Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words is unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :grin:

Apa itu Cloudflare? Ini Penjelasan Lengkapnya!

3 min read

Apa itu CloudFlare-resize

Keamanan dan kecepatan menjadi faktor yang harus dipertimbangkan pada saat mengelola situs web. Metode yang dapat diterapkan untuk memenuhi kedua hal tersebut adalah dengan menggunakan Cloudflare. Apa itu Cloudflare dan bagaimana cara menggunakannya?

Sebelum membahas mengenai apa itu Cloudflare, lebih baik mengetahui terlebih dahulu terkait dengan Content Delivery Network (CDN).

Content Delivery Network (CDN)

Apa itu CDN?

CDN adalah backbone transparan di dalam jaringan internet yang bertanggung jawab atas pengiriman konten. Secara tidak terlihat, setiap saat kita berinteraksi dengan macam-macam CDN. Bisa pada saat membaca artikel ini, belanja online, atau melihat sosial media.

CDN berperan untuk mengurangi latensi antara Anda dengan server yang menyimpan berkas situs web dan bertujuan untuk menaikan kecepatan dan kinerja dari situs.

Bagaimana CDN Bekerja

Untuk memperkecil jarak antara pengunjung dan situs web Anda, CDN menyimpan cache pada beberapa lokasi penyimpanan. Setiap penyimpanan yang paling dekat dengan pengunjung bertanggung jawab untuk mengirimkan konten pada waktu pengunjung situs web melakukan akses.

Sederhananya, CDN menaruh konten Anda di beberapa tempat dan menyediakan akses yang lebih cepat kepada pengunjung situs web.

Apa itu Cloudflare?

Apa itu cloudflare - logo
Sumber: wpengine.com

CloudFlare adalah jaringan pengiriman konten yang bertindak sebagai proxy antara website dan visitor. Melayani cache konten statis dari lokasi terdekat (CloudFlare memiliki banyak server yang tersebar di beberapa negara), hal itu menjadikan loading sebuah website lebih cepat.

Sebagai gambaran sederhana, CloudFlare bertindak sebagai penghubung antara pengunjung dan server website. Tujuannya supaya website terhindar dari serangan berbahaya yang dilakukan oleh pengunjung website. Pengunjung website dibagi menjadi tiga jenis:

  1. Visitor. Di sini, visitor adalah pengunjung berupa manusia.
  2. Perayap dan robot. Perayap dan robot adalah pengunjung  berupa program yang bertujuan untuk memindai setiap halaman website, dan dapat menghabiskan banyak bandwidth server.
  3. Attackers. Attackers adalah pengunjung yang bertujuan untuk melakukan serangan pada website.

Dengan menggunakan layanan CloudFlare, website Anda dijamin aman dari berbagai serangan maupun aktivitas yang dapat merusak performa Anda.

Selain itu, CloudFlare melayani semua request ke website dan dapat menawarkan layanan yang lebih berguna jika dibandingkan dengan CDN tradisional. Berikut adalah beberapa fasilitas yang akan Anda dapatkan menggunakan CloudFlare.

  • Mitigasi serangan DDoS.
  • Analytics untuk semua request yang dibuat ke website.
  • Instalasi sertifikat SSL yang lebih mudah.
  • Network gateway antara protocol.

Fungsi CloudFlare

Ketika CloudFlare diaktifkan pada website Anda, nameserver akan secara otomatis mengikuti nameserver dari CloudFlare. Hal ini akan memungkinkan seluruh aktivitas ke dalam website akan tersaring dan dapat diakses lebih cepat karena semua lalu lintas melalui CloudFlare terlebih dahulu.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari CloudFlare.

  1. Mengarahkan visitor pada koneksi paling cepat. CloudFlare akan mengarahkan visitor pada data center terdekat, sehingga website dapat diakses dua kali lebih cepat jika dibandingkan tanpa menggunakan CloudFlare.
  2. Mengawasi lalu lintas berbahaya pada website. CloudFlare akan menerima permintaan akses dan menganalisa apakah pengunjung tersebut berbahaya atau tidak. Hal ini dilihat dari IP, resource yang diakses, dan seberapa sering melakukan akses tersebut ke situs Anda. Apabila terlihat seperti sebuah ancaman, CloudFlare akan memblokirnya.
  3. Sebagai cache konten statis. CloudFlare berfungsi sebagai cache konten statis untuk website, misalnya gambar, JavaScript, CSS, dan lain-lain.

Baca Juga: Studi Kasus Rabbani: Kapan Anda Harus berpindah ke VPS?

Berikut adalah alasan mengapa Anda perlu menggunakan CloudFlare:

  1. Meningkatkan kinerja website. CloudFlare memiliki server proxy tersebar di beberapa negara dan dapat mengarahkan pengunjung ke server terdekat. Hal inilah yang menjadikan kecepatan loading halaman website meningkat.
  2. Optimasi website pada perangkat mobile. Teknologi Rocket Loader dan AutoMinify menjadikan website Anda dapat diakses lebih cepat dan efisien melalui berbagai perangkat.
  3. Perlindungan dari bot dan ancaman. CloudFlare menggunakan data dari pengguna serta pihak ketiga untuk mengidentifikasi apakah lalu lintas ke website merupakan ancaman atau bukan, dan akan berusaha menghentikannya. Anda dapat melihat laporannya pada dashboard CloudFlare.
  4. Melindungi website dari komentar spam. CloudFlare menggunakan data dari pihak ketiga untuk menyaring komentar pada situs Anda.
  5. Memberikan peringatan pada pengunjung jika komputer terinfeksi virus. CloudFlare dapat memberikan peringatan kepada pengunjung apabila komputer mereka terinfeksi virus dan menyarankan untuk segera membersihkannya. Biasanya, agar dapat mengakses website Anda, pengunjung akan diminta memasukkan CAPTCHA.
  6. Browsing mode offline. Ketika hosting mengalami gangguan, pengunjung akan tetap dapat mengakses website karena halaman website sudah ada dalam cache CloudFlare.
  7. Mengurangi penggunaan resource server. Request pada server akan berkurang dan hal ini mempengaruhi beban server, misalnya penggunaan CPU pada hosting. Bahkan ketika ada lonjakan visitor, beban server akan tetap aman.
  8. Laporan visitor. CloudFlare dapat menampilkan visitor apakah itu robot search engine, ancaman, atau lalu lintas dari pengunjung manusia.

Baca Juga: Cara Setting CloudFlare di WordPress dengan Langkah Mudah

Integrasi

Layanan ini terintegrasi dengan beberapa Content Management System (CMS), control panel, penyedia layanan hosting, platform e-commerce, dan lain sebagainya. Tujuannya adalah untuk menyediakan layanan yang dapat meningkatkan keamanan dan kinerja sistem yang menggunakannya.

Cloudflare yang ada di WordPress berupa plugin dapat mempercepat kecepatan untuk memuat halaman, menaikan kualitas SEO, dan melindungi situs web dari serangan DDoS dan celah keamanan lainnya.

Selain WordPress juga ada CMS Magento yang menyediakan integrasi dengan Cloudflare.

Pada penyedia layanan hosting misalnya Niagahoster juga menyediakan integrasi dengan Cloudflare. Anda dapat memanfaatkan fitur integrasi di dalam panel pengelola hosting. Sambungkan dengan domain dan nikmati layanan Cloudflare dengan ketangguhan server hosting dari Niagahoster.

Cloudflare Pro

Apa itu Cloudflare Pro?

Cloudflare Pro adalah salah satu paket berbayar yang ditawarkan oleh Cloudflare. Selain paket Prop juga terdapat paket Business dan Enterprise. Tentu saja kelebihan yang ditawarkan berbeda-beda, apalagi dibandingkan dengan yang versi gratis.

Saat menggunakan versi gratis terdapat beberapa batasan yang harus Anda terima, seperti pengguna maksimal aturan yang diterapkan dan juga optimasi lainnya.

Meskipun menyediakan layanan pihak ketiga, harga yang ditawarkan pun terbilang cukup mahal. Misalnya pada paket Pro, Anda perlu membayar 20 dollar setiap bulannya untuk satu buah domain saja.

Namun, tidak perlu khawatir karena Cloudflare juga menyediakan layanan gratis dengan beberapa batasan tentunya.

Kesimpulan

Berdasarkan informasi di atas, bisa jadi Cloudflare menjadi salah satu solusi yang menarik untuk dicoba. Anda dapat membandingkan kinerja dari situs web sebelum dan setelah menggunakan layanan Cloudflare.

Setidaknya dengan beberapa penjelasan terkait dengan apa itu Cloudflare dan fungsi Cloudflare yang sudah dibahas dapat memberikan gambaran tentang manfaat dari Cloudflare. Selain itu juga dapat diterapkan di situs web Anda, sehingga dapat memenuhi faktor yang menjadi ukuran situs web yang baik. Ditambah fitur caching-nya pun menjadi nilai menarik yang dapat dipertimbangkan saat ingin menggunakannya.

Proses pemasangan Cloudflare cukup mudah dilakukan, begitu juga sebaliknya. Anda dapat mengikuti link panduan yang ada di sub judul cara setting Cloudflare di atas untuk proses lebih detailnya.

Jika tidak ada perbedaan atau malah membuat kinerja situs web menurun, maka sewaktu waktu Anda dapat melepaskannya kembali. Semoga artikel Apa itu Cloudflare ini bermanfaat 😀

1
Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words is unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :grin:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 3 =