Aura Nisrina Hesanty I am currently working as a SEO content writer at Niagahoster. When I am not writing, you will find me buried in pile of fiction books, killing my time on movies, or zeroing on console games.

Apa Itu Domain untuk Pendidikan? Ini Penjelasannya!

4 min read

Domain untuk Pendidikan

Ingin membangun website untuk sekolah atau lembaga pendidikan lainnya? Pastikan Anda menggunakan domain untuk pendidikan, ya. 

Mengapa begitu? Sebab, domain pendidikan memang dibuat untuk institusi yang terkait edukasi supaya lebih mudah dikenali. Apa saja sih contoh domain pendidikan?

Tenang, Anda akan menemukan jawabannya di artikel ini. Kami akan membahas apa itu domain untuk bidang pendidikan, manfaatnya, hingga tips memilih nama domain yang digunakan untuk pendidikan. 

Sudah penasaran, ‘kan? Langsung saja, yuk simak artikelnya!

Apa Itu Domain untuk Pendidikan?

Domain untuk pendidikan adalah domain yang diperuntukkan bagi lembaga pendidikan, baik formal maupun non-formal. Contoh domain pendidikan yang populer adalah .sch.id. 

Ekstensi domain untuk pendidikan memiliki tujuan penggunaan yang sudah ditentukan. Misalnya, .sch.id ditujukan untuk website sekolah, dari jenjang pendidikan TK hingga SMA. 

Jadi, kalau Anda ingin membangun website untuk universitas, perlu menggunakan domain pendidikan lainnya yang akan kami bahas lebih lanjut di artikel ini. 

Nah, manfaat menggunakan domain pendidikan itu apa, ya? 

Manfaat Domain untuk Bidang Pendidikan

Manfaat yang bisa Anda dapatkan jika Anda menggunakan domain pendidikan, di antaranya:

1. Memiliki Domain yang Lebih Ringkas

Dengan menggunakan domain jenis ini, nama domain website bisa lebih ringkas. Maka, domain Anda jadi mudah dieja dan diingat oleh pengunjung. 

Sebagai contoh, Plympton Academy, sebuah SMA Matematika dan IPA di Inggris menggunakan domain untuk pendidikan .academy untuk website mereka. 

Alih-alih menggunakan nama domain plymtonacademy.com, mereka memilih plympton.academy agar nama domain lebih singkat, tapi jelas menunjukkan identitas sekolah.

domain website plympton academy

2. Meningkatkan Customer Trust

Bagaimana kesan Anda saat menemukan lembaga pendidikan dengan alamat website codingacademy.blogspot.com? Anda pasti merasa website itu kurang kredibel, bukan? 

Beda halnya jika Anda menemukan website dengan nama domain coding.academy, misalnya ekstensi domain pendidikan yang digunakan akan membuat website tersebut tampak lebih bonafide.

Apalagi kalau website menggunakan domain .ac.id jika target audiensnya adalah orang Indonesia. Kenapa begitu? 

Selain menunjukkan lokasi yang sesuai audiens, website akan tampak lebih terpercaya mengingat pendaftaran domain ini tidak bisa sembarangan. Anda perlu identitas resmi seperti bukti KTP atau dokumen penting lainnya baru bisa memilikinya. 

Tak heran, salah satu manfaat domain pendidikan adalah meningkatkan kepercayaan konsumen atas website organisasi pendidikan tersebut.

3. Memiliki Email Profesional

Menggunakan layanan email gratis seperti Yahoo! atau Gmail memang tidak salah. Namun, email gratis akan terlihat kurang meyakinkan jika digunakan oleh sebuah lembaga pendidikan. Sebab, siapapun bisa memilikinya tanpa syarat yang ribet.

Agar memberikan kesan lebih resmi dan profesional, Anda bisa menggunakan email yang menunjukkan nama domain website. 

Contohnya, email yang digunakan seluruh civitas akademik Universitas Brawijaya menggunakan alamat @ub.ac.id, sesuai domain website mereka: ub.ac.id. 

contoh email profesional milik lembaga pendidikan

5+ Ekstensi Domain untuk Pendidikan

Beberapa contoh domain pendidikan yang bisa Anda gunakan, antara lain:

  • .ac.id
  • .sch.id
  • .edu
  • .college
  • .academy
  • .courses

Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. .ac.id

contoh domain untuk pendidikan jenjang perguruan tinggi di indonesia, .ac.id

Ekstensi .ac.id adalah salah satu domain yang diperuntukkan bagi perguruan tinggi di Indonesia. Untuk mendaftar domain ini, diperlukan beberapa persyaratan khusus, seperti KTP, SK pendirian lembaga, hingga SK rektor. 

Domain ini digunakan oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sebagai contoh, Universitas Gadjah Mada menggunakan nama domain ugm.ac.id untuk website mereka.

2. .sch.id

contoh domain untuk pendidikan non formal, .sch.id

.sch adalah ekstensi domain yang merupakan singkatan dari school. Domain .sch.id ditujukan untuk website sekolah di Indonesia, dari TK sampai SMA. 

Selain itu, domain pendidikan ini juga bisa digunakan oleh lembaga pendidikan non-formal. Asalkan, lembaga tersebut sudah disahkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Contohnya, Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Hamidiyah yang merupakan lembaga pendidikan khususnya untuk pembelajaran pendidikan Agama Islam, menggunakan al-hamidiyah.sch.id untuk website mereka.

3. .edu

contoh domain untuk pendidikan untuk institusi pendidikan umum

Contoh domain pendidikan .edu bisa digunakan untuk website institusi pendidikan umum secara global. Tak hanya pendidikan formal saja, platform untuk membagikan laporan penelitian seperti Academia juga bisa menggunakan domain ini. 

4. .college

.college adalah contoh domain untuk lembaga akademik

.college merupakan contoh domain yang bisa digunakan untuk lembaga akademik, organisasi terkait edukasi, dan berbagai komunitas siswa. 

Lembaga yang menggunakan domain ini bisa yang beroperasi secara offline, atau berupa program belajar berbasis online. Contohnya, workathome.college yang menawarkan kelas belajar pemrograman online. 

5. .academy

.academy adalah contoh domain untuk website akademi secara umum

Domain .academy ditujukan untuk website akademi secara umum.  Misalnya, akademi seni, pelatihan olahraga, dan lainnya. 

Berbeda dengan .ac.id yang khusus untuk universitas dan lembaga tinggi di Indonesia, .academy bisa digunakan untuk institusi pendidikan secara lebih luas.

Misalnya, domain amplus.academy digunakan oleh SMA Amplus yang secara khusus fokus pada bidang atletik, utamanya panahan.

6. .courses

.courses adalah contoh domain untuk kursus dan pelatihan

Domain .courses ditujukan untuk website yang menyediakan program pelatihan, sekolah kejuruan, kursus, sampai platform e-learning secara umum. 

Sebagai contoh, gems.courses merupakan website yang mengadakan program belajar, baik online maupun offline untuk membantu musisi mengembangkan karirnya.

Itu dia berbagai contoh ekstensi beserta penggunaannya. Kalau masih bingung mana domain yang akan dipilih, simak tipsnya di bawah ini. 

Baca Juga: Rekomendasi 7+ Domain untuk Yayasan dan Organisasi

Tips Memilih Nama Domain yang Digunakan untuk Pendidikan

Berikut ini kami berikan 3 tips memilih nama domain yang digunakan untuk pendidikan:

1. Gunakan Domain Pendidikan yang Sesuai

Pastikan Anda memilih ekstensi yang sesuai dengan tujuan website Anda. Sebagai contoh, jika Anda akan membuat website untuk lembaga pendidikan non-formal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, Anda bisa menggunakan ekstensi .sch.id atau .edu.

2. Menggunakan Nama Instansi

Saat memilih nama domain, pastikan Anda menggunakan nama yang merepresentasikan instansi. Dengan begitu, pengunjung bisa dengan mudah mengenali website Anda.

Anda juga bisa menggunakan nama singkatan instansi yang sudah dikenal oleh masyarakat. Seperti website SMAN 2 Kediri yang memiliki nama domain smadakediri.sch.id.

tips memilih nama domain yang digunakan untuk pendidikan dengan menggunakan nama yang mewakili instansi

3. Berkreasi dengan Berbagai Domain Pendidikan

Tips memilih nama domain yang terakhir adalah cobalah untuk berkreasi dengan berbagai domain untuk bidang pendidikan yang ada. 

Contoh menarik pada nama domain yang digunakan untuk lembaga pendidikan adalah guideto.college milik MyAdvisorSays. Pilihan domain website ini memang relevan dengan tujuan website yaitu menyediakan kelas online untuk persiapan masuk perguruan tinggi. 

Menariknya, bukannya menggunakan domain yang sesuai dengan nama brandnya, MyAdvisorSays justru memilih nama guideto.college  demi menunjukkan produk yang ditawarkan.

Miliki Domain untuk Pendidikan Anda Sekarang!

Di artikel ini, Anda sudah tahu domain untuk bidang pendidikan adalah ekstensi domain khusus untuk lembaga pendidikan formal dan non-formal. Contoh domain pendidikan yang bisa digunakan antara lain .college, .edu, dan .courses.

Nah, kalau Anda berencana membuat website untuk pendidikan, pastikan beli domain pendidikan yang sesuai dengan jenis website, ya. 

Cara membeli domain jenis ini cukup mudah, kok. Anda hanya perlu mendaftar ke penyedia domain terbaik, seperti Niagahoster.

Di Niagahoster, Anda bisa mendapatkannya dengan ekstensi beragam, mulai dari .ac.id, .sch.id, .academy, dan masih banyak lagi.

Tak hanya itu, Anda juga akan mendapatkan fitur untuk mengelola domain, seperti Domain Management dan Unlock Domain. Anda bahkan bisa memanfaatkan fitur integrasi Blogspot sekali klik jika membutuhkannya.

Yang paling istimewa, domain pendidikan populer, seperti .ac.id bisa Anda dapatkan dengan Rp55.000 saja!

Jadi tunggu apa lagi? Yuk dapatkan domain pendidikan Anda sekarang!

Aura Nisrina Hesanty I am currently working as a SEO content writer at Niagahoster. When I am not writing, you will find me buried in pile of fiction books, killing my time on movies, or zeroing on console games.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *