Website & Blog

Panduan Lengkap Cara Menggunakan JetBackup di cPanel

Membackup file merupakan hal yang tidak boleh pemilik website seperti Anda lewatkan. Sebab, backup file menghindarkan Anda dari kehilangan data secara tiba-tiba. Siapa tahu kan server atau website Anda sewaktu-waktu bermasalah?

Nah, dari sekian software backup yang ada, JetBackup menjadi software yang paling populer di cPanel. Di samping dapat melakukan backup otomatis kapan saja, JetBackup juga sangatlah mudah digunakan.

Maka dari itu, di sini kami akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan JetBackup di cPanel. Tetapi sebelum itu, kami akan jelaskan dulu apa itu software JetBackup.

Apa itu JetBackup?

JetBackup adalah sebuah software backup terpopuler untuk cPanel. Software ini telah banyak digunakan oleh berbagai hosting provider, termasuk Niagahoster. 

Sebenarnya, cPanel sendiri sudah menyediakan fitur backup bawaan. Hanya saja, fitur tersebut belum bisa melakukan proses backup otomatis dan merestore data Anda sehingga perlu dibantu oleh tim technical support.

Oleh karena itu, JetBackup bisa jadi pilihan software backup utama di cPanel. Selain bisa mem-backup secara otomatis, JetBackup juga memiliki berbagai macam keunggulan. Mulai dari multi-scheduling, self restores, incremental backups, account filters, dan hybrid backup. 

Selain itu, dengan JetBackup, Anda bisa leluasa membackup seluruh isi akun cPanel seperti files, database, emails, cron jobs, dan DNS zones. 

Cek juga: Layanan Hosting Paling Murah dari Niagahoster

5 Keunggulan JetBackup

Sebelum memasuki pembahasan cara menggunakan JetBackup di cPanel, berikut kami uraikan terlebih dahulu beberapa keunggulan JetBackup: 

1. Incremental Backups

Incremental backup merupakan fitur yang dapat memaksimalkan proses backup di cPanel. Sehingga, backup bisa berjalan secara efektif tanpa membebani server Anda. 

Seandainya Anda melakukan backup pertama di file A, kemudian ada perubahan yang terjadi pada file A tersebut. Maka, secara otomatis perubahan file tersebutlah yang akan dibackup oleh JetBackup.

Lain halnya dengan fitur backup cPanel. Ketika Anda melakukan backup pertama, backup berikutnya cPanel akan mem-backup ulang seluruh file dari sebelum terjadinya perubahan. Dampaknya, server Anda akan penuh dengan file-file backup yang sama. 

2. Multi-scheduling

Fitur ini memungkinkan Anda mengatur jadwal backup otomatis. Baik secara per jam, harian, per minggu, hingga per bulan. Selain itu, Anda juga bisa mengatur retention limit atau batasan waktu yang berbeda pada setiap file backup yang telah dijadwalkan.

3. Self Restores

Self restore adalah kebebasan Anda untuk bisa me-restore backup file, database, emails, cron jobs, DNS Zones di cPanel hanya dengan sekali klik. Fitur ini sekaligus memudahkan Anda mengunduh setiap file backup tanpa khawatir untuk kehilangan data yang ada saat ini. 

4. Account Filters

Anda bisa membuat filter secara custom pada setiap akun dengan parameter berbeda. Parameter tersebut bisa berupa disk usage, suspension, cPanel package, dan lain-lain.

5. Hybrid Accounts

Anda bisa melakukan backup full database, home directory, cron jobs, email atau DNS zones.

Baca juga: Cara Menggunakan Dropbox: Kiat Mudah Backup WordPress

Panduan Cara Menggunakan JetBackup di cPanel

JetBackup memiliki beberapa jenis backup, yaitu full backup, file backup, cronjob backup, DNS backup, database backup, dan email backup. Namun, kami hanya akan menjelaskan tiga jenis backup yang paling sering digunakan. Ketiganya, yaitu full account backup, file backup, dan email backup. 

1. Full Account Backups

Pada tipe full account backups, Anda tidak bisa memilih file mana yang akan di-restore secara spesifik. Maka dari itu, full backup accounts lebih sering digunakan saat pengguna kehilangan data. Bisa juga saat pengguna ingin mengembalikan website ke versi sebelumnya.

Di bawah ini adalah cara me-restore full account backups:

Login ke akun cPanel melalui akun hosting Anda. Di sini kami menggunakan akun Niagahoster sebagai contoh.

Setelah berhasil masuk, klik tombol Kelola hosting pada menu hosting.

Klik cPanel All Features.

Scroll ke bawah sampai Anda menemukan bagian JetBackup. Kemudian klik Full Account Backups.

Di halaman Full Account Backups, Anda akan menemukan dua tipe berbeda yaitu Incremental dan Compressed. Incremental merupakan data yang mengalami perubahan saja atau yang paling terbaru (latest). Sedangkan Compressed adalah seluruh data yang ada di akun hosting Anda.

Lalu, Anda bisa bebas memilih tipe mana yang akan di-restore dan langsung mengklik Restore.  Kemudian klik Add to Restore Queue.

Setelah itu akan ada muncul pesan berupa Success: The selected backup has been successfully added to the queue. Ini artinya permintaan Anda akan masuk ke antrian sistem (waiting list).

Perlu diketahui bahwa proses restore full accounts memang akan memakan banyak waktu. Sehingga Anda perlu bersabar untuk menunggunya hingga selesai.

2. File Backups

Dengan file backups, Anda bisa memilih file-file tertentu untuk di re-store. Prosesnya pun kurang lebih sama dengan full account backups, yaitu:

Login ke akun cPanel melalui akun hosting Anda. Kemudian ikuti langkah-langkah awal seperti yang dilakukan pada full account backups tadi.

Setelah masuk ke halaman cPanel, scroll kebawah sampai Anda menemukan bagian JetBackup. Lalu, klik File Backups.

Pilih tanggal backup yang ingin Anda restore, kemudian klik File Manager.

Centang file yang ingin Anda restore di bagian kiri.

Kemudian klik tombol Restore Selected.

3. Email Bakcups

Terakhir, kami akan menjelaskan kepada Anda cara me-restore file email menggunakan JetBackup di cPanel.

Login ke akun cPanel melalui akun hosting Anda. 

Setelah masuk ke halaman cPanel, scroll kebawah sampai Anda menemukan bagian JetBackup. Lalu klik Email Backups.

Pilih email account yang ingin Anda restore dan klik tombol Restore.

Baca juga: Cara Download File Backup Website di cPanel

Penutup

Fungsi JetBackup pada cPanel tidak hanya mengotomatiskan proses backup data server secara aman. Anda juga dapat merestore kembali setiap data hanya dengan beberapa kali klik saja. 

Beruntungnya, Niagahoster menjadi layanan hosting yang mengandalkan JetBackup sebagai salah satu fiturnya. Sehingga, Anda tidak perlu cemas semisal kehilangan data website Anda.

Apabila terdapat kendala pada proses backup dan restore data, tak usah khawatir. Anda bisa segera menghubungi tim support Niagahoster yang akan siap membantu Anda 24/7.

Sekar Ningtyas

As a content writer, Sekar always tries to help people in scaling up their competencies about WordPress, SEO and digital marketing through the simplest way.

Share
Published by
Sekar Ningtyas

Recent Posts

Cara Pasang Iklan di Google Ads untuk Pemula (Terbaru)

Anda punya bisnis, tapi belum pernah mengiklankannya lewat Google Ads? Kalau belum, aduh… banyak potensi cuan yang terlewatkan, lho. Perlu…

2 days ago

Benarkah WordPress itu SEO Friendly? Ini Dia Alasannya!

WordPress adalah platform CMS terpopuler. Alasannya, karena WordPress SEO friendly. Benarkah begitu? Simak fakta dan alasannya di sini!

3 days ago

10 Rekomendasi Website Belajar Coding Terbaik untuk Anda!

Siapa bilang coding adalah skill yang hanya bisa dipelajari lewat pendidikan formal?  Dengan adanya website belajar coding, Anda bisa belajar…

3 days ago

Gutenberg 14.6 Rilis, Ini Dia Perubahan yang Jadi Sorotan

Ada yang baru nih bagi Anda pengguna Gutenberg di WordPress! Gutenberg 14.6 resmi diluncurkan pada 23 November 2022. Sederet fitur…

1 week ago

Kenapa Pilih Niagahoster? Ini Kata Pelanggan Tentang Kualitas Niagahoster

Penasaran dengan performa hosting Niagahoster yang sebenarnya? Yuk simak fakta dan ulasan dibalik kualitas Niagahoster!

1 week ago

Rilis Update Maintenance, WordPress 6.1.1 Bawa 50+ Perbaikan Bug

Ada berita penting bagi Anda pengguna setia WordPress! WordPress 6.1.1 resmi dirilis dengan membawa 29 perbaikan core dan 21 perbaikan…

1 week ago