Categories: Bisnis OnlineStories

Cilsy: Mengembangkan Bakat IT Nasional Lewat Sekolah Digital

Saat ini, industri edu-tech di Indonesia sedang berkembang pesat. Dalam rentang waktu empat tahun saja (2016-2020), tercatat ada 23 perusahaan edu-tech di Indonesia yang mendapat pendanaan baru. Nilai pasar edu-tech pun telah mencapai lebih dari Rp. 500 triliun.

Dengan kata lain, industri edu-tech memiliki prospek yang positif kedepannya. Hal ini didukung dengan meningkatnya jumlah trafik internet untuk belajar online sejak munculnya pandemi COVID-19.

Potensi yang tinggi mengundang banyaknya jumlah pesaing di industri edu-tech. Lantas apa berarti perusahaan-perusahaan di industri edu-tech akan semakin kesulitan untuk bertahan?

Belum tentu. Jika perusahaan memiliki materi yang berkualitas, platform yang mumpuni, dan saluran pemasaran digital yang tepat, kesuksesan bukanlah hal yang mustahil. Setidaknya inilah yang dirasakan oleh Cilsy.

Perusahaan edu-tech asal Bandung ini punya sejarah yang cukup panjang. Berawal dari jualan DVD training Linux, sekarang Cilsy sudah menjelma menjadi salah satu perusahaan edu-tech terkemuka di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, sudah ribuan pengguna yang tercatat sebagai peserta training, client jasa sistem integrator, serta pengguna platform Cilsy.

Namun, ada banyak tantangan yang mesti Cilsy hadapi untuk mencapai titik yang mereka raih saat ini. Mulai dari meyakinkan calon siswa tentang efektivitas kursus online, hingga memastikan bahwa value yang mereka tawarkan sesuai dengan ekspektasi calon siswa.

Lalu, bagaimana cara mereka mengatasi seluruh tantangan tersebut? Apa yang mereka lakukan untuk bisa bertahan di industri edu-tech?

Ingin tahu jawabannya? Yuk simak artikel ini hingga tuntas!

Bermula Dari Masalah, Berujung Ide Bisnis

Selepas lulus SMK, Rizal Rahman –Founder Cilsy– merasa kesulitan untuk belajar Linux. Sebab, referensi belajar Linux masih sangat jarang. Kalaupun ada, materinya terpisah-pisah.

Selain itu, biaya sertifikasi-nya pun mahal.

Akhirnya Rizal memutuskan untuk belajar Linux secara otodidak. Saat itu ia mengandalkan referensi belajar Linux dari luar negeri seperti Udemy. Hingga pada akhirnya ia berhasil menjadi Linux Engineer.

Berakar dari permasalahan yang pernah ia hadapi, Rizal bercita-cita untuk membantu orang lain yang juga kesusahan saat belajar Linux. Ia ingin menyatukan seluruh materi Linux ke dalam satu kurikulum.

Jadi, Rizal Rahman mulai membangun bisnis bernama Cilsy pada tahun 2011. Target pasarnya adalah karyawan IT atau mahasiswa yang tertarik untuk mempelajari Linux, server, dan jaringan. Materinya direkam dalam bentuk video, lalu didistribusikan dalam bentuk DVD.

Singkat cerita, Cilsy berhasil meraih respons positif. Target pasar mereka puas dengan value yang ditawarkan: Materi Linux berbahasa Indonesia yang terkumpul rapi dalam satu kurikulum.

Cilsy pun terus berkembang hingga pada akhirnya menjadi PT (Perseroan Terbatas) pada tahun 2016, dan berdiri di bawah bendera PT. Cilsy Fiolution.

Di saat yang bersamaan, Cilsy semakin mengembangkan lini bisnisnya. Saat ini total ada 5 lini bisnis yang mereka kelola:

  1. Sekolah Digital Cilsy – Sekolah online yang membantu pemula menjadi tenaga IT profesional dengan jaminan kerja.
  2. Cilsy.id – Platform kursus online server dan jaringan berbasis video.
  3. Kuasai.id – Platform kelas online berbasis live streaming yang membahas materi-materi spesifik terkait devops, programming, dan networking.
  4. Linuxsupports.com – Layanan yang berfokus pada jasa sistem integrasi, konsultan, dan jasa pemeliharaan.
  5. Profesor.id – Penyedia training yang kurikulumnya bisa dirancang secara custom. Materi yang bisa dicover berkutat pada server, cloud, dan programming.

Lalu manakah lini bisnis Cilsy yang paling dominan?

Menurut Rizki Alief Irfany –Chief Marketing Officer (CMO) Cilsy Fiolution– lini bisnis yang tingkat pertumbuhannya paling menonjol di antara seluruh lini bisnis Cilsy adalah Sekolah Digital Cilsy.

Pria yang akrab disapa Alief ini menambahkan, ada 9 sekolah yang bisa dipilih di Sekolah Digital Cilsy.

“Yang pertama rilis itu sekolah devops, itu yang paling tua, sudah jalan 7 batch. Terus yang kedua rilis itu (sekolah) hacker, QA, terus menyusul yang belakang-belakang” ujar Alief.

Dengan begitu banyaknya “sekolah” yang perlu mereka tangani, tentu ada berbagai tantangan yang mesti mereka hadapi. Penasaran? Yuk kita bahas satu per satu!

Tantangan di Industri Edu-Tech

Menurut Alief, ada dua tantangan utama yang dihadapi oleh Cilsy. Kedua tantangan ini juga kerap dialami oleh perusahaan edu-tech di Indonesia. yaitu: keraguan calon siswa tentang efektivitas pendidikan online dan sulitnya mengukur pemahaman materi siswa.

1. Menghapus Keraguan Tentang Pendidikan Online

Dalam praktiknya, kursus online mengandalkan proses belajar-mengajar secara jarak jauh. Tak seperti pendidikan tradisional di mana guru dan murid bertatap muka secara langsung. Sehingga, efektivitas pendidikan online kerap diragukan.

Masalah ini juga dihadapi oleh Cilsy. “Dari yang kita alami, masih banyak orang yang skeptis. (Ada yang berkata) ‘Emang bisa belajar online? Apalagi di bidang IT yang technical gitu?’. Masih cukup banyak orang yang skeptis dengan itu” kata Alief.

“Itu sih tantangan kita. Jadi mastiin orang yang belajar online, ga ketemu langsung, tapi bisa dapetin materinya dengan baik.” tambahnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Cilsy berusaha meyakinkan calon siswanya bahwa kursus online merupakan bentuk pendidikan yang ampuh. Hal ini mereka lakukan dengan cara menampilkan testimoni pada website Sekolah Digital Cilsy:

Selain itu, mereka juga menunjukkan beberapa statistik menarik pada website mereka:

“Terus kita juga ada beberapa webinar gratis untuk mengedukasi mereka bahwa belajar online itu memungkinkan kok”, Alief menambahkan.

Untuk memperkuat value-nya, Cilsy juga menerapkan jaminan kerja dalam waktu maksimal 24 bulan. Jika tidak mendapat pekerjaan selama 24 bulan, maka siswa akan mendapat uang kembali.

2. Mengukur Pemahaman Materi Siswa

Tantangan ini berakar dari kesulitan Cilsy saat mengukur pemahaman materi pengguna platform Cilsy.id.

“Yang kita alami, yang berbasis video (cilsy.id) itu (sempat) ga kekontrol Mas. Jadi orang belajar.. belajar.. Tapi kita ga tau skillnya sampe mana, Ga tau ada implementasinya apa tidak.” ujar Alief.

Belajar dari pengalaman, Cilsy akhirnya melakukan pendekatan yang berbeda pada Sekolah Digital Cilsy. Progress setiap siswa benar-benar dipantau, sehingga mereka tahu betul perkembangan yang dialami para siswanya.

“Yang di sekolah digital itu kita pantau betul-betul.. Jadi kita pantau skillnya sampe mana, ada small test, ada small project. Jadi keliatan perkembangan progress-nya.” kata Alief.

Mengapa ini penting? Menurut Alief, pengukuran tingkat pemahaman materi siswa akan mempermudah Cilsy dalam meraih goal yang mereka inginkan. Di sisi lain, para siswa akan punya peluang lebih besar untuk diterima kerja setelah menjadi alumni Cilsy.

Kunci Keberhasilan Cilsy

Di Indonesia, sudah ada beberapa perusahaan edu-tech yang berdiri lebih dulu dibanding Cilsy. Akan tetapi, Cilsy optimis bisa terus bertahan dalam jangka panjang dengan mengandalkan beberapa keunggulan:

1. Kelengkapan dan Efektivitas Materi

Menurut Alief, salah satu value utama yang ditawarkan oleh Cilsy adalah materi yang lengkap. “Padahal (bisnis) kita (masih) baru. Tapi kita bener-bener kasih value yang serius di materi..” ujarnya.

“Kita banyak ubah kurikulum, kita banyak ubah metode belajar, kita banyak ubah teknik penyampaian materi. Kita pisahkan kelasnya, yang basic sama yang advanced, dan segala macem. Itu kita dua tahun terakhir banyak bongkar pasang di situ” tambahnya.

Dengan demikian, materi yang disampaikan ke siswa memang sesuai dengan yang mereka butuhkan. Tidak hanya itu, Cilsy juga melengkapi materi hard skill dengan materi soft skill. Sehingga, siswa semakin siap untuk terjun ke dunia kerja.

“Dari soft skill-nya kita (kasih) treatment.. Kayak cara interview, kelengkapan CV, kelengkapan berkas, terus mereka apply ke mana.. Progress-nya sudah sampai mana.. Ketika ga diterima, ga diterimanya kenapa.. Itu kita pantau” ucap Alief.

Hasilnya? 92% alumni Cilsy berhasil mendapatkan pekerjaan. Bahkan 90% diantaranya berhasil meningkatkan karir mereka.

2. Asas Kekeluargaan dengan Siswa dan Instruktur

Selanjutnya, value yang dimiliki oleh Cilsy adalah asas kekeluargaan. “Kita pake asas kekeluargaan, baik ke tutor atau ke siswa. Jadi kita berusaha sepeduli mungkin dengan mereka” ucap Alief.

“Kita berkaca dari Amazon, bagaimana Amazon segitu pedulinya dengan customer mereka. Dan akhirnya mereka bisa berkembang sangat pesat”, tambahnya.

Tidak hanya itu, mereka pun tetap memberikan value walaupun siswanya sudah menjadi alumni.

“Setelah lulus pun kita masih kasih treatment berupa webinar-webinar. Walaupun kita ada relasi (dengan perusahaan perekrut) tapi tetep keputusan (penerimaan rekrutmen) bukan di kita. Yang terpenting sih di kemauan siswanya. Ya kita bantu sebisa mungkin, dan dari mereka (siswa) nya juga sangat kooperatif” ujar Alief.

Di sisi lain, mereka pun memastikan bahwa instruktur diberi treatment sebaik mungkin. Hasilnya, tidak sedikit instruktur dari startup-startup terkenal yang bergabung dengan Cilsy.

“Makanya banyak yang nanya juga ‘Ini Cilsy masih baru, buka sekolah digital juga, tapi kok bisa ngambil instruktur dari Gojek, Bhinneka, dan segala macem.’” ucap Alief.

“Tapi memang ada treatment dan pendekatan khusus yang kita lakukan sih”, tambahnya.

3. Cicilan Anti Riba

Saat opening day, Alief seringkali bertanya kepada para siswa tentang alasan mereka memilih Cilsy sebagai tempat belajar. Selain karena materinya yang lengkap, ternyata ada alasan lain yang mereka ungkapkan.

“Value terakhir itu.. Ini sering jadi sorotan juga sih ketika saya tanyakan ke siswa.. Masalah cicilan. Kita tanpa bunga” ujar Alief.

Hal ini wajar, mengingat biaya adalah salah satu concern siswa saat sedang menjalani pendidikan. Selain itu, ada hal lain juga yang membuat cicilan tanpa bunga menarik.

“Ini ga cuma meringankan (dari segi materi) tapi juga bagus buat yang muslim kan terutama (anti riba).” tambahnya.

4. Penggunaan Saluran Pemasaran yang Tepat.

Selain tiga value di atas, ada faktor lain yang turut berkontribusi atas kesuksesan Cilsy, yaitu penggunaan saluran pemasaran yang tepat. Khususnya melalui website.

Mengapa ini penting? Karena saluran pemasaran yang tepat dapat membantu bisnis untuk menjangkau calon konsumen sebanyak-banyaknya. Saluran pemasaran juga merupakan media yang tepat untuk berinteraksi dengan calon konsumen.

Website merupakan salah satu saluran pemasaran terbaik di era digital. Khususnya bagi bisnis edu-tech. Ini pula alasan mengapa Cilsy memanfaatkan website untuk mempromosikan bisnisnya.

Berikut adalah berbagai manfaat yang dirasakan oleh Cilsy melalui websitenya:

Mengumpulkan Calon Siswa Jadi Lebih Mudah

Bagi Alief, website memiliki peran penting dalam perkembangan Cilsy. Karena website adalah media yang tepat untuk mengumpulkan calon siswa. “Kita emang mau bikin crowd sendiri sih.” ujarnya.

Tidak hanya itu, website pun punya fungsi lain selain menarik calon siswa. “Nanti di sana ada komunitas alumni dan komunitas instruktur. Nanti kita bangun crowdnya di situ.”, Alief menambahkan.

Dengan begitu, Cilsy bisa dengan mudah menyampaikan pesan-pesan yang mereka inginkan melalui website.

Contohnya –seperti yang sudah dijelaskan di atas– Cilsy berhasil menghapus keraguan siswa akan efektivitas pendidikan online melalui pesan yang mereka tampilkan di website:

Membantu Branding Pada Masing-Masing Lini Bisnis

Pada halaman utama website Sekolah Digital Cilsy, pengunjung dapat memilih website sekolah yang ingin mereka kunjungi:

Jadi, kesembilan sekolahnya memiliki website masing-masing. Ada alasan yang mendasari hal ini.

Menurut Alief, “Untuk yang sekolah digital, ga disatukan jadi satu website karena kita pengen lebih spesifik. Kalo orang mau jadi devops, (nanti) masuknya (bisa) ke website sekolahdevops.com”.

Dengan kata lain, Cilsy ingin menarik audiens yang tepat untuk masing-masing sekolah. Oleh karena itu, mereka melakukan branding pada website yang berbeda. “Jadi biar (setiap sekolah) bisa menonjolkan brandnya masing-masing, bukan dari Cilsy Fiolution nya.” ucap Alief.

Menyediakan Platform Belajar yang Mudah Diakses untuk Siswa

Sejak tahun 2016, seluruh materi yang pada awalnya hanya bisa diakses lewat DVD mulai dialihkan ke website Cilsy.id.

Website ini berfungsi sebagai tempat siswa membeli dan mengakses materi yang mereka inginkan.

Selain itu, website ini juga berfungsi untuk mempromosikan setiap materi yang ditawarkan. Contohnya, jika Anda masuk ke halaman tutorial mikrotik, Anda bisa mengakses sample video materinya:

Karena website ini menjadi media belajar para siswa, tentu websitenya harus bisa menampung banyak traffic dan tetap stabil, bukan?

Untungnya, Cilsy mempercayakan hosting websitenya ke Niagahoster. Selain performa website yang stabil, ada beberapa manfaat lain yang didapat Cilsy selama berlangganan hosting di Niagahoster.

Manfaat Hosting Niagahoster Pada Website Cilsy

Sebelum berlangganan hosting di Niagahoster, Cilsy mengalami beberapa kendala dengan hosting yang digunakan. Hingga pada akhirnya mereka memutuskan untuk pindah hosting. Dan pilihan mereka berlabuh ke Niagahoster.

Tapi, mengapa Cilsy memilih Niagahoster? Menurut Alief, ada beberapa alasan khusus. “Selain performa (hosting)nya yang oke, saya lihat dari layanan dan kredibilitasnya. Itu sih menurut saya penting untuk jangka panjang. Soalnya kan kita ngehost ga cuma untuk sebulan dua bulan.” ujarnya.

Walaupun mereka baru berlangganan di Niagahoster selama kurang lebih dua bulan. Tapi ada beberapa dampak positif yang sudah mereka rasakan.

1. Peningkatan Performa Website

Sejak berlangganan hosting di Niagahoster, peningkatan performa website sudah terlihat. “Yang jelas performa (dan) kecepatan. Itu yang pertama, karena kalo kita (cuma) buka website itu mungkin ga terlalu terlihat, tapi akan terlihat (performanya) ketika kita jalanin iklan” aku Alief.

“Nah, sejauh ini, udah hampir sebulan ini iklan kan running terus ya. Overall aman sih, ga ada masalah sih (performanya). Malah banyak yang winning iklannya.” tambahnya.

Tidak hanya itu, peningkatan performa website pun dirasakan oleh klien Cilsy.

“Saya ada beberapa klien personal di Niagahoster, jadi saya tahu performanya. Performanya oke, di atas standar.” ujar Alief.

Saat ini, Cilsy pun masih mengetes kapasitas traffic yang bisa ditanggung oleh website mereka.  “Makanya ini kita tes dulu, kalo dari segi performa atau traffic udah kerasa tertahan, ya mungkin ada rencana naik (upgrade) sih. Lihat kebutuhan”, Alief menambahkan.

2. Keamanan Website Semakin Terjamin

Salah satu sekolah di Sekolah Digital Cilsy adalah Sekolah Hacker. Alief bercerita bahwa nama website ini sempat mengundang “keisengan” para hacker untuk membobolnya. Situasi ini diperparah dengan hosting mereka yang saat itu performanya kurang dari segi keamanan.

“Dalam sebulan, ada aja, kadang dua hari, tiga hari, mati total websitenya. Kita kewalahan. Karena kita kan ga cuma menangani satu website itu aja (Sekolah Hacker)” kata Alief.

Oleh karena itu, akhirnya Cilsy memutuskan untuk pindah hosting ke Niagahoster. Hasilnya fantastis. Tidak ada lagi tanda-tanda “keanehan” yang muncul di website Sekolah Hacker.

“Setelah 2 bulan berjalan (hosting di Niagahoster), Alhamdulillah belum ada tanda-tanda keanehan di website sekolah hacker. Saya lihat di Google Analytics juga tidak ada keanehan, aman. Mudah-mudahan jangka panjang tetap stabil”, tambahnya.

3. Pelayanan Memuaskan Dari Tim Support

Menurut Alief, dulu mereka sempat mengalami kendala saat melakukan migrasi sekolahhacker.com. Penyebabnya adalah adanya plugin yang bermasalah. Akhirnya mereka menghubungi tim support Niagahoster untuk mengatasi masalah ini.

Alief terkejut karena masalahnya ternyata bisa dihandle tanpa perlu mengirim tiket bantuan.

“Sebelum masuk ke tiket, saya tanya dulu ke live chat kan. Ternyata langsung ditangani di situ. Ga langsung dilempar ke tiket. Itu ngobrol cukup panjang. Aman overall, ga ada masalah” aku Alief.

Pada akhirnya, akar masalahnya ternyata bukan berasal dari sisi hosting, namun dari sisi pluginnya. Walaupun demikian, Alief berkata “Secara service oke sih. Saya disuruh cek (solusi) ini, coba (solusi) itu. Kooperatif sih”.

Ingin Sukses Seperti Cilsy? Gunakan Website yang Berkualitas!

Tentu Anda dapat belajar banyak dari kisah Cilsy di atas, bukan? Untuk mencapai kesuksesan yang Anda inginkan, Anda perlu siap menghadapi tantangan apapun yang ada di industri Anda.

Apabila Anda masih belum mendapatkan ide bisnis yang tepat, Anda juga bisa mengidentifikasi permasalahan yang sering Anda temukan. Lalu mewujudkan solusinya sebagai ide bisnis. Persis seperti yang dilakukan oleh Cilsy.

Dan jangan lupa, promosi melalui website merupakan salah satu langkah penting dalam mensukseskan bisnis di era digital. Gunakan hosting terbaik untuk menciptakan website terbaik.

Belum tahu cara membuat website? Tidak usah khawatir. Kami sudah menyiapkan ebook gratis yang akan membantu Anda membuat website dengan mudah tanpa perlu coding atau programming. Klik banner di bawah untuk mendapatkannya!

Ridandi Bintang Pamungkas

Bintang is an avid learner with years of experience in Marketing and Business Management subjects. Aside from writing, Bintang loves reading books and collecting movies.

Share
Published by
Ridandi Bintang Pamungkas

Recent Posts

7 Cara Menulis Deskripsi Produk yang Jitu dan Menjual

Ketika berbisnis online, entah di marketplace atau website, banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menunjang penjualan. Salah satunya, menulis…

18 hours ago

Panduan Lengkap Facebook Shop untuk WooCommerce Bagi Pemula (2020)

Anda sudah memiliki website WooCommerce, tapi belum memanfaatkan platform lain untuk memasarkan bisnis? Kami sarankan Anda untuk menggunakan Facebook Shops. …

2 days ago

Ingin Menjadi WordPress Developer? Ini Dia Tipsnya!

WordPress dikenal sebagai salah satu CMS (Content Management System) terbaik. Lebih dari 34 persen seluruh website di internet saat ini…

3 days ago

10 Rekomendasi CSS Framework Terbaik untuk Developer

Desain front-end menjadi bagian yang sangat penting di website atau aplikasi. Bukan cuma untuk meningkatkan impresi positif suatu brand saja.…

3 days ago

Ingin Punya Blog Keren Tanpa Ribet? Bikin di WordPress Aja!

Pernahkah Anda mengunjungi blog dengan tampilan yang memukau dan konten yang menarik? Saking bagusnya blog tersebut, Anda jadi terinspirasi untuk…

4 days ago

Rahasia Sukses UMKM Go Online: Siapkan 4 Hal Ini!

Tahukah Anda? Persentase UMKM di Indonesia yang sudah go online baru sekitar 15% saja. Atau lebih tepatnya, hanya 9,4 juta…

5 days ago