Indra Maulana Cogito Ergo Sum.

Perbedaan LiteSpeed dan Apache, Siapa yang Lebih Unggul?

3 min read

perbedaan litespeed dan apache

Berbicara server hosting, nama LiteSpeed dan Apache tentu akan disebut. Keduanya memang memiliki reputasi baik berkat performa yang dimiliki. Namun, apa sesungguhnya perbedaan LiteSpeed dan Apache? 

Nah, di artikel ini, kami akan ajak Anda mengetahui perbedaan LiteSpeed dan Apache. Lantas, siapa yang unggul dari pertarungan LiteSpeed vs Apache? Yuk, temukan jawabannya di sini.

Apa Itu Apache?

apache adalah web server terpopuler saat ini yang punya kinerja cukup baik

Apache adalah sebuah perangkat lunak web server yang menghubungkan antara server dengan user (browser). 

Apache sendiri punya beberapa modul yang dapat menambah fungsionalitasnya. Di antaranya, MPM yang menangani berbagai macam mode multi-processing, dan mod_ssl yang dapat memungkinkan dukungan koneksi SSL & TLS. 

Salah satu keunggulan Apache sebagai web server adalah kompatibilitasnya dengan berbagai OS. Ini tentu menjadi salah satu pertimbangan ketika mengelola sebuah website. 

Selain itu, Apache juga menawarkan fitur lain. Contohnya, dukungan  .htaccess, SSL, HTTP/2, Lua, PHP, Perl, IPv6, FTP, WebDAV, bandwidth throttling (pembatasan bandwidth), dan load balancing. 

Berbagai fitur di atas dapat membantu pengguna mengelola resources website dan mengoptimalkan performanya dengan baik.

Baca Juga: Apache vs Nginx, Mana yang Lebih Baik?

Apa Itu LiteSpeed?

litespeed jadi salah satu web server unggulan untuk website traffic tinggi

LiteSpeed adalah web server yang mempunyai kinerja tinggi dengan kebutuhan tingkat sumber daya (resources) lebih rendah dari Apache. Itulah kenapa kinerja seperti RAM dan CPU hosting menjadi lebih ringan.

Nah, saat menggunakan LiteSpeed, pengguna tidak harus mengubah konfigurasi, program, atau detail sistem operasi yang sudah ada. Karena, secara default web server LiteSpeed ini punya konfigurasi yang telah teroptimasi.

Dari sisi fitur, LiteSpeed juga tak kalah lengkap dari Apache. LiteSpeed menghadirkan fitur GZIP Compression untuk menghemat bandwidth, SSL acceleration untuk mengirimkan page HTTPS lebih cepat, dan proteksi Brute Force pada wp-login.php untuk peningkatan keamanan.

Selain itu, LiteSpeed juga didukung dengan event-driven architecture untuk melayani koneksi (concurrent connections) hingga ribuan, dan kompatibel dengan semua core Apache modul (mod_rewrite, mod_security, mod_include, dan mod_cache).

Baca Juga: Apa itu Litespeed Memcached dan Bagaimana Cara Mengaktifkannya?

Perbedaan LiteSpeed dan Apache

Anda sudah tahu fitur web server Apache dan LiteSpeed. Lantas, apa sih perbedaan LiteSpeed vs Apache? 

1. Penanganan Traffic

Apache menggunakan thread untuk menangani berbagai macam proses yang masuk. Hal ini mengakibatkan website dengan trafik yang tinggi bisa mengalami masalah performa.

Berbeda dengan LiteSpeed yang memiliki event-driven architecture, web server ini mampu menangani ribuan koneksi dalam waktu yang bersamaan. Jadi, jika Anda mempunyai website dengan trafik yang cukup tinggi, LiteSpeed lebih bisa menjadi  pilihan yang cocok.

2. Penanganan Masalah Keamanan 

Website tidak akan terlepas dari masalah keamanan yang bisa saja muncul. Nah, peran web server di sini penting untuk mengatasi kendala tersebut. 

Baik Apache maupun LiteSpeed memiliki kinerja penanganan keamanan yang baik. Contohnya pada kasus penyerangan Distributed Denial-of-Service (DDos), kedua web server ini punya fitur Apache mod_security dan bandwidth throttling (perlambatan bandwidth) untuk mencegah dan menangani masalah tersebut.

Artinya, kedua server tersebut bisa diandalkan terkait dengan keamanan untuk website.

3. Kemudahan Konfigurasi

Apache menawarkan beberapa kemudahan dalam konfigurasi dengan berbagai modul tambahan yang disediakan sesuai kebutuhan pengguna. Sementara itu, LiteSpeed justru memungkinkan pengguna bisa memanfaatkan web server ini tanpa perlu konfigurasi.

Dengan begitu, kedua web server ini cocok digunakan untuk user yang masih awam tentang hal-hal teknis.

4. Kompatibilitas Sistem Operasi 

Linux dan Windows adalah sistem operasi yang banyak digunakan dalam pengelolaan website. Server manakah yang cocok dengan sistem operasi tersebut? 

Jika LiteSpeed ​​vs Apache dibandingkan dari sisi kompatibilitas, Apache bisa dikatakan lebih unggul. Alasannya, Apache mendukung Windows dan Linux. Bahkan di Linux, Apache mendukung banyak distro seperti Ubuntu, RedHat, dll. 

Sebaliknya, LiteSpeed ​​hanya mendukung Linux pada beberapa distro utama dan belum kompatibel dengan Windows.

Baca Juga: 20+ Distro Linux Terbaik Untuk Hacking, Server & Edukasi

5. Penggunaan dengan WordPress 

Kedua web server bekerja sangat baik untuk mendukung penggunaan WordPress sebagai platform website. 

Pun demikian, LiteSpeed lebih unggul berkat kemampuannya meningkatkan kinerja PHP server hingga 50%. Kenapa ini penting? Karena WordPress adalah platform yang dibangun dari bahasa pemrograman PHP. Jadi, dengan kinerja PHP yang meningkat, performa website yang memanfaatkannya akan makin baik. 

Kenapa bisa begitu? LiteSpeed ​​Web Server memasangkan koneksi aplikasi PHP ke Server Web dengan baris perintah (LSAPI + PHP) untuk memproses script PHP yang berjalan di server jauh. 

Selain itu, LiteSpeed ​​Cache (LSCache) sangat efektif membantu proses penanganan cache dari website. Ini memungkinkan server dapat mempercepat pengiriman konten.

Jadi, bisa dikatakan bahwa bagi pemilik website WordPress, menggunakan layanan hosting dengan dukungan server LiteSpeed adalah pilihan yang tepat.

Nah, Jika Anda ingin punya website WordPress, ikuti Panduan Lengkap Membuat Website WordPress.

download ebook niagahoster tentang cara membuat website wordpress

Sudah Tahu Perbedaan LiteSpeed dan Apache?

Sekarang Anda sudah tahu perbedaan LiteSpeed vs Apache, bukan? Bisa disimpulkan, bahwa LiteSpeed lebih unggul ketimbang Apache di beberapa sisi. Contohnya, pada penanganan traffic, kemudahan konfigurasi, dan peningkatan performa website WordPress.

Dengan begitu, menggunakan layanan hosting dengan dukungan server LiteSpeed bisa menjadi keuntungan tersendiri. Baik bagi Anda yang membangun website pribadi, blog, hingga toko online yang cenderung memiliki trafik tinggi.

Untungnya, Anda tak perlu bingung mencarinya. Layanan hosting web Niagahoster memiliki beragam pilihan paket hosting dengan dukungan LiteSpeed. Mulai dari Shared Hosting, hingga Cloud Hosting.

Yang tak kalah menarik, selain dukungan server andal, Niagahoster juga memberikan gratis Sectigo Auto SSL untuk menjaga keamanan website lebih optimal, dan anti brute force & DDoS untuk memastikan website bisa diakses dengan lancar!

Menarik, bukan? Jadi, tunggu apa lagi?  Yuk.. segera dapatkan layanan Hosting untuk website terbaik Anda!

Indra Maulana Cogito Ergo Sum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *