Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Apa Itu SSL dan Hal-Hal yang Harus Anda Ketahui

3 min read

Apa Itu SSL dan Hal-Hal yang Harus Anda Ketahui

Mulai awal tahun ini, Google melabeli setiap website yang tidak memiliki SSL dengan label Not Secure pada URL bar. Hal ini tentu merugikan bagi pemilik website yang tidak memiliki SSL karena visitor bisa menjadi ragu-ragu mengunjungi website tersebut.

Untuk itu, artikel ini akan membahas segala hal yang perlu Anda tahu tentang SSL. Mulai dari pengertian apa itu SSL, cara kerjanya, perbedaan HTTP dan HTTPS, jenis-jenis SSL dan keuntungan menggunakan SSL bagi website Anda.

Pengertian dan Cara Kerja SSL

Sebenarnya, apa itu SSL?

Sertifikat SSL atau yang lebih dikenal dengan SSL adalah singkatan dari Secure Socket Layer. Apabila sistemn keamanan ini ditambahkan pada website Anda, maka URL website akan berubah menjadi HTTPS. Tujuan utama pemasangan SSL adalah sebagai pengaman pertukaran data yang terjadi melalui jaringan internet.

Apabila URL website Anda masih menggunakan protokol HTTP, Google akan secara otomatis menampilkan peringatan Not Secure setiap kali visitor mengunjungi website Anda. Peringatan tersebut juga akan muncul saat visitor mengisi data atau informasi sensitif seperti data login dan password, form, serta data pribadi dan nomor rekening. Secara tidak langsung, Google memaksa pemilik website untuk mengamankan dan mengenkripsi data yang berada dalam jaringan internet.

Sertifikat SSL ini nantinya akan membantu Anda untuk mengamankan komunikasi dua komputer yang terhubung oleh jaringan internet. Pertukaran data seperti mengunjungi website, pengiriman dan penerimaan email, membeli barang online, serta data-data penting perusahaan akan dienkripsi agar tidak ada oknum tak bertanggung jawab yang berusaha menggunakan data-data tersebut secara ilegal.

Sertifikat SSL memiliki dua kombinasi, yakni public key dan private key. Public key digunakan untuk mengenkripsi data yang akan dikirim, sementara private key digunakan untuk mendekripsi data ke format yang dapat digunakan kembali oleh penerima data.

Perbedaan HTTP dan HTTPS

Lalu apa hubungannya dengan HTTP dan HTTPS apabila menggunakan sistem keamanan SSL?

Website yang telah menggunakan SSL salah satunya adalah dengan berubahnya URL website Anda dari protokol HTTP ke HTTPS. Perbedaan HTTP dan HTTPS cukup berpengaruh bagi visitor di era digital saat ini. User awam biasanya mengenal SSL dengan tanda HTTPS yang terdapat saat mengakses website tertentu.

HTTP (HyperText Transfer Protocol) dan HTTPS (HyperText Transfer Protocol Secure) adalah protokol yang didesain khusus untuk mentransfer informasi dari satu komputer ke komputer lain melalui jaringan internet. Perbedaan HTTP dan HTTPS yang paling mencolok adalah dengan penambahan huruf S (Secure).

Namun, HTTP merupakan versi yang tidak terenkripsi dengan aman. Absennya autentikasi membuat Anda tidak benar-benar tahu dengan siapa Anda berinteraksi selama berada di jaringan internet. Bisa saja, saat Anda sedang bertransaksi dengan seseorang, hacker sudah siap untuk menyimpan data-data penting Anda.

Penambahan satu huruf ini sangat penting karena hal tersebut berarti website telah dipasangi sertifikat SSL. Pemasangan sertifikat SSl ini menunjukkan komputer yang saling berhubungan telah setuju dengan sebuah kode yang mengahlau apapun yang berusaha membaca dan mengambil data yang mereka miliki.

Sebagai pemilik website tentu hal ini sangat membantu apabila Anda bertransaksi dengan klien Anda. Hal ini menjadi perhatian yang sangat serius apabila Anda memiliki website jenis e-commerce, karena Anda dan klien akan sering bertukar informasi penting seperti data pribadi, nomor rekening, dan sebagainya.

Keuntungan Menggunakan SSL untuk Website Anda

Setelah mengetahui apa itu SSL dan perbedaan HTTP dengan HTTPS, kini Anda perlu mengetahui sebenarnya apa keuntungan menggunakan SSL untuk website Anda. SSL menjadi penting karena merupakan faktor pengaman website.

Meningkatkan Kepercayaan Pengunjung

Keuntungan menggunakan SSL yang paling utama adalah tanda HTTPS pada URL yang menambah kepercayaan visitor website Anda. Hal ini dikarenakan visitor akan merasa lebih aman untuk mengunjungi dan bahkan bertransaksi jual-beli yang mengharuskan mereka mengisi form data-data penting dan sensitif pada website Anda.

Memperbaiki SEO atau Peringkat Website Anda

Tahukah Anda bahwa memiliki sertifikat SSL juga akan membuat website Anda semakin baik dalam segi SEO? Dengan algoritma Google yang melabeli website dengan Not Secure apabila tidak memiliki SSL,. Jadi, keuntungan menggunakan SSL yang Anda dapat tak hanya dari segi keamanan tapi juga peringkat website yang penting untuk menarik lebih banyak visitor.

Bertukar Data Menjadi Lebih Aman

Keuntungan menggunakan SSL lainnya adalah dengan enkripsi yang dimiliki oleh SSL, data akan menjadi lebih aman. Pertukaran data yang terjadi antara komputer Anda dengan komputer visitor yang berusaha mengunjungi website Anda akan dilindungi oleh public key dan private key. Terlebih lagi, label gembok dan HTTPS akan membantu visitor awam untuk lebih tenang saat mengakses website Anda.

Jenis-Jenis SSL

Jenis-jenis SSL di bawah ini dibedakan menurut kebutuhan keamanan SSL masing-masing website.

Domain Validated SSL (DV SSL)

SSL ini sangat direkomendasikan bagi SMB (bisnis berkembang) yang membutuhkan solusi dengan harga yang terjangkau. Sertifikat SSL level DV ini hanya memerlukan kepemilikan domain, yakni validasi DNS atau email.

DV SSL hanya akan menampilkan informasi bahwa website Anda adalah website yang aman dan terenkripsi. Jadi, tidak disarankan bagi e-commerce untuk menggunakan SSL level ini. DV SSL cocok digunakan pada website testing atau situs internal bisnis Anda. Apabila Anda menggunakan sertifikat ini, penanda bahwa domain telah aman adalah dengan HTTPS dan gembok warna hijau.

Organization Validated SSL (OV SSL)

SSL ini sejatinya sama seperti DV SSL. Namun, pemilik domain harus melakukan verifikasi dengan menunjukkan bukti kepemilikan dan legitimasi domain. Artinya, penerbit sertifikat atau CA (Certificate Authority) seperti GeoTrust, Comodo, dan lain-lain akan memastikan bahwa domain tersebut telah terdaftar dengan informasi nama bisnis, lokasi, dan informasi legal lainnya.

OV SSL biasanya digunakan pada website perusahaan agar tampak lebih aman dan terpercaya bagi visitor. Apabila Anda menggunakan sertifikat ini, penanda bahwa domain telah aman adalah dengan HTTPS dan gembok warna hijau.

Extended Validated SSL (EV SSL)

EV SSL memiliki keamanan tingkat tinggi dan sangat direkomendasikan bagi bisnis online Anda, terutama website e-commerce. Ciri EV SSL ini adalah dengan tertulisnya nama bisnis Anda dengan warna hijau pada URL bar di dekat nama domain.

EV SSL mengharuskan pemilik domain untuk memverifikasi kepemilikan domain dengan beberapa dokumen legal. Hal ini karena biasanya SSL ini digunakan bagi mereka yang memiliki badan usaha terpercaya seperti PT, CV, dan Departemen Negara.

Kesimpulan

SSL menjadi salah satu elemen penting bagi pemilik website. Terutama setelah Google memutuskan untuk melabeli URL bar dengan Not Secure pada setiap website yang belum terpasang SSL. Jadi sebenarnya, apa itu SSL? SSL adalah sistem keamanan untuk mengenkripsi pertukaran data yang terjadi antara komputer yang saling terhubung dengan jaringan internet.

Tiap-tiap jenis SSL juga memiliki fungsi dan tingkat keamanan masing-masing. Niagahoster menyediakan SSL tersebut dengan harga yang terjangkau agar pemilik website tetap bisa mendapatkan keamanan enkripsi yang diinginkan, dan tetap dengan harga terjangkau. Ingin website Anda lebih aman dari pencurian data? Segera pasang SSL di website Anda!

0
Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × three =