Abd. Wahab SEO Content Writer at Niagahoster

Cara Mengganti Nama Domain Dengan Cepat dan Mudah

4 min read

Cara Setting Domain di Weebly dengan Custom Domain

Anda ingin tahu cara mengganti nama domain? Tapi, sebenarnya bisakah mengganti nama domain website dengan nama lain?

Tenang, Anda sudah berada di tempat yang tepat. Di artikel ini, kami akan menjelaskan cara mengubah nama domain dan alasan untuk melakukannya. Kami juga akan memberikan tips ganti nama domain dengan benar.

Jadi, mari simak penjelasan selengkapnya.

Alasan Mengganti Nama Domain

Umumnya, ada beberapa alasan seseorang atau bisnis mengubah nama domain, yaitu:

1. Nama dan Bentuk Bisnis Berubah

Alasan mengganti domain yang pertama adalah karena terjadi perubahan bentuk bisnis. Bisa saja Anda ingin memperluas cakupan bisnis, mengubah produk atau layanan, menyasar target pasar yang baru, dan bahkan untuk melakukan rebranding.

2. Meningkatkan Trafik Website

Mengganti nama domain juga salah satu cara untuk meningkatkan trafik website. Misalnya, untuk mendapatkan pengunjung di niche tertentu, Anda dapat menggunakan nama domain yang mengandung kata kunci sesuai niche.

Begitu pula, jika Anda menyasar pengunjung di wilayah tertentu, Anda dapat menggunakan ekstensi domain sesuai negara target. Contohnya, menggunakan domain .id atau .co.id jika menargetkan pengunjung dari Indonesia.

Bericara mengenai domain Indonesia, Anda bisa beli domain id murah di Niagahoster!

3. Memangkas Biaya Marketing

Dengan nama domain yang tepat, akan lebih mudah bagi Anda ditemukan audiens di niche bisnis Anda. Maka, Anda jadi tidak perlu mengiklankan website dengan strategi Search Engine Marketing, yang tentu membutuhkan biaya. 

4. Menggunakan Domain Ramah Pengguna

Ketika nama domain Anda sulit dieja, sulit diketik, atau bahkan sulit diingat, maka mengganti nama domain bisa dilakukan. Sebab, memungkinkan lebih banyak orang untuk menemukan domain Anda dengan mudah karena nama yang singkat.

Sebagai contoh, kalau Anda memiliki website jualternakindonesia.com, maka Anda bisa menggunakan jualternak.id. Selain lebih mudah diingat, juga sesuai dengan target audiens, bukan?

Baca juga: Tips Memilih Nama Domain

Cara Mengganti Nama Domain Website

Cara mengganti nama domain website dapat Anda lakukan dengan cepat dan mudah. Ikuti langkah berikut:

1. Membeli Domain Baru

Langkah yang perlu Anda lakukan sebelum masuk ke cara mengubah nama domain adalah beli domain baru. Sebab, Anda tidak bisa mengganti nama domain lama yang sudah terdaftar. Tenang, langkah daftar domain baru itu mudah, kok.

2. Mengganti Domain Utama Website

Kalau Anda mendapatkan domain baru di Niagahoster, cara ganti nama domain bisa dilakukan dengan mudah. Langkahnya sebagai berikut:

  1. Masuk ke Member Area Niagahoster
halaman login member area niagahoster
  1. Di halaman dashboard, pilih menu Layanan Anda. Lalu klik Hosting.
dashboard member area niagahoster
  1. Klik Kelola Hosting
kelola josting melalui member area niagahoster
  1. Pilih tab Domain, lalu masukkan nama domain baru Anda. Setelah itu, klik Ubah Domain.
cara mengganti nama domain melalui member area niagahoster

Anda sudah berhasil melakukan cara ganti nama domain.

Baca juga: Apa itu Propagasi DNS 

3. Mengarahkan Domain Baru ke Server

Setelah cara mengubah nama domain dilakukan, Anda perlu mengarahkan nama domain baru ke server layanan hosting Anda. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pada dashboard Anda, silakan pilih layanan Anda, lalu klik Domain.
layanan domain niagahoster
  1. Setelah itu, klik Kelola Domain
kelola domain melalui member area niagahoster
  1. Kemudian, pilih tab Name Server. Sesuaikan name server di kolom dengan konfigurasi Anda. Lalu klik Update.
cara ganti nama domain dengan mengubah name server domain
  1. Setelah berhasil, Anda akan mendapatkan pop-up seperti ini.
pemberitahuan update nameserver berhasil

4. Menyalin File Website Dari Domain Lama ke Domain Baru

Agar nantinya pengunjung dapat mengakses domain baru Anda, maka Anda perlu menyalin file website dari domain lama ke domain baru. Caranya seperti berikut:

1. Masuk ke halaman cPanel, lalu klik menu Domains.

menu domain cpanel

2. Pada halaman Domains, klik Create A New Domain

menambahkan nama domain baru melalui cpanel

3. Berikutnya, masukkan nama domain baru Anda. Pastikan untuk mencentang kotak Share document root agar konten dari website dari domain lama Anda dapat diakses di domain baru. Lalu klik Submit.

cara mengganti nama domain melalui cpanel

5. Mengubah URL dan Alamat Situs melalui WordPress

Setelah itu, Anda perlu untuk mengubah URL wordpress dan alamat situs Anda. Caranya seperti berikut:

1. Masuk ke dashboard WordPress Anda, lalu pilih Settings > General Settings.

wordpress dashboard

2. Pilih halaman General Settings, ganti WordPress Address (URL) dan Site Address (URL) dengan nama domain baru Anda.

cara mengganti nama domain di wordpress dengan mengubah url wordpress

3. Setelah itu, scroll ke bawah. Lalu klik Save Changes.

save wordpress new changes

6. Mengganti URL Website melalui wp-config.php

Anda telah berhasil mengganti nama domain Anda di WordPress. Untuk memastikan benar-benar sudah terganti, Anda dapat mengganti URL website melalui wp-config.php dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Masuk ke cPanel, lalu pilih submenu File Manager

menu file manager pada cpanel

2. Klik folder public_html.

folder public html pada file manager

3. Cari file wp-config.php. Lalu klik kanan dan pilih Edit.

file config.php

4. Copy Kode berikut. Pastikan untuk mengganti teks namadomainbaru.com dengan nama domain Anda.

define('WP_HOME','http://namadomainbaru.com');
define('WP_SITEURL','http://namadomainbaru.com');

5. Paste kode ini tepat pada bagian sebelum /* That’s all. stop editing! Happy publishing. */. Setelah itu klik Save Changes.

cara mengganti nama domain dengan mengedit kode pada file config.php

7. Memperbarui Struktur URL

Untuk menghindari error 404, setelah mengubah struktur URL, Anda perlu untuk memperbarui struktur URL. Caranya dapat cukup dengan langkah berikut:

1. Masuk ke dashboard WordPress Anda. Pilih Settings > Permalinks. Secara default, tipe permalink Anda adalah Plain. Anda dapat mengubahnya dengan memilih tipe permalink lainnya.

mengubah nama domain dengan memperbaiki struktur url

2. Pilih Post Name, lalu klik Save Changes.

wordpress permalinks post name
save changes

8. Melakukan Redirect Domain

Setelah mengganti nama domain website Anda, hal yang perlu Anda lakukan adalah redirect domain. Proses ini dilakukan untuk mengarahkan pengguna yang mengunjungi domain lama agar bisa mengakses domain baru Anda.

Anda dapat melakukan redirect domain lama ke domain baru dengan mengikuti langkah berikut:

1. Pada halaman utama cPanel, klik submenu Redirects yang ada pada menu Domains.

cara redirect domain melalui cpanel

2. Pada halaman Redirects, pilih tipe redirects. Kali ini kita akan memilih tipe redirects permanent 301.

pilih tipe redirect domain melalui cpanel

3. Pilih domain yang akan Anda alihkan.

tambahkan nama domain redirect

4. Pada kolom Redirects to, masukkan nama domain baru Anda.

tambahkan nama domain tujuan redirect

5. Pilih Redirect with or without www. Lalu klik tombol Add.

add domain reidrection

6. Anda telah berhasil mengalihkan domain lama ke domain baru Anda.

pemberitahuan redirect domain berhasil

Tips Mengganti Nama Domain Website

Sebelum mengganti nama domain, ada 3 tips cara ganti nama domain yang perlu Anda terapkan:

1. Mendaftarkan Nama Domain Secepatnya

Sebelum mengganti nama domain, tips pertama yang sebaiknya Anda terapkan adalah mendaftarkan nama domain secepatnya. Hal ini tentu saja untuk menghindari nama domain incaran Anda sudah dimiliki pengguna lain.

2. Memilih Nama Domain Sesuai Tujuan

Tips mengganti nama domain website berikutnya adalah pastikan nama domain yang Anda pilih benar-benar sudah sesuai dengan tujuan penggunaan. Hal ini untuk menghindari Anda untuk mengganti nama domain lagi jika nantinya tidak sesuai.

Tentukan nama dan ekstensi yang sesuai kebutuhan Anda, apakah dengan ekstensi .com domain, .net, .id atau domain unik lainnya.

3. Menginformasikan Kepada Pengunjung

Anda perlu untuk menginformasikan kepada pengunjung website terkait perubahan domain yang akan dilakukan. Media yang digunakan bisa berupa melalui email, sosial media, atau melalui website utama Anda saat ini. 

Nantinya, setelah melakukan penggantian, informasikan kembali pengunjung website agar dapat mengakses ke domain baru.

FAQ Mengganti Nama Domain Website

Berikut hal-hal yang sering ditanyakan mengenai cara mengganti nama domain website:

Apakah Nama Domain Bisa Diganti?

Nama domain yang sudah Anda daftarkan tidak lagi bisa diganti. Hal yang bisa Anda lakukan adalah beli domain baru untuk website Anda.

Apakah Mengubah Nama Domain Mempengaruhi Performa SEO Website?

Iya, mengubah nama domain mempengaruhi SEO website. Jika Anda mengganti nama domain, mesin pencari membutuhkan waktu untuk mengenali domain baru Anda. 

Apakah Nama Domain di WordPress Bisa Diganti?

Jika Anda menggunakan wordpress.org, maka jawabannya tidak. Tetapi, jika Anda menggunakan wordpress.com, Anda dapat mengganti nama domain dengan menggunakan custom domain. Baca panduan lengkapnya di artikel Cara Ganti Domain WordPress.

Kesimpulan

Mengganti nama domain dapat Anda lakukan ketika Anda ingin memperbarui nama website karena ada perubahan pada brand bisnis Anda. 

Cara mengganti nama domain sudah kami jelaskan lengkap di atas. Langkah utamanya, dengan membeli domain baru. Pastikan domain baru Anda sesuai tujuan penggantian dan ramah pengguna, ya. 

Jangan lupa, segera daftarkan domain sebelum dimiliki orang lain. Pilihlah penyedia layanan domain yang terakreditasi ICANN, seperti Niagahoster. 

Tak hanya menyediakan berbagai pilihan domain yang bisa Anda dapatkan mulai 14rb/bulan, Niagahoster memberikan berbagai fitur pengelolaan domain yang lengkap. Mulai dari domain forwarding, domain management, dan lainnya.

Tunggu apa lagi? Temukan nama domain Anda dan daftarkan segera!

Abd. Wahab SEO Content Writer at Niagahoster

2 Replies to “Cara Mengganti Nama Domain Dengan Cepat dan Mudah”

    1. Hai, kak. Singkatnya untuk mengganti domain itu caranya dengan membeli domain baru, ya.
      Setelah itu hubungkan domain dengan hosting dan lakukan konfigurasi sesuai dengan apa yang tertera di panduan.
      Semoga membantu ^^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *