Naning Nur Wijayanti A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.

Perbedaan HTTP dan HTTPS yang Harus Anda Ketahui!

3 min read

perbedaan http dan https

Bagi Anda yang sudah paham pengertian website, pasti pernah mendengar istilah HTTP dan HTTPS. Tapi tahukah Anda, Perbedaan HTTP dan HTTPS adalah hal yang wajib Anda ketahui karena sangat mempengaruhi keamanan website. 

Keduanya memang sama-sama protokol pertukaran data. Namun, tingkat keamanan dan performa SEO yang dihasilkan website dengan protokol HTTP dan HTTPS berbeda.

Memangnya, apa perbedaan HTTP dan HTTPS? Apa fungsi HTTPS? Lalu, bagaimana cara kerja HTTPS sehingga dianggap lebih aman? 

Yuk, simak selengkapnya di artikel ini!

Apa Perbedaan HTTP dan HTTPS?

Hypertext Transfer Protocol atau HTTP adalah sebuah protokol yang bertugas untuk mengirimkan data dari web server ke browser. Dengan kata lain, HTTP-lah yang mengatur jalannya proses untuk menampilkan website. 

Tetapi, masalah utama dari penggunaan HTTP adalah keamanan. Sebab, data bisa diintip oleh pihak lain saat pertukaran data terjadi.

HTTPS adalah versi HTTP yang lebih aman; S mewakili kata Secure. HTTPS sudah menggunakan sistem enkripsi atau pengacakan data, sehingga sulit diretas oleh pihak lain.

Penggunaan HTTPS sangat dianjurkan, terlebih bagi website yang menyimpan data pelanggan seperti toko online atau website membership.

Ketika website sudah menerapkan HTTPS, pada URL akan diawali https://, seperti website Niagahoster ini:

contoh penggunaan https

Lebih jauh, perbedaan HTTP dan HTTPS adalah pada:

1. Penggunaan Port

Perbedaan HTTP dan HTTPS pertama adalah dari penggunaan port untuk mengirim dan menerima data.

HTTP menggunakan port 80, dimana komunikasi data masih menggunakan teks biasa, sehingga rentan diretas.

Sedangkan, HTTPS menggunakan port 443 yang lebih aman di mana setiap komunikasi atau transfer data terenkripsi, sehingga tidak mudah dibaca pihak lain.

2. Penggunaan SSL

HTTP adalah protokol yang belum memanfaatkan sertifikat keamanan SSL. Sedangkan, HTTPS sudah menggunakan SSL/TLS (Transport Layer Secure) untuk enkripsi data. 

Dengan SSL aktif pada HTTPS, ketika browser meminta data dari web server, pesan akan diacak. Dengan begitu, hanya dapat terbaca dengan baik oleh website yang memiliki kunci enkripsi yang ditentukan.

Adanya SSL pada sebuah website ditandai oleh icon gembok hijau pada URL bar di browser.

3. Keamanan Data

HTTPS menggunakan tiga prosedur keamanan data yaitu autentikasi server, enkripsi data, dan integritas data.  Hal ini tidak ditemukan pada protokol HTTP.

Inilah perbedaan HTTP dan HTTPS yang paling terlihat.

Autentikasi server dapat memastikan pengguna melakukan komunikasi dengan situs yang benar. Sehingga, HTTPS dapat menghindari serangan man-in-the-middle atau penyusup saat pertukaran data terjadi.

Selanjutnya, enkripsi data dilakukan untuk menjaga dari pencurian dan penyadapan selama transfer data sedang berlangsung. 

Terakhir, integritas data diperlukan agar transfer bisa dilakukan. Hal ini terjadi karena data yang dikirim akan dibungkus oleh protokol, sehingga tidak dapat diubah.

HTTPS memiliki keamanan yang lebih tinggi. Nah, sebenarnya bagaimana cara kerja HTTPS? Mari ke pembahasan selanjutnya.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai HTTPS

Bagaimana Cara Kerja HTTPS?

perbedaan cara kerja http dan https

Saat ada permintaan akses ke sebuah website, browser akan mengecek terlebih dahulu apakah website tersebut terhubung dengan sertifikat SSL/TLS atau tidak. (Hal ini tidak terjadi pada koneksi dengan HTTP).

Jika website tersebut memiliki sertifikat SSL, akan terjadi proses SSL handshake terkait enkripsi dan dekripsi data antara server dan client.

Nah, kalau sertifikat SSL valid, maka session key akan dibuat oleh server dan client. Itu artinya komunikasi data yang aman bisa dilakukan. Pada browser juga akan muncul indikator gembok hijau di bagian URL website.

Dengan begitu, proses browsing di website tersebut sudah tervalidasi keamanannya. Mau data website Anda juga terlindungi? 

Apa Fungsi HTTPS?

Setidaknya ada tiga fungsi utama HTTPS yang perlu Anda ketahui, yaitu:

1. Meningkatkan Keamanan Website 

HTTPS menggunakan sistem enkripsi, dimana data akan diacak sehingga sulit untuk diretas, menghindari pencurian data, ataupun salah kirim data.

2. Menambah Kredibilitas Website 

Website akan menggunakan URL dengan awalan https:// dan browser akan menunjukkan ikon gembok hijau pada website tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh proses transfer data di website tersebut mendapat perlindungan tambahan.

3. Memberi Dampak Positif untuk SEO 

Algoritma Google menentukan bahwa hanya website dengan perlindungan SSL yang direkomendasikan muncul di hasil pencarian.

Dengan begitu, kalau website Anda ingin lebih mudah ditemukan, menggunakan protokol HTTP bukan lagi pilihan. 

Untuk memastikan, coba ketikkan kata kunci tertentu di hasil pencarian. Misalnya “cara membuat dalgona coffee”. Apakah masih ada website tanpa HTTPS di sana? Tentu tidak,  ya?

semua website di peringkat teratas telah menggunakan https

Bagaimana Cara Memasang HTTPS Pada Website Anda?

Untuk membuat website menggunakan protokol HTTPS, Anda perlu mengaktifkan dulu sertifikat SSL. Bagaimana caranya?

Anda bisa akses cPanel dan pilih menu SSL/TLS Status pada bagian Security. Kemudian di halaman SSL/TLS Status, klik tombol Run AutoSSL

cara mudah mengaktifkan https

Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi AutoSSL berhasil dan terdapat keterangan Domain Validated.

Untuk instalasi SSL terlengkap, bisa Anda cek pada tutorial yang telah kami sediakan di → Cara Instal SSL di Hosting | Gratis dan Berbayar.

Website Masih Pakai HTTP yang Tidak Aman? Saatnya Beralih ke HTTPS!

Apapun jenis website yang Anda miliki, menggunakan HTTPS adalah hal yang wajib. Untungnya beralih ke protokol HTTPS itu mudah, Anda cukup mengaktifkan sertifikat SSL di website. 

Beruntung bagi Anda pengguna Niagahoster karena bisa mendapatkan SSL gratis selamanya untuk semua layanan hosting!

SSL gratis yang diberikan Niagahoster adalah AutoSSL dari Sectigo yang telah dilengkapi dengan sistem perpanjangan otomatis. Jadi, tak perlu repot untuk memperpanjang ketika status sertifikat expired. 

Itupun masih ditambah dengan dukungan teknologi terbaru HTTP/3 yang akan membantu kecepatan website Anda.

Nah, jika Anda ingin proteksi tambahan dari SSL berbayar, Niagahoster juga menyediakan Comodo SSL hanya dengan Rp115.000 saja per tahun! Cukup terjangkau, kan?

Nah, bagaimana? Siap mengamankan website Anda dengan HTTPS dan perlindungan SSL?

Naning Nur Wijayanti A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.

6 Replies to “Perbedaan HTTP dan HTTPS yang Harus Anda Ketahui!”

  1. Apakah https mempengaruhi authority? misal kl web saya memiliki Page Authority 30 menggunakan http, apakah jika saya ubah menjadi https, Page Authoritynya akan ikut berubah? mohon pencerahannya. Terima kasih..

    1. Tidak, Banyak faktor yang mempengaruhi Page Authority sebuah website. Tetapi penggunaan https kini wajib digunakan mulai bulan Juli 2018, karena jika tidak bagi pengguna Browser Crome akan menampilkan status “Tidak Aman”. Informasinya bisa di cek langsung di https://security.googleblog.com/2018/02/a-secure-web-is-here-to-stay.html. Jadi, kami menyarankan gunakan https mulai sekarang, untuk harga sertifikat SSL/Https murah silahkan kunjungi link berikut https://www.niagahoster.co.id/ssl-murah

  2. trimakasih sangat membantu bagi saya yang masih belajar mengenai https, bolehkah artikel ini di jadikan referensi?

Leave a Reply

Your email address will not be published.