5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai HTTPS – Niagahoster Blog

HTTPS adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol Secure atau versi aman dari Hypertext Transfer Protocol (HTTP). Sedangkan, HTTP merupakan protokol yang digunakan untuk sistem informasi kolaboratif dan terdistribusi yang berjalan pada laporan aplikasi. HTTPS dibuat dengan tujuan menyediakan autentifikasi dan komunikasi yang terenkripsi dan diciptakan oleh Netscape Communications Corporation.

HTTP banyak berkaitan pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee.

Enkripsi yang dilakukan pada HTTPS adalah pada data session, selain menggunakan komunikasi plain text. Proses enkripsi ini menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Karena menggunakan protokol ini, umumnya port untuk HTTPS adalah 443.

Meskipun sudah dilakukan enkripsi pada tingkat data menggunakan HTTPS, ternyata tidak semua koneksi yang menggunakan HTTPS aman. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai HTTPS.

1. HTTPS Meningkatkan Kualitas SEO Website

Sejak tahun 2014 Google menggunakan HTTPS untuk menentukan peringkat pada mesin pencarian. Google menginginkan agar website yang diakses melalui pencarian termasuk website yang aman. Sehingga menggunakan HTTPS atau menambahkan sertifikat SSL pada website Anda tentu akan memberikan sinyal yang bagus untuk pencarian Google, dan tentu saja menaikan peringkat website pada mesin pencarian.

Baca juga: Cara Mendapatkan SSL Gratis Selamanya

Meskipun tidak terlalu memberikan dampak yang signifikan, tetapi saat ini HTTPS memiliki level sekitar 2% dari 100% faktor yang mempengaruhi SEO sebuah artikel. Namun Google dan search engine lainnya juga membuka peluang bahwa bisa jadi HTTPS akan memiliki prioritas kedepannya.

2. Ada 3 Lapis Perlindungan yang Ditawarkan HTTPS

Protokol yang digunakan HTTPS adalah Transport Layer Security (TLS) melakukan pengamanan data menggunakan 3 lapis perlindungan kunci:

  • Autentikasi

Fungsi autentikasi pada HTTPS adalah memastikan pengguna melakukan komunikasi dengan situs yang diinginkan. Pengamanan ini dilakukan untuk menanggulangi serangan man-in-the-middle (MTM). MTM merupakan serangan yang dilakukan dengan masuk ke saluran pertukaran yang sedang berlangsung. Selain itu autentifikasi dapat membangun kepercayaan pengguna dan bisa memberikan keuntungan lain untuk bisnis Anda.

  • Enkripsi

Tingkatan enkripsi yang dilakukan HTTPS adalah pada pertukaran data. Enkripsi dilakukan untuk menjaga dari tindakan pencurian dan penyadapan data pengguna. Sebelum menggunakan HTTPS dulunya data yang dikirimkan dari klien ke server tidak di enkripsi. Sehingga ketika data dikirimkan mudah saja pengguna lain melihat data tersebut. Jadi, HTTPS melakukan enkripsi sehingga data tidak tidak bisa dibaca secara langsung.

  • Integritas

Selama proses transfer data berlangsung menggunakan HTTPS semua data tidak dapat diubah. Data yang dikirim akan dibungkus oleh protokol atau aturan aturan. Proses ini dikenal dengan istilah encapsulation yang terjadi pada sisi pengirim dan decapsulation pada sisi penerima.

3. HTTPS Adalah Protokol Versi Aman?

HTTPS mungkin saja masih dapat mengatasi beberapa serangan pada pertukaran data yang sedang terjadi. Akan tetapi, tidak semua yang menggunakan HTTPS aman.

Pemahaman ini masih sering terjadi pada beberapa orang yang menggunakan kartu kredit pada halaman website. Mereka mengira bahwa dengan menggunakan HTTPS maka sambungan yang terjadi sangat aman, tidak ada celah. Padahal HTTPS hanya mengamankan antara browser yang digunakan dengan servernya saja. Sampai dengan database server, HTTPS sudah tidak bekerja lagi.

Pada halaman website, informasi kartu mereka secara tersimpan di database server. Padahal server database inilah yang paling sering menjadi sasaran penyerangan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Sehingga, selain menggunakan HTTPS perlu ditambahkan fitur lain untuk mengamankan website Anda. Meskipun begitu, saat ini HTTPS adalah tembok keamanan pada banyak halaman website yang cukup kuat.

4. HTTPS Melakukan Enkripsi Data Menggunakan Protokol SSL (Secure Socket layer)

Secure Socket Layer (SSL) adalah protokol kriptografi yang digunakan untuk menyediakan sambungan internet secara aman. HTTPS bekerja dengan SSL untuk melakukan enkripsi data sehingga dapat menyediakan pertukaran data yang lebih aman. Selain SSL, ada satu protokol lagi yang mempunyai kegunaan sama, yaitu Transport Layer Security (TLS).

SSL dapat menjadi fasilitas utama untuk melakukan enkripsi komunikasi yang terjadi antara server dan pengguna pada website. Tujuannya adalah untuk mendapatkan koneksi yang aman.

Selain itu, SSL digunakan untuk mencegah penyadapan dan pencurian data pengguna yang diproses pada halaman website. Hal ini sangatlah penting mengingat pertukaran data tidak hanya data umum saja. Data seperti password, transaksi keuangan, informasi kartu kredit, dan lainnya dapat saja dicuri dengan mudah. Saat menggunakan SSL, semua data yang terlibat dalam proses pertukaran data akan dienkripsi sehingga keamanannya terjamin.

5. Perbedaan HTTP dan HTTPS

Ada beberapa perbedaan mendasar antara HTTP dan HTTPS..

  • Keamanan data yang dikirimkan

HTTP tidak dapat menjamin keamanan data yang terlibat dalam proses pertukaran. Sedangkan HTTPS menjamin pertukaran data lebih aman dengan melakukan enkripsi pada data. Penjaminan ini sesuai dengan 3 aspek yang ditangani oleh HTTPS seperti yang dibahas pada poin sebelumnya: autentikasi, integritas, dan enkripsi.

  • SSL

Jika Anda menginginkan menggunakan HTTPS maka yang perlu dilakukan adalah melakukan instalasi SSL. SSL akan mengamankan pertukaran data yang tidak bisa dilakukan oleh HTTP.

  • Port yang digunakan

Port yang digunakan pun berbeda, jika HTTP menggunakan port default 80, sedangkan untuk HTTPS menggunakan port default 443 mengikuti port SSL.

  • Perlakukan Website Terhadap HTTPS

Baru-baru ini Google Chrome memunculkan pembaruan yang akan menampilkan “Sambungan Tidak Aman” untuk situs yang tidak menggunakan HTTPS. Tampilan ini akan cukup mengganggu pengunjung. Bahkan bisa jadi mereka tidak jadi membuka website tersebut dikarenakan khawatir terhadap keamanan website yang dikunjungi.

Kesimpulan

Pada artikel ini sudah dibahas mengenai 5 hal terkait dengan HTTPS. Pada bagian pertama sudah dijelaskan mengenai tiga aspek yang ditangani oleh HTTPS yaitu enkripsi, autentikasi, dan integritas. Keseluruhan proses tersebut dilakukan oleh HTTPS yang mana tidak dilakukan pada HTTP biasa.

Selain melakukan enkripsi, ternyata HTTPS juga dapat menaikan peringkat website pada mesin pencarian. Google memberlakukan secara khusus untuk website yang menggunakan sertifikat SSL. Pencarian Google akan lebih mengutamakan website yang menggunakan SSL daripada yang tidak menggunakannya. Tentu saja masih dengan hal-hal lain yang mempengaruhi SEO.

Anda tidak perlu menunggu lagi untuk menggunakan HTTPS. Banyak kelebihan yang akan didapatkan saat menggunakannya. Niagahoster menyediakan layanan SSL yang bisa digunakan untuk website Anda. Informasi terkait SSL tersebut bisa dilihat pada halaman website Niagahoster.

Jika Anda memiliki masukkan atau pertanyaan mengenai artikel ini, jangan ragu untuk berkomentar melalui kolom komentar yang tersedia. Silakan Subscribe untuk mendapatkan artikel terbaru langsung di inbox email Anda. 🙂

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia online langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

There are currently no comments.

three + 3 =