Salmaa Awwaabiin Dedicate herself to writing and sharing about Digital Marketing, SEO and WordPress.

Cara Membuat Popup di WordPress, Cukup 5 Menit Saja!

4 min read

cara membuat popup di Wordpress cukup 5 menit saja

Anda pernah kan ingin meninggalkan website dan tiba-tiba ada jendela pop up muncul? Saking menariknya informasi yang diberikan, Anda malah keasikan membaca dan tidak jadi pergi. 

Itu dia salah satu peran popup: mencegah website ditinggal pergi pengunjung.

Nah, ingin menggunakannya di website Anda juga? Tapi, belum tahu cara membuat popup di WordPress?

Tenang, cara menambahkan Popup di WordPress itu mudah kok. Bahkan tak perlu waktu terlalu lama melakukannya.

Cara Membuat Popup di WordPress

1. Login ke Akun WordPress
2. Instalasi Plugin CM Popup
3. Membuat Popup
4. Isi Judul dan Konten
5. Melakukan Konfigurasi Popup
6. Popup Berhasil Dibuat!

Ingin mengetahui lebih lanjut? Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Cara Membuat Popup di WordPress

Untuk menampilkan popup, cara termudah adalah dengan bantuan plugin. 

Ada banyak pilihan popup plugin yang bisa Anda gunakan. Nah, di panduan ini, kami akan menggunakan Plugin CM Popup sebagai contoh karena pengaturannya termasuk yang paling mudah. 

Apa saja langkahnya?

1. Login ke Akun WordPress

Sebagai langkah pertama, Anda bisa login dulu untuk masuk ke dashboard WordPress. 

login ke akun wordpress

2. Instalasi Plugin CM Popup

Langkah berikutnya adalah menginstall plugin CM Popup. Dari dashboard, pilih menu Plugin, lalu klik  Add New.

Instalasi Plugin CM popup

Baca Juga: 10+ Plugin WordPress Terbaik & Gratis yang Wajib Anda Install 

Selanjutnya, pada kolom pencarian, ketikkan CM Popup. Lalu, klik Install Now.

Install CM Popup

Setelah proses install berhasil, klik Activate dan akan muncul menu CM Popup di dashboard WordPress Anda.

tampilan setelah berhasil menginstall CM Popup

3. Membuat Popup

Langkah berikutnya adalah masuk ke menu CM Popup Banners for WordPress dan klik Add New Campaign.

Add new campign pada menu CM Popup

4. Isi Judul dan Konten

Anda akan masuk ke halaman editor New Campaign. Saatnya mengisikan judul campaign untuk popup tersebut. Misalnya, Promo 12.12

Mengisi judul dan konten popup

Pada bagian konten, gunakan image atau video sesuai dengan tujuan popup  Anda. Misalnya jika Anda ingin menampilkan promo terbaru, pilihlah gambar yang dapat langsung menarik perhatian pengunjung. 

Jangan lupa, tambahkan keterangan pendukung apabila diperlukan di bagian bawah gambar. 

Add media untuk menambahkan gambar

5. Melakukan Konfigurasi Popup

Setelah konten popup siap, Anda masih perlu melakukan konfigurasi pada bagian Campaign-Option. Anda bisa mengatur tampilan popup hingga menentukan kapan popup tersebut akan muncul.

melakukan konfigurasi setting

Di dalam menu tersebut, terdapat beberapa kolom konfigurasi yang perlu Anda isi, diantaranya: 

  • Type. Pilihlah tipe popup yang diinginkan. Sebagai langkah awal, pilih Pop-Up saja.
  • Disable Campaign. Centang menu ini jika Anda masih belum ingin menampilkan popup di website.
  • Width and Height. Tentukanlah tinggi dan lebar popup yang akan digunakan. Misal, 400px dan 600px.
  • Background Color. Isikan warna latar Popup yang akan dimunculkan menggunakan kode warna hexadecimal. 
  • Shape. Tentukan bentuk popup yang diinginkan seperti bulat atau runcing.
  • Underlay Type. Pilih 3 jenis underlay untuk popup Anda, yaitu dark, light, dan no underlay. Tujuannya, untuk menambah kesan artistik.
  • Hide Devices with Width Less Than. Gunakan pengaturan ini untuk menentukan ukuran minimal layar device yang tidak akan memunculkan Popup.
  • Show on Every Page, Home Page or Selected Page. Anda bisa memilih apakah akan menampilkan popup di setiap halaman atau di halaman tertentu. 

Nah, setelah selesai melakukan konfigurasi, saatnya klik Publish

Popup berhasil dibuat

6. Popup Berhasil Dibuat!

Cara membuat popup di WordPress sudah selesai. Bagaimana dengan hasilnya? Cobalah buka halaman situs Anda, lalu perhatikan bagaimana popup dimunculkan. 

Tampilan ketika sudah berhasil

Kalau hasilnya masih belum sesuai dengan keinginan, Anda bisa mengeditnya lagi kok. 

3+ Tips dalam Membuat Popup di WordPress yang Efektif

Cara menambahkan popup di WordPress memang cukup mudah. Namun, agar hasilnya sesuai tujuan, perhatikan beberapa hal berikut:

1. Gunakan Exit Popup

Jangan buat pengunjung kesal dengan banyaknya popup yang muncul. Nah, salah satu caranya adalah menggunakan Exit Popup. Jenis Popup ini muncul hanya saat pengunjung akan meninggalkan halaman website Anda. 

Menggunakan Exit Popup dapat menjaga user experience tetap baik selama pengunjung menjelajahi website. Popup ini tidak akan muncul saat pengunjung sedang asyik membaca konten. 

2. Atur Popup agar Mobile Friendly

Menampilkan popup yang terlalu besar sebaiknya dihindari. Meskipun bisa langsung menarik perhatian tapi kurang estetis dan menyulitkan pengguna perangkat mobile melihatnya. 

Aturlah ukuran popup atau gunakan desain yang mobile friendly jika akan menampilkannya di perangkat mobile. 

3. Buat Popup Mudah untuk Ditutup

Bagaimana jika Anda menemukan popup yang menutup layar dan tidak bisa ditutup? Kesal, kan?

Nah, itulah pentingnya mengatur ukuran popup dan melengkapinya dengan tombol close. Jadi, kalau tidak menginginkannya, pengunjung bisa dengan mudah menutup popup tersebut.

4. Jangan Spam

Popup yang muncul berkali-kali juga akan membuat pengunjung website tidak nyaman. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengatur durasi jeda setelah pengunjung menutup Popup sebelumnya. Tentukan juga berapa banyak popup yang akan ditampilkan dalam sebuah halaman website.  

5 Alasan Mengapa Menampilkan Popup di WordPress itu Penting

Nah, Anda sudah tahu cara membuat popup di WordPress. Dengan menggunakannya, Anda akan mendapat manfaat seperti in: 

1. Meningkatkan Conversion Rate

Popup dapat meningkatkan conversion rate. Bahkan riset terakhir menunjukkan peningkatannya bisa hingga 600%, lho. Wow! 

Nah, mungkin Anda bertanya: “Kok bisa ya?” 

Jadi begini, saat pengunjung berlama-lama di sebuah halaman produk, bisa jadi ia tengah menimbang produk yang akan dibeli. Nah, kalau tiba-tiba Anda menampilkan Popup informasi diskon terbatas khusus hari ini, pengunjung tentu akan tergugah untuk langsung membeli, bukan?

Sebagai contoh, popup dari Zalora di bawah ini. Dengan iming-iming potongan harga dengan kode kupon, pengunjung akan tertarik untuk segera melakukan pembelian. 

Zalora membuat popup untuk meningkatkan conversion rate

2. Meningkatkan Leads

Tak hanya meningkatkan conversion rate, rupanya Popup juga efektif meningkatkan Leads, yaitu calon konsumen potensial. 

Bagaimana caranya? Salah satunya, dengan membagikan freebies atau gratisan. Bentuk produknya, sesuai dengan jenis bisnis Anda.  

Popup Niagahoster untuk meningkatkan Leads

Nah, agar mendapatkan produk gratis, Anda bisa meminta pengunjung mengisikan email atau data diri untuk mengirimkan barang gratis tersebut. 

Pada akhirnya, Anda bisa menggunakan data yang dimiliki untuk menyapa leads tersebut kembali. Contohnya, melalui email Anda bisa menginformasikan berbagai produk terbaru. Atau, Anda bisa memberikan kupon untuk menarik mereka membeli produk tertentu.

3. Mengidentifikasi Buyer Persona

Popup juga bisa Anda gunakan untuk mengidentifikasi buyer persona. Inilah gambaran nyata tipe pelanggan Anda. Buyer persona penting untuk dapat memahami konsumen dengan lebih baik. 

Dengan menggunakan popup, Anda bisa mendapatkan data-data pelanggan untuk mengetahui pelanggan, mulai dari jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, hingga status pekerjaan. 

Popup dari Zalora untuk mengidentifikasi buyer persona

Sayangnya, tidak semua pengunjung mau memberikan data mereka begitu saja, kan? Jadi, Anda bisa menggunakan strategi kupon diskon untuk menarik mereka seperti contoh di atas. 

4. Ajang Promosi

Popup bisa Anda manfaatkan sebagai ajang promosi lho. Mulai dari promosi produk, event, hingga diskon. 

Katakanlah Anda tak ingin pengunjung ketinggalan event yang akan Anda selenggarakan. Strateginya, bisa menggunakan popup di halaman depan website. Dengan cara itu, setiap kali pengunjung masuk ke website Anda, informasi event akan langsung diketahui.

Ini bisa menjadi cara termudah menampilkan promo daripada harus menambahkan desain di website utama Anda. Salah satu contoh penggunaan popup ini adalah promosi event dari beberapa marketplace. 

Shopee mempromosikan event 12.12

Tidak hanya untuk event, Anda juga bisa menggunakannya untuk promosi diskon. Dengan popup, berbagai campaign promo Anda bisa langsung diketahui pengunjung dengan mudah. 

Sociolla menginformasikan adanya diskon

Anda cukup menampilkan informasi utama saja di popup tersebut. Lalu, arahkan pengunjung ke halaman penawaran diskon yang lebih lengkap. 

5. Menghindari Bounce Rate

Popup juga bisa mengurangi bounce rate, lho. Bounce Rate adalah persentase pengunjung yang buru-buru pergi setelah membuka satu halaman saja. Biasanya hal ini karena pengunjung tidak menemukan penawaran yang sesuai keinginan mereka.

Nah, dengan popup, Anda bisa mengarahkan pengunjung ke berbagai produk atau penawaran yang menarik, seperti diskon atau produk New Arrivals.

Orami memunculkan rekomendasi produk

Kunci dari keberhasilan popup ini adalah menampilkan informasi yang relevan dengan kebutuhan pengunjung. Anda bisa menampilkan produk yang paling sering dilihat atau paling laris.

Saatnya Menambahkan Popup di Website WordPress Anda!

Itulah cara membuat Popup di WordPress. Bagaimana, cukup mudah, bukan?

Anda hanya perlu menginstal plugin popup di website WordPress dan mengaturnya sesuai dengan kebutuhan Anda. Di artikel ini, kami juga sudah membagikan tips cara menampilkan popup di WordPress dengan baik.  

Nah, dengan memanfaatkan popup di website WordPress, Anda akan mendapat berbagai manfaat. Mulai dari kemudahan menjaring leads, menggunakannya sebagai sarana promosi, hingga meningkatkan penjualan. Apalagi, semua ini bisa Anda lakukan dengan sebuah plugin gratis. 

Bagaimana? Anda sudah siap membuatnya? Selamat mencoba, ya!

Salmaa Awwaabiin Dedicate herself to writing and sharing about Digital Marketing, SEO and WordPress.