Nida Regita F SEO Technical Writer at Niagahoster. An aquarius girl who loves music, watching movies and of course writing.

Cara Upload File Nuxt.js di Hosting

5 min read

[FI] Cara Upload File Nuxt.js di Hosting

Nuxt.js adalah framework yang kian populer untuk membuat aplikasi website. Salah satu kelebihan framework ini adalah SEO Friendly. 

Anda sedang mencari tutorial Nuxt.js di hosting untuk website Anda? Harapannya, ingin website tersebut semakin mudah ditemukan di mesin pencari?

Anda sudah berada di halaman yang tepat. Di artikel ini, kami akan menjelaskan apa itu Nuxt.js dan cara upload Nuxt.js dengan benar. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Apa Itu Nuxt.js?

Nuxt.js adalah framework berbasis Vue.js yang mendukung pembuatan aplikasi website modern. Vue.js sendiri merupakan framework Javascript yang dapat digunakan untuk membuat tampilan yang lebih interaktif dengan Single Page Application (SPA).

Namun, penggunaan SPA pada Vue.js berdampak buruk pada Search Engine Optimization (SEO)SPA menyulitkan Google dan mesin pencari untuk melakukan crawling website. Akibatnya, kurang bisa direkomendasikan untuk muncul di hasil pencarian.

Oleh karena itu, Nuxt.js hadir untuk mengatasi masalah tersebut dengan adanya fitur Server Side Rendering (SSR). SSR adalah metode populer dalam rendering Javascript yang dapat menghasilkan peningkatan dari sisi SEO dan kecepatan website. 

Alasannya, SSR melakukan render di sisi server dulu, baru mengirimkan HTML hasil render ke web browser. Dengan begitu, proses loading website dan proses crawling tidak menemui hambatan.

Selain fitur SSR, framework open source ini dilengkapi dengan berbagai library yang dapat membuat proses pengembangan website menjadi lebih sederhana, tapi powerful. 

Nah, apa saja sih kelebihan menggunakan Nuxt.js? Inilah beberapa di antaranya:

  • Mempunyai dukungan plugin yang banyak
  • Dapat meningkatkan SEO
  • Dapat membuat aplikasi web tanpa melakukan konfigurasi dari sisi client maupun server (Zero Configuration)
  • Memiliki dokumentasi yang lengkap

Ketika mengembangkan aplikasi menggunakan Nuxt.js, baik secara offline di komputer lokal maupun di upload ke hosting, Anda memerlukan Node.js sebagai runtime environment untuk menjalankan kode Javascript. 

Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Setting Node.js di cPanel

Berbagai kelebihan itulah yang membuat banyak developer tertarik menggunakan Nuxt.js untuk aplikasi web online mereka. Apalagi, cara upload Nuxt.js hosting pun sangat mudah dilakukan.

Tutorial Nuxt.js di Hosting

Sebelum melakukan upload Nuxt.js, pastikan dulu layanan hosting Anda sudah mendukung deploy website dengan Nuxt.js. Jika sudah, ikuti tutorial Nuxt.js dengan 9 langkah mudah berikut ini:

  1. Login cPanel
  2. Membuat Subdomain
  3. Membuat Aplikasi Node.js
  4. Upload File Nuxt.js
  5. Melakukan Setting Port Nuxt.js di package.json
  6. Melakukan Instalasi Nuxt.js
  7. Melakukan Setting di File .htaccess
  8. Melakukan instalasi pm2
  9. Mengecek Keberhasilan Upload Nuxt.js di Hosting 

Nah, ini dia panduan lengkapnya:

1. Login cPanel

Sebelum melakukan upload Nuxt.js hosting, silakan login ke cPanel hosting Anda. Anda bisa mengakses cPanel melalui namadomain/cpanel ataupun melalui Member Area Niagahoster pada tab cPanel seperti ini: 

login cpanel dari member area niagahoster

2. Membuat Subdomain

Jika Anda ingin mengupload file Nuxt.js di domain utama, Anda bisa melewati langkah membuat subdomain dan langsung beralih ke langkah berikutnya.

Anda dapat membuat subdomain pada  menu Subdomains di cPanel. Masukkan nama subdomain yang akan Anda buat pada kolom Subdomain. Kemudian, pilih Domain utama Anda.

membuat subdomain

Pada kolom Document Root, masukkan nama folder untuk menyimpan file subdomain. Dalam tutorial nuxt.js di hosting ini, kami membuat folder dengan nama tutorial di direktori public_html

Jika semua detail sudah diisi, selanjutnya klik tombol Create. Di tutorial ini, nantinya file Nuxt.js bisa diakses pada URL tutorial.websiteseowriter.com

3. Membuat Aplikasi Node.js

Nuxt.js adalah framework yang memerlukan JavaScript environment dalam pengembangannya. Oleh karena itu, Anda membutuhkan server Node.js untuk menjalankan aplikasi Nuxt.js.

Sebelum melakukan upload Nuxt.js di hosting, Anda perlu membuat aplikasi Node.js terlebih dulu. Caranya, pilih menu Setup Node.js App di cPanel.

menu setup node js

Kemudian, klik tombol CREATE APPLICATION untuk menampilkan halaman pembuatan aplikasi Node.js. 

membuat nodejs app

Pada bagian Node.js version, pilih versi Node.js yang direkomendasikan agar lebih stabil. Lalu, pilih Development pada bagian Application mode

Selanjutnya, masukkan nama folder yang akan digunakan untuk menyimpan file Nuxt.js pada kolom Application root. Hindari penggunaan nama folder seperti nuxt, nuxt-dom dan nux-scripts untuk menghindari crash saat proses instalasi. 

Berikutnya, pilih domain atau subdomain yang akan Anda gunakan untuk mengakses file Nuxt.js pada bagian Application URL. Jika semua detail sudah diisi, klik tombol CREATE.

mengisi detail aplikasi node js

Tunggulah beberapa saat hingga tampilan berubah menjadi seperti ini:

perintah untuk masuk ke virtual environment

Akan muncul perintah yang nantinya akan digunakan untuk instalasi Nuxt.js. Salinlah perintah tersebut pada catatan pribadi Anda.

Sampai sini, Anda sudah berhasil membuat aplikasi Node.js. Coba akses URL website Anda.

berhasil membuat aplikasi nodejs

It works! Sekarang, Node.js sudah terinstall pada subdomain tutorial.websiteseowriter.com kami. Ayo lanjut ke langkah upload Nuxt.js hosting!

4. Upload File Nuxt.js

Langkah selanjutnya dalam tutorial Nuxt.js adalah mengupload file Nuxt.js di hosting. Proses upload file ini bisa Anda lakukan pada menu File Manager di cPanel.

menu file manager

Silakan upload Nuxt.js di folder yang telah dibuat sebelumnya pada kolom Application root saat pembuatan aplikasi Node.js. Pada tutorial ini, kami memiliki folder dengan nama nux-tutor sebagai tempat untuk menyimpan file Nuxt.js.

direktori aplikasi nodejs

Bagi Anda yang belum memiliki project Nuxt.js, Anda bisa menggunakan source code berikut ini untuk melakukan testing. Upload project tersebut, kemudian ekstrak file zip ke direktori /nux-tutor seperti ini:

upload sourcecode di folder aplikasi node.js

5. Melakukan Setting Port Nuxt.js di package.json

Secara default, Nuxt.js akan berjalan di port 3000. Namun, lebih baik Anda menggantinya menjadi port baru demi alasan keamanan. Penggantian port ini dapat Anda lakukan dengan mengedit file package.json.

edit file package.json

Tambahkan baris kode berikut ini pada bagian dev di file package.json:

"dev": "nuxt --hostname '0' --port 8000"

Kode tersebut akan mengganti port default Nuxt.js dengan port 8000. Anda dapat mengubah nilai port dengan bebas. 

mengganti port nuxtjs pada package.json

Jika sudah seperti gambar di atas, klik Save Changes untuk menyimpan perubahan.

6. Melakukan Instalasi Nuxt.js

Untuk melakukan instalasi Nuxt.js, Anda memerlukan akses ke SSH. Caranya, masuklah ke menu Terminal pada cPanel.

mengakses terminal

Jika terminal sudah bisa diakses, jalankan perintah berikut ini untuk masuk ke virtual environment dan folder instalasi Nuxt.js:

source /home/u1301713/nodevenv/nux-tutor/12/bin/activate
cd /home/u1301713/nux-tutor

Pastikan Anda mengganti perintah diatas dengan perintah yang Anda dapatkan di langkah ke 3 saat membuat aplikasi Node.js, ya. 

masuk ke virtual environment nuxt.js

Selanjutnya, mulai instalasi Nuxt.js dengan menjalankan perintah di bawah ini:

npm install
npm run dev

Jika muncul tampilan seperti gambar berikut ini, artinya proses instalasi Nuxt.js berhasil dilakukan:

berhasil menginstall nuxt.js

7. Melakukan Setting di File .htaccess

Selanjutnya, Anda perlu  melakukan pengaturan di file .htaccess agar domain atau subdomain yang telah Anda tentukan dapat menjalankan file Nuxt.js dengan benar. 

Jika Anda menggunakan domain utama, Anda bisa menemukan file .htaccess langsung di folder public_html. Sedangkan, jika Anda menggunakan subdomain, Anda dapat menemukan file .htaccess di dalam folder subdomain Anda.

mengedit file .htaccess di domain

Pada tutorial ini, kami melakukan pengaturan pada file .htaccess pada direktori public_html/tutorial. Tambahkan kode berikut ini pada file tersebut:

Options +FollowSymLinks -Indexes 
    IndexIgnore * 
    DirectoryIndex 
    
    <IfModule mod_rewrite.c>
    RewriteEngine on 
    # gunakan port yg ditentukan di package.json
    RewriteRule ^(.*)$ http://localhost:8000/$1 [P]
    </IfModule>

Nah, nantinya file .htaccess Anda akan menjadi seperti berikut:

konfigurasi port di file .htaccess

Jangan lupa, klik tombol Save Changes untuk menyimpan perubahan.

8. Melakukan Instalasi pm2

Pm2 merupakan package process manager yang dapat membantu aplikasi Node.js agar bisa berjalan terus menerus secara otomatis. Sebelum melakukan instalasi pm2, simpan pointer mouse di bagian paling bawah terminal, lalu tekan Ctrl + C pada keyboard.

menginstall pm2

Selanjutnya, jalankan perintah berikut ini:

npm run build
npm run start

Kemudian, tekan CTRL + C lagi pada keyboard dan jalankan perintah berikut ini untuk melakukan instalasi pm2:

npm install pm2
npx pm2 start npm --name “nuxtjs” --interpreter bash -- start #nuxtjs adalah nama prosesnya

Tunggulah hingga proses instalasi pm2 selesai dan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini:

berhasil install pm2

Jika statusnya sudah online, artinya instalasi pm2 sudah berhasil dilakukan dan  statusnya sudah aktif.

9. Mengecek Keberhasilan Upload Nuxt.js di Hosting

Jika semua proses sudah dilakukan, akses URL website Anda melalui web browser. 

Kalau tampilannya sudah seperti ini, berarti upload Nuxt.JS sudah berhasil.

berhasil upload nuxt.js di hosting

Baca Juga : Next.js: Pengertian, Cara Kerja, dan Tutorial Project Next.js

Upload Nuxt.js di Hosting Itu Mudah, kan?

Demikianlah artikel tutorial Nuxt.js di hosting. Sekarang, Anda sudah bisa melakukan upload Nuxt.js, kan? Langkahnya mungkin agak panjang, tapi tetap mudah untuk diikuti, kok.

Yang perlu diingat, sebelum mengupload file Nuxt.js ke hosting, pastikan layanan hosting Anda support Node.js agar aplikasi Nuxt.js Anda bisa dijalankan.

Nah, Cloud Hosting Niagahoster sudah mendukung Node.js. Layanan ini juga terintegrasi penuh dengan PHP 8 dan Python, sehingga Anda dapat mengonline-kan berbagai aplikasi web lewat pengelolaan yang mudah di cPanel.

Didukung dengan sumber daya yang besar, layanan Cloud Hosting membuat website Anda tangguh untuk menerima trafik tinggi sekalipun. Apalagi didukung dengan jaringan super cepat Network 10Gig/s yang tentunya membuat kecepatan website Anda meningkat.

Semua fitur tersebut dapat Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp150rb/bulan saja. Menariknya, saat ini juga sedang ada diskon up to 75% loh! Semakin tertarik?

Yuk, berlangganan Cloud Hosting termurah di Indonesia!

Nida Regita F SEO Technical Writer at Niagahoster. An aquarius girl who loves music, watching movies and of course writing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *