Hosting

Perbedaan VPS dan Dedicated Server yang Harus Anda Tahu

VPS dan dedicated server merupakan dua pilihan untuk Anda yang butuh hosting dengan sumber daya besar dan kebebasan pengaturan. Namun, apa perbedaan VPS dan dedicated server, ya?

Meski menawarkan performa yang bisa dikatakan sama baiknya, kedua jenis layanan hosting tersebut cocok untuk kebutuhan yang berbeda, lho. Nah, biar tidak salah pilih, mari kenali hal-hal yang membedakan VPS vs dedicated server!

3+ Perbedaan VPS dan Dedicated Server

Ini dia beberapa perbedaan VPS vs dedicated server yang perlu diketahui:

1. Pengertian

Virtual private server atau VPS adalah hosting dengan server virtual yang bersumber daya besar dan digunakan secara bersama-sama. Meski begitu, setiap pengguna VPS mendapatkan porsi sumber daya yang terdedikasi sesuai paket yang dibeli.

Jika diumpamakan, VPS itu seperti apartemen dengan beberapa penghuni. Namun, masing-masing penghuni memiliki ruang tinggal sendiri-sendiri.

Sementara itu, dedicated server merupakan server fisik yang juga menawarkan sumber daya yang besar untuk digunakan satu orang. Jadi, jenis hosting ini bisa diibaratkan rumah pribadi karena Anda memiliki seluruh ruangnya, dan bebas menggunakan fasilitas di rumah tersebut.

2. Fleksibilitas

Fleksibilitas menjadi perbedaan VPS dan dedicated server yang kedua.

Pengguna VPS bisa menikmati cukup banyak keleluasaan dalam mengatur hostingnya. Sebab, VPS memperbolehkan Anda untuk menentukan sistem operasi (OS) hosting, panel kontrol, dan software penunjang seperti firewall untuk keamanan.

Tak hanya itu, sumber daya VPS yang besar dan terdedikasi sehingga lebih mumpuni menangani traffic baik dalam jumlah kecil atau besar. Jadi, ketika pada satu waktu diakses banyak pengunjung bersamaan, tetap mudah diakses.

Dedicated server menawarkan kebebasan yang lebih baik. Karena servernya digunakan sendiri, Anda mendapatkan kapasitas sumber daya yang lega.

Dengan demikian, dedicated server tidak hanya bisa menampung traffic dalam jumlah besar, tetapi juga memungkinkan Anda untuk menginstal beberapa software penunjang kebutuhan website tanpa membebani server.

3. Keamanan

Perbedaan VPS dan dedicated server selanjutnya terletak di tingkat keamanannya.

Meskipun memiliki keamanan yang baik, penggunaan server VPS dengan beberapa user sekaligus mempengaruhi tingkat keamanannya. Sebab, jika ada pengguna VPS lain yang terkena serangan hacker atau malware, Anda juga akan menerima dampaknya.

Misalnya, ketika salah satu user mengalami serangan DDoS yang membebani server, performa server berkurang akan dirasakan oleh semua pengguna di server tersebut.

Dedicated hosting bisa dikatakan lebih aman karena Anda menggunakan servernya seorang diri. Artinya, Anda bisa lebih optimal dalam menjaga agar terhindar dari serangan cyber dengan menerapkan teknik optimasi keamanan dengan baik.

4. Harga

Anda bisa mendapatkan VPS dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu mulai dari Rp104.000/bulan

Sementara itu, harga dedicated server bisa mencapai lebih dari satu juta rupiah per bulan. Mengingat bahwa Anda mendapatkan server pribadi, harga tersebut tentu wajar.

Baca Juga: 5 Perbedaan VPS dan RDP yang Harus Anda Tahu

VPS vs Dedicated Server: Manakah yang Anda Butuhkan?

Sampai di sini, Anda sudah tahu beberapa perbedaan VPS dan dedicated server. Lalu, mana yang sebaiknya Anda pilih?

Dengan berbagai keunggulannya, VPS cocok bagi Anda yang ingin upgrade dari shared hosting karena membutuhkan sumber daya besar dengan harga relatif terjangkau.

Contohnya, Anda memiliki toko online yang lambat ketika diakses banyak pengunjung bersamaan. Dengan beralih ke VPS, toko online Anda akan lebih stabil dan cepat meskipun dibanjiri pengunjungnya.

Sementara itu, Anda bisa memilih dedicated server jika membutuhkan sumber daya yang lebih besar untuk menampung lebih banyak traffic dan data.

Yang tidak kalah penting, dengan sebuah dedicated server, Anda bisa memaksimalkan tingkat keamanan hosting dan website.

Selama biaya berlangganan tidak menjadi masalah, dedicated server tentu memberikan performa lebih baik.

Sudah Tahu Perbedaan VPS dan Dedicated Server, kan?

Demikianlah perbandingan VPS vs dedicated server. Kedua jenis layanan hosting itu menawarkan sumber daya besar dan fleksibilitas dalam pengaturan hosting.

Bedanya, VPS digunakan oleh beberapa user sekaligus, sedangkan dedicated server hanya untuk satu pengguna. Maka, performa dedicated server bisa lebih optimal ketika menampung pengunjung dalam jumlah banyak.

Selain itu, tingkat keamanan dedicated server bisa dikatakan lebih baik. Karena dedicated server bersifat pribadi, Anda tidak perlu takut ada pengguna hosting lain yang websitenya diserang malware dan berimbas pada Anda.

Namun, berbagai keunggulan dedicated server harus dibayar dengan harga yang cukup tinggi. Jadi, kalau Anda ingin server dengan performa layaknya dedicated hosting, tapi dengan harga yang lebih murah, VPS merupakan pilihan terbaik.

Kabar baiknya, Anda bisa mendapatkan VPS Indonesia murah di Niagahoster. Selain lebih terjangkau dan memiliki performa yang baik, Anda juga bisa memilih berbagai pilihan OS dan panel kontrol sesuai kebutuhan Anda.

Tak hanya itu, VPS Niagahoster juga sudah memiliki keamanan data website yang baik. Selain adanya fitur backup mingguan, terdapat sistem RAID-10 yang menyimpan data website di beberapa server sekaligus.

Jika Anda butuh VPS dengan virtualisasi berbasis kernel yang mampu mengatur sumber daya server menjadi lebih mandiri dan terkontrol, Anda juga bisa cek layanan VPS KVM di Niagahoster.

Jadi tunggu apa lagi? Segera pilih paket VPS Anda di Niagahoster!

Aldwin Nayoan

Aldwin is a content writer at Niagahoster. Specializing in web hosting and WordPress, he is eager to help people uplevel their business on the internet. Apart from being a tech junkie, Aldwin likes fiction and photography.

Share
Published by
Aldwin Nayoan

Recent Posts

Perbedaan Cloud Hosting dengan Cloud Computing, Jangan Salah Pilih!

Cloud Hosting dan Cloud Computing adalah dua istilah yang serupa tapi tak sama. Yuk ketahui perbedaan Cloud Hosting dan Cloud…

17 hours ago

Cara Mengganti Nama Domain Dengan Cepat dan Mudah

Anda ingin tahu cara mengganti nama domain? Tapi, sebenarnya bisakah mengganti nama domain website dengan nama lain? Tenang, Anda sudah…

20 hours ago

Cara Backup dan Restore Database MySQL dengan Mysqldump

SQL Dump adalah tools CI untuk membackup database MySQL. Yuk ketahui cara backup MySQL dengan Mysqldump di sini!

5 days ago

Hosting Murahan vs Niagahoster: Teliti Sebelum Beli Hosting!

Ingin membeli hosting? Awas, jangan terkecoh hosting abal-abal! Yuk ketahui dulu perbedaan hosting murahan vs Niagahoster di sini!

7 days ago

Jejak Digital Adalah: Pengertian, Bahaya, Cara Menghapus, dan Tips Mengelolanya

Jejak digital adalah informasi yang ditinggalkan seseorang saat menggunakan internet. Informasi ini sulit dihilangkan dan bisa saja disalahgunakan oleh orang…

1 week ago

Apa Itu Dropshipper? Bagaimana Cara Menjadi Dropshipper?

Anda ingin memulai bisnis online dengan modal kecil? Menjadi dropshipper adalah salah satu cara yang bisa Anda coba, apalagi bagi…

1 week ago