Categories: Tutorial

Apa itu Cloudflare? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Keamanan dan kecepatan merupakan faktor utama dalam mengelola website. Untungnya, ada beberapa langkah mudah untuk memastikan website cepat dan aman. Salah satunya, dengan memanfaatkan Cloudflare. Apa itu Cloudflare? 

Artikel kami berikut akan menjelaskan tool yang banyak digunakan dalam Content Delivery Network ini. Selain itu, kami akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan Cloudflare dan cara integrasi Cloudflare dengan mudah.

Tanpa berlama-lama, simak saja penjelasan lengkapnya, yuk!

Apa itu Cloudflare?

Sumber : wpengine.com

Sumber: wpengine.com

Cloudflare adalah salah satu penyedia jaringan pengiriman konten (Content Delivery Network) terpopuler di dunia. Content Delivery Network (CDN) sendiri adalah jaringan yang berfungsi untuk mengirimkan konten dari server ke website. 

Dengan kata lain, Cloudflare bertindak sebagai proxy antara website dan visitor. Cloudflare memiliki banyak server yang tersebar di beberapa negara, hal itu menjadikan loading sebuah website lebih cepat.

Sebagai gambaran sederhana, Cloudflare bertindak sebagai penghubung antara pengunjung dan server website. Tujuannya, supaya website terhindar dari serangan berbahaya yang dilakukan oleh pengunjung website. Nah, pengunjung website dibagi menjadi tiga jenis:

  1. Visitor. Di sini, visitor adalah pengunjung berupa manusia.
  2. Perayap dan robot. Perayap dan robot adalah pengunjung  berupa program yang bertujuan untuk memindai setiap halaman website, dan dapat menghabiskan banyak bandwidth server.
  3. Attackers. Attackers adalah pengunjung yang bertujuan untuk melakukan serangan pada website.

Dengan menggunakan layanan Cloudflare, website Anda dijamin aman dari berbagai serangan maupun aktivitas yang dapat merusak performa website Anda.

Selain itu, Cloudflare melayani semua request ke website dan dapat menawarkan layanan yang lebih berguna jika dibandingkan dengan CDN lain. Apa saja?

Berikut adalah beberapa fitur yang akan Anda dapatkan dengan menggunakan Cloudflare:

  • Mitigasi serangan DDoS
  • Analytics untuk semua request yang dibuat ke website
  • Instalasi sertifikat SSL yang lebih mudah
  • Network gateway antara protocol

Untuk menikmati fitur di atas, Anda perlu memilih plan pada akun Cloudflare Anda. Ada empat plan yang ditawarkan, yaitu: Pro, Business, Enterprise dan Free. Perbedaannya terletak pada jumlah fitur yang disediakan pada tiap plan.

Baca Juga : Cloud Hosting Terbaik dari Niagahoster

Fungsi CloudFlare

Ketika CloudFlare diaktifkan pada website Anda, nameserver akan secara otomatis mengikuti nameserver dari CloudFlare. Hal ini akan memungkinkan seluruh aktivitas ke dalam website akan tersaring dan dapat diakses lebih cepat. 

Berikut ini adalah beberapa fungsi CloudFlare yang cukup penting:

  1. Mengarahkan visitor pada koneksi paling cepat. CloudFlare akan mengarahkan visitor pada data center terdekat, sehingga website dapat diakses dua kali lebih cepat jika dibandingkan tanpa menggunakan CloudFlare.
  2. Mengawasi lalu lintas berbahaya pada website. CloudFlare akan menerima permintaan akses dan menganalisa apakah pengunjung tersebut berbahaya atau tidak. Hal ini dilihat dari IP, resource yang diakses, dan seberapa sering melakukan akses tersebut ke situs Anda. Apabila terlihat seperti sebuah ancaman, CloudFlare akan memblokirnya.
  3. Sebagai cache konten statis. CloudFlare berfungsi sebagai cache konten statis untuk website, misalnya gambar, JavaScript, CSS, dan lain-lain.

Baca Juga: Studi Kasus Rabbani: Kapan Anda Harus berpindah ke VPS?

Dengan berbagai fungsi di atas, tentu saja ada banyak alasan bagi Anda untuk mulai menggunakan Cloudflare untuk website, antara lain:

  1. Meningkatkan kinerja website. CloudFlare memiliki server proxy tersebar di beberapa negara dan dapat mengarahkan pengunjung ke server terdekat. Hal inilah yang menjadikan kecepatan loading halaman website meningkat.
  2. Optimasi website pada perangkat mobile. Teknologi Rocket Loader dan AutoMinify menjadikan website Anda dapat diakses lebih cepat dan efisien melalui berbagai perangkat.
  3. Perlindungan dari bot dan ancaman. CloudFlare menggunakan data dari pengguna serta pihak ketiga untuk mengidentifikasi apakah lalu lintas ke website merupakan ancaman atau bukan, dan akan berusaha menghentikannya. Anda dapat melihat laporannya pada dashboard CloudFlare.
  4. Melindungi website dari komentar spam. CloudFlare menggunakan data dari pihak ketiga untuk menyaring komentar pada situs Anda.
  5. Memberikan peringatan pada pengunjung jika komputer terinfeksi virus. CloudFlare dapat memberikan peringatan kepada pengunjung apabila komputer mereka terinfeksi virus dan menyarankan untuk segera membersihkannya. Biasanya, agar dapat mengakses website Anda, pengunjung akan diminta memasukkan CAPTCHA.
  6. Browsing mode offline. Ketika hosting mengalami gangguan, pengunjung akan tetap dapat mengakses website karena halaman website sudah ada dalam cache CloudFlare.
  7. Mengurangi penggunaan resource server. Request pada server akan berkurang dan hal ini mempengaruhi beban server, misalnya penggunaan CPU pada hosting. Bahkan ketika ada lonjakan visitor, beban server akan tetap aman.
  8. Laporan visitor. Cloudflare dapat menampilkan visitor apakah itu robot search engine, ancaman, atau lalu lintas dari pengunjung manusia.
  9. Kemudahan integrasi. Cloudflare dapat terintegrasi dengan Content Management System (CMS) seperti WordPress maupun dengan control panel penyedia layanan hosting seperti Niagahoster. Integrasi ini memudahkan Anda untuk mengakses Cloudflare lebih cepat.

Baca Juga: Cara Setting CloudFlare di WordPress dengan Langkah Mudah

Integrasi Cloudflare di Hosting Niagahoster

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pengguna layanan hosting Niagahoster bisa melakukan integrasi Cloudflare dengan mudah langsung melalui cPanel hosting.

Nah, berikut ini cara integrasi Cloudflare di hosting Niagahoster:

1. Masuk ke cPanel melalui Member Area

Pertama-tama, silakan login ke akun cPanel Anda dengan mengakses menu cPanel di Member Area Niagahoster. Kemudian, klik All Features seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

2. Memilih Menu Cloudflare

Jika telah masuk ke dashboard cPanel, carilah menu Cloudflare pada bagian SOFTWARE. Anda dapat mencarinya dengan melakukan scroll ke bawah ataupun dengan mengetikkannya pada kolom pencarian.

3. Membuat Akun Cloudflare

Pada halaman integrasi Cloudflare, silakan buat akun gratis dengan cara klik tombol Create Your Free Account jika belum memiliki akun Cloudflare.

4. Mengisi Detail Login Cloudflare

Anda akan diarahkan ke jendela halaman baru dan diminta untuk menuliskan email dan password yang akan Anda gunakan untuk melakukan login Cloudflare.

Buatlah password dengan panjang minimal 8 karakter yang merupakan kombinasi dari huruf, angka dan karakter spesial. Jika sudah menemukan kombinasi yang pas, jangan lupa klik tombol Create Account untuk membuat akun.

5. Menambahkan Site

Setelah masuk ke halaman dashboard, tambahkan domain website Anda dengan klik tombol Add site.

6. Memilih Plan Akun Cloudflare

Selanjutnya, pilihlah plan untuk akun Cloudflare Anda. Pada tutorial ini, kami akan membuat akun yang Free yang sudah cukup bisa diandalkan untuk mencegah serangan DDoS. Kemudian, klik tombol Continue untuk melanjutkan proses integrasi domain dengan Cloudflare.

7. Review Konfigurasi DNS

Di bagian ini, Anda hanya perlu mengecek konfigurasi DNS Records untuk domain Anda. Pada tahap ini, Anda bisa langsung melakukan klik tombol Continue.

8. Mengubah Nameserver

Tahap ini merupakan yang paling penting dalam integrasi Cloudflare, Anda perlu mengganti nameserver pada DNS Management dengan nameserver Cloudflare yang sudah ditentukan. 

Jika sudah, klik tombol Done, check nameservers. Proses penggantian nameserver ada dalam masa propagasi DNS dan akan berlangsung setidaknya 1×24 jam hingga aktivasi selesai.

Sekarang, Anda bisa menutup jendela pembuatan akun Cloudflare dan login melalui menu Cloudflare di cPanel.

9. Login ke Cloudflare

Masuklah ke menu Cloudflare di cPanel, lalu masukkan detail login akun Cloudflare yang telah Anda buat sebelumnya. Jangan lupa, klik tombol Login.

10 Mengaktifkan DNS Record

Pada tab Domains, pastikan A record dan CNAME domain Anda sudah aktif. Jika belum, geserkan toggle menjadi ON.

11. Cek Status Cloudflare

Jika propagasi DNS telah selesai, Anda bisa melihat status Cloudflare Anda yang semula pending menjadi active seperti pada gambar di bawah ini:

Nah, pada tahap ini Anda sudah berhasil melakukan integrasi domain dengan Cloudflare melalui Member Area Niagahoster. Mudah, bukan?

Kesimpulan

Cloudflare merupakan salah satu solusi  bagi Anda yang menginginkan kinerja terbaik dari website yang sedang dikelola. Kami sudah menjelaskan lengkap apa itu Cloudflare dan fungsi Cloudflare sehingga Anda menjadi paham tentang berbagai manfaatnya. 

Salah satu kelebihan dari Cloudflare adalah pada kemudahan integrasi di berbagai platform website yang Anda gunakan. Bahkan bagi pengguna Niagahoster, integrasi Cloudflare bisa dilakukan dalam beberapa langkah saja sesuai panduan di atas. 

Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat untuk membuat website Anda cepat dan aman. Jangan lupa untuk menggunakan layanan hosting yang andal dengan berbagai fitur lengkap seperti yang ditawarkan Niagahoster.

Bayangkan, dengan harga Rp21rb/bulan, Anda dapat menikmati teknologi server tercepat dari LiteSpeed Web Server. Anda juga akan mendapatkan domain gratis yang bisa langsung Anda integrasikan dengan Cloudflare untuk meningkatkan keamanan website.

Sangat menarik, bukan? Yuk, mulai berlangganan hosting yang memiliki fitur integrasi dengan Cloudflare sekarang juga!

Yasin K

Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Share
Published by
Yasin K

Recent Posts

Marketing Mix: Definisi, Fungsi, dan Contoh Penerapannya

Tak punya latar belakang pendidikan di bidang marketing bukan berarti Anda tidak bisa tahu tentang dunia marketing. Dengan bantuan internet,…

19 hours ago

Bagaimana Cara Membuat Blog? Ikuti 8 Langkah Mudah Ini

Cara membuat blog tidak eksklusif untuk orang-orang yang paham coding saja. Dengan bantuan platform CMS, cara membuat blog pribadi menjadi…

2 days ago

Panduan Install Nginx SSL di Ubuntu 20.04

Anda ingin menginstall SSL pada VPS dengan web server Nginx? Inilah artikel yang tepat untuk Anda. Kami akan menjelaskan cara…

3 days ago

15+ Contoh Program Python Sederhana yang Bisa Anda Coba

Salah satu cara paling cepat untuk belajar Python adalah mencoba membuat program Python sendiri. Langkah ini bisa melatih kemampuan logika…

3 days ago

Cara Membuat Linktree Gratis dengan Mudah [Terbaru]

Pernah melihat URL Linktree tersemat di bio beberapa akun Instagram atau toko online? Lalu, Anda ingin tahu cara membuat LinkTree…

5 days ago

Anda Pengguna WP Fastest Cache? Segera Update Agar Aman!

Gawat nih, tim security research dari Jetpack menemukan dua celah keamanan di plugin WP Fastest Cache. Hal itu bisa membuat…

5 days ago