Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

DNS Google dan Cara Menggunakannya

5 min read

dns google

Penyedia lokal Internet Service Provider (ISP) terkadang tidak menyediakan layanan Domain Name Server (DNS) yang cepat seperti DNS Google. Bahkan terkadang malah membuat koneksi menjadi lebih lambat. Maka dari itu, Anda pun perlu mengubah DNS yang disediakan oleh ISP supaya koneksi menjadi yang lebih cepat.

Saat ini tersedia beberapa penyedia DNS publik yang bisa Anda pakai untuk menggantikan DNS bawaan dari ISP, seperti server DNS yang dimiliki oleh Google (Google Public DNS). DNS Google dianggap dapat mempercepat proses browsing dan menyediakan koneksi yang aman.  

Nah, di artikel ini kami akan membahas apa saja DNS publik yang tersedia saat ini, kenapa perlu mencoba DNS Google, dan bagaimana cara mengganti DNS Anda dengan DNS Google.

Mengapa DNS itu Penting?

Protokol DNS merupakan bagian yang penting dari infrastruktur web. Ibarat jaringan telekomunikasi, DNS merupakan buku telepon yang mempunyai daftar nomor telepon yang ada di seluruh dunia. DNS menyimpan seluruh domain yang ada di internet.

Saat Anda mengunjungi halaman website, perangkat Anda menjalankan proses pencarian DNS atau yang biasa dikenal dengan nama DNS lookup. Proses pencarian ini tidak dilakukan oleh browser, komputer, atau web server tetapi oleh server DNS di internet. Server DNS ini membantu browser menemukan letak server domain sesuai dengan alamat IP yang tersimpan. 

Halaman website yang cukup kompleks sering kali membutuhkan beberapa proses pencarian DNS sebelum dimuat. Maka dari itu, server DNS harus powerful supaya proses pencarian menjadi lebih cepat. Apalagi setiap perangkat dapat melakukan ribuan pencarian DNS setiap hari. Jika server DNS yang dipakai jelek tentu saja dapat mempengaruhi kecepatan browsing.

Anda bisa membaca beberapa informasi terkait dengan DNS melalui artikel apa itu DNS dan beberapa fungsinya.

Kenapa Anda Perlu Mencoba DNS Google?

Perkembangan teknologi membuat pencarian DNS terus bertambah dan memperlambat proses browsing. Pencarian yang bertambah banyak disebabkan karena halaman website lebih kompleks dengan mengambil resource yang tersebar di beberapa domain. Hal ini membuat proses pengambilan website melibatkan banyak proses pencarian yang dilakukan DNS server (DNS Lookup).

Google sebagai salah satu penyedia search engine terbesar saat ini meluncurkan layanan DNS yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Google mengimplementasikan beberapa pengembangan di dalam segi keamanan, performa, dan beberapa penyesuaian fitur DNS server miliknya.

Server DNS ini cukup cepat karena infrastruktur Google sudah tersebar di seluruh dunia. DNS Google juga menyediakan layanan internet yang lebih aman dan cepat dengan perutean Anycast miliknya.

Ada pun beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan antara lain:

1. Mempercepat Browsing

Layanan DNS dari Google menggunakan jaringan anycast server secara global. Ini memungkinkan DNS Google untuk mencari server DNS terdekat dengan pengguna sehingga mempercepat proses pencarian domain di DNS server. 

Selain itu, Google juga menjalankan metode yang dapat menurunkan latency –waktu jeda yang diperlukan untuk memproses paket dari pengirim ke penerima– di dalam proses query pada server. Selain itu, Google juga melakukan beberapa optimasi untuk mengelola cache pada infrastruktur miliknya.

2. Meningkatkan Keamanan

Selain kecepatan, DNS Google juga menawarkan keamanan. Salah satu masalah yang dialami oleh penyedia DNS publik adalah kemungkinan layanan mereka dipakai untuk serangan Denial of Service (DDoS). Selain itu juga dimanfaatkan untuk serangan Amplification atau teknik penerjemahan yang mengeksplisitkan atau memparafrase suatu informasi yang implisit dalam bahasa sumber. DNS Google mempunyai fitur yang dapat melindungi pengguna dari berbagai serangan ini, apalagi jika Anda masih menggunakan perangkat dengan versi lama.

3. Memproses Request Tanpa Redirection

Salah satu keunggulan dari Google Public DNS adalah tidak melakukan redirect ketika website yang diakses tidak ada. DNS yang disediakan oleh ISP terkadang melakukan redirect ketika domain atau website yang diakses sebenarnya tidak ada.

DNS Google tidak melakukan ini tetapi memberikan hasil query yang sesuai dengan kondisi aslinya. Jadi ketika domain tidak tersedia atau kesalahan dalam mengetikkan domain, user menerima respon NXDOMAIN yang memberi tahu bahwa user mengakses domain yang tidak dikenal, bukan malah melakukan redirect seperti DNS server pada umumnya.

4. Mencakup Geografis yang Luas

Bagi DNS tertutup (private DNS) hal ini mungkin tidak masalah. Akan tetapi bagi DNS publik, semakin server dekat dengan user semakin kecil latency yang akan mereka dapatkan. Kebalikannya, semakin jauh lokasi user dengan server maka semakin tinggi latency yang akan didapatkan. Jadi pemilihan server DNS akan tidak jauh dengan lokasi di mana web server berada.

Google Public DNS terdapat di beberapa data center yang ada di seluruh dunia. Tentu saja infrastruktur ini juga didukung perutean anycast untuk mengirimkan response dari data center terdekat dengan web server secara geografis.

5. DNS melalui HTTPS

Google public DNS mengembangkan akses DNS menggunakan HTTPS atau koneksi DNS dengan enkripsi HTTPS. DNS yang terenkripsi menggunakan HTTPS dapat mencegah kerusakan, penyadapan (spoofing), dan dapat meningkatkan keamanan koneksi yang terjadi antara user dengan Google Public DNS. Sistem keamanan ini melengkapi sistem keamanan sebelumnya (DNSSEC) untuk menyediakan pencarian DNS yang terotentikasi dari ujung ke ujung. 

Cara Menggunakan DNS Google

Pada dasarnya baik di semua sistem operasi atau perangkat yang terhubung dengan internet sama saja, Anda hanya perlu memasukkan alamat IP DNS server ke dalam pengaturan koneksi yang dipakai.

IPv4 DNS Google: 8.8.8.8 dan 8.8.4.4
IPv6 DNS Google: 2001:4860:4860::8888 dan 2001:4860:4860::8844

Namun, setiap perangkat punya pengaturan berbeda-beda. Anda bisa mengaktifkan DNS Google mengikuti langkah-langkah di bawah ini sesuai perangkat yang Anda gunakan:

Cara Menggunakan DNS Google di Windows 7,8, dan 10

Pengaturan DNS Google di Windows cukup mudah karena Anda hanya perlu melakukan beberapa klik saja dan memasukkan alamat IP DNS server.

Langkah 1. Buka Pengaturan Jaringan

Pertama Anda perlu membuka pengaturan jaringan yang ada di Windows. Klik-kanan icon ‘Network’ kemudian klik “Open the Network and Sharing Center”.

dns google terbaru

Langkah 2. Buka Pengaturan Koneksi Jaringan

Kemudian klik ‘Change adapter settings’ untuk melihat berbagai macam koneksi yang tersedia. 

dns google terbaru

Langkah 3. Pilih Koneksi yang Ingin Diubah

Di dalam ‘Network Connections’ klik-kanan koneksi yang ingin diubah alamat IP DNS, pilih “Properties”. Anda bisa menyesuaikan koneksi mana yang ingin diubah. Biasanya Ethernet merupakan koneksi yang berasal dari jaringan LAN. Sedangkan jika Anda menggunakan WiFi tinggal sesuaikan saja dengan pilihan yang tersedia.

dns google terbaru

Langkah 4. Pilih Jenis Koneksi

Pada ‘Ethernet Properties’ pilih tab “Internet Protocol Version 4 (TCP / IPv4)” kemudian klik “Properties”.

dns google terbaru

Langkah 5. Memasukkan Alamat IP DNS

Langkah terakhir adalah memasukkan alamat IP DNS server. Pada bagian bawah menu ‘Internet Protocol Version 4 (TCP / IPv4)’ terdapat pengaturan DNS yang dapat Anda ubah.

Pilih opsi ‘Use the following DNS server addresses’ kemudian masukkan alamat IP DNS Google yaitu 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Jangan lupa klik “Save” untuk menyimpan konfigurasi yang sudah Anda tambahkan.

dns server google

Langkah 6. (Opsional) Melakukan Clear Cache DNS di Windows

Terkadang Anda perlu melakukan proses clear cache DNS supaya informasi yang dihasilkan baru, bukan hasil cache yang sudah lama. Cache DNS yang sudah usang akan memberikan informasi yang tidak sesuai ketika mengakses website.

Anda dapat mengikuti artikel cara flush DNS untuk membersihkan cache DNS yang ada di Windows.

Cara Menggunakan DNS Google di Linux

Jika menggunakan Linux, langkahnya cukup singkat, tapi setidaknya Anda perlu tahu beberapa fungsi dasar edit dan mengakses file menggunakan Terminal.

Konfigurasi DNS server di Linux terletak ada di dalam resolv.conf. File ini di beberapa distro biasanya diletakkan pada folder /etc/resolv.conf yang dapat Anda akses menggunakan Terminal. Anda hanya tinggal menambahkan alamat IP DNS Google ke dalam file ini.

Buka Terminal kemudian edit file resolv.conf kemudian tambahkan baris “nameserver 8.8.8.8” tanpa tanda petik dua ke dalam file.

dns server google

Jangan lupa simpan konfigurasi baru tersebut untuk menerapkannya.

Alternatif Server DNS Publik Gratis 

Anda sekarang dimudahkan dengan berbagai macam server DNS yang tersedia secara gratis atau yang dikenal dengan publik DNS.

Ada banyak sekali pilihan publik DNS yang tersedia saat ini, seperti OpenDNS, Cloudflare, DNS.Watch, Comodo Secure, dan tentu saja Google Public DNS. Masing-masing layanan mempunyai alamat IP sendiri dengan berbagai macam fitur yang ditawarkan.

1. OpenDNS

Open DNS merupakan layanan domain yang dikelola oleh Cisco, perusahaan penyedia perangkat lunak dan keras yang berhubungan dengan jaringan komputer. Open DNS menggunakan perutean Anycast yang juga digunakan oleh Google Public DNS. Anycast membantu memilih server DNS terdekat sehingga membuat proses browsing menjadi lebih cepat.

Alamat IP untuk DNS yaitu 208.67.222.222, 208.67.220.220

2. DNS.Watch

DNS.Watch merupakan layanan DNS server gratis pihak ketiga yang tidak mencatat riwayat query penggunanya sehingga data Anda lebih aman. Selain itu, DNS.Watch juga bisa membantu Anda membuka konten yang dibatasi secara geografis.

Alamat IP untuk DNS yaitu 84.200.69.80, 84.200.70.40

3. Comodo Secure DNS

Comodo Secure DNS menyediakan server yang tersebar di seluruh dunia sehingga membuat browsing menjadi lebih cepat dibandingkan menggunakan DNS yang disediakan oleh ISP.

Alamat IP untuk DNS yaitu 8.26.56.26 8.20.247.20

4. Cloudflare

DNS Cloudflare termasuk layanan DNS yang masih baru. Layanan server DNS ini diluncurkan April 2018. Anda bisa mengunjungi artikel kami terkait DNS Cloudflare untuk menemukan informasi lebih lengkapnya.

Alamat IP untuk DNS yaitu 1.1.1.1, 1.0.0.1

5. Quad9 DNS

Quad9 DNS juga merupakan salah satu penyedia DNS publik yang cukup terkenal. DNS server ini melakukan pengecekan situs yang dikloning dan memblokirnya sehingga user tidak bisa mengaksesnya. Hal ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan data dan serangan yang mungkin saja terjadi melalui website tersebut.

Alamat IP untuk DNS yaitu 9.9.9.9

6. Verisign

Verisign juga menyediakan layanan DNS publik yang dapat Anda pakai. Server DNS yang disediakan oleh Verisign cukup stabil dan aman. Selain itu Verisign juga mengatakan tidak akan pernah menjual riwayat pencarian Anda dan tetap aman di server mereka.

Alamat IP untuk DNS yaitu 64.6.64.6, 64.6.65.6

Penutup

Ada terdapat berbagai macam server DNS publik yang tersedia saat ini. Salah satu yang disarankan adalah Google Public DNS. Anda bisa mendapatkan jaminan keamanan dan kecepatan jika menggunakan layanan DNS publik ini. Pengaturannya pun cukup mudah di berbagai sistem operasi. Tinggal sesuaikan saja dengan yang Anda pakai.

Selain Google, ada penyedia server DNS alternatif lain seperti Cloudflare, OpenDNS, Verisign, Quad9 DNS, dan lain sebagainya. Anda bisa mencoba berbagai macam server DNS ini dan tentukan mana yang paling cocok dengan kebutuhan yang Anda inginkan.

Sampai di sini artikel DNS Google dan cara menggunakannya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jika masih mempunyai beberapa pertanyaan silakan tinggalkan melalui kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa subscribe untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai teknologi, digital marketing, dan bisnis. 

2
Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − three =