Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Cara Cek Plagiarisme Online: Ini 7+ Website yang Bisa Anda Gunakan!

6 min read

Featured image cara mengecek plagiarisme

Google mencegah konten-konten plagiat untuk muncul di hasil pencariannya. Walaupun Anda tidak melakukan plagiat, barangkali Anda khawatir konten Anda mirip dengan konten lain. Itulah mengapa Anda harus tahu cara cek plagiarisme online.

Dengan memastikan konten Anda tidak plagiat, Anda tak perlu khawatir kena hukuman dari Google. Selain itu, pengguna akan lebih percaya dan tertarik jika konten yang Anda buat adalah hasil karya sendiri, bukan mengambil dari website atau sumber lainnya.  

Lalu, bagaimana cara cek plagiarisme? Tenang, karena di artikel ini, Anda akan melihat 9 website ampuh untuk mengecek apakah konten Anda terindikasi plagiat atau tidak.

Yuk disimak sampai selesai!

7+ Website Terbaik untuk Cara Cek Plagiarisme Online

Bagi Anda yang tidak yakin apakah konten yang Anda ingin tampilkan di website termasuk plagiat atau tidak, tidak perlu khawatir. Berikut adalah beberapa website yang bisa Anda gunakan untuk melakukan cek plagiarisme online:

  1. Copyscape
  2. DupliChecker
  3. Dustball
  4. PlagTracker
  5. PlagScan
  6. PlagiarismChecker.com
  7. Unicheck
  8. Viper Anti-plagiarism Scanner
  9. Plagiarism Checker Small SEO Tools

Ingin tahu penjelasan detailnya? Yuk simak satu per satu!

1. Copyscape

Cara mengecek plagiarisme - Copyscape

Copyscape merupakan cara cek plagiarisme gratis untuk mencari salinan dari halaman website Anda secara online, serta solusi untuk mencegah pencurian dan penipuan konten. Anda tinggal memasukkan alamat URL website dan secara otomatis Copyspace akan melakukan pengecekan tingkat kesamaan konten Anda.

Konten yang Anda beli atau buat mungkin telah disalin atau dicuri dari website lain. Artikel yang sudah dipublikasikan dan disalin di website lain tentunya dapat menghancurkan reputasi dan mempengaruhi peringkat konten Anda di hasil pencarian.

Cara cek plagiarisme gratis menggunakan Copyscape dilakukan supaya konten yang Anda buat tidak dikenali sebagai plagiat. Sayangnya ada batasan jumlah penggunaan untuk yang versi gratis. Supaya dapat mendapatkan akses yang lebih luas, maka Anda harus menggunakan layanan yang premium.

Selain cek plagiarisme, Copyscape juga menyediakan layanan lain seperti Copyscape Premium, Premium API, Copysentry, Free Comparison Tool, dan Free Plagiarism Banner.

Dari sekian layanan tersebut, sepertinya yang cukup menarik adalah Plagiarism Banner. Fitur ini dapat Anda manfaatkan untuk menyematkan plagiarism banner di dalam halaman website Anda.

Baca Juga: Apa Itu Content Marketing?

2. DupliChecker

Cara mengecek plagiarisme - DupliChecker

Cara cek plagiarisme gratis bisa Anda lakukan dengan menggunakan DupliChecker. Anda tinggal memasukkan konten dengan maksimal 1000 kata ke dalam sebuah form yang tersedia.

Ketika menggunakan DupliChecker untuk melakukan cek plagiarisme konten, Anda akan disuguhkan informasi berapa besar kemiripan konten Anda dengan konten yang lainnya dalam bentuk persen. Jika tidak ada indikasi adanya kesamaan konten, website akan memunculkan informasi “No Plagiarism Detected!”.

Menariknya, selain bisa digunakan untuk cara cek plagiarisme online, website ini juga menyediakan sistem pengecekan lainnya, seperti grammar, paraphrasing, keyword position checker, domain authority, backlink checker, dan masih banyak lainnya.

Baca juga: Cara Memulai Bisnis Online Modal Kecil Bagi Pemula

3. Dustball

Cara mengecek plagiarisme - Dustball

Jika Anda mencari website melakukan cara cek plagiarisme online yang sangat sederhana, Anda dapat menggunakan Dustball.

Ketika membuka website ini, Anda akan langsung disuguhkan kolom untuk diisi teks yang ingin diperiksa. Selain pengecekan teks secara langsung, website dapat melakukan pengecekan dokumen Microsoft Word.

Cara penggunaannya cukup mudah. Copy kemudian Paste teks apa pun (pekerjaan rumah, tugas, atau artikel) ke dalam box yang tersedia. Kemudian klik tombol “Check the paper” dan secara otomatis website akan melakukan pengecekan dokumen Anda.

Sayangnya ada batasan penggunaan pengecekan. Ketika melebihi yang ditentukan, website akan memunculkan peringatan “Free Limit Reached”. Batasan penggunaan yang ditentukan adalah 1000 setiap harinya di seluruh dunia.

Supaya tetap bisa menggunakannya, pengguna diminta untuk melakukan subscribe dengan membayar sebesar $8 (lifetime) untuk biaya perawatan. Selain itu, fitur premium dari pengecekan  konten plagiat ini menawarkan hasil yang lebih akurat.

Hasil pengecekan Dustball ditandai dengan adanya keterangan “OK” dan “Plagiarism?”. Jika terdapat indikasi plagiat, Dustball akan memberikan peringatan “Plagiarism?”.

Baca juga: Memasang Peringatan Konten di WordPress

4. PlagTracker

Cara mengecek plagiarisme - PlagTracker

Salah satu cara cek plagiarisme online yang menyediakan fitur pengecekan konten plagiat yang cukup lengkap adalah PlagTracker. Namun fitur lengkap yang ditawarkan tidak gratis alias Anda harus menggunakan layanan premium dari PlagTracker.

Layanan yang tersedia seperti laporan yang cepat, pengecekan grammar, laporan dalam bentuk PDF,  pengecekan database, dapat mengecek banyak file (.doc, docx, .txt), pengecekan dengan volume yang unlimited, dan masih banyak lainnya.

Website ini merupakan penyedia layanan pengecekan plagiat secara profesional. Tersedia tim profesional yang akan melakukan pengecekan konten Anda. Tim yang ditawarkan akan melakukan pengecekan kesalahan sintaksis, tata bahasa, dan alur sesuai dengan semestinya.

Meskipun berbayar, Anda tidak perlu khawatir karena PlagTracker juga menawarkan cara cek plagiarisme gratis yang bisa dimanfaatkan. Bahkan, sementara layanan cek plagiarisme gratis lain hanya dibatasi sampai dengan 1000 kata, di PlagTracker Anda dapat melakukan pengecekan hingga 5000 kata.

5. PlagScan

Halaman utama PlagScan

PlagScan adalah website untuk cara cek plagiarisme online yang mempunyai banyak keunggulan. Anda hanya tinggal melakukan beberapa klik saja untuk melakukan pengecekan keaslian dari teks.

Laporan pengecekan dapat disesuaikan dengan apa yang Anda butuhkan. Jika menginginkan file PDF supaya mudah untuk dicetak atau ingin berkolaborasi dengan orang lain melalui sebuah laporan di browser, semua itu dapat Anda dapatkan melalui PlagScan.

Meskipun target penggunanya adalah orang-orang yang ada di akademisi, tapi Anda juga dapat menggunakannya untuk melakukan pengecekan konten website sebelum dipublikasikan.

Layanan ini dapat Anda gunakan secara gratis beberapa hari saja dengan mendaftar sebagai member terlebih dahulu. Setelah itu diperlukan pembayaran untuk menggunakannya lebih lama.

Ada empat pilihan pengguna yang bisa dipilih; single user, sekolah (school), pendidikan lebih tinggi (higher education), dan bisnis (business). Bagi pengguna single user layanan ini diperlukan supaya lebih aman dan yakin bahwa mereka telah berhasil mengutip konten pihak ketiga tanpa ada indikasi plagiat.

Pengguna sekolah (school) dapat menggunakan layanan ini untuk melakukan cek plagiarisme secara mandiri.

6. PlagiarismChecker.com

Plagiarism Checker

PlagiarismChecker.com hanya menyediakan pengecekan frasa dari beberapa bagian dokumen yang terintegrasi dengan Google dan Yahoo. Jadi ketika Anda mengisi kolom box yang ada di halaman muka website ini dan mengklik tombol “Search”, website akan mengarahkan Anda ke hasil pencarian Google.

Meskipun sudah dikembangkan sejak tahun 2006, sayangnya website ini tidak diperbarui sehingga beberapa fiturnya bermasalah dan tidak relevan dengan kondisi yang sekarang.

Baca juga: 10+ Penyebab Deindex Google dan Cara Mengatasinya

7. Unicheck

Halaman utama Unicheck

Unicheck merupakan salah satu website yang cukup populer untuk cara cek plagiarisme online. Wajar saja, karena website ini digunakan di dalam dunia pendidikan, penulis, peneliti, dan juga editor. Sampai dengan saat ini tidak kurang dari 1 juta pengguna di seluruh dunia dan 124 juta file sudah dicek menggunakan Unicheck.

Website ini cukup sempurna untuk dijadikan sebagai senjata untuk cek plagiarisme konten atau dokumen. Penawaran yang diberikan seperti pencarian yang akurat dengan mengakses lebih dari 40 milyar halaman web, database edukasi, dan file perpustakaan institusional.

Tampilan yang ditawarkan juga cukup interaktif menggunakan berbagai kombinasi warna  dengan tambahan informasi yang bisa didapatkan dengan mudah.

Menariknya, Unicheck memungkinkan dipasang secara embed ke dalam sistem eLearning. Bagi Anda yang bekerja di institusi pendidikan tentu saja fitur ini cukup bermanfaat, apalagi jika mempunyai sistem eLearning. Di dalam eLearning, Unicheck secara otomatis memindai setiap paper dan menyediakan laporan yang mudah dibaca.

Baca juga: Cara Menulis Artikel SEO

8. Viper Plagiarism Scanner

Cara mengecek plagiarisme - Viper Plagiarism Checker

Viper Anti-plagiarism Scanner adalah website cara cek plagiarisme yang berbeda dengan yang lainnya. Jika website lain dapat langsung melakukan proses cek plagiarisme online, Viper Anti-plagiarism Scanner tidak melakukannya melalui website.

Jadi untuk menggunakan layanan dari Viper Anti-plagiarism Scanner, Anda harus mengunduh aplikasi terlebih dahulu dan kemudian memasangnya di perangkat desktop.

Viper mempunyai banyak fitur. Viper mempunyai sistem yang cukup sederhana. ini akan membantu Anda cek plagiarisme dan konten yang duplikat di dalam pekerjaan Anda. Interface yang mudah digunakan dan menghasilkan informasi yang sangat jelas dan singkat. Pengecekan dilakukan dengan lebih dari 10 juta sumber.

Hal yang menarik dari Viper adalah pembayarannya yang berdasarkan jumlah kata dari dokumen yang ingin Anda cek tingkat plagiatnya. Sayangnya Viper jika ingin menggunakan keseluruhan layanan Anda harus mengeluarkan sejumlah biaya.

Namun biaya yang Anda keluarkan untuk menggunakan Viper sebanding dengan fitur yang dapat Anda manfaatkan. Anda dapat mengunggah file dari berbagai macam sumber, termasuk juga Google Drive.

Proses cek plagiarisme sangat cepat, yaitu 30 detik dan tidak ada delay. Mendukung lebih dari 50 bahasa dan juga dapat digunakan dengan berbagai tipe file.

Berdasarkan fitur yang ditawarkan, Viper menjadi salah satu aplikasi terbaik untuk cara cek plagiarisme konten Anda menggunakan perangkat desktop.

Baca juga: 15 Teknik SEO Ini Terbukti Meningkatkan Peringkat dan Traffic Website

9. Plagiarism Checker Small SEO Tools (Best)

Small SEO Tools merupakan salah satu cara cek plagiarisme gratis

Dari sekian banyak website dan aplikasi cek plagiarisme online, Plagiarism Checker Small SEO Tools tergolong paling populer dibandingkan dengan yang lainnya. Selain mudah untuk digunakan, layanan cara cek plagiarisme ini dapat Anda gunakan secara gratis, tanpa harus melakukan registrasi.

Small SEO Tools juga sangat informatif, yang artinya memberikan informasi secara detail dan mudah untuk dipahami. Ketika Anda melakukan pengecekan teks, dokumen, atau URL website, informasi yang dihasilkan cukup membantu.

Tidak hanya cek plagiarisme, ada banyak fitur yang ditawarkan Plagiarism Checker Small SEO Tools. Contohnya seperti Plagiarism Checker, Grammar Check, Reverse Image Search, Word Counter, What is My IP, PDF To Word Converter, Internet Speed Test, dan SEO checker.

Selain melakukan cara cek plagiarisme, tentu saja keunggulan lagi dari layanan ini adalah tersedianya SEO Checker. Jadi Webmaster atau praktisi SEO profesional juga dapat memanfaatkan keuntungan menggunakannya.

Small SEO Tools juga memastikan konten yang dipublikasikan dengan kepentingan SEO menjadi lebih unik dan bebas dari unsur plagiat. Konten yang fresh dan unik dapat membantu mereka untuk mendapatkan ranking tinggi di dalam mesin pencari.

Terakhir yang paling bagus dan menarik dari Plagiarism Checker Small SEO Tools adalah adanya plugin yang ditawarkan. Anda dapat memasang aplikasi pengecekan ini dalam WordPress menggunakan plugin.

Plugin ini membuat Anda tidak perlu melakukan copy & paste konten dari artikel atau tulisan. Cukup klik tombol “Check Plagiarism” dan secara otomatis plugin akan menjalankan pengecekan secara menyeluruh dari kalimat per kalimat. Anda bahkan dapat membandingkan konten plagiat dengan mengklik kalimat.

Baca juga: Lindungi Konten Website Anda dengan DMCA

Bagaimana Cara Menjaga Kualitas Konten agar Tidak Plagiat?

Selama beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah konten yang sangat signifikan di internet. Sayangnya kualitas konten sangat buruk. Sebab, kontennya sering tidak dibuat sendiri melainkan hasil menyalin dari website lain.

Sejalan dengan hal itu, supaya tidak menambah konten buruk di internet, content creator atau content marketer saat ini setidaknya menghadapi dua tantangan cukup besar:

  1. Membuat konten unik mengenai semua topik yang sering dibahas
  2. Melakukan pengecekan konten dari freelance writer mengenai keaslian penulisan.

Kedua hal ini perlu diperhatikan supaya pengunjung mempercayai website Anda dan menjadikan website Anda sebagai rujukan untuk mencari referensi.

Baca juga: Jangan Asal Comot! Yuk, Pahami Apa Itu Copyright [Terlengkap]

Manakah Website Cara Cek Plagiarisme Terbaik Menurut Anda?

Ada banyak website yang bisa digunakan untuk cara cek plagiarisme online. Anda dapat menggunakan sesuai dengan kebutuhan dan kenyaman masing-masing. Meskipun beberapa aplikasi cek plagiarisme harus mengeluarkan biaya untuk menggunakan, tapi ada beberapa aplikasi lain yang bisa Anda gunakan tanpa harus mengeluarkan biaya sedikit pun — meskipun fiturnya tidak terlalu lengkap.

Dengan menggunakan berbagai macam aplikasi tersebut, cara cek plagiarisme online menjadi lebih mudah dilakukan dan sederhana. Anda pun tidak perlu repot-repot membandingkan konten satu dengan yang lainnya secara manual.

Baca Juga: 2 Cara Mudah Agar Postingan Blog Tidak Bisa Di-Copy Paste

Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *