Cara Menggunakan XAMPP (Menjalankan PHP & MySQL) - Niagahoster

Melalui artikel ini kami akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan XAMPP. Mulai dari melakukan instalasi sampai menginstal WordPress, dimana PHP dan MySQL adalah bagian utamanya.

XAMPP terdiri dari cross-platorm(X), berupa Apache, MySQL, PHP dan Perl. Ini adalah aplikasi yang memberikan solusi untuk Anda yang ingin menjalankan web server di lokal komputer ketika akan melakukan pengetesan aplikasi yang dibuat.

Sehingga Anda tidak perlu membeli hosting atau server untuk melakukan pengetesan website.

Catatan: Saat ini XAMPP telah mengganti MySQL dengan MariaDB. Meskipun demikian, WordPress akan tetap bisa dijalankan dengan baik. MariaDB adalah hasil pengembangan dari MySQL, untuk keterangan lebih lanjut dapat Anda baca mealui tautan berikut.

Komponen pada XAMPP

Pada saat artikel ini ditulis, versi terbaru dari XAMPP (dengan PHP 7.2.1) memiliki komponen sebagai berikut:

  • Apache versi 2.4.29 adalah aplikasi web server default;
  • MariaDB versi 10.1.30 adalah sistem manajemen database;
  • PHP versi 7.2.1 adalah server side scripting untuk membuat aplikasi berbasis web;
  • phpMyAdmin versi 4.7.4 adalah tool untuk menggunakan MySQL berbasis web;
  • OpenSSL versi 1.1.0g adalah implementasi open-source dari dua protokol keamanan populer, yaitu SSL dan TSL ;
  • XAMPP Control Panel versi 3.2.2 adalah kontrol panel sederhana untuk mengatur komponen berbeda pada XAMPP;
  • Webalizer versi 2.23-04 adalah sebuah tool analitik untuk user log dan metrik penggunaan;
  • Mercury Mail Transport System versi 4.63 adalah email server open source;
  • FileZilla FTP Server versi 0.9.41 berfungsi untuk melakukan transfer file;
  • Tomcat versi 7.0.56 adalah java servlet freeware untuk aplikasi Java;
  • Strawberry Perl 7.0.56 Portable berfungsi untuk melakukan distribusi Perl.

Baca Juga: Apa itu Hosting? Berikut Penjelasannya

Berikut adalah Cara Menggunakan XAMPP

cara menggunakan xampp infografis

Untuk menggunakan XAMPP sangatlah mudah, Anda hanya perlu mengunduhnya melalui website Apache Friends, kemudian lakukan instalasi dan jalakan modul yang ingin digunakan dengan menekan tombol start.

Untuk cara yang lebih detail, silakan ikuti langkah di bawah ini.

1. Lakukan Instalasi XAMPP

a. Silakan buka website Apache Friends, kemudian download sesuai sistem operasi Anda, pada contoh ini kami akan melakukan instalasi XAMPP di Windows.

 

menggunakan xampp

b. Setelah selesai didownload, silakan lakukan instalasi XAMPP, dengan cara klik kanan pada file instalasi kemudian pilih Open.

install xampp

c. Jika pada saat melakukan instalasi muncul peringatan yang bertujuan untuk memastikan apakah Anda akan menginstal aplikasi ini, Silakan klik Ok/Yes untuk melanjutkan instalasi.

d. Selanjutnya akan tampil pilihan aplikasi apa yang akan Anda instal dan tidak ingin Anda instal. Beberapa aplikasi akan terinstal secara otomatis untuk menjalankan website seperti Apache dan PHP.

pilihan instalasi xampp

e. Jika tujuan menggunakan XAMPP adalah untuk menjalankan WordPress di localhost, pastikan untuk MySQL dan phpMyAdmin sudah tercentang seperti gambar di atas.

f. Selanjutnya, silakan pilih folder dimana file instalasi disimpan. Pada langkah ini kami menginstalnya langsung di folder C:\XAMPP. Hal ini karena untuk UAC tidak kami nonaktifkan.

folder instalasi xampp

g. Akan tampil halaman yang menanyakan apakah Anda ingin menginstal Bitnami untuk XAMPP, yang akan berguna untuk melakukan instalasi beberapa CMS seperti WordPress, Drupal, dan Joomla.

h. Karena pada tutorial ini kami akan menunjukan kepada Anda mengenai cara melakukan instalasi WordPress secara manual, maka installer tersebut tidak dibutuhkan. Silakan hilangkan centang pada “Learn more about Bitnami for XAMPP”, kemudian klik Next.

piihan bitnami xampp

i. Pada langkah ini XAMPP sudah siap untuk proses instalasi, silakan klik tombol Next.

melanjutkan instalasi xampp

j. Jika sudah terinstal, akan tampil pertanyaan mengenai apakah Anda ingin langsung menjalankan kontrol panel. Pastikan pilihan tersebut sudah tercentang, kemudian klik tombol Finish.

instal xampp berhasil

k. Kontrol panel akan otomatis muncul, tapi jika Anda tidak mencentang pilihan di halaman sebelumnya, maka Anda perlu membuka langsung kontrol panel melalui start menu atau folder XAMPP di komputer Anda.

Jika proses instalasi berjalan dengan baik, maka akan tampil tulisan berwarna biru dan hitam pada bagian kolom bawah di kontrol panel.

status instalasi xampp

Jika terjadi masalah, silakan baca dengan baik tulisan yang berwarna merah.

Kemudian ikuti langkah di bawah ini…

2. Perbaiki Error pada Port

Hal yang menjadi penyebab utama kenapa tampil error pada XAMPP biasanya disebabkan aplikasi lain pada komputer Anda menggunakan port 80 atau 443, dimana port tersebut digunakan oleh Apache dan MySQL.

Jika Anda menggunakan Windows 10, untuk port 80 biasanya digunakan oleh program World Wide Web Publishing service. Jika Anda tidak menggunakan program ini, silakan hentikan dengan cara di bawah ini.

1. Klik Start, kemudian ketikkan “services.msc” pilih Services yang ada di bagian Best match.

services

2. Scrol ke bawah, pada bagian World Wide Web Publishing Service klik kanan dan pilih Stop.

3. Silakan close XAMPP, kemudian buka kembali dan jalankan Apache dan MySQL pada XAMPP.

Jika langkah yang Anda lakukan tidak berhasil mengatasi masalah yang dihadapi atau tidak menemukan World Wide Web Publishing, silakan lakukan langkah di bawah ini:

1. Buka Windows Firewall dengan mengetikkan melalui start menu

windows firewall

2. Kemudian pilih Advanced Settings

advanced settings

 

3. Klik Inbound dan klik kanan kemudian pilih New Rule

inbound rules

4. Pilih Port dan tekan tombol Next, kemudian pada kolom Specific Ports isi dengan 80, 443 kemudian klik Next.

isi port

5. Centang Allow the Connection kemudian klik Next

allow connection

6. Pastikan semua pilihan dicentang, kemudian klik Next

apply

7. Masukkan lokal1 pada kolom name, kemudian klik Finish

lokal

8. Ulangi kembali langkah 1 sampai 6, untuk langkah 6 isi dengan lokal2, kemudian klik Finish

9. Restart komputer Anda

Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, jika tampil peringatan keamanan ketika melakukan instalasi atau menggunakan XAMPP, pastikan Anda sudah mencentang bagian Private networks, such as my home or work network dan klik Allow Access.

Baca Juga: Cara Upload WordPress ke Hosting dari Localhost

3. Pahami Kontrol Panel XAMPP

Kontrol panel XAMPP dapat Anda gunakan untuk mengontrol semua program yang ada di dalamnya. Anda dapat menjalankan atau menghentikan beberapa modul berbeda seperti Apache dan MySQL.

Pada tutorial ini Anda hanya perlu mengaktifkan Apache dan MySQL untuk menjalankan WordPress yang terdiri dari PHP dan database MySQL.

4. Jalankan XAMPP

Setelah Anda berhasil memperbaiki masalah port pada XAMPP, silakan buka kembali XAMPP, kemudian klik Start untuk Apache dan MySQL.

menjalankan mysql dan apache

Setelah keduanya sudah berjalan tanpa error, silakan akses localhost melalui http://localhost atau 127.0.0.1 pada browser.

install xampp berhasil

5. Setting Database

Sebelum Anda melakukan instalasi WordPress, Anda perlu membuat database terlebih dahulu.

Silakan akses tautan berikut http://localhost/phpmyadmin pada browser.

akses phpmyadmin xampp

Kemudian ikuti langkah di bawah ini:

Klik tab Databases, kemudian pada kolom Create database isi dengan nama database yang diinginkan, pada contoh ini kami membuat nama database dengan wordpress_db.

membuat database di xampp

Untuk langkah yang lebih detail, silakan ikuti tutorial mengenai cara membuat database MySQL pada pilihan 3. 

6. Download dan Instal WordPress

Silakan download versi WordPress terbaru melalui tautan berikut.

Supaya WordPress dapat berjalan dengan baik, pastikan Anda melakukan extract file WordPress di dalam folder yang tepat.

Caranya…

Masih ingat folder yang Anda tentukan sebelumnya ketika melakukan instalasi XAMPP?

Pada contoh ini kami melakukan instalasi pada folder C:/XAMPP/. Jadi untuk menyimpan file WordPress melalui folder C:/Program Files/XAMPP/htdocs.

extract wordpress

Setelah file WordPress sudah di extract, Anda dapat mengubah nama foldernya sesuai dengan yang diinginkan, secara default nama folder yang sudah di extract adalah wordpress.

wordpress

Pada contoh ini kami tidak mengubahnya, sehingga nama folder adalah wordpress.

Silakan buka folder wordpress, kemudian rename file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php.

edit wp config

Silakan buka file tersebut, Anda dapat mengeditnya melalui notepad bawaan Windows atau software editor lainnya, pada contoh ini kami mengeditnya melalui Notepad++.

mengedit wp config

Baris code tersebut berfungsi untuk menghubungkan WordPress ke database. Lakukan cara ini:

  1. Ganti baris database_name_here dengan nama database yang Anda buat, pada contoh ini adalah wordpress_db.
  2. Ganti baris username_here dengan root dan untuk password_here silakan dikosongkan.
  3. Simpan file.

pengaturan database

Pada langkah ini Anda sudah dapat melakukan instalasi WordPress, berikut caranya:

1. Melalui browser silakan akses alamat berikut http://localhost/wordpress.

2. Akan tampil pilihan bahasa untuk Anda gunakan pada WordPress Anda, silakan pilih salah satu, kami memilih Bahasa Inggris.

pilih bahasa untuk wordpress

3. Setelah bahasa sudah dipilih, silakan tekan tombol Continue dan klik tombol Let’s Go.

mulai instalasi xampp

4. Kemudian masukkan namausername dan password database, kemudian klik Submit.

instal wordpress

5. Jika detail database yang Anda masukkan sesuai dengan database yang Anda buat, maka akan tampil pemberitahuan seperti di bawah, silakan klik tombol Run the installation.

jalankan instalasi

6. Isi detail informasi untuk blog WordPress, mulai dari judul blog, username dan password untuk login ke admin area, alamat email, kemudian klik tombol Install WordPress.

isi detail login blog

7. Jika proses instalasi berhasil, akan tampil halaman untuk login ke admin area WordPress. Silakan masukkan username dan password untuk login.

login wordpress xampp

Untuk halaman login ke admin area, dapat melalui http://localhost/wordpress/wp-admin, sedangkan untuk melihat tampilan website dapat Anda akses melalui http://localhost/wordpress.

Anda juga bisa mengikuti tutorial berikut mengenai cara instal WordPress di localhost.

Apakah Anda memiliki masalah ketika melakukan instalasi XAMPP? Silakan beritahu kami melalui kolom komentar yang ada di bawah.

Itulah tutorial cara menggunakan XAMPP untuk menjalankan website WordPress dimana PHP dan MySQL adalah bagian utamanya. Dapatkan artikel terbaru langsung di inbox email Anda dengan cara Subscribe melalui form yang tersedia. 🙂

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia online langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan raih kesuksesan bersama kami!

  • nbcdns

    Pak boleh tanya? kalo folder xampp bisa di pindahkan tidak pak dan bagaimana cara menindahkan semua folder xampp ke partisi yang berbeda

  • Rika

    kalo misal kita udah punya domain dan hosting lalu mau edit offline lewat xampp gimana caranya? ko saya jadi ada akun wordpress 2 ya hehehehehehe

Scroll Up