amat menggugah selera. 

Tak lupa, Sate Ratu menampilkan daftar asal negara pengunjungnya. Nampaknya, inilah nilai unik yang berusaha di jual Sate Ratu. Sebab, poin inilah yang konsisten ditampilkan. Baik di website maupun di sosial media, restoran ini rajin mengupdate info soal asal negara pengunjungnya.

Tak cuma itu saja. Sate Ratu juga mengadopsi inbound marketing dalam strategi pemasarannya. Menggunakan daftar negara yang dipunya, ia membuat artikel blog berisi informasi menarik seputar negara tersebut. Adanya artikel blog membantu website untuk mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian Google.

blog sate ratu

Strategi Digital Marketing ala Sate Ratu:

  • Pakai media sosial dan platform digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas;
  • Jadikan website sebagai buku menu yang mengundang selera pengunjung;
  • Buat blog untuk memuat artikel bermanfaat sekaligus menyebar keyword demi SEO;
  • Selalu aktif di media sosial untuk update informasi seputar restoran.

Kesimpulan

Akhirnya sampai juga penghujung panduan digital marketing untuk restoran. Lewat artikel ini Anda sudah dapatkan alasan menerapkan digital marketing, cara-cara menjalankan digital marketing, hingga contoh penerapan digital marketing.

Kalau Anda tertarik untuk langsung menjajal strategi pemasaran ini, cobalah mulai dengan membuat website khusus untuk bisnis kuliner. Anda bisa coba paket hosting murah Niagahoster dengan garansi 30 hari uang kembali, gratis SSL, dan customer support 24 jam.

Jadi, tunggu apalagi? #BuildSuccessOnline bareng Niagahoster. Pelanggan Anda saja sudah online, masa Anda belum?

3
Imas Indra A detail-oriented and innovative writer. She developed her creative talent and expertise after years of practice in journalism, academic research, essay writing, and blogging. Currently in Niagahoster, she boosted more people to #BuildSuccessOnline using SEO and content marketing strategies. When it comes to writing, her goal is to make complex topics enjoyable.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − 2 =