Nida Regita F SEO Technical Writer at Niagahoster. An aquarius girl who loves music, watching movies and of course writing.

Apa itu Filezilla dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

5 min read

FI Cara Mengatasi err_connection_refused di FIleZilla

Diantara banyaknya FTP client, FileZilla adalah salah satu yang terbaik. Nah, bagi Anda yang sedang mengelola website, FileZilla akan memudahkan transfer file website ke hosting, maupun sebaliknya. 

Namun, bagaimana cara menggunakan FileZilla dengan tepat?

Kami akan menjelaskannya dengan lengkap di artikel ini. Akan tetapi, ada baiknya Anda memahami apa itu FileZilla terlebih dulu. Yuk, simak informasi selengkapnya. 

Apa itu FileZilla?

FileZilla adalah aplikasi transfer file terpopuler yang digunakan pada jaringan File Transfer Protocol (FTP). FTP sendiri adalah salah satu jenis protokol yang menjadi perantara dalam pertukaran data antara komputer dengan server melalui jaringan internet.

FileZilla adalah tools bersifat open-source dan gratis, sehingga Anda bisa memanfaatkan berbagai fitur terbaiknya tanpa perlu mengeluarkan biaya lagi. 

Aplikasi FileZilla adalah aplikasi yang cross-platform. Artinya, bisa digunakan di berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux dan Mac.

Sebagai sebuah FTP client, FileZilla memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:

  1. Melakukan koneksi client server.
  2. Menyediakan Graphic User Interface (GUI) untuk melakukan transfer file, baik dari komputer ke server (upload) maupun dari server ke komputer client (download).
  3. Membuat proses transfer file menjadi lebih aman dan cepat.

Salah satu keunggulan FileZilla adalah tampilannya yang user friendly. Itulah kenapa Anda bisa dengan mudah mempelajari cara menggunakan FileZilla meskipun baru mengenal tool ini.

Dengan Filezilla, Anda juga bisa melakukan transfer file ke hosting dengan jumlah yang banyak, ukuran yang besar dan dalam format file yang beragam. 

Proses yang Anda lakukan dengan Filezilla bisa lebih cepat dibanding dilakukan secara manual di cPanel. Sebab, lebih banyak langkah yang harus Anda lakukan di cPanel, mulai dari kompres file, upload file, sampai extract file di cPanel. 

Kalau menggunakan FileZilla, transfer file bisa dilakukan dengan drag & drop saja.

Wah, menarik sekali ya? Ingin coba transfer file ke web hosting menggunakan FileZilla? Kalau begitu, install dulu FileZilla-nya, yuk!

Bagaimana Cara Install FileZilla?

Berikut ini langkah-langkah cara install FileZilla:

1. Silakan download FileZilla Client sesuai dengan sistem operasi yang Anda gunakan. Di tutorial cara install FileZilla ini, kami menggunakan FileZilla untuk Windows.

download filezilla client

2. Kalau proses download sudah selesai, jalankan instalasi FileZilla dan klik tombol I Agree pada dialog License Agreement.

install filezilla di komputer client

3. Klik tombol Next pada setiap dialog yang muncul hingga instalasi berhasil. Kalau sudah, klik tombol Finish dan jangan lupa centang pada opsi Start FIlezilla Now.

berhasil install filezilla

4. Anda akan masuk ke halaman utama FileZilla. Klik tombol OK pada dialog Welcome to FileZilla.

tampilan awal filezilla

Nah, sampai sini Anda sudah berhasil mengikuti cara install FileZilla. Langkah di atas seharusnya tidak jauh berbeda ketika menggunakan sistem operasi lain.

Baca juga: Cara Akses Server Melalui FTP dengan Notepad++

Cara Setting Koneksi FTP Server di FileZilla

Untuk menggunakan FileZilla, Anda perlu melakukan koneksi ke FTP Server. Nah, berikut ini cara setting FileZilla agar bisa terkoneksi dengan FTP server:

1. Buatlah akun FTP di cPanel melalui menu FTP Accounts.

menu FTP accounts di cPanel

2. Isilah detail FTP akun yang akan Anda buat seperti berikut:

  • Log in – Masukkan nama yang akan menjadi username login Anda. Nantinya, username login Anda akan memiliki format namalogin@namadomain.com.
  • Domain – Pilih domain website Anda.
  • Password – Buatlah password yang kuat untuk login ke FTP server.
  • Directory – Anda bisa mengosongkannya jika ingin FTP memiliki hak akses penuh terhadap file di server. Anda juga bisa mengisinya dengan folder spesifik sesuai kebutuhan Anda.
  • Quota – Pilih Unlimited.
membuat akun FTP baru

3. Pastikan semua detail akun FTP sudah terisi. Jangan lupa catat  password akun Anda karena akan digunakan setiap kali. Lalu, klik tombol Create FTP Account

4. Kalau akun FTP sudah berhasil dibuat, klik Configure FTP Client untuk melihat informasi koneksi FTP berupa FTP username, FTP server dan port yang akan digunakan untuk login dari FileZilla.

detail informasi akun FTP

5. Lakukan koneksi FTP Server dengan FileZilla, bisa melalui fitur Quickconnect dan melalui Site Manager.

a. Jika melalui Quickconnect, isilah kolom berikut pada tampilan awal FileZilla:

  • Host – Isi dengan nama FTP server.
  • Username – Isi dengan FTP username.
  • Password – Isi dengan password akun FTP Anda.
  • Port – Isi dengan FTP port.  

Kalau data sudah diisi dengan benar, klik tombol Quickconnect

Tunggulah hingga FileZilla berhasil terhubung dengan FTP server seperti gambar di bawah ini. Dengan begitu, Anda sudah bisa mengakses semua file dan folder yang ada di server.

membuat koneksi ke FTP server melalui Quickconnect

b. Jika melalui Site Manager, klik menu File > Site Manager.

akses fitur site manager

Kemudian, klik New Site dan isikan detail informasi berikut ini:

  • Protocol – Pilih FTP agar Anda bisa melakukan download file dari server dan upload file ke server menggunakan FileZilla.
  • Host – Masukkan nama FTP server akun Anda.
  • Port – Masukkan FTP Port Anda.
  • Encryption – Kami rekomendasikan Anda untuk memilih Only use plain FTP (insecure). Sebab, cara lain perlu membuat sertifikat dan konfigurasi lain.
  • Logon Type – Pilih Normal.
  • User – Masukkan FTP username Anda.
  • Password – Masukkan password akun FTP Anda.

Setelah mengisi semua informasi dengan benar, klik tombol Connect untuk terhubung ke server.

membuat koneksi ke FTP server melalui site manager

Jika koneksi berhasil, Anda akan melihat daftar direktori dari server FTP Anda seperti ini:

berhasil melakukan koneksi filezilla dengan server

Kalau Anda masih gagal login, padahal sudah mengisi username dan password FTP dengan benar, silakan hubungi pihak penyedia hosting untuk mendapat bantuan.

Baca juga: Cara Mengatasi Err_Connection_Refused di FileZilla

Bagaimana Cara Menggunakan FileZilla?

Cara menggunakan FileZilla sebenarnya mudah, kok. Cukup dengan drag & drop untuk melakukan download dan upload. 

Sebelum melakukannya, Anda perlu memahami panel Filezilla dulu berikut ini:

penjelasan panel filezilla

Berikut ini penjelasan masing-masing bagian gambar di atas:

  1. Quickconnect – Fitur ini berfungsi untuk melakukan login dengan cepat ke FTP server.
  2. MessageLog – Fitur ini berfungsi untuk memberi notifikasi status proses yang sedang terjadi.
  3. LocalSite – Panel direktori folder yang ada di komputer Anda.
  4. RemoteSite – Panel direktori folder yang ada di server.
  5. DetailLocalSite – Panel detail setiap masuk direktori di komputer.
  6. DetailRemoteSite – Panel detail setiap masuk direktori server.
  7. TimelineProses – Berfungsi untuk memberi tahu proses transfer atau download file yang sedang terjadi.

Nah, kalau Anda sudah memahami kegunaan dari masing-masing panel, yuk mulai menggunakan FileZilla!

Upload File

Berikut ini cara menggunakan FileZilla untuk mengupload file dari komputer local ke server hosting:

1. Buatlah koneksi ke FTP server melalui Site Manager/Quickconnect.

2. Masuklah ke direktori asal pada panel LocalSite tempat Anda menyimpan file yang akan diupload. Secara otomatis, FileZilla akan menampilkan isi folder asal pada panel DetailLocalSite.

3. Masuklah ke direktori tujuan pada panel RemoteSite tempat Anda akan mengupload file. Secara otomatis, FileZilla akan menampilkan isi folder tujuan pada panel DetailRemoteSite.

4. Drag file dari panel DetailLocalSite dan Drop di panel DetailRemoteSite untuk mengupload file. Proses upload bisa Anda lihat di panel TimelineProcess.

upload file dengan filezilla

5. Kalau proses upload sudah selesai, file Anda seharusnya sudah ada di panel DetailRemoteSite. Kalau file masih belum ada, lakukan refresh di FileZilla.

6. Cek file yang telah di upload ke server. Jika ada data yang corrupt, lakukanlah upload ulang.

Modifikasi File

Di FileZilla, Anda bisa melakukan modifikasi file seperti rename, delete, add, maupun edit file. Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Buatlah koneksi ke FTP server melalui Site Manager/Quickconnect.

2. Masuklah ke direktori pada panel RemoteSite tempat Anda menyimpan file yang akan dimodifikasi.

3. Lakukan modifikasi file, Anda bisa menggunakan FileZilla untuk:

a. Mengubah Nama File (Rename) – Klik kanan pada file yang akan diganti namanya, lalu pilih Rename dan masukkan nama yang baru. 

rename file di filezilla

b. Menghapus Nama File (Delete) – Klik kanan pada file yang akan dihapus, lalu pilih opsi Delete.

hapus file di filezilla

c. Membuat File/Direktori Baru (Add) – Klik kanan pada panel DetailRemoteSite, lalu pilih Create Directory untuk membuat direktori baru atau Create New File untuk membuat file baru.

membuat file/direktori baru di filezilla

Selanjutnya, akan muncul popup form seperti gambar di bawah ini. Isilah dengan nama file yang akan Anda buat, jangan lupa tambahkan ekstensi file di akhir nama file.

masukkan nama file baru

d. Melihat dan Mengubah Isi File (View/Edit) – Klik kanan pada file yang akan diedit, lalu pilih View/Edit.

view/edit file di filezilla

Lakukan editing file dan tutup file jika sudah selesai. Kemudian, klik Yes jika Anda akan melihat pop up seperti gambar di bawah ini:

simpan hasil edit file melalui filezilla

4. Kalau modifikasi sudah selesai dilakukan, silakan refresh FileZilla Anda.

Download File

Berikut ini cara menggunakan FileZilla untuk mendownload file server ke komputer Anda:

1. Buatlah koneksi ke FTP server melalui Site Manager/Quickconnect.

2. Masuklah ke direktori asal (server) pada panel RemoteSite tempat Anda menyimpan file yang akan didownload. Secara otomatis FileZilla akan menampilkan isi folder yang ada di server pada panel DetailRemoteSite.

3. Masuklah ke direktori tujuan (komputer) pada panel LocalSite tempat Anda ingin menyimpan file hasil download. Secara otomatis FileZilla akan menampilkan isi folder tujuan pada panel DetailLocalSite.

4. Drag file dari panel DetailRemoteSite dan Drop di panel DetailLocalSite. Anda juga bisa mendownloadnya dengan cara klik kanan pada file, lalu pilih Download.

download file melalui filezilla

5. Tunggulah hingga proses download selesai, progress download file bisa Anda lihat di panel TimelineProcess

6. Refresh FileZilla Anda dan lakukan pengecekan terhadap file yang telah Anda download.

Baca Juga: Cara Backup Otomatis WordPress ke Dropbox dengan Plugin UpdraftPlus

Kesimpulan

FileZilla adalah tools yang sangat bermanfaat dan mempermudah Anda untuk melakukan transfer file dengan cepat dan aman. Tool ini sangat bermanfaat bagi Anda, terutama ketika mengelola sebuah website. 

Cara menggunakan FileZilla juga sangat mudah. Di artikel ini, Anda sudah mempelajari:

  1. Cara install FileZilla
  2. Cara setting FileZilla untuk membuat koneksi ke FTP server
  3. Cara menggunakan FileZilla untuk upload, modifikasi dan download file

Dengan begitu, Anda sudah siap menggunakan Filezilla untuk mengelola file website Anda, bukan?

Menariknya, FileZilla juga cukup efektif digunakan untuk mengatasi berbagai error di website WordPress lho. Misalnya, untuk mengubah file permission saat ada error 403 forbidden di WordPress, atau untuk restore file .htaccess ketika ada error 404 not found di website.

Nah, apa saja sih error WordPress yang mungkin diperbaiki dengan Filezilla? Kami sarankan Anda mempelajari kumpulan error WordPress yang sudah kami rangkum dalam bentuk ebook. Anda bisa mendownloadnya secara gratis, kok!

cara mengatasi error wordpress

Nida Regita F SEO Technical Writer at Niagahoster. An aquarius girl who loves music, watching movies and of course writing.

One Reply to “Apa itu Filezilla dan Bagaimana Cara Menggunakannya?”

Leave a Reply

Your email address will not be published.