Ilham Mubarok Ilham loves to write, trying to help people to understand about website, web hosting, and online marketing in the most convenient way.

7+ Plugin Ongkos Kirim Terbaik untuk Toko Online

3 min read

plugin ongkos kirim

Ongkos kirim menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pelanggan ketika melakukan pembelian secara online. Pelanggan perlu tahu berapa biaya yang mereka perlukan untuk mengirim barang dari penjual ke alamatnya.

Oleh karena itu, Anda perlu menyediakan fitur pengecekan ongkos kirim di website toko online Anda. Selain mengetahui ongkos kirim yang diperlukan, pelanggan juga bisa memilih jasa ekspedisi mana yang ingin digunakan.

Jika Anda menggunakan WordPress, Anda bisa dengan mudah menyediakan fitur pengecekan ongkos kirim dengan menggunakan plugin ongkos kirim. Tersedia berbagai macam plugin ongkos kirim yang bisa Anda gunakan, baik yang gratis maupun berbayar.   

Apakah website toko online Anda belum menyediakan fitur pengecekan ongkos kirim? Di bawah ini Anda bisa memilih salah satu dari 7+ plugin ongkos kirim terbaik untuk website toko online Anda:

1. Raja Ongkir

Ketika membicarakan Raja Ongkir, mungkin hal pertama yang terlintas di pikiran Anda adalah aplikasi yang mungkin pernah Anda gunakan saat mengecek resi atau mengecek ongkos kirim di smartphone.

Selain tersedia untuk aplikasi smartphone, Anda juga bisa menambahkan Raja Ongkir di website toko online Anda. Raja Ongkir memungkinkan Anda untuk menambahkan widget ongkos kirim di website Anda secara gratis.

Raja Ongkir menyediakan dokumentasi API-nya yang bisa digunakan untuk membuat plugin atau aplikasi ongkos kirim. Beberapa plugin ongkos kirim menggunakan dokumentasi API dari Raja Ongkir untuk menyediakan data ongkos kirim di Indonesia.

2. Plugin Ongkos Kirim (Tonjoo Studio)

Tonjoo Studio sudah lama dikenal sebagai agensi pengembang website dan software terkemuka di Indonesia. Selain menyediakan jasa pengembangan website, Tonjoo Studio juga mengembangkan plugin WordPress.

Salah satu plugin WordPress dari Tonjoo adalah Plugin Ongkos Kirim. Plugin Ongkos Kirim awalnya juga menggunakan dokumentasi API dari Raja Ongkir sebelumnya. Namun, kini Plugin Ongkos Kirim sudah secara mandiri mengembangkan dokumentasi API-nya.

Plugin Ongkos Kirim tersedia dalam empat paket, yaitu Basic, Personal, Multi, dan Developer. Anda bisa mendapatkan Paket Basic secara gratis. Fitur Paket Basic sudah mencakup free API ongkir sampai tingkat kecamatan, berbagai pilihan kurir, akses support forum, dan masa aktifnya 14 hari.

Jika ingin memperpanjang masa aktif, Anda bisa meningkatkan paket menjadi Personal, Multi, atau Developer. Anda bisa meningkatkan paket Plugin Ongkos Kirim dengan mengeluarkan kocek mulai dari 280 ribu rupiah per tahun.

Plugin Ongkos Kirim menawarkan beberapa fitur penting untuk toko online Anda. Pertama, plugin ini menyediakan shipping report untuk semua pengiriman yang dilakukan di toko online Anda. Kedua, Plugin Ongkos Kirim juga menyediakan fitur kupon diskon.

Ketiga, plugin ini juga tersedia dalam Bahasa Inggris dan memungkinkan Anda untuk menyediakan berbagai pilihan kurs. Tentu fitur ini sangat berguna bagi Anda yang mengelola website toko online yang sudah melayani konsumen dari luar negeri.  

3. IndoOngkir

Plugin Ongkos Kirim ketiga adalah IndoOngkir. Berbeda dengan plugin dari Tonjoo Studio, IndoOngkir tidak menyediakan pilihan paket gratis atau percobaan. Jadi jika ingin menggunakan plugin ini, setidaknya Anda perlu membayar 297 ribu rupiah per tahun untuk Paket Basic.

Selain Paket Basic, IndoOngkir menyediakan dua paket lainnya, yaitu Paket Pro dan Paket Extend. Semua paket di IndoOngkir menyediakan fitur yang sama. Perbedaannya terletak pada jumlah kapasitas jumlah website yang bisa dipasangi plugin. Untuk Paket Basic batasannya adalah satu website, sedangkan untuk Paket Pro dan Extend, masing-masing dibatasi untuk lima dan 10 website.

Fitur yang cukup menarik dari IndoOngkir adalah Anda bisa mengaktifkan kurir berbeda untuk wilayah yang berbeda. Misalnya, untuk wilayah Jawa Tengah kurirnya adalah JNE, wilayah Jabodetabek gratis ongkir, wilayah Jawa Barat menggunakan kurir J&T, dan lain sebagainya.

4. Epeken

Sama dengan IndoOngkir, Epeken juga tidak menyediakan versi gratis untuk pluginnya. Namun, Anda bisa mencoba demo plugin ongkos kirim Epeken di halaman demonya.

Jika dua plugin sebelumnya hanya menyediakan pilihan paket per tahun, Epeken menyediakan dua cara membayar pluginnya, yaitu per bulan atau per tahun. Tentu pilihan paket pembayaran per bulan berguna bagi Anda yang ingin mencoba terlebih dahulu. Harganya pun cukup murah, yaitu mulai dengan harga 25 ribu rupiah per bulan.

5. OngkosKirim.ID

Setelah membahas dua plugin ongkos kirim tanpa versi gratis, plugin kelima ini menyediakan versi gratis seperti Plugin Ongkos Kirim dari Tonjoo Studio. Berbeda dengan plugin dari Tonjoo Studio yang versi gratisnya hanya berlaku 14 hari, versi gratis OngkosKirim.ID masa aktifnya berlaku selamanya.

Versi gratis OngkosKirim.ID tentu memiliki batasan. Salah satunya adalah pilihan kurir yang disediakan terbatas. Di versi gratisnya, Anda tidak bisa menyediakan pilihan kurir seperti JNE YES, JNE OKE, TIKI ONS, dan SiCepat BEST.

Anda bisa melakukan upgrade akun premium jika merasa fitur versi gratis tidak mencukupi kebutuhan Anda. Versi premium OngkosKirim.ID bisa Anda dapatkan dengan harga 199 ribu rupiah dan 399 ribu rupiah.

6. WooCommerce JNE Shipping

Lima plugin sebelumnya memungkinkan Anda untuk menyediakan berbagai pilihan kurir untuk konsumen. Jika ingin menyediakan satu jasa ekspedisi saja, Anda bisa menggunakan WooCommerce JNE Shipping.

WooCommerce JNE Shipping tersedia dalam tiga versi, yaitu JNE Free, JNE Full, dan JNE Exclusive. JNE Free hanya memungkinkan Anda untuk menyediakan pilihan pengiriman menggunakan JNE Regular.

Anda perlu melakukan upgrade ke versi JNE Full atau JNE Exclusive untuk mendapatkan lebih banyak fitur. Beberapa fitur premium yang ditawarkan adalah pilihan jenis pengiriman, terintegrasi dengan WooCommerce POS Shipping, penghitungan berat, widget cek ongkir, WooCommerce JNE Tracking, dan masih banyak lagi.

7. Woongkir

Seperti yang sudah saya sebutkan di awal ada plugin ongkos kirim yang menggunakan dokumentasi API dari Raja Ongkir, salah satunya adalah Woongkir. Woongkir adalah plugin ongkos kirim gratis yang dibuat oleh Sofyan Sitorus.

Plugin ini menyediakan berbagai pilihan kurir, dari POS Indonesia, TIKI, JNE, RPX, PCP Express, Star Cargo, SiCepat, JET Express, SAP Express, Pahala Express, Solusi Ekspres, J&T Express, Pandu Logistics, dan Wahana Express.

8. WooGoSend, WooGrabExpress, dan WooReer

Selain membuat plugin untuk kurir jarak jauh, Sofyan Sitorus juga membuat plugin ongkos kirim untuk kurir jarak dekat, yaitu WooGoSend, WooGrabExpress, dan WooReer.

Dengan menggunakan WooGoSend dan WooGrabExpress, Anda bisa menyediakan pilihan antar barang menggunakan Go-Send atau Grab Express. Pelanggan bisa memperkirakan biaya antar barangnya melalui dua plugin tersebut.

Jika Anda ingin mengantar barang secara mandiri, tanpa bantuan pihak ketiga, Anda bisa menggunakan plugin ongkos kirim WooReer. WooReer memungkinkan pelanggan untuk mengetahui biaya antar barang yang dihitung per kilometer.

Kesimpulan

Menyediakan pengalaman berbelanja yang memuaskan dan menyenangkan adalah sebuah kewajiban. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan fitur pengecekan ongkos kirim barang agar pelanggan bisa mengetahui dengan tepat biaya kirim barang yang dibelinya. Jadi mereka tidak akan kerepotan menghitung biaya ongkir secara mandiri.

Baca juga artikel lainnya,

Diharapkan artikel ini dapat membantu Anda menentukan pilihan plugin ongkos kirim mana yang bisa Anda manfaatkan. Jika masih ada pertanyaan mengenai plugin atau topik lainnya, jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah. Jangan lupa untuk subscribe Blog Niagahoster. Selamat mencoba!

3
Ilham Mubarok Ilham loves to write, trying to help people to understand about website, web hosting, and online marketing in the most convenient way.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + 18 =