David Kurniawan A Technical Content Writer at Niagahoster, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. David is eager to help people to improve their business on the internet.

Cara Install MongoDB di Ubuntu 20.04

1 min read

cara install mongoDB di Ubuntu

MongoDB adalah salah satu database NoSQL yang berbasis dokumen dengan format JSON. MongoDB memiliki keunggulan lebih cepat dibanding database MySQL, karena dalam proses pembacaan dan menulis data memiliki performa yang lebih cepat.

Namun, banyak sekali yang bingung bagaimana cara install MongoDB dengan baik. Oleh karena itu, pada artikel kali ini kami akan memberikan tutorial cara install MongoDB di Ubuntu 20.04. Yuk simak selengkapnya!

Cara Install MongoDB di Ubuntu 20.04

Berikut ini adalah langkah-langkah cara install MongoDB di Ubuntu 20.04.

1. Update Server

Selanjutnya, yang perlu Anda lakukan adalah meng-update Ubuntu 20.04 menggunakan perintah berikut:

sudo apt-get update

2. Install MongoDB

Setelah proses update pada server selesai, mulai proses instalasi menggunakan perintah berikut:

sudo apt-get install mongodb

Perintah di atas akan mengeksekusi beberapa paket instalasi yang berisi versi stabil atau versi terbaru dari MongoDB.

3. Aktifkan MongoDB

Setelah proses install MongoDB selesai, aktifkan database menggunakan perintah berikut:

sudo systemctl enable mongodb

Kemudian, jalankan database MongoDB menggunakan perintah berikut:

sudo systemctl start mongodb

4. Cek Status MongoDB

Terakhir, Anda perlu memastikan bahwa MongoDB sudah aktif dan berjalan pada server Ubuntu. Gunakan perintah di bawah ini untuk melihat status database MongoDB.

sudo systemctl status mongodb

Setelah itu, Anda akan mendapatkan output seperti pada gambar di bawah ini.  Artinya adalah database MongoDB sudah aktif dan berjalan pada server Anda.

Cek status install mongoDB

Baca Juga: Cara Install Nginx SSL di Ubuntu 20.04

Kelebihan MongoDB

  1. Lebih cepat – Performa yang ditawarkan MongoDB lebih cepat karena tidak menggunakan transactions, tidak menggunakan relasi tabel dan format dokumennya yang berbentuk JSON.
  2. Anda tidak perlu membuat struktur tabel – MongoDB akan secara otomatis membuatkan struktur tabelnya pada saat proses insert (fleksibel skema)

Kekurangan MongoDB

  1. Belum banyak hosting yang support – Hanya hosting-hosting tertentu saja yang bisa menggunakan MongoDB. Solusinya Anda bisa menggunakan VPS untuk menginstall MongoDB.
  2. Fleksibilitas dalam query– Fleksibilitas query disini  yang dimaksud adalah tidak adanya JOIN di dalam penggunaan MongoDB

Baca Juga: Cara Install PostgreSQL di Ubuntu 18.04

Sudah Berhasil Install MongoDB?

Dari tutorial dan penjelasan singkat di atas kami akan menarik kesimpulan bahwa MongoDB merupakan manager database NoSQL yang digunakan untuk menyimpan dokumen dengan format JSON. Sehingga mempercepat proses pemanggilan data dari basis data website.

Sekian tutorial kali ini dari kami, jika masih ada pertanyaan jangan sungkan untuk meninggalkan di kolom komentar. Jangan lupa juga subscribe untuk mendapatkan informasi VPS dan wordpress dari kami.

David Kurniawan A Technical Content Writer at Niagahoster, specializing in Virtual Private Servers (VPS), WordPress, and Internet Marketing. David is eager to help people to improve their business on the internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *