Annisa Fauziyyah Customer Support Group Niagahoster. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

Panduan Setting WordPress Push Notifications dengan OneSignal

3 min read

wp push notifications

Ada banyak cara untuk meningkatkan traffic ke website WordPress Anda. Salah satunya adalah melalui pop-up notification yang dapat tampil di layar. Fitur ini dikenal dengan nama WP Push Notifications. Menariknya lagi, pengguna tetap akan mendapatkan pemberitahuan/notifikasi pada perangkat desktop maupun mobile, bahkan ketika mereka tidak sedang mengakses website.

wp push notifications

Apa yang Dapat Dilakukan WordPress Push Notifications?

Konsep WP Push Notifications pada dasarnya sedikit mirip dengan email newsletter. Perbedaan utamanya, email newsletter mengirimkan informasi ke inbox email, sedangkan WP Push Notifications mengirimkannya langsung melalui notifikasi perangkat desktop maupun mobile.

Tidak semua orang membuka email setiap hari. Banyak orang malah cenderung lebih ‘ngeh’ membuka notifikasi melalui ponsel (maupun desktop). Untuk menargetkan pengguna dengan kebiasaan seperti ini, WP Push Notifications dapat menjadi cara ampuh membagikan konten website WordPress Anda.

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan WP Push Notifications.

  • Meningkatkan Traffic Website
    Ketika Anda memiliki update terbaru di website, tidak semua pengunjung mengetahuinya. Dengan penargetan yang tepat menggunakan WP Push Notifications, informasi yang Anda sampaikan dapat dilihat oleh pengunjung Anda dengan mengirimkan pemberitahuan langsung di desktop.
  • Memperluas Jangkauan Posting Website
    Pengunjung website lebih mudah memperoleh update terbaru website Anda, sehingga kemungkinan share ke pengguna lain dengan minat serupa lebih besar.
  • Meningkatkan Penjualan
    WP Push Notifications tidak hanya dapat digunakan untuk menampilkan artikel/info terbaru saja. Jika Anda memiliki website e-commerce, info promo produk juga bisa Anda beritahukan.

Website Seperti Apa yang Memerlukan WordPress Push Notifications?

WP Push Notifications akan sangat efektif jika dipasang pada website dengan kebutuhan seperti di bawah ini.

  • Website Anda selalu update informasi dan artikel hampir setiap hari.
  • Anda sering melakukan flash sale produk-produk bisnis Anda.
  • Website Anda menyajikan flash news yang harus segera diketahui pengguna.

Bagaimana jika Anda memiliki website statis seperti portfolio maupun company profile perusahaan? Tentu saja Anda juga dapat memasangkan fitur WP Push Notifications. Akan tetapi, biarpun bisa, biasanya kedua website tersebut tidak terlalu membutuhkan fitur ini.

Best Solution: OneSignal WordPress Push Notifications

Saat ini tersedia berbagai macam plugin WP Push Notifications yang dapat dengan mudah Anda pasang pada website WordPress Anda. Dari banyaknya pilihan yang ada, kami merekomendasikan agar Anda menggunakan OneSignal WordPress Push Notifications.

Selain tersedia gratis, WP Push Notifications besutan OneSignal ini memiliki beberapa keunggulan utama yang tidak dimiliki oleh plugin serupa lain. Berikut adalah beberapa di antaranya.

  • Support di browser Chrome, Firefox, dan Safari.
  • Mendukung akses HTTP dan HTTPS.
  • Kemudahan kustomisasi desain notifikasi.
  • Tersedia real time analytics.

OneSignal WP Push Notifications ini bisa Anda dapatkan di laman resmi WordPress.org secara gratis. Panduan instalasi serta konfigurasi plugin ini dapat Anda temukan pada bagian selanjutnya.

OneSignal Push Notifications: Instalasi & Konfigurasi

Instalasi OneSignal WP Push Notifications dapat Anda lakukan sendiri. Jika Anda belum mengetahui cara instal plugin, silakan ikuti panduan instalasi di sini.

1. Pertama-tama, cari plugin bernama OneSignal – Free Web Push Notifications pada WordPress Anda. Klik Install Now untuk melanjutkan. 

screenshot_5

2. Setelah instalasi selesai, masuk pada pilihan OneSignal Push yang terletak di deretan menu sebelah kiri, kemudian klik tab Configuration. Di sini Anda akan melihat beberapa kolom yang harus diisi. Untuk dapat mengisi App ID dan REST API Key Anda harus memiliki akun di https://onesignal.com/ terlebih dahulu. Silakan pilih Free Register pada website OneSignal.

screenshot_7

3. Setelah berhasil login menggunakan akun OneSignal Anda, klik Add a new app, masukkan nama app pada kolom isian App Name, pilih Website Push, dan klik Next.

screenshot_5

screenshot_6

screenshot_9

4. Selanjutnya Anda akan memasuki halaman Edit app Sample WP. Pilih icon Google Chrome & Mozila Firefox dan klik Next untuk melanjutkan.

screenshot_10

5. Masukkan nama website pada kolom isian yang tersedia. Jika website Anda belum menggunakan fitur keamanan SSL (HTTPS), silakan centang pada kolom My site is not fully HTTPS dan klik Save. Jangan lupa masukkan icon/logo website Anda yang nantinya akan tampil setiap kali notifikasi muncul.

screenshot_11

6. Selanjutnya Anda perlu memilih Target SDK yang akan digunakan. Pilih WordPress sebagai target SDK dan klik Next.

screenshot_12

7. Setelah klik Next, maka muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Anda sudah mendapatkan API Key dan APP ID yang Anda butuhkan. Klik Done untuk melanjutkan pengaturan plugin di dashboard WordPress.

screenshot_13

8. Langkah selanjutnya adalah menghubungkan OnePush WP Notifications ke website WordPress Anda. Tentu Anda masih ingat adanya kolom isian APP ID dan APK pada dashboard plugin OnePush.

Nah, silakan masukkan REST API Key dan APP ID yang sebelumnya sudah Anda dapatkan ke dalam pengaturan plugin WordPress ini.

screenshot_15

Menampilkan Notifikasi OneSignal pada Browser Safari

Dengan menyelesaikan proses pengaturan di atas, notifikasi website WordPress Anda akan muncul pada browser Mozilla dan Chrome saja. Apabila Anda ingin agar notifikasi tersebut juga muncul pada browser Safari, buka kembali akun OneSignal Anda dan ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Pertama-tama, silakan masuk pada App Settings akun OneSignal Push Notifications Anda. Kemudian, pada tab Platforms klik Configure di sebelah icon Apple Safari.

screenshot_10

2. Masukkan nama website Anda dan klik Save. Anda akan diarahkan kembali ke Home dan mendapatkan Web ID di bawah icon Safari. Salin dan timpa ID ini pada konfigurasi WordPress Anda.

screenshot_16

screenshot_18

Konfigurasi Lanjutan OneSignal Push Notifications

Setelah menyelesaikan instalasi serta pengaturan dasar plugin OneSignal sesuai langkah-langkah di atas, terdapat konfigurasi lanjutan di halaman dashboard plugin yang juga harus Anda perhatikan.

1. Pada menu konfigurasi plugin OneSignal di WordPress, lakukan pengaturan waktu serta letak dimana notifikasi akan muncul. Tentukan juga pesan yang akan muncul saat notifikasi tampil di pengunjung website Anda.

screenshot_14

screenshot_15

screenshot_16

2. Setelah Anda melakukan semua pengaturan sesuai kebutuhan, klik Save. 

Selanjutnya akan muncul pop-up sesuai pengaturan sebelumnya ketika pengunjung mengakses website Anda. Jika mereka menyetujui (dalam contoh di bawah, pengunjung meng-klik tulisan Always Receive Notifications), jumlah subscriber Anda akan bertambah secara otomatis.

Mulai saat ini para pengunjung juga akan mendapatkan update terbaru website WordPress Anda.

screenshot_24
screenshot_25

3. Berikutnya Anda akan mendapatkan notifikasi bahwa Anda berlangganan update terbaru website. Silakan kembali ke pengaturan OneSignal dan klik Done. Selamat, OneSignal Web Push Notifications telah dapat Anda gunakan.

screenshot_26

screenshot_27


OneSignal WordPress Push Notifications dapat mendatangkan banyak keuntungan bagi website WordPress Anda apabila berhasil Anda optimasi dengan baik.

Plugin ini memang dapat membantu Anda meracik kesuksesan di internet. Namun, ingat, ini bukanlah satu-satunya cara. Masih ada banyak cara lain agar website Anda disukai oleh pengguna internet.

Akhir kata, sampai jumpa di artikel-artikel menarik kami lainnya.

Selamat berkreasi.

0
Annisa Fauziyyah Customer Support Group Niagahoster. Sangat menyukai bisnis online dan saat ini sedang mendalami Internet Marketing.

62 Replies to “Panduan Setting WordPress Push Notifications dengan OneSignal”

  1. min tutorial kurang lengkap, Untu OS MAC SDK kok tidak disertakan? padahal unt user yang pertama kali wajib pakai SDK MAC, tolong diupdate donk

  2. sampai saat ini masih ragu untuk menggunakan wordpress, karena saya melihat dari sepengatuhan, lebih mudah menggunakan blogger, dan lebih cepat terindeks google, yang tidak perlu memasang plugin seo.

    1. Halo bapak Iwayan, bisa saja pak selama bapak menggunakan WordPress. Nantinya bapak dapat update info menarik maupun promo-promo seputar layanan tour bapak Iwayan.

      Semoga bermanfaat pak 🙂

    1. Halo,

      Dapat dinonaktifkan pada setingan plugin, di bagian "Show the notify button after users have subscribed"

  3. Wo, ternyata gratis to plugin ini. Kemaren ditawarin temen harus bayar 100rb /bulannya. Emang ada yang berbayar ya, mbak admin?

    1. Halo,

      Hal tersebut biasanya karena crash dengan plugin lain, silakan dicek untuk manifest.json apakah berada di dalam head atau di body, jika di body silakan pindahkan ke dalam head. Atau Anda dapat menghubungi onsignal melalui chat di dashboard onesignal. Semoga membantu.

  4. Saya mau tanya, apakah notifikasinya akan muncul di device laptop kita? Apa kita harus buka websitenya di laptop baru notifnya muncul? Kalau laptop kita dalam keadaan off apa bisa muncul juga? Karena sampai saat ini saya belum dapet tampilan notifikasi pada device menggunakan laptop, kalau handphone udah ada. Saya mau menerapkan ini di website project saya pribadidermawan.org

    1. Notifikasi akan muncul setelah Anda subscribe atau menyetujui notifikasi, setelah itu notifikasi akan muncul setiap artikel di publish. Jika terdapat kenadala, Anda dapat meminta bantuan support Onesignal melalui chat di akun Onesignal Anda.

      1. Oke mas thank u. Saya udah allow notifikasi nigahoster mas, nanti pada saat nigahoster ada posting baru akan muncul di desktop laptop saya? Itu saya harus buka website nigahoster baru notifnya muncul di desktop atau tanpa saya buka websitenya notif akan tetap muncul?

        -Pribadi Dermawan-
        http://pribadidermawan.org

  5. Halo mbk annisa, kalau mau merubah posisi buttonya biar bisa menjadi left gmn ya? Soalnya di pengaturannya hanya ada bottom right sama bottom left.

  6. sudah sy ikuti tutorialnya
    tp membingungkan sekali
    karena tgl pembuatan artikel ini sdh berbeda 2 tahun
    jadi tampilan dan caranya sdh agak beda. jd sy agak bingung.
    mohon buat tutorial nya yg baru
    tmksh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 11 =