Salmaa Awwaabiin Dedicate herself to writing and sharing about Digital Marketing, SEO and WordPress.

15+ Tips Memulai Belajar Pemrograman Bagi Pemula

8 min read

tips memulai belajar pemrograman bagi pemula

Belajar pemrograman semakin digemari banyak orang, termasuk yang melakukannya secara mandiri tanpa memiliki latar belakang IT. Namun, agar dapat mencapai hasil yang maksimal, tentu cara belajar yang dilakukan harus tepat, bukan?

Nah, jika Anda sedang mulai belajar pemrograman, Anda mungkin bertanya: bagaimana cara belajar bahasa pemrograman dengan baik? Apa yang harus dilakukan sebagai langkah awal? Dan apa saja yang harus dipersiapkan?

Di artikel ini, kami akan menjawab pertanyaan tersebut. Setidaknya ada 15+ tips belajar pemrograman dasar yang bermanfaat untuk Anda. Sudah tidak sabar untuk mengetahui tips-tipsnya kan? Simak sampai akhir, ya!

15+ Tips Belajar Pemrograman Dasar

1. Tentukan Tujuan Anda

Tips belajar pemrograman yang pertama adalah menentukan tujuan dalam belajar pemrograman. Apakah Anda sekedar ingin mengetahui dasar pemrograman, atau menjadi programmer profesional?

Menentukan tujuan sangat penting untuk memastikan bahwa Anda bersemangat dan tekun dalam menjalani proses belajar tersebut. 

Boris Paillard seorang founder sekaligus CEO dari Le Wagon pernah mengatakan: “You will get lose without concrete goals”

Tujuan inilah yang nantinya akan membantu Anda untuk berkembang. Maksudnya, dengan menentukan tujuan, Anda bisa mengatur ke arah mana Anda akan belajar. 

2. Belajar Bahasa Pemrograman yang Mudah Dulu

Saat ini, ada banyak bahasa pemrograman. Namun, bukan berarti Anda harus mempelajari semuanya sekaligus ya. Bagi pemula, sebaiknya mulailah dengan bahasa pemrograman yang mudah.

Tips belajar pemrograman ini sesuai dengan pernyataan Richard Eng. Developer SmallTalk (bahasa pemrograman OOP) ini pernah mengatakan:

“Wherever possible, always choose the simpler programming language. More complex languages increase the cognitive load on your brain.”

belajar bahasa pemrograman yang mudah terlebih dahulu

Memulai dengan bahasa pemrograman yang mudah akan mengurangi beban belajar Anda sebagai pemula. 

Katakanlah, Anda ingin belajar web development. Anda bisa memulainya dengan belajar HTML. Sebab, HTML merupakan bahasa markup untuk membangun kerangka sebuah website.

Jika sudah menguasai HTML dengan baik, Anda bisa melanjutkan dengan belajar CSS untuk mempercantik tampilan website dan Javascript untuk membuat website lebih interaktif.

3. Pelajari Aplikasi Pendukung Belajar Pemrograman

Ketika belajar pemrograman, Anda membutuhkan berbagai aplikasi pendukung seperti text editor, browser, hingga server. Nah, agar proses belajar dapat berjalan dengan baik, kuasai aplikasi tersebut dengan baik.

Inilah tips penting yang pernah disampaikan oleh Peter Nexey, CEO Copyin Limited:

“Beginners learn just enough of their tools to get by. To become an intermediate or expert developer, you need to know your tools cold. Learn all of the features, menus, and context menus.”

Maksudnya, apapun aplikasi yang Anda gunakan, pelajarilah secara keseluruhan. Sebab, memanfaatkan fitur dari aplikasi dengan tepat bisa membantu Anda mendapatkan hasil yang optimal. Artinya, akan semakin memudahkan proses belajar Anda.

4. Mulailah dengan Membuat Program yang Sederhana

Sebagai pemula, Anda mungkin baru bisa membuat program yang sederhana. Namun, tak perlu berkecil hati. Justru inilah langkah yang tepat. 

Kenapa demikian? Sebab dengan berhasil membuat program sederhana, Anda jadi tahu kemampuan Anda. Kemudian, dapat mengembangkannya hingga mampu membuat program yang jauh lebih kompleks seiring proses belajar.

Penemu Facebook, Mark Zuckerberg juga memiliki pendapat yang sama:

“I didn’t start off as a warning to learn all of computer science or try to master this discipline or anything like that. I just started off because i wanted to do this one simple thing. I want to make something simple that was fun for myself and my sisters.”

Nah, dengan membuat program yang mudah di awal, Anda akan berkembang seiring proses belajar yang dilakukan. Misalnya, membuat website yang sederhana dulu lalu mulai melengkapinya dengan berbagai fitur yang fungsional dan desain yang menarik. 

5. Perbanyak Latihan

Pernah mendengarkan ungkapan “Practice makes perfect”? Ungkapan ini juga berlaku bagi Anda yang ingin belajar coding.. Seringnya latihan coding akan membuat keterampilan pemrograman Anda meningkat.

Banyak programmer hebat yang menerapkan tips ini dalam dunia pemrograman. Salah satunya, Chris Prakoso. Founder dan Chief Editor dari  Moblivious and ToGeekToBeTrue ini mengatakan: 

“Practice makes perfect, or at least gives you the experience and expertise.”

Latihan akan membuat Anda memiliki banyak pengalaman serta keahlian. Nah, pertanyaannya sekarang, bagaimana cara melakukannya?

Anda bisa mengunjungi beberapa website yang menyediakan kode pemrograman dan mengikuti tutorial yang diberikan. Selanjutnya, lakukan perubahan kode untuk mendapatkan hasil berbeda sesuai yang Anda inginkan. Dengan cara ini, Anda akan mengetahui pola coding sesuai bahasa pemrograman yang dipelajari.

Nantinya, Anda akan lebih mampu melakukan coding sendiri untuk membuat program atau mengembangkan website sesuai dengan pengalaman yang Anda miliki. 

6. Jangan Malas Melakukan Tes 

Dalam belajar coding, programmer tidak hanya menulis kode yang tepat. Namun, Anda juga perlu melakukan uji coba program tersebut. Tujuannya, untuk mengetahui kualitas programnya dan menemukan beberapa kesalahan untuk diperbaiki.

Peter Mourfield, CFO Tax Slayer juga pernah mengatakan hal berikut :

“One piece of advice that every developer should keep in mind is that making unit testing an integrated part of how they write code puts them in full control of the quality of the code they develop. Unit testing shouldn’t be something that happens once the developer has finished writing the code. Unit testing should be tightly integrated into the process of writing code.”

jangan malas untuk melakukan testing

Nah, pada tahap ini pula, Anda bisa melihat apa yang kurang dari program Anda dan  mengembangkannya sesuai kebutuhan.

7. Belajar dari Kesalahan 

Dalam tahap belajar, tak ada salahnya untuk berbuat kesalahan. Baik saat coding maupun saat merancang program. Justru dengan adanya kesalahan tersebut, Anda bisa belajar lebih banyak mengenali program yang dibuat dan mengatasi adanya bug.

Hal ini pun yang diterapkan oleh Zach Brunke, co-Founder HM Bradley :

Every programmer writes code that does not work at some time or another, but getting to the root of the problem starts with reading the error messages well and listening to what they tell you.”

Lalu, bagaimana jika Anda berbuat kesalahan saat belajar coding? 

terkadang memang harus belajar dari kesalahan

Sebaiknya, Anda lakukan pengecekan informasi berdasarkan error yang muncul. Jika Anda tidak memahami error tersebut, lakukan googling untuk mendapat informasi. Nah, jangan lupa untuk mencatat setiap kesalahan agar tidak terulang di kemudian hari.

8. Tingkatkan Skill Googling 

Steve Klabnik,  penulis buku The Rust Programming Language pernah berkata bahwa Googling dan Coding merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

A lot of beginners under-appreciate the degree which googling things is a part of a programmer’s job. Sometimes my job is more about knowing how to search for something than it is actually programming.” 

untuk belajar pemrograman, skill googling perlu ditingkatkan

Dengan memiliki skill googling, tentu saja akan lebih banyak hal baru yang bisa dipelajari tentang coding. Dari mulai mengetahui cara-cara membuat program hingga mengatasi error pada program.

Kemampuan googling memang skill wajib yang perlu Anda miliki. Sebab, perubahan dunia programming sangat dinamis sehingga penting untuk mengetahui update informasi.

9. Ikuti Perkembangan Teknologi

Belajar pemrograman tak kenal kata berhenti. Apalagi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah. Untuk itu, Anda perlu terus mengikuti perkembangannya.

Hal ini disampaikan oleh Lars Knoll, CTO The Qt Company:

“Developers must be willing to read up, improve, develop their skills and educate themselves about new developments and technologies on a daily basis.”

Nah pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara mengikuti perkembangan tersebut?

Terus mengikuti berita seputar teknologi bisa menjadi salah satu caranya. Tak hanya itu, Anda juga bisa update informasi melalui blog sesuai bidang pemrograman yang dipelajari. 

Jika itu semua belum cukup, Anda bisa bergabung dengan komunitas pemrograman. Biasanya, informasi yang berasal dari komunitas-komunitas cenderung lebih kekinian dari temuan pengguna.

10. Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris

Sebagian besar informasi tentang coding itu dalam bahasa Inggris. Jika menguasai bahasa inggris, Anda akan semakin mudah memahami segala informasi mengenai coding. Untuk itu, sembari belajar pemrograman, Anda juga perlu mengasah kemampuan bahasa Inggris.

Hal ini pula yang disampaikan oleh Sandika Galih, Pemilik Youtube Web Programming UNPAS:

“Tidak bisa dipungkiri bahwa semua teknologi sumber utamanya masih dalam bahasa Inggris. Jadi sembari belajar coding, kalian juga perlu mengasah kemampuan bahasa Inggris”

Sebagai contoh, beberapa situs belajar coding yang tersedia, menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantarnya. Contohnya, CodeAcademy.

Code Academy, situs berbahasa inggris untuk belajar coding

Memang saat ini sudah ada bantuan dari Google Translate untuk menerjemahkan. Namun, prosesnya jauh lebih efektif jika Anda memahami bahasa Inggris, bukan? 

11. Gunakan Gaya Belajar Anda Sendiri 

Gaya belajar  setiap orang berbeda-beda. Hal itu juga berlaku saat Anda belajar coding. Maka dari itu, Anda harus menemukan gaya belajar yang Anda senangi.

Hal itulah yang disampaikan oleh Michael Dell:

“Don’t do something because someone told you to, find something you really love doing.” 

Lalu bagaimana cara menemukan gaya belajar sendiri? 

Anda perlu menemukan gaya belajar sendiri

Anda bisa coba memulainya dengan menemukan kenyamanan saat belajar. Misalnya, jika gaya belajar Anda mendengarkan, belajar melalui Podcast, YouTube, hingga webinar bisa menjadi pilihan. Namun, jika gaya belajar Anda membaca, belajar melalui e-book, blog, hingga buku merupakan solusi yang tepat.

Lalu, bagaimana jika Anda merupakan tipe learning by doing? Jangan khawatir, Anda bisa mempraktekkannya langsung dengan mencari mentor. Selain itu, Anda juga bisa bergabung dengan komunitas-komunitas dengan anggota para programmer yang bisa sharing ilmu dengan Anda. 

12. Fokus pada Satu Kegiatan Belajar

Belajar pemrograman merupakan hal yang kompleks, karena kadang mencakup beberapa bahasa sekaligus. Tak jarang saat belajar satu bidang pemrograman, diperlukan pemahaman bahasa lainnya.

Namun, hal itu bukan berarti bahwa Anda harus menguasai semuanya dalam satu waktu, kan? Aturlah jadwal dengan baik untuk belajar dengan bertahap. Sebagai pemula, Anda harus bersabar dulu dengan fokus di satu kegiatan terlebih dahulu.

Hal ini yang dilakukan oleh Steve Klabnik:

“Whenever I’m trying to learn how to do new stuff, or if I have a project where I’d have to figure out how to do a lot of things, I try to just pick a particular task and attack that.”

Lalu, bagaimana cara menerapkannya?

Anda bisa menyelesaikan satu project sebelum beralih ke project lainnya. Sebagai contoh, jika  Anda sedang belajar web development, pelajari hingga berhasil membuat sebuah web sederhana. Kemudian, Anda bisa melanjutkan dengan mengembangkan aplikasi mobile. 

13. Jadilah Kreatif 

Coding memang punya aturannya sendiri, tapi bukan berarti itu menghambat kreativitas Anda. Saat Anda menghadapi masalah dan solusi biasa tidak bisa mengatasinya, disinilah kreativitas Anda dibutuhkan.

Hal inilah yang diungkapkan oleh Jonathan Babad, Senior Director of Information and Technologies di VOXX International Corporation

“One of the common characteristics of developers is that they are tightly bound to their code, development style and choice of tools. I should know, as I’ve been one myself for 20 years. While a good thing at times, it can also be detrimental if developers are unable to be open-minded to their own shortcomings. This can lead to buggy applications, poor coding practices and skill erosion”

Oleh karena, jadilah kreatif dalam mengembangkan program Anda sendiri. Sebagai contoh, Anda membatasi penggunaan tool atau style coding. Akibatnya, kode yang dihasilkan justru memiliki banyak celah (bug). 

Nah, dengan terus kreatif mencari solusinya, bukan tidak mungkin program yang Anda buat justru akan lebih baik, stabil dan aman.

14. Jangan Pernah Menyerah

Saat belajar coding, tak jarang Anda akan menemukan masalah. Bahkan saat Anda sedang berusaha menyelesaikannya, bisa saja muncul masalah baru. Jika hal itu terjadi, maka jangan putus asa terlebih dahulu.

Sebaiknya, Anda tetap bersemangat. Cari solusi dari masalah tersebut dan jangan pernah menyerah.

Hal ini pula yang terjadi pada Steve Klabnik:

“That comes in with learning, too, where things are extremely hard at the beginning and eventually they get easier because you worked at them for a long time.”

Masalah dalam coding sering tidak bisa diselesaikan saat itu juga. Anda mungkin perlu belajar bahasa lain, menggunakan teknik berbeda, atau bahkan mencari bantuan dari beberapa mentor. Apapun itu, dengan berusaha keras tanpa menyerah, hasil belajar bahasa pemrograman Anda akan jauh lebih baik.

15. Temukan Teman Seperjuangan

Kegiatan coding akan lebih banyak Anda lakukan sendiri. Namun, menemukan teman seperjuangan dapat memberikan manfaat.

Pertama, Anda bisa mendiskusikan program yang sedang dikembangkan. Kedua, Anda bisa meminta bantuan saat tidak menemukan solusi dari permasalahan coding. Ketiga, teman seperjuangan juga bisa memberi masukkan pada program yang telah dibuat. 

Hal ini pula yang disampaikan oleh Steve Klabnik:

“Programming is actually a really social activity. I would not be as good of a programmer as I am now if I didn’t have their help—each of my friends are good at certain areas so whenever I have a problem, I know which friend to ask. I also help them out in return when they have a problem.”

Dengan memiliki teman seperjuangan, Anda juga bisa berlatih membuat project bersama. Sebab, di dunia programming, kolaborasi adalah hal yang wajar untuk menyelesaikan project dengan baik dan tepat waktu.

16. Bergabung dengan Komunitas

Sebagai programmer pemula, sebaiknya Anda bergabung dengan komunitas pemrograman. Selain mendapat teman, bergabung dengan komunitas membuat Anda sharing ilmu dengan programmer lainnya.

Hal ini pula yang disampaikan oleh Charlie Robbins, Direktur Teknik di GoDaddy:

“Exchanging ideas and learning new things from your community can help avoid burnout” 

bergabung dengan komunitas untuk sharing ilmu

Anda bisa bergabung ke komunitas offline atau online sesuai dengan bidang yang dipelajari. Keseruan berbagi informasi ini bisa Anda dapatkan di Facebook, WA atau media lainnya. Tentu saja hal ini akan membuat Anda terus bersemangat. Pasalnya banyak pihak yang akan membantu Anda.

Beberapa komunitas yang bisa Anda ikuti antara lain :

Sudah Siap untuk Belajar Pemrograman Dasar?

Wah, ternyata banyak juga ya tips belajar pemrograman bagi pemula? 

Kami sudah membagikan tips belajar pemrograman dari para ahli yang bisa Anda ikuti, yaitu:

  • Memulai dengan menentukan tujuan belajar
  • Memilih belajar bahasa pemrograman yang mudah
  • Mempelajari aplikasi pendukung belajar 
  • Memulainya dengan membuat program sederhana
  • Terus memperbanyak latihan
  • Tidak malas melakukan testing
  • Selalu belajar dari kesalahan coding yang dibuat
  • Meningkatkan keahlian googling
  • Aktif untuk mengikuti perkembangan teknologi
  • Menerapkan gaya belajar yang disukai
  • Fokus pada satu kegiatan belajar saja
  • Berusaha terus kreatif dalam coding
  • Tidak mudah  menyerah jika menemui kendala
  • Mencari teman seperjuangan untuk mendukung proses belajar
  • Bergabung dengan komunitas untuk sharing ilmu coding terbaru

Semoga tips-tips di atas bisa membantu Anda untuk memulai belajar pemrograman. Jangan ragu untuk ciptakan program terbaik Anda seiring pembelajaran.

Nah, sudah semakin mantap untuk belajar programmer dasar?

Salmaa Awwaabiin Dedicate herself to writing and sharing about Digital Marketing, SEO and WordPress.
[{"code":""
[{"code":""
"label":"Coba Lagi"
"label":"Coba Lagi"
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING50"
{"code":"HOSTING50"
"label":"Extra Diskon 50rb "
"label":"Extra Diskon 50rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"HOSTING20"
{"code":"HOSTING20"
"label":"Extra Diskon 20rb "
"label":"Extra Diskon 20rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"HOSTING100"
{"code":"HOSTING100"
"label":"Extra Diskon 100rb "
"label":"Extra Diskon 100rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":""
{"code":""
"label":"Belum Beruntung"
"label":"Belum Beruntung"
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING20"
{"code":"HOSTING20"
"label":"Extra Diskon 20rb "
"label":"Extra Diskon 20rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":""
{"code":""
"label":"Coba Lagi"
"label":"Coba Lagi"
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING50"
{"code":"HOSTING50"
"label":"Extra Diskon 50rb "
"label":"Extra Diskon 50rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"HOSTING20"
{"code":"HOSTING20"
"label":"Extra Diskon 20rb "
"label":"Extra Diskon 20rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"FREESHIPPING"
{"code":"FREESHIPPING"
"label":"Coba Lagi"
"label":"Coba Lagi"
"win":false}
"win":false}
{"code":""
{"code":""
"label":"Sedikit Lagi! "
"label":"Sedikit Lagi! "
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING50"
{"code":"HOSTING50"
"label":"Extra Diskon 50rb "
"label":"Extra Diskon 50rb "
"win":true}]
"win":true}]