Naning Nur Wijayanti A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.

Apa Itu Vlogger: Pengertian, Tugas, dan Tips Awali Karirnya!

7 min read

tips menjadi vlogger

Tahukah Anda bahwa 44% pengguna internet di seluruh dunia menonton vlog setiap bulannya? Hal itu tentu tidak lepas dari menjamurnya para vlogger. Tingginya peminat konten audio-visual inilah yang menjadikan profesi ini sebagai pekerjaan yang sangat menarik. Baik dari segi popularitas, fleksibilitas, dan pastinya penghasilan.

Bagi Anda yang berencana atau baru mulai berkecimpung di dunia vlogging, terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Misalnya, memahami apa itu vlogger, seperti apa pekerjaannya, serta tips menjadi vlogger. 

Semuanya dapat Anda temukan di artikel ini. Jadi, mari bersiap menjadi vlogger!

Apa Itu Vlogger?

Vlogger adalah seorang yang membuat dan mengunggah konten vlog di berbagai platform seperti YouTube, TikTok, Instagram, dan sejenisnya. Vlogger sendiri merupakan singkatan dari video blogger. Namun, alih-alih mengupload karyanya dalam bentuk tulisan seperti yang dilakukan blogger, konten yang dibuat vlogger adalah dalam bentuk video.

Menjadi vlogger adalah contoh bisnis digital yang sedang populer dan sangat diminati, terlebih oleh kaum milenial dan gen z. Karena biasanya profesi ini tidak terikat pada suatu perusahaan tertentu atau independen.

Selain itu, beberapa keuntungan karir vlogger adalah:

  • Fleksibel. Bisa membuat konten video di manapun, kapanpun, dan dengan siapapun;
  • Ide konten tak terbatas. Terdapat banyak konsep vlog yang bisa dicoba oleh vlogger. Misalnya, travel vlogger, food vlogger, makeup vlogger, dll;
  • Modal minim. Vlogger hanya memerlukan beberapa tools penunjang seperti kamera, aplikasi edit video, dll;
  • Penghasilan menjanjikan. Memungkinkan mendapat pemasukan dari beberapa channel sekaligus. Seperti YouTube Ads, endorsement, menjual merchandise, dll.

Kini, Anda sudah memahami apa itu vlogger. Lantas, apakah cara vlogger bekerja hanya rekam-edit-upload saja? Tentu tidak … Simak tugas vlogger yang akan kami bahas di bagian selanjutnya, yuk!

Tugas Vlogger

Ternyata tugas vlogger tidak sekadar membuat konten saja, lho.. Banyak tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan video blog, di antaranya:

  1. Mencari topik yang bisa dijadikan ide konten.
  2. Menulis script atau storyboard
  3. Shooting, mengedit, dan mengupload konten
  4. Mengelola akun yang digunakan untuk mempublikasikan konten sekaligus mempromosikannya.
  5. Meninjau traffic konten dengan analytics tools
  6. Melakukan evaluasi strategi marketing yang telah dilakukan.

Nah, sudah paham apa itu vlogger beserta tugasnya, ‘kan? Di bawah ini kami akan membahas tips-tips yang bisa Anda terapkan supaya bisa menjadi pembuat video blog yang sukses. Scroll lagi, yuk!

10 Tips Menjadi Vlogger

Sebagai pemula yang terjun ke dunia vlogging, tentunya Anda harus tahu dulu cara membuat vlog. Lalu, Anda bisa menerapkan beberapa tips yang akan kami bahas di bagian ini supaya jalan karir Anda semakin mulus.

Sebab, meski menjadi pembuat video blog terlihat gampang, tapi yang harus dilakukan bukan sesimpel membuat konten-edit-upload YouTube saja, lho. Inilah beberapa tips menjadi vlogger yang dapat Anda lakukan saat akan berkecimpung di dunia vlogging:

1. Dalami Niche Konten

Saat sudah menentukan niche market atau topik yang ingin Anda bahas, maka sebisa mungkin jadilah yang paling tahu

Sebagai contoh, niche yang Anda pilih adalah review gadget. Berarti yang harus Anda lakukan adalah riset mendalam dan belajar sebanyak-banyaknya tentang hal tersebut. Misalnya, tipe-tipe gadget, spesifikasi gadget, dll. 

Anda juga harus up to date dengan isu-isu krusial atau hal-hal penting tentang niche tersebut. Seperti teknologi gadget terbaru, merek gadget yang terbaru, dll. 

Hal ini sangat berguna saat Anda menulis skrip konten berkualitas. Karena memahami betul tentang niche atau topik, maka Anda dapat merangkai kata-kata yang informatif dalam skrip video Anda.

salah satu tugas vlogger adalah menulis skrip vlog agar video berjalan lancar

Sebisa mungkin tulis skrip video yang terstruktur dan memiliki alur. Misalnya, dengan kalimat pembuka yang berisi sapaan, informasi atau isi konten, hingga penutup. Ya, seperti tulisan saja.

Jangan sampai informasi yang Anda berikan salah, ya. Akibatnya fatal, lho. Bisa jadi Anda kehilangan viewers atau bahkan menimbulkan kontroversi.

2. Latihan Berbicara di Depan Kamera

tips menjadi vlogger adalah latihan take video

Mengawali karir menjadi vlogger adalah hal yang tidak mudah. Sebab, Anda harus fasih bicara di depan kamera. Untuk itu, sebaiknya Anda mempelajari komunikasi dan public speaking yang baik.

Tidak perlu belajar secara mendalam sampai membuang waktu, kok. Yang harus Anda perhatikan adalah intonasi suara, kecepatan berbicara, mimik wajah, dll.

Saat pertama kali take video, mungkin akan terasa sedikit canggung. Maka, cobalah berlatih di depan cermin. Dengan cara ini, Anda dapat melatih gaya bicara seperti apa yang cocok Anda gunakan.

3. Pelajari Strategi Marketing

Tidak ingin kan kalau vlog sepi penonton? Mempelajari strategi marketing adalah salah satu yang wajib Anda lakukan.

seorang pembuat vlog harus mempelajari strategi marketing agar vlog lebih ramai

Tujuannya, agar vlog Anda dapat menarik lebih banyak viewers. Bukan hanya dari channel YouTube. Sehingga kemungkinan jumlah viewers Anda juga meningkat.

Setidaknya, ada tiga jenis marketing yang harus Anda pahami, yaitu: 

  • Social Media Marketing. Memanfaatkan media sosial lainnya untuk mempromosikan vlog. Caranya dapat dengan menautkan link langsung ke channel Anda;
  • Content Marketing. Membuat dan mengupload konten vlog secara konsisten dengan niche yang relevan. Tujuannya, agar viewers menjadi subscriber dan menonton video Anda sampai habis (beserta iklannya);
  • Video Marketing. Vlog yang bertujuan untuk marketing dan menarik viewers menjadi pembeli. Biasanya dilakukan saat ada endorsement. Misalnya, format video review, unboxing, talkshow, dll.

Ketiga jenis marketing diatas dapat Anda pelajari seiring berjalannya waktu. Nah, yang paling penting adalah mempromosikan video Anda dengan efektif. Jadi, Anda bisa mendapatkan uang dari vlog!

4. Buat Vlog yang Berkualitas

apa itu vlogger? Vlogger merupakan profesi yang mengharuskan seseorang menguasai teknik pengambilan dan editing video

Video blog yang berkualitas bukan hanya skrip yang informatif, kamera yang canggih, gambar yang bersih, dan lancar berbicara di depan kamera saja. Keseluruhan video Anda akan enak ditonton dengan teknik pengambilan video dan editing yang baik.

Tenang, berikut beberapa tips pengambilan vlog dan editing yang bisa Anda coba:

  • Perhatikan pencahayaan;
  • Perhatikan sudut pengambilan video;
  • Tentukan sinematografi yang Anda inginkan;
  • Gunakan software atau aplikasi edit video yang user-friendly;
  • Tentukan tone dan gaya thumbnail;
  • Perhatikan durasi video;
  • Atur komposisi opening, isi, efek (musik, timelapse, efek suara, dll), dan closing.

5. Pelajari Platform YouTube

tips menjadi vlogger sukses selanjutnya ialah mempelajari platform youtube atau vlog

Jika Anda menggunakan YouTube sebagai channel vlogging, maka Anda juga harus mempelajari tentang platform tersebut. Tujuannya, agar performa channel lebih maksimal dan dapat ditonton banyak orang.

Khusus untuk YouTube sendiri, ada dua hal yang harus Anda perhatikan. 

Pertama, YouTube Analytics. Alat untuk mengukur performa channel dan vlog Anda di YouTube. 

Biasanya terangkum dalam bentuk grafik, di sana Anda dapat melihat peningkatan atau penurunan viewers tiap video. Data yang ada juga bisa digunakan sebagai pertimbangan video mana yang lebih banyak peminat, dll.

Kedua, Algoritma Youtube. Sistem penyajian video yang menyesuaikan minat penonton secara real time. 

Biasanya Anda dapat mengoptimasi video dengan memperhatikan beberapa detail. Misalnya, hashtag, metadata, judul, thumbnails, dll.

Dari YouTube sendiri sudah menyediakan situs Akademi Kreator YouTube di mana Anda dapat mempelajari platform tersebut secara lebih lanjut.

Baca juga: Panduan SEO YouTube

6. Kembangkan Vlog Via Website

Google masih menjadi jalur utama untuk mencari suatu informasi. Nah, kesempatan ini dapat Anda gunakan untuk menjaring viewers melalui pencarian Google. 

Caranya adalah dengan membuat website. Belum banyak yang mempraktikkan hal ini. Padahal cara ini sangat mudah dan dapat mendatangkan viewers lebih banyak.

Anda dapat menampilkan video blog Anda di website dengan cara menautkan link ke platform YouTube secara otomatis. 

Atau bisa juga memasang embed YouTube di website. Sehingga pengunjung dapat langsung menonton vlog Anda dari blog. 

Apalagi jika Anda lengkapi dengan konten blog dan maksimalkan dengan SEO. Ranking website meningkat, traffic pun melimpah, dan viewers datang bukan hanya dari satu platform.

Nah, berikut kami rangkum perbedaan vlogging antara yang hanya menggunakan platform YouTube versus kolaborasi dengan website.

YouTube + WebsiteHanya YouTube
Dapat mendesain tampilan dan navigasi sesuai keinginan.Tampilan default platform
Viewers bisa datang dari pengunjung blog, subscriber blog, dan subscriber YouTube.Viewers hanya datang dari pengguna platform.
Optimasi lebih luas: SEO Video, SEO blog, Algoritma YouTube.Algoritma YouTube.
Channel penghasilan lebih banyak: endorsement, penjualan merchandise, AdSense Blog, dan AdSense YouTube.Penghasilan hanya dari endorsement, penjualan merchandise, dan AdSense YouTube.
Viewers dapat fokus dengan vlog Anda.Bersaing ketat dengan vlogger lainnya.

7. Bangun Ciri Khas

Seorang vlogger harus membangun ciri khas sendiri

Mari buat agar viewers dapat mengidentifikasi channel Anda dengan mudah. Caranya bukan hanya dengan konsisten di niche saja, melainkan juga karakter dan personal branding Anda.

Jika Anda memiliki ciri khas, kemungkinan viewers dapat mengingat pun Anda. Misalnya, Aulion yang selalu colorful, Hirotada Radifan yang membahas horror/thriller dengan kocak, dll.

Yang harus Anda lakukan sebagai vlogger adalah eksplor gaya apa yang Anda sukai. Seperti pembawaan vlog yang ramai, lucu, sepi, serius, dll.

8. Konsisten

Namanya juga video blogger, tentu yang harus Anda lakukan adalah membuat video blog. Jika ingin mengawali karir di profesi ini, Anda harus bersiap dengan jadwal yang lumayan ketat.

Anda harus dapat membagi waktu untuk mencari ide, membuat storyboard, take vlog, editing, hingga publish. 

Semua itu harus dilakukan secara rutin, loh. Idealnya, Anda mempublish dua hingga tiga video per minggu. Hal ini dilakukan agar viewers selalu mendapat tontonan dari channel Anda.

Cara jitu yang dapat Anda lakukan dalam berkarir sebagai vlogger adalah membuat jadwal konten. 

membuat jadwal adalah salah satu tips penting supaya konten tetap konsisten

Gunakan beberapa tools manajemen konten, seperti Trello, Quire, dll. Tujuannya, agar Anda dapat memantau tugas apa saja yang harus Anda kerjakan, progres setiap konten, dll.

Selain itu, pastikan Anda publish di jam yang tepat. YouTube memiliki prime time di mana tingkat viewers meningkat di jam-jam tertentu. 

prime time youtube

Dengan upload di waktu tersebut, peluang vlog Anda ditonton viewers lebih besar karena muncul di beranda.

9. Selalu Terbuka

Terakhir, tips menjadi vlogger adalah selalu terbuka. 

Karena berada di ranah media sosial, menjadi vlogger membuka kemungkinan bagi Anda menjadi influencer juga. Nah, untuk itu bersikaplah terbuka pada apapun dan siapapun. 

Misalnya, trend terbaru, kritik dan saran ide konten, subscriber, viewers, sesama pembuat vlog, dll.

Baca juga: Ingin Membuat Konten YouTube yang menarik? Coba 7+ Ide Konten Ini!

Pertama, Jangan ragu untuk bereksperimen terhadap ide konten terbaru, mencoba challenge, trend, dll.

Dengan memanfaatkan algoritma YouTube, kemungkinan vlog yang mengikuti trend akan muncul di pencarian viewers.

Kedua, sosialisasi dengan viewers. Like komentar atau membalas komentar pun sudah menunjukkan sikap ramah, tentunya dengan balasan komentar yang baik, ya.

kolaborasi dengan vlogger lainnya

Ketiga, Agar channel Anda lebih berkembang, sangat disarankan juga bangun komunikasi dengan sesama vlogger

Misalnya, mampir ke video lain, like, komentar, hingga ajak berkolaborasi. Jadi, subscriber vlogger lain juga akan tahu tentang channel Anda.

Dan keempat, yang paling penting, selalu terbuka untuk ajakan kerja sama. Cara ini harus dilakukan jika Anda ingin mendapatkan uang dari vlog.

Namun, agar produk yang akan Anda promosikan lebih bermanfaat bagi viewers, selalu pilah brand yang terpercaya. Sehingga viewers yang membeli produk karena Anda pun tidak kecewa.

Hal ini akan menjadi efek bola salju, di mana semakin banyak viewers yang “keracunan” produk endorsement Anda, semakin banyak pula tawaran endorsement berdatangan.

Cara Mendapatkan Uang dari Vlog

Sebagai pembuat vlog, tentunya ada kemungkinan Anda akan mendapatkan uang dari vlog. Ada beberapa cara yang dapat lakukan agar vlog menghasilkan cuan. 

Apa saja? Mari kita bahas.

1. Monetisasi Akun YouTube

Yang pertama, pastinya adalah monetisasi akun YouTube. Hal ini sangat memungkinkan seiring berkembangnya channel YouTube Anda. 

Misalnya, subscriber sudah tembus jumlah tertentu, sudah lebih dari 1000 jam tayang, like, komentar, dan vlog-vlog Anda sudah sesuai dengan algoritma YouTube.

Penghasilan ini sangat tergantung dari berapa banyak viewers, iklan yang ditonton, hingga total subscriber.

Baca juga: Syarat dan Cara Daftar AdSense YouTube (Terbaru)

2. Endorsement

Jika channel Anda sudah berkembang, nantinya akan ada endorsement yang datang. Biasanya untuk dipromosikan melalui vlog Anda. 

Ini juga kenapa Anda harus konsisten dengan niche. Karena fokus pada suatu topik, secara tidak langsung Anda akan mengumpulkan orang-orang yang punya ketertarikan pada bidang yang sama dengan Anda.

Misalnya, niche Anda teknologi, maka kemungkinan besar subscriber dan viewers Anda juga menyukai teknologi. 

Maka, jangan heran jika Anda akan di endorse barang-barang teknologi. Karena brand tersebut menginginkan viewers Anda menjadi konsumen mereka.

3. Menjual Merchandise

Biasanya ketika vlogger sudah memiliki channel yang mapan, sangat berpeluang untuk menambah penghasilan melalui penjualan merchandise. Karena sudah memiliki subscriber banyak dan loyal.

Ide merchandise yang dapat dijual pun bermacam-macam. Misalnya, kaos, tumblr, mug, dll.

4. Google AdSense

Nah, cara mendapatkan uang dari vlog yang keempat berlaku bagi Anda yang juga menggunakan website untuk memaksimalkan vlog. 

Anda dapat cuan dari Google AdSense sekaligus mengoptimasi website dengan SEO, mendatangkan traffic, menambah viewers, hingga mempromosikan akun YouTube Anda.

Sudah Siap Mengawali Karir Menjadi Vlogger?

Melalui artikel ini, Anda sudah mengenal apa itu vlogger. Singkatnya, vlogger adalah pembuat konten dalam bentuk video yang nantinya akan diunggah di berbagai platform seperti YouTube, TikTok, dan masih banyak lagi.

Anda juga sudah memahami berbagai tips menjadi vlogger yang sukses. Tak hanya harus belajar bicara di depan kamera saja, orang yang memiliki profesi ini juga harus mendalami niche konten, membangun ciri khas, hingga mengembangkan vlog ke website.

Sebagai vlogger, melebarkan sayap Anda ke banyak platform juga penting. Salah satunya lewat website untuk menampilkan karya Anda. Yang penting, website Anda harus didukung hosting yang berkualitas. 

Niagahoster adalah penyedia layanan hosting yang bisa menjadi pilihan Anda. Dengan jaminan uptime hingga 99,9%, konten-konten di website Anda bisa diakses 24 jam penuh. 

Apalagi, didukung server LiteSpeed sebagai salah satu web server terbaik, loading website Anda akan super cepat. Sebagai seorang vlogger, akan lebih mudah bagi Anda menampilkan berbagai konten terbaru.

Tunggu apalagi? Yuk, langganan hosting di Niagahoster sekarang! Mulai dari Rp9900/bulan saja, lho…

Naning Nur Wijayanti A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.