Apa itu CentOS? Pengertian, Sejarah, Kelebihan, dan Kekurangannya

4 min read

22_9_7 Apa itu CentOS Pengertian, Sejarah, Kelebihan, dan Kekurangannya

Dari sekian banyak distro Linux di pasaran, CentOS jadi salah satu yang menarik perhatian. Tak heran, karena CentOS adalah distro gratisan dengan fitur dan kemampuan layaknya platform Linux berbayar dari Red Hat.

Anda jadi penasaran ingin menjajal CentOS, kan? Boleh, tapi sebaiknya Anda kenalan dulu dengan distro yang satu ini lebih jauh. 

Kali ini, kami akan mengupas tuntas apa itu CentOS, sejarahnya, sampai kekurangan dan kelebihan CentOS. Tanpa basa-basi lagi, ini dia artikel selengkapnya!

Apa itu CentOS?

centos adalah

CentOS adalah singkatan dari Community ENTerprise Operating System, sebuah Linux distribution (distro) yang bisa digunakan untuk cloud server, komputer desktop, maupun workstation.

Sebenarnya, CentOS adalah distro Linux berbasis Red Hat Enterprise Linux atau RHEL yang dikenal sebagai platform Linux berbayar milik Red Hat. Karena berlisensi, Anda perlu merogoh kocek untuk menggunakan RHEL.

Pun demikian, CentOS adalah sistem operasi yang bersifat open source dan gratis. 

Kenapa bisa begitu? Sebuah komunitas bernama CentOS Project punya misi membuat sebuah distro yang kompatibel dengan RHEL, tapi bisa dimanfaatkan secara gratis. Hingga akhirnya, terciptalah CentOS. 

Sebagai distro kloningan dari RHEL dengan fitur hebat dan bisa digunakan tanpa biaya, popularitas CentOS pun kian meningkat.

marketshare centos

Faktanya, CentOS adalah distro Linux terpopuler ketiga setelah Ubuntu dan Debian. Tercatat, 9.2% website di dunia dihostingkan di server berbasis CentOS.

Nah, itu tadi sekilas tentang pengertian CentOS. Sepertinya perjalanan distro Linux ini menarik juga, ya? Jadi, yuk mengenal sejarah perjalanan CentOS dari awal berdiri hingga sekarang di poin selanjutnya!

Baca juga: Ubuntu vs CentOS

Sejarah CentOS

sejarah centos red hat

Pada tahun 2002, Gregory Kurtzer membentuk tim untuk mengembangkan proyek CAOS Linux. CAOS Linux ini nantinya menjadi cikal bakal CentOS.

Bekerja sama dengan CentOS Project, Kurtzer memang sejak awal berencana menciptakan sebuah distro yang memakai sistem RPM Package Manager. Namun kala itu, satu-satunya platform Linux dengan RPM hanyalah RHEL milik Red Hat.

Padahal, RPM sendiri menyimpan database berbagai software untuk diinstall lewat Package Manager lain, seperti Yum.  Maka diputuskan, distro tersebut akan berbasis RHEL dengan bantuan beberapa modifikasi yang dilakukan tim CentOS Project.

Pada tanggal 14 Mei 2004, lahirlah distro Linux baru bernama CentOS version 2 yang telah lama dinantikan kehadirannya. Rilisan pertama CentOS ini mengadopsi basis kode dari RHEL versi 2.1AS.

centos support

Untuk selanjutnya, CentOS makin berkembang dan konsisten meluncurkan versi terbaru. Yaitu, CentOS 3 (2004), CentOS 4 (2005), CentOS 5 (2007), dan CentOS 6 (2011).

Pada Januari 2014, Red Hat mengumumkan bahwa pihaknya akan mensponsori pengembangan CentOS. Maka tak heran, nama CentOS semakin berkibar dengan merilis CentOS 7 (2014) dan CentOS 8 (2019).

Namun pada Desember 2020, Red Hat secara mengejutkan menghentikan dukungan terhadap CentOS. Buntutnya, CentOS 8 akan dihentikan pengembangannya pada 31 Desember 2021. Sementara, CentOS 7 akan mengalami hal yang sama pada 30 Juni 2024.

Nah, itu dia  sejarah CentOS. Selain cerita pengembangannya yang menarik, berbagai kelebihan CentOS juga layak dibahas lebih jauh.

Baca juga: Cara Membuat Virtual Host di CentOS

Kelebihan CentOS

Sebagai salah satu distro Linux terbaik, beberapa kelebihan CentOS adalah:

  • Gratis – CentOS adalah alternatif terbaik bagi Anda yang ingin merasakan distro Linux enterprise ala Red Hat, tapi enggan membayar sejumlah biaya.
  • Kompatibel dengan RHEL – CentOS adalah duplikat dari RHEL. Otomatis, apapun yang bisa dilakukan di RHEL di atas kertas juga bisa diimplementasikan di CentOS.
  • Kinerja Gesit – CentOS telah dioptimasi sedemikian rupa agar bisa menghadapi beban kerja sistem yang berat, tapi tetap ngebut dan stabil.
  • Hemat Resource – Dibanding distro Linux lain seperti Ubuntu, ternyata CentOS tidak memakan resource sistem terlalu banyak. Sehingga, ia bisa diinstall di server maupun komputer dengan spesifikasi hardware yang tak terlalu tinggi.
  • Software Melimpah – CentOS menyediakan aneka software yang bisa dipasang untuk menambah kelengkapan fiturnya.
  • Dukungan Komunitas – Sejak awal diluncurkan hingga sekarang, CentOS didukung oleh komunitas yang aktif dan suportif. Mereka memastikan pengembangan CentOS selalu lancar, serta membantu pengguna yang mengalami kendala.

Wah, banyak sekali ya kelebihan CentOS? Meski begitu, tak ada gading yang tak retak. CentOS juga punya kekurangan yang akan dibahas di poin selanjutnya.

Baca juga: Cara Install LAMP di CentOS 7

Kekurangan CentOS

rocky linux

Berikut ini beberapa kekurangan CentOS yang wajib Anda pertimbangkan:

  • Tergantung dengan RHEL – Ketergantungan CentOS pada RHEL menimbulkan dampak negatif. Yaitu, mereka harus menunggu Red Hat merilis RHEL versi terbaru untuk bisa meluncurkan versi termutakhir dari CentOS.
  • Mewarisi Kekurangan RHEL – Karena dibangun berdasarkan RHEL, maka CentOS bisa dibilang mewarisi semua karakteristik platform Linux yang bersangkutan, termasuk kekurangannya.
  • Hampir Discontinue – Di tahun 2024 mendatang, semua versi CentOS akan dihentikan pengembangannya. Mau tak mau, Anda harus bermigrasi ke OS lain dengan fitur sama, seperti Rocky Linux yang merupakan penerus dari CentOS.

Nah, itu dia beberapa kelebihan dan kekurangan CentOS. Apakah Anda tertarik menggunakan distro Linux yang satu ini? Jika masih ragu-ragu, baca pembahasan di bawah ini, yuk!

Baca juga: Cara Mengubah Hostname CentOS 7

Mengapa Anda Harus Menggunakan CentOS?

Setidaknya ada lima alasan kenapa Anda harus menggunakan CentOS, baik untuk server VPS atau komputer desktop, yaitu:

1. Keamanan Berlapis

kelebihan centos selinux

Jika Anda butuh distro Linux dengan proteksi berlapis, maka CentOS adalah jawabannya. Ada banyak fitur keamanan di CentOS yang bisa Anda manfaatkan. Salah satunya yaitu Security Enhanced Linux atau SELinux.

SELinux adalah mekanisme kontrol akses untuk mengatur konfigurasi keamanan secara global terhadap semua file dan proses kerja. Dengan begitu, risiko penyusupan melalui bug ataupun celah kerentanan dapat ditekan seminimal mungkin.

Baca juga: Disable SELinux CentOS 7

2. Dukungan Panjang

Meski CentOS akan dihentikan pengembangannya pada 2024 nanti, sebenarnya dukungan dari developer CentOS tak terlalu buruk, kok. Kecuali CentOS 8, semua versi CentOS mendapat dukungan selama 10 tahun penuh.

Sebagai contoh, CentOS 7 yang diluncurkan tahun 2014 akan selalu mendapat update hingga tahun 2024. Baik itu update kecil-kecilan, perbaikan keamanan, maupun penambahan fitur baru.

Baca juga: Cara Install LEMP di CentOS 7

3. Adanya Package Management

cara cek kecepatan vps yum install python

CentOS memungkinkan Anda menginstall software dan modul tambahan melalui sebuah Package Manager. Nah, Package Manager tersebut bernama Yum atau Yellowdog Updater Modifier.

Selain untuk memasang modul, script, dan software tambahan, Yum juga bisa dipakai untuk mengupdate sistem beserta apapun yang terinstall di dalamnya cukup dengan satu perintah sederhana, yaitu yum upgrade.

Baca juga: Cara Install PostgreSQL di CentOS 7

4. Dokumentasi Lengkap

Sebagai salah satu distro Linux terpopuler, CentOS menyediakan dokumentasi pengguna yang tergolong lengkap. Mulai dari hal-hal dasar seperti cara install CentOS sampai konfigurasi yang sifatnya rumit tersedia di laman resminya.

Maka dari itu, Anda yang masih pemula sekalipun tak perlu ragu maupun takut mencoba distro yang satu ini. Karena, Anda mempelajari dokumentasi sekaligus mempraktikkannya secara langsung.

Baca juga: Cara Install OpenLiteSpeed di CentOS 7

5. Support Control Panel

CentOS kompatibel dengan berbagai software control panel hosting. Sebut saja cPanel, Webuzo, Webmin, VestaCP, dan masih banyak lagi. Ini tentu kabar gembira bagi yang ingin mengelola server CentOS dengan control panel karena akan terasa lebih mudah..

Pun demikian, Anda masih bisa menggunakan CentOS di server VPS tanpa panel sama sekali. Apapun pilihan Anda, semuanya bisa difasilitasi dengan baik oleh distro Linux yang satu ini.

Menggunakan CentOS untuk diinstall di secara offline di komputer maupun online di server VPS adalah pilihan tepat. Apalagi konfigurasi awal pengaturan CentOS 7 juga bisa dikatakan mudah.

Bagaimana, makin yakin beralih ke CentOS?

Baca juga: Cara Install Webmin di CentOS 7

Anda Tertarik Mencoba CentOS?

Di artikel ini, Anda sudah mengenal semua tentang CentOS. Mulai dari pengertian, sejarahnya, hingga kelebihan dan kekurangan CentOS. Anda bahkan sudah tahu alasan untuk menggunakan CentOS, baik offline maupun online di server VPS.

Sepanjang artikel, kami juga memberikan rekomendasi artikel lain seputar CentOS. Jika masih kurang, Anda bisa membaca beberapa panduan berikut:

Bagaimana, tertarik beralih ke CentOS untuk mengelola server? Jika ya, cara termudah tentu saja berlangganan VPS lalu menginstallnya dengan CentOS. Tapi ingat, selalu pilih penyedia layanan VPS yang sudah teruji kualitasnya, seperti Niagahoster.

Kenapa harus langganan VPS Cloud Server Niagahoster?

variasi os centos

Pertama, Niagahoster menyediakan 10+ variasi distro CentOS untuk Anda install. Kedua, ada teknologi Network Link 100Mb/detik untuk transfer data secepat kilat. Ketiga, tersedia jaminan Uptime 99.98% untuk server VPS bebas down.

Menarik sekali, kan? Tunggu apa lagi, yuk cobain layanan VPS Cloud Server terbaik sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published.