Tutorial

Cara Membuat Daftar Isi Blog WordPress secara Mudah & Otomatis

Sebagai pemilik blog, pasti Anda ingin mempermudah pembaca dalam mengakses sub-judul di konten Anda, kan? Itulah mengapa Anda perlu paham cara membuat daftar isi di blog, khususnya jika Anda menggunakan WordPress.

Memang sepenting apa sih daftar isi? Sebagai contoh, lihatlah gambar di bawah ini. Berkat daftar isi, Anda jadi bisa memahami informasi artikelnya secara lebih mudah, kan?

Oleh karena itu, di artikel ini kita akan membahas cara membuat daftar isi di blog WordPress. Tanpa perlu berlama-lama, yuk kita mulai!

Berikut adalah Cara Membuat Daftar Isi di Blog WordPress …

1. Instal Plugin Daftar Isi

Ada beragam pilihan plugin guna membuat daftar isi blog, salah satunya adalah Table of Contents Plus.

Silakan instal dan aktifkan plugin tersebut terlebih dahulu sebelum memulai. Jika belum mengetahui caranya, silakan ikuti tutorial cara instal plugin.

2. Tentukan Konfigurasi Dasar Plugin

Setelah pluginnya aktif, selanjutnya Anda perlu melakukan pengaturan serta menentukan letak dimana daftar isi ingin Anda tampilkan:

1. Pilih menu Settings > TOC+

2. Pada tab Main Options silakan lakukan pengaturan sesuai keinginan Anda. Selengkapnya dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini.

  • Position – berfungsi menentukan posisi dari daftar isi dari artikel.
  • Show when – daftar isi ditampilkan dengan jumlah minimal sub-judul (angka tersebut bergantung pada sub-judul artikel Anda).
  • Silakan centang bagian post dan page jika ingin menampilkan daftar isi pada konten berbentuk postingan dan halaman.
  • Heading text – berfungsi untuk membuat nama dari daftar isi.
  • Show hierarchy – berfungsi untuk menampilkan hierarki pada daftar isi.
  • Number list items – berfungsi untuk memberikan nomor pada daftar isi.
  • Silakan centang bagian Enable smooth scroll effect jika ingin berhenti pada bagian sub-judul ketika daftar isi diklik.

3. Atur Tampilan Daftar Isi

Selanjutnya, Anda bisa mengubah tampilan daftar isinya pada bagian Appearance. Secara spesifik ada beberapa opsi yang bisa Anda atur, yaitu:

  • Width – berfungsi untuk mengatur lebar dari daftar isi.
  • Wrapping – berfungsi untuk mengatur posisi.
  • Font size – berfungsi untuk mengatur ukuran huruf.
  • Presentation – berfungsi untuk mengatur tampilan.

Berikut ini adalah tampilan dari daftar isi artikel blog dengan menggunakan plugin Table of Contents Plus.

Bagaimana Cara Menonaktifkan Daftar Isi?

Jika Anda tidak ingin daftar isi tampil pada konten tertentu, silakan tambahkan shortcode [no_toc]. Cara ini dapat memakan banyak waktu, terutama jika konten yang Anda miliki cukup banyak.

Selain itu, Anda juga dapat menambahkan shortcode [toc] secara manual pada konten yang ingin Anda tambahkan daftar isi. Syaratnya, jangan centang bagian Auto insert for the following content types.

Daftar isi juga dapat Anda tambahkan pada bagian widget. Silakan pilih menu Appearance > Widgets kemudian pilih widget TOC+. Anda juga dapat menonaktifkan daftar isi pada konten dengan mencentang Show the table of contents only in the sidebar, sehingga daftar isi hanya akan muncul pada sidebar saja.

Yuk Tambahkan Daftar Isi pada Blog WordPress Anda!

Kami harap tutorial cara membuat daftar isi blog pada konten ini dapat membantu Anda dalam menambahkan fitur menarik yang dapat memudahkan pengunjung. Jika Anda memiliki cara lain, jangan ragu untuk membagikannya melalui kolom komentar.

Baca juga artikel menarik lainnya:

Silakan Klik Subscribe pada kolom yang tersedia untuk mendapatkan artikel terbaru langsung di inbox email Anda! 🙂

Waryanto

Technical Content Writer, Menyukai dunia Technical IT, Digital Marketing & Travel Blogging. Suka berbagi hal baru yang bermanfaat bagi orang lain.

Share
Published by
Waryanto

Recent Posts

Mengenal User Privilege MySQL di Shared Hosting dan Jenisnya

Tahukah Anda MySQL membolehkan Anda mengatur hak akses pengguna database dengan user privilege MySQL? Simak penjelasannya di sini!

16 hours ago

Apa Itu Afiliator? Pengertian, Tugas, dan Keuntungannya

Menjadi afiliator adalah salah satu pekerjaan yang menjanjikan. Bagaimana tidak? Selain mudah untuk memulainya, Anda bisa mendapatkan penghasilan hingga ratusan…

1 day ago

Inilah Rekomendasi Hosting untuk Aplikasi Android

Bagaimana agar aplikasi Android yang Anda kembangkan bisa diakses pengguna dengan baik? Jawabannya, menyiapkan hosting untuk aplikasi Android tersebut. Itu…

1 day ago

Hosting untuk Startup, Ini Rekomendasinya!

Kebutuhan hosting untuk startup memang berbeda-beda, tergantung platform yang dikembangkan dan jumlah penggunanya. Yang penting, hosting tersebut harus berkualitas supaya…

2 days ago

Spesifikasi Hosting untuk Moodle & Rekomendasi Jenis Hosting

Ingin menginstall Moodle di hosting tapi takut performanya anjlok? Yuk simak dulu rekomendasi hosting untuk Moodle yang tepat!

3 days ago

25 Domain Termahal di Dunia, Berapa Harganya?

Hanya dengan belasan ribu rupiah, Anda sudah bisa mendapatkan domain baru. Lalu kenapa ada orang yang membeli domain termahal sampai…

6 days ago