David Kurniawan A Technical Content Writer at Niagahoster, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. David is eager to help people to improve their business on the internet.

Cara Install Nginx, MariaDB, PHP (LEMP) di CentOS 7

4 min read

cara install LEMP centOS7

LEMP merupakan singkatan dari Linux, Nginx, MariaDB, dan PHP. LEMP berfungsi untuk membuat server website dan aplikasi menjadi dinamis. Fungsinya sama dengan XAMPP yang ada di sistem operasi Windows. 

Dengan menggunakan LEMP, CentOS 7 dapat menjadi server sistem yang cukup andal. MariaDB berfungsi sebagai database pada web server. Sedangkan Nginx digunakan sebagai server web itu sendiri. Terakhir, PHP digunakan untuk memproses konten yang dinamis. Pada artikel ini kami akan membahas mengenai bagaimana cara install LEMP CentOS 7 secara lengkap.

Hal yang Perlu Disiapkan

Sebelum mengikuti panduan ini, Anda harus memiliki akses untuk IP server Anda. Untuk mendapatkan IP server caranya adalah dengan mengikuti panduan konfigurasi awal VPS Centos 7.

Cara Install LEMP di CentOS 7

Berikut ini langkah-langkah untuk install LEMP di CentOS 7:

Langkah 1 : Menginstall Nginx

Nginx adalah web server HTTP dan proxy dengan kode open source yang bisa juga berfungsi sebagai proxy IMAP/POP3. Kenapa menggunakan Nginx? Karena Nginx menawarkan penggunaan memori yang kecil dengan konkurensi yang tinggi. Sehingga akan mempercepat Anda dalam menyelesaikan semua proses di server. Berikut ini adalah langkah-langkah cara update CentOS 7 dan install Nginx.

Update CentOS 7

Pertama, yang perlu Anda lakukan adalah meng-update CentOS 7 menggunakan perintah berikut:

# sudo yum update

Install Nginx

Selanjutnya, mulai proses dengan instalasi Nginx menggunakan perintah ini.

# sudo yum install nginx

Karena ini adalah perintah sudo,  sistem  akan dijalankan dengan root privilege. Akses ini akan meminta password user root untuk melakukan verifikasi.

Setelah memasukan kata sandi, Anda akan diberitahu paket mana yang akan dipasang dan berapa banyak ruang disk tambahan yang akan digunakan. Tekan Y dan ENTER untuk melanjutkan.

install Nginx

Cek Instalasi Nginx

Setelah proses instalasi Nginx selesai, Anda perlu mengecek apakah instalasi Nginx Anda berhasil. Namun, sebelum itu Anda harus mengaktifkan Nginx di VPS hosting dengan menggunakan di bawah ini.

# sudo systemctl start nginx

Selanjutnya adalah, Anda dapat melakukan proses pengecekan ini menggunakan browser. Tuliskan alamat Internet Protocol (IP) pada browser.

http://Masukan_IP_Anda_Disini

Kemudian, browser akan menampilkan halaman default Nginx CentOS 7. Seperti contoh pada gambar di bawah ini.

Default Nginx

Langkah 2 : Install MariaDB

Setelah berhasil menginstall Nginx, kini Anda bisa memasang MariaDB. MariaDB adalah sistem manajemen basis data. Pada dasarnya MariaDB akan mengatur dan menyediakan akses ke database tempat situs Anda. Berikut ini adalah langkah-langkah install mariadb.

Install MariaDB

Untuk memulai instalasi MariaDB, gunakan perintah berikut:

# sudo yum install mariadb-server mariadb

Perintah ini juga akan menampilkan daftar paket yang akan diinstall bersama dengan jumlah ruang disk yang akan digunakan.Tekan Y dan ENTER untuk melanjutkan.

Install MariaDB
Install MariaDB

Aktifkan MariaDB

Ketika instalasi selesai, Anda perlu mengaktifkan MariaDB menggunakan perintah berikut.

# sudo systemctl start mariadb

Install Skrip Keamanan MariaDB 

Setelah Anda mengaktifkan MariaDB, maka database MariaDB telah berjalan pada server Anda.

Selanjutnya, Anda perlu menjalankan skrip keamanan yang akan menghapus beberapa pengaturan default MariaDB dan mengunci akses ke sistem database Anda. Masukkan perintah berikut untuk melakukannya.

# sudo mysql_secure_installation
Aktifkan MariaDB

Selanjutnya, Anda akan mendapatkan konfirmasi bahwa Anda sudah memiliki kata sandi root sehingga Anda dapat dengan aman menjawab ‘n’. Akan tetapi jika Anda ingin mengubah kata sandi tekan Y. Pada tutorial ini memilih opsi n karena kami tidak ingin mengganti kata sandi root.

Aktifkan MariaDB

Kemudian, tekan ENTER untuk menerima default. Perintah Ini akan menghapus beberapa pengguna anonim.

Aktifkan MariaDB

Selanjutnya Anda perlu memberikan izin untuk perintah root agar dapat terhubung ke localhost. Fungsinya adalah untuk memastikan bahwa seseorang tidak dapat menebak kata sandi root Anda. Demi keamanan, kami sarankan untuk memilih Y agar keamanan website Anda terjamin.

Aktifkan MariaDB

Pada tahap ini Anda akan diberi pilihan apakah Anda ingin menghapus database test dan menghapus akses ke database tersebut.

Di tutorial ini kami memilih untuk menghapus database dengan mengklik Y/YES sebab database test hanyalah database yang digunakan untuk uji apakah database berjalan dengan baik atau tidak. 

Aktifkan MariaDB

Berikutnya adalah, pilihan untuk memuat ulang tabel privilege, tujuannya adalah untuk memastikan perubahan yang sudah Anda buat. Tekan Y pada perintah ini untuk memuat ulang perubahan yang telah dibuat.

Aktifkan MariaDB

Membuat user baru di MariaDB

Untuk membuat akun baru yang disebut admin dengan fungsi yang sama dengan akun root. Masukkan perintah berikut ini

# sudo mariadb

Sekarang, Anda dapat membuat pengguna baru dengan hak akses root dan akses berbasis kata sandi. Pada tutorial ini kami menggunakan nama pengguna admin dan password admin1234. Anda bisa membuat nama pengguna dan kata sandi secara bebas. Masukkan perintah ini.

MariaDB [(none)]> GRANT ALL ON *.* TO 'admin'@'localhost' IDENTIFIED BY 'admin1234' WITH GRANT OPTION;

Kemudian, masukkan perintah Flush Privileges untuk memastikan bahwa user dan password disimpan dan tersedia di dalam database.

MariaDB [(none)]> FLUSH PRIVILEGES;

Setelah itu, keluar dari MariaDB menggunakan perintah berikut:

MariaDB [(none)]> exit;

Nah, dengan mengikuti langkah-langkah di atas Anda telah berhasil untuk membuat user baru. Jadi ketika Anda ingin mengakses database Anda dengan menggunakan User baru, Anda harus memasukan kata sandi yang baru saja Anda atur. Masukan perintah berikut untuk masuk database dengan user baru.

# mariadb -u admin -p

Langkah 3 : Install PHP

Setelah instalasi sistem basis data berhasil dan sudah diatur, Anda dapat melanjutkan untuk menginstal PHP. PHP digunakan untuk menjalankan website yang diakses secara online. PHP akan mengelola kode program menjadi tampilan halaman website. Pada kasus ini adalah halaman website. Masukkan perintah berikut pada Terminal SSH untuk melakukan instalasi PHP.

# sudo yum install php php-mysql

Setelah instalasi PHP selesai, Anda perlu melakukan restart pada Nginx agar PHP bekerja secara maksimal dengan menggunakan perintah berikut.

# sudo systemctl restart httpd.service

Pengecekan Instalasi PHP

Fungsi pengecekan instalasi PHP disini adalah untuk memastikan bahwa instalasi php yang dilakukan pada server berhasil. Untuk pengecekan instalasi PHP Anda dapat melakukan dengan membuat file .php yang ditambahkan pada folder root web server. File ini biasa disebut dengan public_html

Pada sistem operasi CentOS, folder public_html berada pada direktori /var/www/html/. Buka direktori /var/www/html/ dan buat file public_html.

Berikut langkah-langkah untuk mengecek apakah PHP sudah berjalan di server dengan baik.

Pertama, masuk ke direktori root web server menggunakan perintah.

# cd /var/www/html/

Setelah itu, pada direktori www buat file .php menggunakan perintah touch (Contoh info.php).

# touch info.php

Selanjutnya, masukan perintah di bawah ini untuk membuka file info.php yang telah dibuat.

# nano info.php

Kemudian, masukkan kode skrip berikut ini.

<?php

phpinfo();

?>
Install PHP

Lalu simpan dengan menggunakan perintah CTRL + X > Y > ENTER.  File akan tersimpan dan Anda akan otomatis keluar dari editor.

Untuk memastikan keberhasilan  penambahan file php pada direktori html, Anda bisa buka browser dan akses alamat IP server Anda seperti ini.

http://196.33.55.32/info.php

Jika instalasi PHP berhasil, hasilnya akan seperti pada gambar di bawah ini.

Install PHP

Baca juga: Cara Install SSL Let’s Encrypt di CentOS 7 dengan Apache Web Server

Kesimpulan

Setelah mengikuti panduan di artikel ini, Anda sudah bisa memasang LEMP di server. Selanjutnya, Anda bisa melakukan tindakan lebih lanjut untuk mengembangkan sistem yang berbasis online seperti website. LEMP sudah memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan untuk pengembangan website.

Demikian artikel mengenai cara install LEMP di CentOS 7. Jika masih ada pertanyaan jangan sungkan untuk meninggalkan di kolom komentar. Jangan lupa juga subscribe untuk mendapatkan informasi VPS dan wordpress dari kami.

0
David Kurniawan A Technical Content Writer at Niagahoster, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. David is eager to help people to improve their business on the internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 7 =