Putri Aprilia Putri is an SEO Content Writer at Niagahoster. She has experience in SEO writing with business and tech topic.

Cara Membuat Halaman FAQ untuk Website Bisnis Anda

5 min read

Cara Membuat Halaman FAQ Website

Sebagai pemilik bisnis online, Anda mungkin kerap kali mendapatkan pertanyaan seputar “cara order”, “prosedur pembayaran” atau “cara refund produk”, bukan? Sayangnya menjawab pertanyaan serupa pada banyak pelanggan tentunya akan menguras waktu. Belum lagi pelanggan Anda juga akan lama mendapatkan jawabannya. 

Nah, sebagai solusinya Anda bisa membuat halaman FAQ di website Anda. Dengan adanya FAQ, pelanggan bisa mendapatkan jawaban dari pertanyaan umum dengan lebih cepat dan efektif.

Namun, bagaimana cara membuat FAQ? Tenang, di artikel ini Anda akan mempelajari cara membuat halaman FAQ di WordPress dengan cepat dan mudah. Yuk simak penjelasan berikut ini!

Apa itu FAQ? 

Frequently Asked Question atau disingkat FAQ adalah daftar pertanyaan yang paling sering diajukan ke suatu layanan atau bisnis.

Halaman frequently asked question dibuat untuk menjawab pertanyaan tersebut agar pelanggan bisa mendapatkan jawaban terkait permasalahannya dengan lebih efektif.

Selain membantu kebutuhan pelanggan, FAQ ternyata juga dapat meningkatkan performa SEO website Anda, lho. Menurut Neil Patel, halaman frequently asked question pada website dapat membantu ranking di halaman pencarian untuk naik. 

FAQ Meningkatkan SEO Website
source: neilpatel.com

Kenapa? Sebab, ketika pelanggan Anda mencari suatu pertanyaan di Google, Halaman pertanyaan Anda bisa muncul sebagai jawabannya. 

Nah, mengingat pentingnya halaman frequently asked question, hampir semua website bisnis pasti membuat FAQ. Mulai dari bisnis kecil hingga bisnis besar sekelas Microsoft telah membuat halaman frequently asked question di websitenya.

 

FAQ Website Microsoft

Beberapa Contoh FAQ Website yang Sering Digunakan

FAQ pada setiap website bisnis tentu dapat berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan bisnis. Baik itu pertanyaan tentang produk, harga, maupun layanan. 

Namun, biasanya ada daftar frequently asked question yang umum ditemukan di berbagai website bisnis. Berikut ini beberapa contoh FAQ website yang sering ditampilkan: 

  • Di platform mana saja dapat melakukan pembelian produk? Website/Marketplace/dll 
  • Bagaimana cara menghubungi untuk pemesanan dan layanan? 
  • Bagaimana cara mengubah pesanan? 
  • Bagaimana melakukan pengembalian barang? 
  • Berapa lama pengiriman? 
  • Informasi promo terkini? 

Contoh FAQ tersebut pun terdapat pada website bisnis fashion wanita Lozy dan website bisnis Informa

Contoh FAQ Website Lozy
Contoh FAQ Website Informa

Cara Membuat FAQ di WordPress 

Setelah mengetahui pengertian dan contoh FAQ, berikut ini cara membuat halaman frequently asked question di WordPress dengan mudah dan cepat yang bisa Anda coba! 

1. Login ke dashboard WordPress 

Langkah pertama, login ke dashboard WordPress Anda. 

Login WordPress

2. Install dan Aktifkan Plugin 

Setelah login ke dashboard, klik menu Plugin > Add New.

Install dan Aktifkan Plugin

Lalu cari plugin Quick and Easy FAQ di kolom pencarian. Kemudian, klik Install Now > Activate untuk mengaktifkan plugin tersebut. 

Plugin Quick and Easy FAQs

3. Buat Daftar Pertanyaan FAQ

Setelah berhasil mengaktifkan plugin tersebut, selanjutnya klik menu FAQs > Add New pada dashboard untuk membuat daftar pertanyaan bisnis Anda. 

Buat Daftar Pertanyaan FAQ

Selanjutnya, isi kolom judul dan badan halaman dengan pertanyaan yang akan Anda ulas. 

Buat Daftar Pertanyaan FAQ

Setelah selesai membuat ulasan pertanyaan tersebut, klik publish. Lakukan hal serupa untuk  membuat ulasan pertanyaan dari frequently asked question lainnya. 

4. Buat Kategori Pertanyaan 

Nah, jika Anda memiliki beragam pertanyaan dalam FAQ, Anda bisa buat kategori untuk mengelompokkan pertanyaan sesuai topiknya. 

Anda bisa mengisi kolom Categories pada halaman tersebut supaya pengguna bisa melihat pertanyaan seputar topik tertentu saja. Misalnya, pertanyaan tentang produk domain, hosting, atau website. 

Caranya tinggal klik Add New Category untuk membuat kategori baru. 

Buat Kategori Pertanyaan FAQ

5. Tampilkan FAQ di Halaman Website

Langkah membuat frequently asked question berikutnya adalah tampilkan daftar pertanyaan yang telah dibuat di halaman WordPress. Caranya klik Pages > Add New.

Tampilkan FAQ di Halaman Website

Kemudian buat terlebih dulu judul halaman yang ingin Anda buat di kolom Judul. Lalu, tulis kode berikut pada badan teks. 

[faqs] 

Next, klik tombol Publish. Maka, tampilan halamannya Anda akan berbentuk list seperti berikut:  

Tampilan FAQ Website Default Style

Nah, kalau Anda ingin tampilan lain yang lebih menarik, tenang ada style lainnya kok. Caranya ganti shortcode sebelumnya dengan ini: 

[faqs style=”toggle”]

Maka, hasilnya akan seperti tampilan di bawah ini. Penjelasan dari setiap pertanyaan akan muncul ketika pengguna klik pertanyaan tersebut. 

Tampilan FAQ Website Toggle

6. Lakukan Kustomisasi FAQ 

Kalau Anda ingin tampilan FAQ yang lebih menarik, Anda juga bisa atur warna dan font tampilannya lho. Anda bisa kreasikan dengan CSS. 

Nah, kalau Anda tak begitu paham dengan CSS, Anda bisa pakai  pengaturan tema dari plugin Quick and Easy FAQs. Caranya gampang banget. Tinggal klik FAQs > Settings. 

Lakukan Kustomisasi FAQ

Atur warna pada teks, latar list, dan lainnya sesuai kebutuhan Anda. Setelah selesai melakukan setting tampilan jangan lupa klik Save Change.

Baca juga: 15+ Fitur Penting yang Wajib ada di Website Toko Online

Tips Membuat FAQ yang Tepat untuk Bisnis Anda

Next, setelah mengetahui cara membuat frequently asked question di WordPress, kami juga akan memberikan tips membuat FAQ yang tepat untuk bisnis Anda. 

1. Kumpulkan Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan 

Kumpulkan Perntanyaan yang Paling Sering Ditanyakan

Seperti namanya, frequently asked question berisi penjelasan dari pertanyaan yang paling banyak diajukan. Maka dari itu, Anda perlu mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan tersebut. Nah, kira-kira bagaimana caranya? 

Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengumpulkan pertanyaannya: 

  • Asumsi Pribadi – pakai asumsi pribadi Anda untuk membuat FAQ. Semisal Anda pelanggan baru yang ingin membeli suatu produk di website toko online, kemungkinan Anda akan bertanya seputar, “bagaimana cara order”, “cara pembayaran”, atau “cara refund”. 
  • Customer service – jika Anda memiliki tim customer service, Anda bisa bertanya pada mereka mengenai informasi yang paling sering ditanyakan oleh pelanggan. Mintalah saran untuk kira-kira penjelasan informasi apa yang perlu didokumentasikan? 
  • Software CRM CRM merupakan software pengelola data pelanggan, mulai dari data pribadi pelanggan, data penjualan, hingga data percakapan dengan pelanggan. 
  • Email bisnis – coba periksa email bisnis Anda, cermati pertanyaan apa saja yang pernah dikirimkan oleh pelanggan. 
  • Media sosial – beberapa pelanggan memilih berkomunikasi lewat akun media sosial suatu bisnis. Untuk itu, periksa juga pesan atau komentar dari pelanggan Anda di media sosial, seperti Facebook, Instagram, atau YouTube.  

Dengan beberapa cara tersebut, Anda bisa lebih mudah membuat daftar pertanyaan untuk frequently asked question di website Anda. 

2. Berikan Penjelasan yang Mudah Dimengerti

Berikan Penjelasan yang Mudah Dimengerti

Salah satu tujuan adanya FAQ adalah pelanggan bisa mendapatkan jawaban dengan cepat tanpa perlu menghubungi customer service. Tapi, lain cerita kalau penjelasan dari pertanyaan tersebut justru sulit dipahami. Ujung-ujungnya, banyak pelanggan akan menanyakan pertanyaan serupa lagi pada customer service. 

Untuk itu, pastikan Anda memberikan penjelasan dengan jelas dan mudah dipahami. Cobalah untuk “to the point” dalam menjawab setiap pertanyaan. 

Untuk penjelasan tutorial atau cara, Anda juga bisa menambahkan screenshot langkah-langkahnya. Contohnya FAQ Niagahoster tentang Cara Mendapatkan Domain Gratis. 

Menggunakan Screenshot di FAQ Niagahoster

Di dalamnya terdapat penjelasan detail beserta screenshot langkah-langkahnya. Dengan adanya screenshot, pelanggan bisa langsung mengikuti setiap langkahnya dengan lebih mudah. 

3. Buat Halaman FAQ Mudah Ditemukan di Website

Buat Halaman FAQ Mudah Ditemukan di Website

Sebaik apapun penjelasan dan tampilan FAQ Anda, kalau lokasinya sulit ditemukan, sia-sialah usaha Anda. Frequently asked question Anda bisa saja jadi tak berguna karena tak akan ditemukan pelanggan Anda. 

Anda bisa tampilkan tab menu FAQ pada menu header supaya pengunjung bisa langsung menemukannya. Kalau ingin ditampilkan di halaman utama juga bisa! Bahkan akan jadi lebih mudah ditemukan oleh pelanggan. Contohnya FAQ di website Niagahoster.  

FAQ Niagahoster Diletakkan di Halaman Utama Website

halaman tersebut berada tepat di bawah harga dan spesifikasi produk hosting yang ditawarkan. Ketika ada calon pelanggan yang masih bingung mengenai web hosting dan manfaatnya, mereka bisa langsung mendapatkan jawabannya.  

Baca juga:  Cara Mudah Membuat Website Company Profile

4. Tampilkan Desain FAQ yang Menarik

Tampilkan Desain yang Menarik

Selain memberikan penjelasan yang baik, tampilan interface FAQ juga perlu didesain dengan menarik. Sehingga, pelanggan betah membaca setiap penjelasan sampai tuntas. Jika tampilan penuh oleh teks kecil, pelanggan juga akan sulit membacanya. 

Anda bisa lho membuat tampilannya menjadi lebih cantik menggunakan kode CSS. 

Contoh FAQ website yang punya tampilan keren adalah website Samsung. 

FAQ Website Samsung

Setiap kategori pertanyaan disusun pada kolom tabel dengan disisipkan ikon menarik. Dengan konsep itu, tampilannya juga jadi tak membosankan.  

5. Pakai Schema FAQ Page 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, FAQ dapat membantu meningkatkan performa SEO website.

Pakai Schema FAQ Page
Source: developers.google.com

Untuk mewujudkannya, Anda perlu menambahkan schema FAQ page pada website Anda. Schema tersebut dapat membantu peringkat website Anda naik pada hasil pencarian Google. 

Nah, cara menambahkan schema FAQ page tersebut, Anda bisa dapatkan tutorial lengkapnya di Google Search Central. Anda juga menambahkan schema rich snippet untuk meningkatkan SEO website. 

Baca juga: Panduan Lengkap Membuat Struktur Website SEO Friendly  

6. Lakukan Pembaharuan FAQ 

Lakukan Pembaruan FAQ

Terakhir, jangan lupa untuk terus perbaharui FAQ Anda. Jika Anda memiliki produk baru atau terjadi perubahan produk atau prosedur pada bisnis Anda, segeralah mengupdate penjelasan pada pertanyaan tersebut. 

Anda juga bisa meminta feedback mengenai hal ini pada tim customer support. Semisal, ada pelanggan yang merasa penjelasan dan tampilan di frequently asked question kurang jelas atau tidak relevan. Anda bisa memperbaharui penjelasan dan tampilan lebih baik.  

Buat Halaman FAQ di Website untuk Sukseskan Bisnis Anda, Sekarang!

FAQ adalah daftar pertanyaan yang paling sering diajukan untuk membantu pelanggan mendapatkan jawaban lebih cepat dan efektif. Selain itu, frequently asked question ternyata juga dapat meningkatkan ranking website di halaman pencarian. 

Cara membuat halaman FAQ di WordPress pun tidaklah sulit, seperti yang telah kami bahas di atas: 

  1. Login ke dashboard website 
  2. Install dan aktifkan plugin 
  3. Buat daftar pertanyaan FAQ 
  4. Buat kategori pertanyaan
  5. Tampilkan di halaman website 
  6. Lakukan kustomisasi FAQ 

Kalau ingin membuat halaman frequently asked question yang menarik, Anda bisa ikuti tips singkat dari kami. Mulai dari mengumpulkan pertanyaan terbanyak ditanya, memberikan penjelasan yang mudah dipahami, hingga melakukan pembaharuan FAQ. 

Bagaimana? Sekarang Anda sudah mengetahui cara membuat halaman FAQ di WordPress, bukan? Anda bisa langsung coba membuatnya, selamat mencoba! 

Putri Aprilia Putri is an SEO Content Writer at Niagahoster. She has experience in SEO writing with business and tech topic.