Imas Indra A detail-oriented and innovative writer. She developed her creative talent and expertise after years of practice in journalism, academic research, essay writing, and blogging. Currently in Niagahoster, she boosted more people to #BuildSuccessOnline using SEO and content marketing strategies. When it comes to writing, her goal is to make complex topics enjoyable.

Apa itu Webinar? Pengertian, Manfaat dan Cara Membuatnya!

8 min read

Featured Image Strategi Community Marketing untuk Menciptakan Konsumen Loyal di Masa Pandemi

Dunia bisnis online itu keras. Itulah mengapa Anda harus rutin mencari strategi bisnis yang tepat agar bisa terus mengungguli kompetitor. Nah, salah satu strategi promosi bisnis yang saat ini cukup populer adalah webinar. Tapi… apa itu webinar?

Selain itu, apakah webinar adalah strategi yang cocok untuk Anda coba? Dan sebetulnya apa sih manfaat webinar untuk bisnis Anda?

Semua pertanyaan tersebut akan kami jawab di artikel ini. Karena kita akan membahas secara lengkap tentang apa itu webinar, lengkap dengan manfaat, jenis, dan cara membuatnya. Penasaran, kan? Yuk simak selengkapnya!

Apa itu Webinar?

Webinar adalah singkatan dari web seminar, yaitu format acara yang berlangsung online dan dihadiri juga secara online. Dengan format ini, siapa saja bisa membuat acara talkshow, seminar, diskusi, dan workshop hanya berbekal kamera dan koneksi internet.

Salah satu cara efektif dalam strategi marketing adalah melaksanakan webinar. Mengapa demikian? Sebab, Anda bisa membuat audiens merasa dekat dengan komunikasi yang personal dan interaktif. Di saat yang sama, Anda juga melakukannya dengan banyak orang.

Karena alasan itu pula, Niagahoster kerap menggelar webinar. Salah satunya adalah rangkaian Niagahoster Virtual Summit yang memuat enam sesi talkshow dengan beragam tema. Mulai dari keamanan WordPress, strategi content marketing, desain website, hingga customer service. 

contoh webinar virtual summit

Manfaat Webinar yang Perlu Anda Ketahui

Selain strategi marketing yang tepat sasaran, ada manfaat lain yang akan Anda dapat melalui webinar. Beberapa manfaat webinar adalah:

Manfaat Webinar Bagi Pemilik Bisnis

  • Meningkatkan brand awareness bisnis Anda. Webinar adalah medium yang tepat untuk menceritakan keunggulan bisnis Anda. Lewat medium yang sama Anda dapat menyediakan info dan tips bermanfaat untuk pelanggan.
  • Menyajikan nilai lebih di mata (calon) pelanggan. Seperti halnya freebies berbentuk ebook maupun checklist, webinar adalah metode yang oke untuk mengedukasi pelanggan. Semakin banyak orang merasakan manfaat dari brand, semakin mereka juga engage dan merasa butuh 
  • Menjaring saran dan feedback. Berbekal seabrek fitur interaktif seperti chat, poll, survei, test, dan integrasi ke Twitter, Anda bisa langsung mengetahui apa yang diinginkan audiens.
  • Menunjukkan image lebih ahli dibanding kompetitor. Sama seperti blog di website, webinar akan menunjukkan seberapa pengetahuan dan kapabilitas Anda. Hal inilah yang kemudian membuat Anda nampak lebih serius dan ahli di bidangnya.
  • Mengumpulkan leads. Sama halnya seperti email marketing, webinar bisa dipakai untuk mengumpulkan nama dan alamat email (calon) pelanggan potensial. Cara ini memudahkan Anda ketika ingin mengirimkan info promosi ke mereka.
  • Menghemat waktu dan biaya promosi. Membuat event offline itu mahal. Ada banyak hal teknis yang perlu disiapkan. Sudah begitu, belum tentu juga event offline lebih berhasil. Kalau Anda budget promosi sedang cekak, webinar adalah solusi yang tepat untuk promosi yang lebih efisien.
banner panduan digital marketing

Manfaat Webinar Bagi Audiens

  • Mendapat ilmu tambahan. Inilah manfaat terbesar webinar bagi audiens. Sebab, Anda akan mendapatkan banyak ilmu dari narasumber yang tentunya ahli dan berpengalaman di bidangnya.
  • Hemat biaya. Berbeda dari seminar offline yang mengharuskan datang ke tempat, webinar bisa diikuti dari rumah. Hal ini tentu saja hemat bensin ataupun uang makan. Selain itu, biaya ikut webinar juga biasanya lebih murah daripada seminar.
  • Sangat fleksibel. Anda bisa mengikuti webinar dari manapun sesuka Anda. Entah itu tempat tidur, ruang tamu, atau cafe. Bebas!
  • Mendapat e-sertifikat. Sama dengan seminar offline, webinar juga biasanya memberikan audiens e-sertifikat. Sertifikat online ini akan dikirimkan melalui email dan tentu saja cukup berguna menambah portofolio Anda.
  • Bisa berinteraksi dengan banyak orang. Melalui webinar, Anda bisa terhubung dan berinteraksi dengan orang-orang dari Sabang sampai Merauke. Bahkan, dari seluruh dunia sekalipun.

3 Jenis Webinar Paling Populer untuk Bisnis Online

Baiklah. Anda sudah punya gambaran soal apa itu webinar dan manfaat webinar. Akan tetapi, bagaimana jenis webinar yang tepat? 

Di bagian ini, Anda akan berkenalan dengan tiga jenis webinar, yaitu

  1. Webinar khusus untuk mengumpulkan lead
  2. Webinar berbayar
  3. Serial webinar.

Di antara ketiga opsi di atas, Anda bisa pilih format yang paling sesuai dengan segmen bisnis Anda. Mari kita bahas satu per satu:

1. Webinar untuk Mengumpulkan Lead (The Lead-Generation) 

webinar global marketing day 2019 semrush

Apa itu webinar khusus lead generation? Jelas seperti namanya, tipe webinar satu ini fokus dipakai untuk mengumpulkan lead. Caranya dengan membuat sebuah konten yang tersedia secara gratis. Tapi, audiens yang ingin mengaksesnya hanya perlu memberikan nama dan alamat email saja.

Melalui strategi ini, Anda bisa memaksimalkan upaya promosi ke target pasar yang menjanjikan. Sebab, orang-orang yang menonton webinar adalah calon pelanggan yang memang berminat serius dengan topik yang Anda tawarkan. Ibaratnya, Anda tinggal menyentil mereka agar menjadi pelanggan Anda.

2. Webinar Berbayar (Kursus Singkat)

website Udemy

Arti webinar satu ini tergambar jelas dari namanya, yaitu webinar yang dibuat untuk dijual. Karena itu, Anda perlu benar-benar menyiapkan konten lengkap, berkualitas, dan bermanfaat. Sebab kalau tidak, Anda bisa kalah saing dengan content creator yang menyediakan konten gratisan.

Anda juga wajib melakukan langkah ekstra. Lengkapi sesi webinar Anda dengan materi tambahan dalam bentuk slides, worksheet, checklist, modul ataupun Q&A.

3. Serial Webinar (Webinar Series)

Apa itu webinar serial? Sesuai dengan namanya, jenis webinar yang satu ini berbentuk serial. Jadi, Anda membuat beberapa episode webinar dari topik-topik yang saling berhubungan.

Kalau Anda berjualan produk atau layanan, Anda bisa membuat serial webinar untuk mendapatkan leads dari calon pelanggan. Buatlah webinar yang berisi tips menggunakan produk secara efektif. Apa malah, Anda bisa membuat webinar khusus pelatihan dan sertifikasi yang masih berhubungan dengan produk. 

Baca Juga : Cara Jualan Online Tanpa Ribet

Seperti halnya yang dilakukan Niagahoster. Secara rutin, Niagahoster menyelenggarakan webinar dengan berbagai topik seputar bisnis online. Mulai dari affiliate marketing, SEO, video marketing, branding, dan lainnya.

contoh webinar niagahoster event discussion

Kalau Anda ingin fokus menjual webinar, bolehlah Anda contoh The Advanced Selfie University dari Sorelle Amore. Bukan isi kontennya, melainkan bagaimana ia menampilkan webinar itu sendiri. 

Dalam program kursus itu, Sorelle menyediakan 42 modul materi. Baik dalam bentuk video maupun downloadable content. Di tiap modul tersebut, Sorelle membahas hal-hal detail seputar mengambil foto diri. Mulai dari persiapan, belajar penggunaan kamera, berpose, mengenal personal branding, dan yang lainnya.

apa itu webinar - contoh webinar

Cara Merencanakan dan Mempersiapkan Webinar

Apa itu webinar kalau tanpa persiapan matang? Makanya, pastikan Anda menjalankan 10 langkah di bawah sebelum menjalankan webinar.

1. Tentukan topik dan tujuan webinar

Sebelum membahas hal yang terlalu teknis, hal pertama yang perlu Anda persiapkan dalam membuat webinar adalah topik dan tujuan membuat webinarnya. Dengan menentukan kedua hal ini di awal, Anda akan terbantu untuk mendesain sesi webinar dengan lebih tepat.

Setelah ketemu topik dan tujuan webinar, lanjutkan dengan menjawab dua pertanyaan selanjutnya. Pertama, siapa audiens yang Anda sasar? Lalu kedua, berapa lama sesi webinar akan berlangsung?

Jika perlu coba lakukan riset dengan menonton webinar lainnya. Sebisa mungkin, carilah webinar yang memiliki topik serupa yang ingin Anda angkat. Dengan begitu, Anda punya benchmark bagaimana seharusnya mengeksekusi webinar.

2. Buat tim untuk mempersiapkan webinar

Membuat webinar sendirian adalah hal berisiko. Maka dari itu, cobalah buat tim untuk proyek webinar Anda. Tak perlu tim besar, yang penting ada orang-orang yang terbagi mengerjakan ketiga hal ini:

  • Koordinator. Koordinator bertugas mengurus hal-hal di belakang layar proyek webinar. Mulai dari merencanakan topik, memilih pembicara, mendesain strategi promosi, membuka form registrasi, sampai dengan membuka acara webinar.
  • Pembicara. Pembicara adalah orang yang bertanggung jawab atas kualitas konten webinar. Ia harus betul-betul menguasai konten dan menyampaikannya dengan baik.
  • Asisten. Ada tiga peran sekaligus yang bisa dilakukan seorang (atau lebih) asisten. Pertama, asisten bisa memastikan hal teknis berjalan lancar selama webinar. Ia bisa memberi tahu semisal suara tak terdengar atau video mati. Kedua, memberi pancingan pertanyaan dalam sesi tanya jawab. Ketiga, melakukan riset dan mencari jawaban untuk memudahkan pembicara menjawab pertanyaan.

Dengan pembagian tugas yang jelas, kecil kemungkinan Anda akan menemui blunder ketika sesi webinar berlangsung. 

3. Tentukan format acara di webinar

Setelah mendetailkan job description, kini saatnya memilih format acara webinar. Ada empat format yang umum dipakai ketika membuat acara:

  • Pembicara tunggal ─ Format ini menghadirkan satu pembicara saja dalam sebuah sesi. Pembicara ini bertanggung jawab memandu keseluruhan acara.
  • Talkshow atau wawancara ─ Format acara ini menghadirkan satu pewawancara dan satu pembicara. Dengan format macam ini, audiens dapat melihat berbagai sudut pandang dan pengalaman pembicara.
  • Diskusi panel ─ Format ini menghadirkan banyak pembicara dengan bantuan satu orang moderator. Ada banyak sudut pandang yang bisa dieksplor ketika Anda menggunakan format ini.
  • Interaktif ─ Webinar interaktif sering kali berisi latihan bersama atau sesi tanya jawab. Format ini akan sangat efektif jika diikuti oleh peserta dalam jumlah terbatas. Kualitas sesi webinar juga akan sangat bergantung dari pertanyaan dan interaksi peserta ketika sesi berlangsung.

4. Adakan rapat dengan tim dan pembicara

Setelah menentukan format, ada baiknya untuk mengadakan rapat besar. Terutama untuk membahas hal-hal yang berhubungan dengan konten webinar.

Diskusikan ke pembicara. Pertanyaan apa saja yang baiknya dilempar dalam webinar? Berapa waktu yang dibutuhkan untuk membahas suatu topik? Lalu, tentu saja, kapan pembicara menyetor modul atau slide materi?

5. Persiapkan materi pendukung untuk webinar

Langkah selanjutnya tentu mempersiapkan materi webinar. Kalau materi tersebut disiapkan pembicara, Anda tinggal menyuntingnya sedikit dan memberinya sentuhan dekorasi. Supaya mudah ketika mendesainnya, Anda bisa gunakan salah satu marketing tools.

Setidaknya ada empat hal yang harus masuk dalam slides:

  • Petunjuk teknis untuk mengikuti sesi webinar. Slide ini akan memudahkan audiens yang baru pertama kali mengikuti webinar agar tidak kebingungan.
  • Berisi CV atau perkenalan singkat dari pembicara. Tak hanya memuat nama tetapi asal organisasi, jabatan, pencapaian, serta portofolio singkat.
  • Slide memuat agenda dan topik-topik yang akan dibahas di webinar.
  • Slide utama berisi materi yang dipaparkan saat sesi.

Di samping slides, akan lebih bagus kalau Anda juga menyediakan materi tambahan. Checklist, modul, worksheet, audio, transkrip, atau apapun boleh sekali untuk diikutsertakan. Canva adalah salah satu tempat dengan referensi melimpah.

6. Pilih software untuk webinar

Ada begitu banyak pilihan software untuk menyelenggarakan webinar. Misalnya saja seperti Zoom, EverWebinar, Livestream, WebEx, dan lain sebagainya.

Manapun software yang Anda pilih, pastikan agar software tersebut menjawab kebutuhan Anda. Pastikan berapa banyak peserta yang dapat diakomodasi software, fitur apa saja yang ditawarkan, apakah software menyediakan opsi simpan sesi webinar, dan harga software.

7. Persiapkan semua peralatan pendukung

Siapkan semua peralatan yang mendukung webinar. Mulai dari ruangan yang tertutup dan kondusif, headphone dan mic, kabel colokan, dan koneksi internet yang stabil.

8. Lakukan gladi resik

Bukan cuma event offline yang butuh gladi resik, webinar pun juga. Bahkan, agenda gladi resik harus dijadikan agenda wajib sebelum webinar betul-betul dilakukan. Sebab, webinar memiliki banyak elemen teknis yang harus dipastikan agar berjalan lancar.

Supaya gladi resik Anda berjalan efektif dan efisien, pastikan Anda melakukan hal-hal berikut:

  • Periksa semua perlengkapan pendukung. Apakah headphone dan mic dapat digunakan? Apakah kabel colokan cukup panjang? Apakah laptop dan browsernya tidak crash?
  • Perkenalkan cara menggunakan software webinar ke pembicara. Pastikan pembicara mengerti betul bagaimana mengoperasikan software.
  • Lakukan gladi resik layaknya melakukan webinar live. Buat sesi webinar terbatas khusus untuk simulasi. Lakukan evaluasi berhubungan dengan hal teknis dan juga konten. Apakah urutan konten sudah betul? Bagaimana tempo penyampaian konten? Apakah alokasi waktu untuk webinar cukup?

Hanya lewat persiapan inilah, Anda betul-betul bisa mengurangi kemungkinan masalah teknis ketika menyelenggarakan webinar.

9. Buat halaman pendaftaran

Setelah semua persiapan teknis dan konten siap, lanjutkan dengan membuat halaman pendaftaran. Kalau ingin sederhana saja, Anda bisa membuat Google form di WordPress. Cara ini lebih praktis dan menghemat waktu.

Cuma kalau Anda ingin lebih maksimal nan profesional, tak ada salahnya untuk membuat landing page khusus. Agar lebih mudah, Anda boleh gunakan page builder Elementor.

10. Promosikan webinar

Persiapan hampir selesai. Kini, Anda tinggal gencar-gencarkan promosi webinar. Ada beberapa opsi yang bisa dilakukan untuk promosi ini:

  • Buat artikel blog berhubungan dengan topik di webinar. Artikel blog adalah medium tepat untuk menjelaskan mengapa topik yang dibahas di webinar amatlah penting.
  • Promosikan via sosial media. Pastikan semua sosmed yang Anda gunakan dipakai untuk mempromosikan webinar. Ajak teman dan kolega untuk membagikan konten promosinya. Jika perlu, pasang Facebook Ads dan Instagram Ads juga.
  • Promosikan via newsletter. Lewat medium ini Anda bisa menjangkau pelanggan dengan cara yang personal. Untuk membuat newsletter jempolan, gunakan platform Mailchimp.
  • Pasang iklan online. Cara ini tak berlebihan kok. Apalagi kalau Anda punya konten super berkualitas dan ingin memaksimalkan jumlah audiens. Cari tahu panduan memasang iklan online melalui → Tutorial Google AdWords (Google Ads) Lengkap untuk Pemula.

Jika memungkinkan, lakukan semua cara promosi di atas. Tapi kalau tenaga Anda terbatas, cukup promosikan webinar via sosmed dan pasang iklan di Google.

Bagaimana Cara Membuat Webinar yang Menarik?

Kalau Anda lakukan semua persiapan membuat webinar, Anda harusnya tak perlu khawatir ketika live webinar. Tapi, untuk berjaga-jaga saja, kami beri sedikit tips menjalankan webinar.

1. Mulai tepat waktu

Memang ada semacam “aturan tak tertulis” untuk membuat molor waktu pelaksanaan event. Tapi tolong jangan ikuti aturan macam itu di webinar Anda. Hal itu hanya akan membahayakan reputasi usaha Anda. Belum lagi, ada kemungkinan audiens yang berminat menonton kabur dari sesi webinar.

2. Curi perhatian audiens saat webinar berlangsung

Basa-basi ramah itu diperbolehkan. Tapi jangan sampai Anda membuang-buang waktu penonton. Kalau begitu kasusnya, penonton mudah saja beranjak dari sesi webinar Anda.

Karenanya, curilah perhatian audiens di awal sesi. Ceritakan mengapa sesi webinar sangatlah penting dan bermanfaat. Berikan jaminan kalau sesi webinar akan menjawab permasalahan mereka.

3. Siapkan pertanyaan untuk sesi tanya jawab

Ada baiknya Anda buat pertanyaan untuk sesi tanya jawab. Jaga-jaga saja kalau ternyata audiens tak terlalu aktif bertanya. Cara ini juga bisa dilakukan untuk mengarahkan diskusi dan menjaga agar sesi webinar bisa berkualitas.

4. Go with the flow

Anda memang bisa menyiapkan semuanya agar webinar berjalan lancar. Namun, kadang kala, rencana tak berjalan sebagaimana mestinya. Selalu ada kemungkinan untuk error. Entah itu masalah listrik, koneksi internet, atau masalah teknis di gadget.

Kalau itu terjadi, tak perlu panik. Selesaikan masalah dengan tenang. Go with the flow. 

Yuk Manfaatkan Webinar untuk Kesuksesan Bisnis Anda!

Kini Anda sudah tahu apa itu webinar, kan? Intinya, webinar adalah medium yang tepat untuk berkomunikasi secara personal dengan (calon) pelanggan. Di samping itu, Anda juga mendapatkan seabrek manfaat webinar. Dari leads, reputasi, insight dari pelanggan, sampai dengan potongan biaya promosi.

Untuk melengkapi teknik marketing yang satu ini, ada baiknya kalau Anda juga membuat website. Sebab:

  • Anda bisa mempromosikan webinar secara lebih leluasa di website.
  • Anda bisa juga menyimpan file webinar dan menampilkannya di website.

Belum lagi, ada seabrek hal yang bisa dilakukan dengan website. Contohnya, Anda bisa membuat toko online yang buka 24 jam. Sehingga, bisnis Anda akan lebih mudah dijangkau pembeli lewat Google. Itulah mengapa website kerap disebut sebagai salah satu kunci sukses bisnis online.

Ingin membangun website berkualitas dengan harga terjangkau? Yuk cek halaman utama Niagahoster dan halaman promo Niagahoster untuk dapatkan harga terbaik untuk membuat website.

Baca Juga: Virtual Event: Cara Memanfaatkannya untuk Menjaring Potensial Klien

Imas Indra A detail-oriented and innovative writer. She developed her creative talent and expertise after years of practice in journalism, academic research, essay writing, and blogging. Currently in Niagahoster, she boosted more people to #BuildSuccessOnline using SEO and content marketing strategies. When it comes to writing, her goal is to make complex topics enjoyable.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *