Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Perbedaan Cloud Hosting, VPS, dan Shared Hosting

4 min read

Perbedaan-Cloud-Hosting-VPS-dan-Shared-Hosting

Apakah Anda sedang bingung memilih layanan hosting? Bingung dalam memilih layanan hosting yang tepat sangatlah wajar. Sebab tersedia berbagai macam pilihan layanan layanan hosting dengan berbagai fitur spesifikasi.

Ketika mengetikkan kata kunci “hosting” di Google, Anda akan menemukan banyak perusahaan yang menyediakan berbagai macam produk layanan hosting. Ada yang menawarkan shared hosting. Ada yang menawarkan VPS hosting. Ada juga yang menawarkan cloud hosting.

Anda pun mulai bertanya-tanya apa perbedaan di antara ketiganya. Apakah shared hosting cocok untuk website Anda? Atau mungkin Anda lebih cocok menggunakan VPS hosting? Bisa jadi cloud hosting lebih cocok untuk Anda.

Artikel ini akan membantu Anda memahami perbedaan tiga jenis layanan tersebut sehingga Anda bisa memilih layanan hosting paling tepat untuk website Anda.

Baca juga: Apa Itu Web Hosting? Pengertian, Cara Kerja & Jenisnya

Perbedaan Cloud Hosting, VPS dan Shared Hosting di Niagahoster

Ketika memutuskan untuk menyewa layanan web hosting Anda pasti sering mendengar tentang Cloud Hosting, Virtual Private Server (VPS) dan Shared Hosting. Penyedia layanan hosting biasanya menawarkan ketiga layanan itu di halaman website mereka. Cloud Hosting, VPS, maupun Shared Hosting mempunyai perbedaan cukup signifikan.

Shared Hosting

wordpress-shared-hosting

Shared hosting adalah layanan paling populer untuk pengguna yang sedang membangun website pertama mereka dengan cakupan yang masih kecil.

Shared hosting digunakan secara bersama-sama oleh banyak pengguna sekaligus. Para pengguna layanan shared hosting tersebut berbagi resource & kapasitas server bersama-sama.

Jika diibaratkan, menggunakan layanan shared hosting seperti menyewa sebuah apartemen –apartemen adalah server fisik. Semua penghuni berbagi di bangunan yang sama; berbagi elevator, tangga, parkir mobil, dan tempat sampah. Jadi ketika salah salah penghuni apartemen menggunakan fasilitas yang berlebihan dapat mengganggu penghuni lainnya.

Shared hosting merupakan pilihan layanan yang paling murah dan paling ekonomis. Namun tentu saja banyak batasan yang harus Anda terima ketika menggunakan shared hosting.

Kelebihan Shared Hosting

  • Harga terjangkau. Shared hosting relatif lebih murah dibandingkan dengan VPS dan Cloud Hosting.
  • Keamanan, pembaruan, dan pengelolaan server dilakukan oleh penyedia layanan hosting.

Kekurangan Shared Hosting

  • Karena banyak website berjalan di server yang sama, terkadang menyebabkan akses lambat.
  • Terdapat banyak batasan penggunaan dan sumber daya.
  • Karena server digunakan bersamaan, jika salah satu pengguna menyebabkan gangguan atau overload, pengguna lain di server yang sama berpotensi terkena dampak gangguan.

Virtual Private Server (VPS)

Virtual Private Server (VPS) adalah tipe web hosting yang sumber dayanya berasal dari satu server fisik, yang kemudian terbagi lagi menjadi beberapa server virtual yang lebih kecil. Masing-masing server virtual berjalan seperti dedicated server.

VPS mirip dengan shared hosting. Perbedaan antara keduanya terletak pada pembagian sumber daya yang tersedia. Ketika Anda menggunakan layanan VPS, sumber daya VPS tersedia khusus hanya untuk Anda; tidak terpengaruh oleh pengguna lainnya. Jadi Anda dapat menyesuaikan konfigurasi persis sesuai dengan keinginan Anda.

Jika dianalogikan, menggunakan layanan VPS seperti Anda menyewa rumah di perumahan. Anda bertanggung jawab untuk mengelola isi dan segala perabotannya, termasuk melakukan perbaikan jika terjadi kerusakan perabotan. Namun Anda masih tinggal bersama penghuni rumah lain di dalam satu perumahan yang sama.

Kelebihan (VPS)

  • Konfigurasi keamanan dikelola secara penuh oleh pemilik VPS sehingga bisa memodifikasi konfigurasi keamanan yang lebih ketat dibandingkan dengan shared hosting.
  • Anda mendapatkan akses ke root. Akses root memungkinkan Anda untuk melakukan pengaturan sesuai kebutuhan Anda.
  • Anda dapat mengembangkan kapasitas VPS jika diperlukan seiring berjalannya waktu.

Kekurangan (VPS)

  • Membutuhkan pengetahuan yang lebih dalam terkait dengan server dan sistem operasi Linux.
  • Lebih mahal dibandingkan dengan shared hosting dan cloud hosting

Baca juga: 7 Fungsi VPS yang Perlu Anda Ketahui

Cloud Hosting

wordpress-cloud-hosting

Cloud hosting adalah tipe hosting dengan sumber daya (resource) yang berasal dari beberapa server fisik terpusat yang berjalan secara bersamaan –atau yang biasanya disebut dengan cluster.

Anda dapat membangun mesin virtual yang tidak terbatas dengan menggunakan cloud hosting. Ketika Anda menggunakan layanan berbasis cloud hosting, resource yang Anda gunakan dapat dikurangi atau ditambah sesuai dengan kebutuhan website.

Cloud hosting merupakan layanan yang dapat diandalkan berkat adanya teknologi cluster. Jika salah satu server bermasalah/mati (down), server lain membantu dengan mengambil alih tugasnya. Sistem ini dapat memaksimalkan uptime layanan.

Jika dianalogikan, menggunakan cloud hosting seperti Anda menggunakan AirBnB ‘situs platform yang menawarkan kamar/rumah pribadi untuk disewakan’. Anda berbagi peralatan yang tersedia di rumah dengan penghuni lain dan ketika sudah siap pindah yang lebih besar atau kecil, Anda dapat memilih tempat lain yang terdaftar di AirBnB.

Kelebihan Cloud Hosting

  • Cloud hosting menggunakan beberapa server sehingga saat terjadi masalah, ada server yang mem-backup –tidak seperti hosting lain yang hanya menggunakan server tunggal– sehingga membuat layanan ini dapat diandalkan.
  • Skalabilitas dan fleksibel. Anda dapat menambah sumber daya sesuai dengan kebutuhan.
  • Hemat biaya dan tenaga. Anda bisa mendapatkan performa server seperti VPS dengan kemudahan layaknya shared hosting.
  • Tidak memerlukan kemampuan teknis. Cloud hosting biasanya bersifat fully managed, sama seperti shared hosting.

Kekurangan Cloud Hosting

  • Relatif lebih mahal dibanding shared hosting

Tipe web hosting memang tidak ada yang lebih baik. Semua tipe web hosting bagus jika Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan website Anda. Website yang ditempatkan pada layanan yang sesuai pasti akan berjalan secara maksimal, baik dari segi performa maupun finansial.

Baca Juga : Cara Kerja Cloud Hosting

Shared Hosting Vs VPS Vs Cloud Hosting: Pilih Mana?

Anda perlu menyusun spesifikasi server sesuai dengan kebutuhan website yang akan Anda bangun. Tindakan itu perlu Anda lakukan supaya dapat memilih server yang sesuai untuk menghindari permasalahan di kemudian hari. Website besar tentu saja membutuhkan resource yang besar. Sedangkan website yang kecil akan lebih optimal jika menggunakan server dengan resource yang standar.

Kapan Anda perlu menggunakan shared hosting?

Pengoperasian layanan shared hosting yang mudah dan penyedia layanan hosting yang mengelola server, membuat shared hosting cocok untuk pengguna yang masih awam yang ingin membangun website kecil dengan lalu lintas yang kecil sampai dengan menengah seperti blog dan website pribadi.

Bagi Anda yang terjun di dunia bisnis, Anda mungkin saja dapat menggunakan hosting bisnis dengan kapasitas yang lebih besar. Namun ketika website mendapatkan trafik yang cukup masif sampai melebihi kapasitas, Anda harus melakukan migrasi. Proses migrasi cukup ribet dan membutuhkan waktu yang terkadang cukup lama.

Kapan Anda perlu menggunakan VPS?

Adanya akses root dan fasilitas untuk mengembangkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan membuat layanan VPS cocok untuk Anda yang sudah pernah menggunakan shared hosting dan menginginkan sumber daya dedicated dan besar dengan kustomisasi yang fleksibel. Namun, Anda harus memahami cara konfigurasi server web hosting secara manual –jika menggunakan layanan unmanaged.
Kapan Anda perlu menggunakan cloud hosting?

Jika Anda menginginkan layanan dengan performa VPS dan kemudahan shared hosting, cloud hosting adalah layanan yang paling sesuai untuk Anda. Pengguna yang cocok menggunakan layanan cloud hosting seperti perusahaan atau pemilik website dengan trafik yang cukup tinggi, bahkan website baru yang sedang dalam proses pengembangan. Layanan cloud hosting merupakan pilihan yang paling sesuai di segala jenis ukuran bisnis, karena jangkauannya yang sangat luas dengan performa yang baik.

Sebenarnya pengelolaan layanan cloud hosting membutuhkan kemampuan teknis. Namun Anda tidak perlu khawatir, di Niagahoster menawarkan layanan cloud hosting fully managed. Segala pengelolaan server cloud hosting dilakukan oleh Niagahoster, Anda tinggal menggunakannya. Jadi pengguna dapat fokus mengembangkan website dan menarik banyak pengunjung untuk membesarkan bisnis mereka.

Kesimpulan

Layanan cloud hosting, VPS, dan share hosting sama-sama memberikan solusi bagi Anda yang ingin mengembangkan website. Namun ada perbedaan di antara ketiganya. Masing-masing juga layanan mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Anda tinggal memilih layanan yang sesuai dengan website yang ingin Anda kembangkan dan maksimalkan potensi layanan dipakai.

Jika Anda tidak ingin berpindah-pindah dari layanan satu ke layanan yang lainnya, kami menyarankan Anda untuk menggunakan cloud hosting. Cloud hosting merupakan layanan yang dapat Anda gunakan dari website kecil sampai dengan website yang mempunyai trafik yang masif. Skalabilitas dan fleksibel membuatnya dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan website Anda. Anda dapat subscribe jika ingin mendapatkan informasi terbaru dari kami atau meninggalkan komentar jika masih ada sesuatu yang ingin ditanyakan.

4
Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 4 =