Abd. Wahab SEO Content Writer at Niagahoster

Panduan Belajar Pemrograman Web Bagi Pemula

10 min read

featured image artikel web programming

Anda tertarik untuk belajar web programming tapi bingung harus mulai dari mana? Tenang saja! Di artikel ini, kami akan mengajak Anda menyimak panduan lengkap belajar pemrograman web.

Anda dapat mengenal apa itu web programming, bahasa pemrograman web, tahapan belajar, situs belajar, hingga tips belajar pemrograman web yang efektif.  

Penasaran? Yuk, simak artikel lengkapnya!

Apa itu Pemrograman Web?

Pemrograman web atau web programming adalah proses mengkomunikasikan perintah pada komputer untuk membangun suatu program berbasis website agar dapat diakses menggunakan internet.

Jika diumpamakan, web programming itu seperti arsitek yang merancang sebuah rumah. Tukang bangunan dengan segala alat dan bahannya adalah komputer. Lalu rumah adalah program atau website yang berhasil dibangun. 

Sama seperti arsitek, seorang yang melakukan web programming perlu merancang website, membangunnya, dan memastikan agar website dapat dihuni atau dikunjungi oleh siapa saja. 

Nah, web programming merupakan salah satu bidang yang kini banyak diminati dan dibutuhkan. Bahkan profesi ini diperkirakan akan bertumbuh 23 persen mulai dari tahun 2021 hingga 2031. 

Nah, untuk itu Anda perlu belajar pemrograman web. Tapi apa sih manfaat belajar web programming?

5 Manfaat Belajar Web Programming

Berikut manfaat belajar web programming yang bisa Anda dapatkan:

  • Menunjang Karir – Kemampuan web programing adalah hal yang banyak dicari saat ini, dan diprediksi akan terus semakin dibutuhkan. Diproyeksikan sekitar 21,800 lowongan kerja dibuka, rata-rata, setiap tahunnya dalam satu dekade. Oleh karena itu, jika Anda belajar pemrograman web, maka Anda memiliki kesempatan pertumbuhan karir yang lebih cerah. 
  • Melatih Ketelitian – Setiap bahasa yang digunakan untuk web programming memiliki sintaks dan aturan penulisan kode masing-masing. Nah, agar program yang Anda buat dapat berjalan, maka Anda harus teliti menerapkan sintaks tersebut. Dengan begitu, ketika Anda terbiasa menulis kode, maka pada saat bersamaan Anda juga sedang melatih ketelitian.
  • Mengasah Pola Pikir – Kemampuan berpikir sistematis dan problem solving juga akan semakin tajam jika Anda belajar pemrograman web. Alasannya, karena ketika membuat program, Anda harus menyusun kode sesuai urutannya. Bahkan, ketika terjadi error, Anda harus segera mengatasi permasalahan tersebut.
  • Mengembangkan Kreativitas – Sekalipun web programming lebih dikenal sebagai pengetahuan teknis, tapi dalam pemrograman web, justru kemampuan kreatif sangat diperlukan. Karena, kemampuan menulis kode, merancang program, dan menyelesaikan masalah pada program, tidak selamanya bisa dilakukan dengan rumus. Oleh karena itu, ketika Anda membuat sebuah program, maka kreativitas Anda juga akan semakin berkembang.  
  • Mendapatkan Gaji Tinggi – Proses belajar web programming yang panjang sebanding dengan pendapatan yang bisa dihasilkan jika Anda bekerja sebagai programmer. Contohnya, di Indonesia, pendapatan rata-ratanya yaitu mulai  Rp4-40 juta/bulan

6+ Bahasa Pemrograman Web yang Sering Digunakan

Bahasa pemrograman adalah alat komunikasi yang digunakan programmer untuk memberikan instruksi kepada komputer. Tujuannya, agar dapat membuat program sesuai perintah yang dituliskan. Nah, untuk membangun sebuah website, berikut bahasa web programming yang dapat Anda gunakan: 

1. Java

Java adalah bahasa pemrograman website yang dikenal memiliki fleksibilitas untuk dapat digunakan pada banyak platform. Sesuai mottonya, “write once, run anywhere”, Java memungkinkan pengguna untuk cukup sekali menuliskan kode dan langsung dapat menjalankannya pada platform berbeda. 

Sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 1995, Java termasuk salah satu bahasa web programming yang banyak digunakan. Bahkan, sejumlah perusahaan besar seperti Yahoo!, LinkedIn, Spotify mengembangkan websitenya menggunakan Java.

Meskipun begitu, untuk menggunakan Java, Anda membutuhkan kapasitas penyimpanan yang banyak. Karena, penulisan kode pada Java cenderung membutuhkan beberapa baris kode untuk menuliskan perintah sederhana. Akibatnya, Java menggunakan terlalu banyak memori ketika dijalankan.

2. Python

Python adalah bahasa yang dapat digunakan untuk banyak tujuan. Selain sebagai bahasa pemrograman web, Python juga dapat digunakan untuk menganalisis data, hingga machine learning.

Sebagai bahasa pemrograman website, Python termasuk bahasa tingkat tinggi karena dibuat lebih mudah seperti bahasa manusia. Kemudahan ini salah satu yang membuatnya banyak digunakan.

3. Javascript

JavaScript adalah bahasa pemrograman web yang banyak digunakan untuk membuat website menjadi lebih interaktif dan dinamis. Misalnya, Anda dapat menggunakannya untuk membuat animasi, popup notifikasi, slideshow foto, dan konten dinamis lainnya.

Hal yang membuatnya berbeda dengan bahasa web programming lainnya karena JavaScript dapat bekerja melalui web browser. 

Hanya saja, menggunakan JavaScript membutuhkan ketelitian tinggi. Karena, aturan penulisan kode bahasa web programming ini lebih ketat daripada bahasa lainnya.

4. PHP

PHP adalah bahasa pemrograman web yang bekerja pada bagian server. PHP digunakan untuk menghubungkan konten, database, dan browser untuk menampilkan website di internet. 

Sebagai bahasa web programming, PHP dapat digunakan bersama bahasa lain seperti HTML, CSS, JavaScript. Bahkan, PHP juga memiliki framework Laravel yang dapat memungkinkan pengguna untuk membangun website dengan cepat menggunakan pola model-view-controller.

5. SQL dan MySQL

SQL dan MySQL adalah dua program yang bekerja khusus untuk data. Oleh karena itu, SQL dan MySQL banyak digunakan ketika melakukan pemrograman web. 

Dalam web programming, MySQL digunakan untuk menyimpan, mengelola, memodifikasi, dan bahkan menghapus data yang sudah disimpan secara terorganisir. Sedangkan, SQL adalah bahasa web programming yang digunakan sebatas untuk melakukan kueri dan pengelolaan sistem database.

6. HTML dan CSS

Sekalipun tidak termasuk dalam bahasa pemrograman web, tetapi HTML dan CSS adalah bahasa dasar yang digunakan untuk membangun sebuah website. 

HTML dan CSS digunakan dalam website development pada bagian front-end. Keduanya memiliki fungsi yang saling melengkapi. HTML berfungsi untuk menyusun struktur dan kerangka suatu halaman website. Lalu CSS untuk mendesain tampilan halaman website.

7 Tahapan Belajar Web Programming

Belajar web programming cukup mudah jika Anda mengetahui tahapan belajarnya. Untuk itu, kami akan membagikan tahap-tahap belajar pemrograman web yang dapat Anda terapkan. Berikut langkah selengkapnya:

1. HTML

Fondasi dari belajar web programming adalah HTML atau Hypertext Markup Language. Sesuai namanya, dapat diartikan bahwa HTML adalah bahasa markup yang digunakan untuk membuat halaman website. 

Pada HTML, Anda akan belajar menyusun kerangka dan struktur halaman website, tata letak, dan elemen pada halaman website, yang terdiri dari header, footer, text, link, gambar, dan tabel.

2. CSS

Setelah membangun kerangka halaman website Anda menggunakan HTML, Anda tentu ingin memperindah tampilannya. Oleh karena itu, mempelajari CSS adalah tahapan berikutnya. 

CSS atau Cascading Style Sheet berfungsi untuk mengatur tampilan konten website Anda. Misalnya, mengatur warna font, warna background, font style atau font size. 

3. PHP

Setelah menguasai HTML dan CSS, maka tahapan berikutnya adalah mempelajari PHP atau Hypertext Preprocessor.

PHP adalah bahasa pemrograman web yang digunakan untuk mengembangkan website. PHP bekerja pada bagian server untuk berinteraksi dengan database. Tapi menariknya, PHP dapat disematkan ke dalam HTML. Dengan begitu, Anda dapat menggunakan PHP untuk membuat website jadi lebih interaktif.

Sederhananya, cara kerja PHP seperti ini; Ia akan memanggil konten website Anda yang tersimpan pada database, lalu memberikannya web browser untuk ditampilkan sebagai halaman website. 

4. MySQL

Berikutnya, Anda perlu mempelajari MySQL untuk belajar web programming. MySQL adalah aplikasi manajemen database yang menggunakan perintah dasar SQL. 

Tujuan Anda mempelajari MySQL yaitu untuk memahami cara kerja dan manajemen database, mengetahui cara merancang struktur data, hingga mengoperasikan database dalam pembuatan program.  

Misalnya, jika Anda membuat sebuah program website, maka Anda tentu akan mengambil atau mengatur data Anda yang tersimpan di database. Nah, untuk itu, Anda akan membutuhkan MySQL untuk mengelola data website Anda antara komputer dengan database pada server. 

5. JavaScript

Setelah tahu cara membuat halaman website, mendesain style halaman, selanjutnya, mempelajari cara menambah fungsi halaman website menggunakan JavaScript.

JavaScript adalah bahasa pemrograman web yang banyak digunakan untuk membuat website lebih interaktif. Misalnya, jika Anda ingin menampilkan slideshow foto, gambar animasi, notifikasi popup, atau konten bergerak lainnya.

6. Library

Tahapan selanjutnya adalah memahami Library. Dalam web programming, Library dikenal sebagai kumpulan kode atau potongan kode yang dapat digunakan kembali, digabungkan, atau diuji coba untuk membantu kita melakukan pengembangan pada website. 

Nah, untuk belajar menghadirkan animasi atau efek tertentu pada website, Anda dapat menggunakan Library. Misalnya, dengan menggunakan jQuery, ReactJS, dan sebagainya.

7. Framework

Bagi banyak pengguna, Framework dan Library sering dianggap sama. Padahal, keduanya berbeda. Framework adalah fitur suatu bahasa pemrograman web yang digunakan dalam web programming untuk memudahkan pembuatan program berdasarkan kerangka yang sudah tersedia. Framework ini terdiri dari Library, API, Compiller, dan program pendukung lainnya.

Tujuan Anda mempelajari Framework adalah untuk membantu Anda membuat program secara lebih cepat dan terstruktur. 

Nah, ada banyak jenis framework yang dapat Anda pelajari. Misalnya, framework JavaScript, framework CSS atau framework PHP

10 Rekomendasi Situs Untuk Belajar Web Programming 

Setelah mengetahui tahapan belajar web programming, Anda pasti membutuhkan tempat belajar. Misalnya dengan mengikuti kuliah, bootcamp, atau belajar secara online. Menariknya, tersedia banyak situs untuk belajar web programming yang dapat Anda akses. Berikut pilihan selengkapnya: 

1. W3Schools

belajar web programming di situs w3school

W3School merupakan situs edukasi yang berfokus untuk web developer. Materi-materi yang disajikan mencakup segala aspek pengembangan web. Mulai dari yang dasar hingga tingkat lanjut. Misalnya, HTML, CSS, JavaScript, PHP, SQL, Phyton, Framework Bootstrap, jQuery, dan sebagainya. 

Menariknya, Anda dapat mengakses semua materi secara gratis. Bahkan, Anda dapat mempraktikkan langsung membuat website dengan fitur compiler online yang tersedia. 

2. Codecademy

belajar pemrograman web di situs codecademy

Codecademy awalnya dimulai sebagai klub programming Universitas Columbia sebelum berkembang menjadi situs kursus online coding yang populer. 

Di situs ini, Anda dapat mempelajari 12 jenis bahasa web programming. Mulai dari HTML, CSS, JavaScript, Java, dan seterusnya.

Selain itu, Anda juga dapat memilih materi-materi sesuai dengan tujuan belajar Anda. Misalnya, jika Anda belajar untuk tujuan karir, maka Anda dapat memilih paket kursus khusus untuk pengembangan karir. 

3. freeCodeCamp

belajarpemrograman web gratis di situs freecodecamp

Sesuai namanya, Anda pasti sudah bisa menebak kalau freeCodeCamp adalah situs belajar coding gratis.

Di situs ini, Anda dapat belajar pemrograman web melalui kursus online. Caranya, Anda dapat memilih subjek pelajaran atau bisa juga langsung mengikuti proyek pemrograman. Bahkan, Anda juga dapat mengikuti latihan persiapan wawancara jika ingin menjadi developer. 

Menariknya lagi, materi-materi ini disajikan secara interaktif. Anda akan diminta langsung mempraktikkan membuat program website sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Misalnya, praktik membuat desain website yang responsive menggunakan HTML dan CSS. Dengan begitu, Anda dapat dengan cepat belajar pemrograman web.

4. Udacity

situs kursus online udacity untuk belajar web programming

Udacity merupakan situs kursus online untuk belajar hal-hal yang terkait dengan teknologi. Seperti data analytics, software, hingga programming dan web development.

Setiap kursus terbagi-bagi sesuai dengan fokusnya. Untuk belajar pemrograman web, Anda dapat memilih kursus yang disajikan oleh The School of Programming & Development. 

Di situs ini, Anda akan menemukan materi-materi yang telah disesuaikan dengan tujuan belajarnya. Misalnya, untuk menjadi Front End Web Developer, Fullstack Web Developer, dan lain sebagainya.

5. CSS Diner

situs belajar pemrograman web css diner

CSS Diner dapat Anda gunakan untuk belajar CSS secara interaktif. Pada situs ini, Anda tidak akan mendapatkan teori mengenai CSS, tetapi langsung mempraktikkannya. 

Menariknya, cara belajarnya tersaji dalam bentuk permainan yang terdiri dari 32 level. Pada setiap level, Anda akan diminta untuk memasukkan kode CSS sesuai dengan instruksi pada permainannya. Jika Anda kesulitan, Anda dapat mengklik “Help, I’m stuck!”, kemudian Anda akan mendapatkan penjelasan singkat cara melewati permainannya.

6. The Odin Project

the odin project adalah situs belajar web programming gratis bagi pemula

The Odin Project adalah situs belajar gratis bagi pemula yang ingin menjadi web developer. Pada situs ini, Anda akan mempelajari materi-materi web programming yang telah diatur pada kurikulum secara terstruktur. 

Jika Anda baru memulai, Anda diwajibkan mengikuti program Course Foundation terlebih dahulu. Pada program ini, Anda akan mempelajari dasar-dasar HTML, CSS, JavaScript, Framework, dan materi khusus pengembangan mindset. Setelah menyelesaikan tahap dasar, Anda dapat memilih untuk lanjut ke Full Stack Ruby on Rails untuk mempelajari backend, atau Full Stack JavaScript untuk mempelajari front-end.

7. Codewars

belajar pemrograman web di situs codewars

Jika Anda membutuhkan cara belajar web programming yang menantang, maka Anda boleh mencoba Codewars. Situs ini cocok digunakan jika Anda ingin menguji kemampuan penulisan kode Anda. 

Menariknya, agar bisa mendaftar atau login di situs ini, Anda harus menyelesaikan tantangan dasar terlebih dahulu. Anda akan diminta memperbaiki suatu struktur kode menggunakan bahasa web programming yang Anda kuasai. Misalnya, Phyton, Java, C, JavaScript, dan banyak lagi.

8. Codepolitan

codepolitan adalah situs belajar pemrograman web berbahasa indonesia

Jika Anda ingin mencari situs belajar pemrograman web berbahasa Indonesia, Anda dapat memilih Codepolitan. Apalagi, jika Anda ingin berkarir sebagai web developer. Karena di situs ini, sudah tersedia paket kursus belajar menjadi Full Stack Web Developer. 

Materinya pun sudah terstruktur. Mulai dari panduan dasar, pendalaman bahasa web programming, dan ditutup dengan mengerjakan tugas proyek. 

9. CodinGame

belajar web programming sambil bermain di situs codingame

Butuh belajar pemrograman web sambil bermain? Silakan mencoba CodinGame

Di situs ini, Anda akan diminta untuk menyelesaikan tantangan berupa pertarungan. Caranya, Anda akan diminta menulis barisan kode atau coding sesuai dengan instruksi permainannya. 

Menariknya, sebelum bermain, Anda dapat memilih salah satu dari 25 bahasa pemrograman web yang dapat Anda gunakan sebagai “senjata permainan” Anda. 

10. Code Avengers

situs code avengers untuk belajar pemrograman web

Code Avengers adalah situs belajar pemrograman web yang mengajarkan HTML, CSS, JavaScript, dan Python. 

Situs ini dapat digunakan untuk pengajaran di sekolah dan anak-anak. Kelasnya terdiri dari tiga jenis, yaitu:

  • Junior: kelas junior ditujukan bagi anak-anak usia 5-14 tahun
  • Pro: ditujukan bagi pemula yang sudah berusia 15 tahun ke atas
  • Educator: ditujukan bagi guru yang ingin melakukan pengajaran bagi murid-muridnya. 

7 Tips Belajar Web Programming Lebih Efektif

Anda sudah tahu tahapan belajar web programming dan situs pendukungnya. Sekalipun begitu, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara belajar yang efektif. Berikut tips belajar pemrograman web yang dapat Anda praktikkan:

1. Menentukan Tujuan Belajar

Tujuan belajar web programming sebaiknya Anda tentukan terlebih dahulu. Hal ini untuk membuat langkah belajar Anda menjadi efektif. Apakah Anda belajar untuk hobi, untuk tugas, atau lebih lanjut lagi untuk pekerjaan. 

Nah, misalnya Anda ingin bekerja sebagai seorang web developer. Maka Anda juga perlu memiliki tujuan yang jelas, apakah Anda ingin berkarir sebagai front-end, back-end, atau fullstack. Karena ketiga jenis ini, memiliki lingkup kerja yang berbeda.

Front-end akan bekerja pada bagian tampilan dan desain website. Kemudian, back-end akan bertanggung jawab menangani server, database, dan semua yang berhubungan dengan bagian belakang website. Lalu full stack adalah web programmer yang dapat bekerja pada dua sisi ini sekaligus.

2. Memilih Bahasa Pemrograman 

Jika Anda memahami tujuan belajar, maka Anda akan lebih mudah untuk memilih bahasa pemrograman website yang akan dipelajari. Sebaiknya, bahasa yang Anda pilih adalah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. 

  • Front-end web programmer: perlu mempelajari HTML, CSS, JavaScript, Angular, ReactJS, dan sebagainya.
  • Back-end web programmer: perlu menguasai bahasa web programming yang berhubungan dengan database atau server. Misalnya, PHP, Java, MySQL, C#, dan sebagainya. 

Nah, dengan begitu, Anda dapat berfokus untuk mempelajari dan menguasai bahasa pemrograman web sesuai tujuan belajar Anda. Setelah itu, Anda dapat mempelajari bahasa lainnya jika ingin mengembangkan skill Anda.

3. Membuat Jadwal Belajar

Konsistensi dan kebiasaan adalah cara untuk menjaga semangat belajar Anda. Untuk itu, Anda perlu membuat jadwal belajar. Anda dapat menyediakan waktu belajar antara 1 hingga 4 jam sehari. 

Selain itu, Anda juga dapat mengikuti kelas belajar pemrograman web atau belajar bersama teman. Karena, hal tersebut dapat membantu Anda lebih disiplin dengan jadwal belajar Anda. Dan bahkan, dengan mengikuti kelas, Anda juga dapat lebih semangat untuk belajar. 

4. Memahami Konsep Dasar

Konsep dasar yang dimaksud adalah pengetahuan umum dalam lingkup web programing. Misalnya, Anda dapat mempelajari apa itu programmer, apa saja daftar kode warna HTML, perbedaan programming dan coding, hingga hal-hal spesifik seperti teori dasar bahasa pemrograman, struktur data, algoritma dan sebagainya.

5. Membaca Buku dan Mempraktikannya

Anda sudah memilih bahasa pemrograman dan mempelajari konsep-konsep dasar.  Nah, untuk memperdalam pemahaman Anda, ada beberapa buku pemrograman yang penting untuk Anda baca:

Buku untuk pemahaman dasar

  • The Pragmatic Programmer: Your Journey to Mastery (Andrew Hunt & David Thomas)
  • Structure and Interpretation of Computer Program (Harold Abelson, Gerald Jay Sussman, dan Julie Sussman) 
  • Code Complete: A Practical Handbook of Software Construction (Steve McConnel)
  • Clean Code: A Handbook of Agile Software Craftsmanship (Robert C. Martin)
  • Introduction to Algorithms (Thomas H. Cormen, Charles E. Leiserson, Ronald L. Rivest, dan Clifford Stein)

Buku untuk berkarir sebagai programmer

  • Peopleware: Productive Projects and Teams (Tom DeMarco, Tim Lister)
  • Rapid Development: Taming Wild Software Schedules (Steve McConnel)
  • The Self-Taught Programmer: The Definitive Guide to Programming Professionally (Cory Althoff)

Buku untuk menguasai bahasa pemrograman website

  • HTML & CSS: Design and Build Websites (Jon Duckett)
  • Learning Web Design: A Beginners’s Guide to HTML, CSS, JavaScript, and Web Graphics (Jennifer Robbins)
  • You Don’t Know JS Yet: Get Started (Kyle Simpson)
  • Effective Java (Joshua Bloch)
  • Head First PHP & MySQL: A Brain Friendly Guide (Lynn Beighley, Michael Morrison)
  • Python Crash Course: A Hands-On, Project-Based introduction to Programming (Eric Matthes)
  • SQL Queries for Mere Mortals: A Hands-On Guide to Data Manipulation in SQL (John L. Viescas, Michael J. Hernandez)

Selain itu, Anda juga mesti tahu bahwa belajar web programing adalah mempelajari ilmu teknis. Makanya, selain membaca, Anda juga perlu untuk mempraktikkan setiap materi yang Anda pelajari. Tujuannya, selain membuat cara belajar Anda lebih efektif, juga untuk membuat pemahaman Anda semakin kuat.

6. Membuat Portofolio

Setelah Anda belajar web programming, maka membuat portofolio adalah hal yang penting bagi Anda. Kenapa?

Karena, melalui portofolio, Anda dapat menampilkan proyek atau pekerjaan web programing yang pernah Anda lakukan. Bahkan, portofolio dapat membantu Anda mendapatkan pekerjaan sebagai programmer web. Baik itu pekerjaan freelance maupun pekerjaan tetap pada suatu perusahaan.

Oleh karena itu, membuat portofolio sebagai web programmer adalah hal yang tidak boleh Anda lupakan. Nah, untuk itu, Anda perlu menggunakan hosting yang memiliki sumberdaya yang terdedikasi. Sehingga, sesuai untuk digunakan programmer. Misalnya menggunakan cloud hosting atau VPS

Sudah Siap Belajar Pemrograman Web?

Sekarang Anda sudah tahu bahwa pemrograman web atau web programming adalah proses merancang dan membangun suatu program website yang dapat diakses.

Anda juga sudah tahu bahwa belajar pemrograman web memberikan banyak manfaat menarik untuk Anda. Misalnya, peluang untuk berkarir yang lebih luas maupun mendapatkan penghasilan yang menjanjikan.

Nah, sekarang saatnya bagi Anda untuk belajar web programming sesuai tips dan tahapan yang telah kami jelaskan. Kemudian bangun karir pemrograman web melalui portofolio yang ciamik!

Jangan lupa pilih hosting berkualitas untuk  membangun portofolio proyek web programming Anda. Di Niagahoster Anda dapat menggunakan VPS jika  membutuhkan hosting yang fleksibel.

Bukan hanya itu, dengan menggunakan VPS, Anda akan mendapatkan akses root ke server. Dengan begitu, Anda memiliki kontrol penuh terhadap server Anda. 

Bahkan, Anda juga akan mendapatkan sumberdaya yang terdedikasi. Dengan begitu, Anda dapat mengelola banyak akun hosting dan membangun banyak website, tanpa terganggu pengguna lain. 

Tunggu apa lagi? Yuk, onlinekan portofolio Anda sekarang!

Abd. Wahab SEO Content Writer at Niagahoster

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *