Aldwin Nayoan Aldwin is a content writer at Niagahoster. Specializing in web hosting and WordPress, he is eager to help people uplevel their business on the internet. Apart from being a tech junkie, Aldwin likes fiction and photography.

Jenis-Jenis VPS yang Harus Anda Ketahui

5 min read

featured image jenis-jenis VPS

VPS adalah layanan hosting dengan sumber daya yang terdedikasi untuk masing-masing pengguna. VPS cocok untuk kebutuhan website atau aplikasi dengan resource lebih besar. Namun, ternyata ada jenis-jenis VPS yang perlu Anda tahu sebelum mulai menggunakannya..

Pembagian jenis VPS tersebut bisa berdasarkan beberapa aspek. Salah satunya adalah virtualisasi, yaitu teknologi yang digunakan untuk menyediakan sumber daya terdedikasi.

Lalu, apa saja jenis VPS berdasarkan virtualisasinya? Selain itu, layanan VPS seperti apa yang sebaiknya Anda gunakan? Yuk, simak satu per satu!

Jenis-Jenis VPS yang Harus Anda Ketahui

Setidaknya ada empat jenis VPS berdasarkan virtualisasinya, yaitu:

  1. OpenVz
  2. KVM
  3. Hyper V
  4. Xen

Mari kenali jenis-jenis VPS tersebut.

1. OpenVZ

logo OpenVZ

Open Virtuozzo atau OpenVZ adalah jenis VPS yang berbasis kernel Linux. Oleh karena itu, pengguna VPS dengan OpenVZ bisa menginstal berbagai sistem operasi Linux, seperti Ubuntu, Fedora, dan Debian. 

OpenVZ dikenal dengan penggunaan satu kernel yang pengaturannya sama rata untuk semua pengguna. Artinya, masing-masing pengguna tidak ditentukan batas penggunaan memori atau penyimpanan VPS-nya.

Akibatnya, jika ada pengguna yang menggunakan terlalu banyak sumber daya atau terlalu banyak pengguna pada satu server, performance-nya menjadi kurang baik.

Meski demikian, Anda bisa menggunakan OpenVZ untuk mendapatkan beberapa manfaat berikut:

  1. Biayanya Terjangkau
    OpenVZ bersifat open-source dan bisa digunakan secara gratis. Itulah kenapa jenis VPS ini umumnya lebih terjangkau dibandingkan VPS lainnya.
  1. Mengubah Pengaturan dan Migrasi VPS tanpa Restart Container
    Anda bisa mengubah pengaturan di VPS OpenVZ atau memindahkannya ke hosting VPS lain tanpa restart atau memulai ulang container. Dengan begitu, website atau aplikasi Anda menjadi lebih lancar.
  1. Memungkinkan Instalasi Firewall
    Pengguna OpenVZ bisa menginstal firewall untuk mencegah akses yang tidak diinginkan ke hosting VPS Anda.

2. KVM

ilustrasi KVM

KVM adalah salah satu dari jenis-jenis VPS yang patut Anda coba, terutama jika Anda ingin menggunakan OS Windows. 

Alasannya, KVM mengubah server Linux menjadi hypervisor yang dapat menjalankan beberapa VPS dengan guest OS. Alhasil, pengguna bisa menginstal sistem operasi selain Linux, termasuk Windows.

Selain itu, KVM juga memberikan kernel tersendiri di masing-masing VPS. Dengan begitu, pengguna dapat menentukan porsi penggunaan sumber daya hosting, sehingga kestabilan server dapat terjaga.

Pembagian sumber daya ini juga yang menyebabkan jenis VPS ini sering dimanfaatkan untuk pengembangan aplikasi. 

Selain itu, masih ada beberapa kelebihan KVM lainnya, seperti:

  1. Penyimpanan Data yang Tangguh
    KVM didukung dengan penyimpanan tambahan berupa NAS (network-attached storage) dan Multipath I/O. Keduanya membuat data website tetap dapat diakses ketika ada error perangkat keras, sehingga website Anda tetap bisa berfungsi dengan lancar.
  1. Keamanan Ganda
    VPS yang menggunakan KVM memiliki dua sistem keamanan bawaan Linux, yaitu SELinux dan sVirt. SELinux membatasi pengguna selain pengguna root untuk tidak membuat, menjalankan, atau membaca file di VPS Anda. Ditambah dengan sVirt yang mencegah aplikasi penyusup dari menggunakan sumber daya hosting, VPS Anda jadi lebih aman.
  1. Migrasi Tanpa Downtime
    Jika menggunakan KVM, website Anda tetap bisa diakses ketika dipindahkan ke hosting lain berkat fitur live migration. Fitur ini menyimpan proses yang terjadi di website dan melanjutkannya lagi setelah migrasi selesai.

3. Hyper V

Hyper V bekerja seperti KVM, yaitu mengubah server fisik menjadi sebuah hypervisor. Bedanya, jenis VPS menggunakan Windows sebagai sistem operasi dasar. Pun demikian, pengguna Hyper V bisa menginstal OS lain di VPS-nya.

Satu hal yang harus Anda perhatikan dari VPS Hyper V adalah alokasi memorinya. Sebab, apabila ada pengguna yang menggunakan terlalu banyak sisa memori server, performa server bisa terbebani. 

Jadi, jika Anda ingin menggunakan jenis VPS ini, sebaiknya pilihlah penyedia hosting yang menentukan batasan penggunaan memori VPS secara jelas.

Ketika menggunakan VPS Hyper V, Anda akan mendapatkan kelebihan-kelebihan berikut ini:

  1. Keamanan Data Website
    Hyper V memiliki fitur Disaster Recovery yang menyimpan backup data VPS di server terpisah. Backup tersebut bisa Anda pulihkan kapanpun. Dengan begitu, data website pengguna tetap tersedia apabila ada kerusakan di server utama.
  1. Live Migration
    Seperti KVM, Hyper V juga menawarkan fitur live migration. Artinya, pengguna bisa memindahkan VPS-nya ke layanan hosting lain tanpa mempengaruhi performa websitenya.

4. Xen

ilustrasi Xen

Xen sedikit berbeda dibandingkan ketiga jenis VPS yang tadi dibahas. Jenis virtualisasi ini menawarkan paravirtualization yang memungkinkan OS masing-masing pengguna untuk berkomunikasi dengan hypervisor

Apa dampaknya? Performa VPS pengguna bisa lebih baik. 

Nah, selain peningkatan performa, paravirtualization juga memberi pengguna fasilitas untuk membantu pengelolaan VPS, seperti:

  • Multi-server management
  • Performance alerting and reporting
  • Live migration

Di samping itu, Xen juga masih memiliki keunggulan lainnya, termasuk:

  1. Kemudahan Set Up
    Konfigurasi infrastruktur untuk Xen tidaklah rumit, sehingga proses set up-nya cepat. Dengan begitu, Anda bisa segera menggunakan VPS Xen.
  1. Kemudahan Pengelolaan
    Set up dan pengelolaan Xen terbilang mudah. Semua itu berkat fitur XENCenter Management Console yang akan membantu pengguna memulai, menghentikan, membuat backup VPS dengan satu klik.
  1. Dukungan untuk Windows
    Xen merupakan virtualisasi yang berbasis Linux, tetapi pengguna tetap bisa menginstal Windows sebagai sistem operasi VPS-nya. 

Baca Juga: Perbedaan VPS dan RDP

Jenis-Jenis VPS Niagahoster dan Keunggulannya

Itu tadi jenis-jenis VPS berdasarkan virtualisasinya. Lalu, jenis VPS apa yang ditawarkan Niagahoster untuk Anda? Mari simak  penjelasannya:

1. Cloud VPS

Apa jenis VPS Niagahoster yang fleksibel untuk berbagai kebutuhan? Cloud VPS adalah pilihannya.

VPS ini menawarkan delapan paket dengan beragam spesifikasi. Mulai dari paket Nano dengan penyimpanan 20GB yang cocok untuk website sederhana, hingga paket Platinum dengan penyimpanan 250GB untuk website berskala besar.

Baca Juga: Cara Kerja VPS

Pilihan sistem operasi di Cloud VPS cukup banyak. Anda bisa menggunakan berbagai OS berbasis Linux, seperti Debian, Ubuntu, dan CentOS. 

Sama halnya dengan pilihan panel kontrol di Cloud VPS. Ada WHM, Webuzo, Plesk, dan lainnya. Jadi, Anda tinggal pilih kontrol panel yang sudah tidak asing penggunaannya.

Tidak berhenti di situ, keunggulan Cloud VPS adalah perlindungan  keamanan bagi data website Anda dengan adanya Weekly Auto Backup. Begitu diaktifkan, fitur ini otomatis membuat salinan data website satu kali setiap minggu. Jika website mengalami error, Anda bisa memulihkannya dengan backup yang ada kapan saja.

Nah, apakah Anda tertarik untuk mendapatkan berbagai manfaat yang ditawarkan Cloud VPS? 

2. Cloud VPS KVM

Jenis VPS Niagahoster ini memiliki semua keunggulan Cloud VPS, tetapi dengan beberapa tambahan.

Yang pertama, Cloud VPS KVM menggunakan virtualisasi KVM. Artinya, performa layanan VPS ini lebih stabil karena tidak terganggu oleh penggunaan sumber daya yang berlebihan. Kestabilan server sangatlah penting, terutama untuk website atau aplikasi yang sering menampung banyak pengunjung.

Kedua, Cloud VPS KVM tidak hanya menawarkan opsi OS berbasis Linux, tetapi juga Windows. Sehingga, Anda yang terbiasa menggunakan Windows bisa lebih mudah memanfaatkan layanannya.

Ketiga, lokasi servernya ada di Indonesia. Dengan begitu, Cloud VPS KVM cocok bagi Anda yang target audiens berasal dari Indonesia. Sebab, pengunjung jadi lebih mudah mengakses website atau aplikasi Anda.

Keempat, keamanan server yang lebih baik. Cloud VPS KVM Niagahoster menggunakan mitigasi DDoS, sistem operasi keamanan terpusat, dan enkripsi data. Dengan begitu, risiko serangan hacker bisa diminimalkan.

Kelima, VPS KVM adalah layanan VPS yang paling direkomendasikan untuk Anda yang ingin membangun aplikasi dengan baik. Terutama, jika aplikasi tersebut terus berkembang dengan jumlah pengunjung yang kian banyak.

Nah, apabila ingin menggunakan VPS ini, segera klik tombol di bawah!

3. CyberPanel VPS

Seperti namanya, layanan VPS yang satu ini menawarkan CyberPanel sebagai panel kontrolnya. Dibandingkan beberapa opsi lain, panel kontrol ini memiliki tampilan simpel dan fitur-fitur yang ramah pengguna, sehingga mudah dioperasikan pemula.

CyberPanel VPS sendiri menggunakan web server tercepat saat ini, yaitu OpenLiteSpeed. 

Bahkan, dengan adanya fitur LiteSpeed Cache dan Memcached, Anda masih bisa meningkatkan kecepatannya. Alasannya, kedua fitur itu membuat cache data website, sehingga beban server dapat dikurangi walau website ramai pengunjung.

Di samping kecepatan, alasan lainnya untuk memilih CyberPanel VPS adalah bermacam fitur yang memudahkan pengelolaan VPS. Salah satunya adalah auto installer yang memungkinkan Anda menginstal aplikasi, misalnya WordPress, dengan beberapa klik saja.

Baca Juga: 11+ Panduan Menggunakan CyberPanel

Meski mudah digunakan, CyberPanel VPS juga cocok untuk pengguna tingkat lanjut yang tidak asing dengan tools developer. Alasannya, layanan VPS ini didukung dengan Docker dan Git manager yang memudahkan pengembangan website Anda.

Menarik kan, kelebihan-kelebihan yang ditawarkan CyberPanel VPS? 

4. VPS cPanel

Anda ingin menggunakan cPanel untuk mengelola hosting? VPS cPanel adalah pilihan tepat. Sebab, jenis VPS Niagahoster ini sudah disertai lisensi panel WHM untuk membuat akun cPanel.

Kenapa ini menjadi kelebihan? Sebab, apabila menggunakan layanan VPS lain, Anda harus membeli lisensi ini secara terpisah.

Selain itu, VPS cPanel bisa menjadi pilihan bagi Anda yang baru pertama kali menggunakan VPS atau beralih dari shared hosting ke VPS. 

Di layanan ini, sistem operasi (CentOS 7) dan panel WHM sudah terinstal, sehingga layanan VPS bisa langsung Anda gunakan.

Terlebih, antar muka panel WHM dan cPanel itu mirip. Jadi, akan memudahkan Anda yang familiar dengan  cPanel di shared hosting.

VPS cPanel juga cocok untuk Anda yang ingin mengelola beberapa website sekaligus dalam satu VPS. Alasannya, lisensi WHM di VPS ini memperbolehkan Anda membuat hingga lima akun cPanel.

Bagi Anda yang terbiasa menggunakan cPanel, tentu makin tertarik menggunakan jenis VPS ini, kan?

Manakah Jenis-Jenis VPS yang Ingin Anda Gunakan?

Di artikel ini Anda telah mengenal jenis-jenis VPS berdasarkan kategori umum, yaitu virtualisasinya. Kami sudah menjelaskan tentang OpenVZ, KVM, Hyper V, dan Xen. 

Niagahoster adalah penyedia layanan hosting yang memiliki berbagai layanan VPS. Beberapa produk mengedepankan fitur unggulan dari virtualisasi yang sudah kami jelaskan dan beberapa keunggulan lain.

Jenis-Jenis VPS Niagahoster yang bisa Anda coba, yaitu:

  • Cloud VPS: cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari website sederhana hingga website besar
  • Cloud VPS KVM: cocok untuk Anda yang ingin performa server stabil atau menggunakan OS Windows
  • CyberPanel VPS: cocok jika Anda ingin server berkecepatan tinggi dan panel kontrol ramah pengguna
  • VPS cPanel: cocok bagi Anda yang terbiasa menggunakan cPanel atau ingin mengelola beberapa hosting sekaligus.

Jadi, jenis VPS apa yang ingin Anda gunakan? Apapun pilihan Anda, klik tombol berikut ini untuk membeli VPS Anda!

Aldwin Nayoan Aldwin is a content writer at Niagahoster. Specializing in web hosting and WordPress, he is eager to help people uplevel their business on the internet. Apart from being a tech junkie, Aldwin likes fiction and photography.

Leave a Reply

Your email address will not be published.