Sekar Ningtyas As a content writer, Sekar always tries to help people in scaling up their competencies about WordPress, SEO and digital marketing through the simplest way.

Panduan Singkat Membuat Toko Online dengan OpenCart

11 min read

Opencart

Membuat toko online sekarang semakin mudah dengan hadirnya berbagai CMS toko online open source, seperti Shopify dan Prestashop. Nah, kali ini, kami ingin memperkenalkan platform lain yaitu OpenCart. 

Di samping gratis, platform OpenCart juga menawarkan beragam fitur unggul, mudah digunakan dengan interface yang elegan, serta menawarkan banyak pilihan tema gratis. Supaya tidak makin penasaran, yuk simak langsung ulasan lengkap mengenai apa itu OpenCart, fitur-fitur OpenCart dan bagaimana cara membuat toko online dengan OpenCart berikut ini.

Apa itu OpenCart?

Opencart adalah platform webstore (toko online) yang menawarkan sistem kelola berbasis CMS (Content Management System). Karena sifatnya yang open source alias terbuka, maka platform ini pun gratis  digunakan oleh siapa saja.

Berdiri di bawah lisensi GNU GPL, OpenCart menawarkan solusi untuk Anda para pemula yang ingin menciptakan toko online tanpa harus menguasai ilmu pemrograman dan coding. 

Dari pengelolaan katalog produk, inventaris harga, sistem pembayaran, hingga proses pengiriman, semuanya bisa dilakukan dengan praktis melalui OpenCart.

Di samping itu, OpenCart juga menawarkan visual menarik pada setiap tampilannya. Sehingga, Anda bisa menciptakan toko online idaman Anda secara mudah dan praktis. 

Baca juga: 7+ Perbedaan Ecommerce, Marketplace dan Online Shop.

Fitur-fitur Unggul OpenCart

Sebelum kami membahas step by step cara singkat membuat toko online dengan OpenCart, ada baiknya bila Anda mengenal berbagai keunggulan OpenCart. Inilah fitur-fitur terbaik OpenCart yang perlu Anda ketahui:

1. Penggunaan yang Mudah

Saat  pertama kali log in pada halaman admin,  Anda akan melihat berbagai informasi up to date mengenai performa toko Anda. Seperti total pesanan, jumlah pelanggan, penjualan, dan sebagainya.

Para tim developer OpenCart memang merancang halaman admin seramah mungkin. Sehingga segala proses manajemen toko Anda bisa berjalan dengan mudah.

2. Menjual Produk Tanpa Batas

Keunggulan OpenCart berikutnya adalah fasilitas untuk bisa mengupload produk sebanyak-banyaknya. Mau ratusan bahkan ribuan, Anda bisa mengunggah produk tanpa batas dan mengelompokkannya ke berbagai macam kategori.  

Secara bersamaan, Anda pun bisa menampilkan kolom review dan ratings pada masing-masing produk yang diulas langsung oleh pembeli. Dengan begitu, pengunjung lainnya bisa menilik kualitas produk yang Anda tawarkan.

3. Multi Store

Hanya dengan satu panel admin saja, Anda sudah bisa mengelola beberapa toko online sekaligus. Yup, OpenCart memfasilitasi penggunanya untuk bisa memiliki lebih dari satu toko dengan nama, desain dan produk yang berbeda. 

Dengan jalur panel admin yang sama, maka Anda bisa mengontrol setiap toko online secara terpisah dan terorganisir. Bahkan, Anda juga bisa melakukan kustomisasi sesuai tema, serta menambahkan extensions pada setiap toko.

4. Responsif dan SEO Friendly

OpenCart telah terintegrasi secara maksimal pada berbagai jenis perangkat digital dengan kinerja yang begitu responsif. Secara otomatis, tampilan website Anda akan menyesuaikan pada kondisi layar versi desktop, maupun versi mobile. Di samping itu, OpenCart juga memiliki fitur SEO friendly yang memudahkan website Anda untuk terbaca oleh search engine.

5. Tersedia Berbagai Pilihan Bahasa dan Mata Uang

Jika Anda ingin meningkatkan skala bisnis hingga ke tingkat global, pilihan bahasa dan mata uang menjadi faktor yang sangat penting. Yup, beruntungnya OpenCart telah dibekali dengan fitur bahasa yang bisa Anda sesuaikan dengan lokasi negara yang akan menjadi target pasar Anda. 

Begitu pun untuk harga produk, OpenCart juga dapat menampilkan harga yang dikonversikan ke berbagai jenis mata uang sesuai lokasi negara target pelanggan.

6. Dukungan Lebih dari 1300 Extensions

Walaupun OpenCart belum begitu memiliki banyak pengguna layaknya WooCommerce dan Shopify, namun fitur-fitur yang dimilikinya juga tak kalah unggul. OpenCart didukung dengan lebih dari seribu jenis Extensions yang tersedia secara gratis maupun berbayar. Anda bisa mengunduhnya kapanpun bila ingin memiliki fasilitas tambahan pada toko online Anda.

7. Kecepatan Tinggi

Sudah bukan hal asing lagi, kalau kecepatan website akan sangat mempengaruhi pada jumlah pengunjung. Termasuk toko online atau e-commerce, yang menjadikan kualitas kecepatan sebagai faktor terpenting pada customer shopping experience (pengalaman belanja pelanggan). 

OpenCart menjadi salah satu platform yang sangat suportif dengan hal tersebut. Penggunaannya resourcenya yang ringan, serta ditambah dukungan teknologi AJAX membuatnya memiliki proses loading yang begitu cepat.

Baca juga: 13 Penyebab Website Lambat dan Cara Mengatasinya.

Cara Install OpenCart di Softaculous Melalui cPanel 

Sebelum membuat toko online dengan OpenCart, Anda bisa menginstall aplikasinya terlebih dahulu melalui cPanel. Di bawah ini kami berikan tutorial cara install OpenCart di Softaculous melalui cPanel Niagahoster. Dengan Niagahoster, segala proses instal OpenCart dapat berjalan dengan cepat dan mudah. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Baca juga: Shared Hosting vs Cloud Hosting: Mana yang Lebih Bagus?

Langkah 1 – Login Member Area Niagahoster

Pertama, login member area Niagahoster melalui www.niagahoster.co.id.

cara membuat toko online dengan opencart

Langkah 2 – Kelola Hosting

Setelah berhasil login, Anda akan diarahkan pada halaman member area Niagahoster.  Kemudian, klik “Layanan Anda” pada sidebar sebelah kiri, kemudian klik “Kelola” hosting yang Anda miliki.

Langkah 3 – Akses cPanel Melalui Member Area Niagahoster

Sekarang Anda berada di halaman ‘Produk dan Layanan’, klik ‘All Features’ untuk menuju halaman cPanel.

Langkah 4 –  Cari Fitur Softaculous

Ketik ‘Softaculous’ pada kolom search bar untuk menemukan menu Softaculous Apps Installer. 

Langkah 5 – Install OpenCart

Setelah Anda masuk ke dashboard Softaculous, ketik OpenCart pada kolom search bar untuk menemukan aplikasi OpenCart. Jika sudah, lakukan install dengan klik “Install Now”.

Langkah 6 – Isi Sesuai Data yang akan Digunakan

Sebelum mulai menginstall aplikasi OpenCart, ada beberapa informasi yang perlu Anda lengkapi seperti kolom-kolom di bawah ini: 

  • Choose the version you want to install: pilih versi aplikasi yang akan Anda gunakan (dicontoh ini kami merekomendasikan untuk menggunakan versi terbaru yaitu 3.0.2.0).
  • Choose Domain: pilih nama domain yang akan digunakan.
  • In directory: silahkan dikosongkan agar dapat menampilkan halaman website Anda saat domain diakses.  
  • Store Name: isi dengan nama toko Anda.
  • Store Description: tuliskan deskripsi singkat mengenai latar belakang toko online Anda.
  • Admin Username: tulis nama admin username.
  • Admin Password: buat password dengan kombinasi huruf dan angka.
  • Admin Email: isi alamat email yang akan digunakan oleh admin.

Bila sudah terisi lengkap, silahkan klik “Install”.

Langkah 7 – Proses Install Telah Selesai

Berikut adalah contoh bukti kalau proses install aplikasi OpenCart telah Selesai.

Tutorial OpenCart: Cara Menggunakan OpenCart

Nah, setelah Anda berhasil menginstall aplikasi OpenCart melalui cPanel, selanjutnya kami akan memberikan tutorial singkat mengenai cara menggunakan OpenCart. Di sesi ini Anda akan dikenalkan dengan fitur-fitur yang terdapat pada dashboard admin OpenCart, cara membuat kategori dan cara mengupload produk.

Baca juga: Cara Bisnis Online dari Nol dalam 9 Langkah.

Tutorial OpenCart: Cara Menggunakan OpenCart

Nah, setelah Anda berhasil menginstall aplikasi OpenCart melalui cPanel, selanjutnya kami akan memberikan tutorial singkat mengenai cara menggunakan OpenCart. Di sesi ini Anda akan dikenalkan dengan fitur-fitur yang terdapat pada dashboard admin OpenCart, cara membuat kategori dan cara mengupload produk.

Baca juga: Cara Bisnis Online dari Nol dalam 9 Langkah.

Dashboard Admin OpenCart

Sebelum memasuki halaman dashboard admin OpenCart, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan Login akun sesuai email dan password yang sudah terdaftar.

1. Cara Login OpenCart

Langkah pertama adalah masukkan alamat email dan password yang sudah Anda daftarkan sebagai pengguna admin OpenCart. Anda bisa mengunjungi halaman Login dengan mengakses ke https://namadomain/admin

2. Mengenal Dashboard Admin

Ketika Anda sudah berhasil masuk ke halaman dashboard admin, maka halaman yang akan muncul adalah data performa website seperti contoh gambar di bawah ini.

Tapi bagi pengguna pertama, biasanya dashboard admin akan nampak kosong karena belum menghasilkan data apapun untuk bisa dianalisa. 

Nah, fungsi dari dashboard di atas adalah untuk menunjukkan performa kinerja toko Anda secara keseluruhan. Berikut ini adalah fungsi dari masing-masing indikator:

  • Overview: Terdapat empat bagan yang menunjukkan status website Anda yaitu Total Orders (jumlah pesanan), Total sales (jumlah penjualan), Total Customers (jumlah pelanggan) dan People Online (pengunjung yang sedang online). Fitur ini sangat memudahkan Anda untuk melakukan analisa toko secara mendalam.
  • World Map: Di peta dunia ini, Anda bisa mengetahui dari mana saja pesanan pelanggan Anda berasal.
  • Sales Analytics: Grafik ini bertujuan untuk melacak setiap aktivitas setiap pesanan pelanggan dari waktu ke waktu. Anda bisa mengetahui setiap aktivitas berdasarkan jam, hari, atau bulan tergantung rentang yang dipilih. 
  • Recent Activity: Bagian ini merupakan informasi aktivitas terbaru yang dilakukan oleh pengunjung toko Anda. Apakah mereka sedang Login, membuat akun, memesan produk, dan sebagainya.
  • Latest Orders: Fitur ini menampilkan detail dari setiap pesanan terakhir pelanggan toko seperti Order ID, Customer, Status, Date Added, Total, and Action.

Setelah membahas bagian utama (tengah halaman) pada dashboard admin, selanjutnya kami akan memperkenalkan masing-masing fitur yang terdapat pada sidebar kiri dashboard.

  • Catalog: Pada fitur ini, Anda bisa mengatur segala hal yang berkaitan dengan kategori dan produk toko Anda, seperti:
  1. Categories: Fitur yang memfasilitasi Anda untuk mengelompokkan setiap produk ke dalam kategori tertentu. Di sini Anda bisa mengisi beberapa informasi dasar seperti deskripsi kategori, Meta Tag, penggunaan fitur filters dan desain.
  2. Products: Disinilah tempat dimana Anda mengatur segala produk bisnis toko Anda. Mulai dari mengisi deskripsi produk, pemberian kode SKU, pemberian harga, diskon dan sebagainya.
  3. Profile: Fitur terbaru ini memungkinkan Anda untuk menciptakan penawaran tertentu kepada pelanggan Anda. Misalnya penawaran diskon untuk subscribers Anda, diskon untuk anggota member dan lain-lain.
  4. Filters: Anda bisa mengatur filter setiap halaman toko untuk memudahkan pelanggan dalam mencari produk yang dibutuhkan.
  5. Attributes: Fitur ini memberikan akses kepada pelanggan untuk melakukan perbandingan antara produk yang berbeda. 
  6. Options: Fitur Options berfungsi untuk membantu pelanggan dalam memilih opsi produk seperti opsi warna atau ukuran sebelum memasukkannya ke keranjang belanja.
  7. Manufacturers: Fitur yang memudahkan pelanggan untuk mencari produk secara spesifik, seperti berdasarkan alphabet, brand, warna dan lain-lain.
  8. Downloads: Fitur yang hanya berlaku apabila Anda menjual produk digital atau komponen tertentu yang perlu diunduh oleh pelanggan. Seperti menjual ebook, musik, PDF dan sebagainya.
  9. Reviews: Anda bisa menyediakan kolom khusus komentar, ratings dan review pada toko  melalui fitur ini. 
  10. Information: Fitur yang diciptakan untuk memberikan informasi seputar bisnis Anda seperti Address, Privacy Policy, About Us, Terms & Conditions, yang terletak pada footer page. 
  • Extensions: Dengan fitur ini, Anda bisa mengunduh dan menggunakan segala fitur tambahan demi meningkatkan kualitas toko online Anda. 
  1. Marketplace: Menyediakan berbagai aplikasi ekstensi khusus situs marketplace dari yang gratis hingga berbayar.
  2. Extension Installer: Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengunggah ekstensi eksternal dalam format zip file secara mudah.
  3. Extensions: Anda bisa menemukan ragam jenis ekstensi untuk Anti-Fraud, Shipping, Order Totals, pilihan tema, dan Payment System.
  4. Modifications: Fitur yang memungkinkan Anda untuk memperluas dan mengedit fungsionalitas sistem dengan file modifikasi XML.
  • Design: Di sini, Anda bisa mengatur segala tampilan toko Anda mulai dari layout, pengeditan tema, banner dan penggunaan bahasa.
  1. Layouts: Fitur untuk mengatur layout setiap halaman yang terdapat di toko online Anda.
  2. Theme Editor: Fasilitas untuk Anda mengganti setiap tema halaman toko sesuai yang diinginkan. 
  3. Language Editor: Anda bisa mengubah penggunaan bahasa pada setiap toko online yang berbeda (jika memiliki lebih dari 1 toko).
  4. Banners: Setiap halaman website toko bisa Anda lengkapi dengan banner pendukung.
  5. SEO URL: Anda bisa mengatur alamat URL yang SEO friendly melalui fitur ini.
  • Sales: Fitur ini berguna untuk mempermudah segala proses transaksi antara Anda dengan pelanggan. Di sini Anda bisa mengakses beberapa fitur turunan seperti:
  1. Orders: Kemudahan untuk melacak setiap pesanan yang masuk di toko Anda.
  2. Recurring Orders: Fitur ini dapat membantu Anda untuk memberikan sistem pembayaran berupa cicilan.
  3. Returns: Anda bisa menerapkan sistem pengembalian produk dengan syarat tertentu melalui fitur ini.
  4. Customer: Segala data informasi mengenai pengunjung atau pembeli bisa Anda simpan secara terstruktur melalui fitur ini.
  5. Gift Vouchers: Berlaku apabila Anda memiliki penawaran berupa voucher untuk pelanggan.
  • Customers: Anda bisa menyimpan informasi yang berkaitan dengan data pelanggan seperti email, alamat pengiriman, nomor telepon dan data penting lainnya.
  1. Customers: Anda bisa membuat daftar kontak pribadi pelanggan seperti alamat email, nomor telepon, alamat dan nomor IP.
  2. Customer Groups: Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengelompokkan pelanggan berdasarkan kriteria tertentu.
  3. Customer Approvals: Di sini, Anda bisa membuat daftar pelanggan mana saja yang sudah melakukan verifikasi akun log in. 
  4. Custom Fields: Fitur ini memiliki fungsi untuk Anda membuat field tambahan terkait data pelanggan.
  • Marketing: Dengan fitur ini, Anda bisa mengatur segala kebutuhan Marketing seperti promosi, kupon dan sebagainya. Berikut ini adalah detail fungsi dari fitur Marketing: 
  1. Marketing: Anda bisa membuat marketing campaign untuk menggaet lebih banyak pelanggan melalui fitur ini.
  2. Coupons: Kemudahan untuk membuat kupon diskon pada produk tertentu bisa Anda lakukan melalui fitur ini.
  3. Mail: Demi memperkuat branding dan promosi, Anda bisa membuat newsletter kepada pengunjung dengan mengakses fitur ini.
  • System: Pada fitur Systems, Anda bisa mengatur secara keseluruhan terkait struktur toko online Anda seperti berikut ini:
  1. Settings: Anda bisa mengatur segala sistem toko secara umum seperti pengaturan lokasi, foto, server, alamat email dan sebagainya.
  2. Localisation: Fitur ini memfasilitasi Anda untuk mengatur lokasi keberadaan toko seperti negara, bahasa, mata uang, perhitungan pajak dan lain-lain.
  3. Maintenance: Di sini Anda bisa mengatur berbagai kebutuhan terkait penyimpanan data penting seperti back up dan upload file. 
  • Reports: Fitur Reports ini memfasilitasi Anda untuk mengakses laporan aktivitas setiap pelanggan dalam kurun waktu per hari, per bulan dan per tahun. Berikut adalah komponennya:
  1. Reports: Anda bisa mengakses laporan yang berkaitan dengan aktivitas Sales seperti pemesanan, pengiriman, produk dan aktivitas setiap pembeli.
  2. Who’s online: Pada fitur ini, Anda bisa melihat laporan tentang jumlah pengunjung yang pernah atau sedang mengunjungi website Anda.
  3. Statistics: Laporan statistik dari setiap aktivitas toko Anda bisa dilihat secara lengkap melalui fitur ini. 

Cara Membuat Kategori dan Sub Kategori Produk

Seperti yang kita tahu, tujuan sebuah toko online atau e-commerce membuat kategori dan sub kategori adalah untuk mempermudah pengunjung dalam mencari produk yang dibutuhkan. Di samping mudah, kategori juga mendukung untuk membuat tampilan toko online terlihat rapi dan terorganisir. 

Di bawah ini adalah tutorial lengkap cara membuat kategori dan sub kategori di OpenCart yang bisa Anda ikuti:

1. Untuk mengakses ke halaman kategori, arahkan kursor Anda ke sidebar sebelah kiri, klik “Catalog” dan pilih “Category” di drop-down. Jika sudah, Anda akan diarahkan ke halaman daftar kategori seperti di bawah ini.

2. Secara default, toko pertama Anda akan otomatis menampilkan kategori-kategori yang telah disediakan oleh OpenCart. Namun, Anda bisa menghapusnya bila tidak dibutuhkan. Untuk menambahkan kategori baru, arahkan kursor Anda pada ikon plus (+) yang berada di sudut kanan atas.


3. Pada halaman General, silahkan isi nama kategori pada kolom “Category Name” yang Anda inginkan misalnya Kamera. Lalu, isi deskripsi katalog pada kolom “Description”. Kemudian, lengkapi kolom lainnya seperti “Meta Tag Title”, “Meta Tag Description” dan “Meta Tag Keywords” untuk mendukung kebutuhan SEO toko Anda.

4. Jika sudah terisi lengkap, selanjutnya klik halaman “Data”. Kemudian kosongkan bagian kolom “Parent”, karena kita akan membuat kategori utama dahulu. 

5. Lalu, centangkan pada bagian “Top” bila Anda ingin menampilkan kategori utama di atas menu bar website.

6. Dan pilih Enable pada kolom “Status” jika ingin kategori Anda muncul di bagian depan toko online Anda.

7. Setelah mengisi pada bagian Data, selanjutnya klik halaman “SEO” dan isi kolom keyword untuk nantinya ditampilkan pada alamat URL kategori. Karena dicontoh ini kami akan membuat kategori Kamera, maka kami juga akan mengisi kolom keyword dengan kata kunci Kamera.

8. Kemudian, arahkan kursor pada ikon “Save” yang terletak di ujung kanan atas untuk menyimpan kategori pertama Anda. Ini artinya proses pembuatan kategori utama untuk produk Kamera telah Selesai.

Cara Membuat Sub Kategori 

Jika tadi kami membahas langkah membuat kategori utama, selanjutnya kami akan menjelaskan tutorial membuat sub kategori. Yuk, simak langsung caranya di bawah ini:

1. Untuk membuat sub kategori, sebenarnya tidak jauh berbeda saat Anda membuat kategori utama. Pertama, Anda harus membuka halaman Categories yang terdapat di menu sidebar kiri Catalog.

2. Kemudian buat kategori baru dengan mengklik ikon plus (+) di ujung atas kanan halaman. Lalu, Anda akan masuk ke halaman General dan mengisi nama sub kategori pada kolom Name Category. Di sini kami akan berikan contoh sub kategori dengan nama Kamera Analog.

3. Selanjutnya, Anda bisa mengisi lengkap kolom lainnya seperti “Description”, Meta Tag Title”, “Meta Tag Description” dan “Meta Tag Keywords” untuk menunjang kualitas SEO halaman website Anda.

4. Nah, di halaman Data ada sedikit perubahan yakni pada pengisian di kolom “Parents”. Di sini, berhubung Anda akan membuat sub kategori, maka Anda perlu isi nama kategori utama Anda pada kolom Parents. Kami berikan contohnya seperti berikut.

5. Sisanya, Anda bisa mencentang kembali kolom “Top” untuk menampilkan di menu utama, kemudian pilih Enabled pada kolom “Status” bila Anda ingin menampilkan sub kategori di halaman depan website Anda.

6. Berikutnya, Anda bisa lanjut ke halaman SEO untuk mengisi kolom “Keyword” dengan kata kunci yang sama dengan nama sub kategori untuk dimunculkan pada alamat URL Anda. Jangan lupa tambahkan strip (-) dan gunakan huruf kecil.

7. Bila sudah lengkap, Anda bisa menyelesaikan proses pembuatan sub kategori dengan mengklik ikon “Save” yang terletak di ujung kanan atas halaman.

Cara Menambahkan Produk di OpenCart

Setelah Anda cukup menguasai dashboard dan fitur-fitur apa saja yang ditawarkan oleh OpenCart, ada baiknya jika Anda juga mempelajari cara menambahkan produk ke website Anda.

Nah, supaya tidak kebingungan, berikut ini kami berikan tutorial mudah untuk menambahkan produk di OpenCart:

1. Langkah pertama yang pastinya harus dilakukan adalah Anda harus Login ke dashboard admin OpenCart. Kemudian, arahkan kursor ke fitur pada menu sidebar kiri, lalu pilih “Catalog” dan klik “Products”. 

2. Selanjutnya, setelah Anda masuk ke halaman Products, arahkan kursor ke ujung kanan atas halaman dan klik ikon plus (+) untuk menambahkan produk baru.


3. Setelah itu, Anda akan menemukan halaman pertama yaitu General dan mulailah mengisi beberapa informasi pada beberapa kolom seperti di bawah ini:

  • Product Name: isi nama produk Anda yang akan ditambahkan. 
  • Description: berikan deskripsi mengenai produk Anda dengan sangat jelas dan detail demi menjaga kepercayaan pelanggan Anda.
  • Meta Tag Title: Anda bisa memberikan judul Meta Tag yang nantinya akan muncul pada halaman mesin pencari.
  • Meta Tag Description: sama dengan judul Meta Tag, Anda juga perlu memberikan deskripsi singkat mengenai produk Anda di kolom ini.
  • Product Tag: Anda bisa melewati kolom Meta Tag Keywords jika tidak dibutuhkan, dan langsung mengisi kolom Product Tag sesuai kata kunci produk Anda untuk ditampilkan pada halaman produk.

4. Jika sudah terisi maka Anda bisa menuju halaman berikutnya yaitu “Data”. Di halaman ini pun sama, yaitu Anda perlu mengisi beberapa kolom penting seperti:

  • Model: isi dengan nomor kode yang dikombinasikan dengan huruf dan angka.
  • Price: cantumkan harga dari produk.
  • Quantity: isi jumlah stok produk yang tersedia.
  • Minimum Quantity: tentukan berapa jumlah minimal pembelian produk.
  • Out of Stock Status: di sini Anda bisa memberikan status mengenai ketersediaan produk Anda. Apakah masih tersedia, habis, atau memerlukan proses Pre-Order.
  • Requires Shipping: jika Anda memerlukan proses pengiriman produk, Anda bisa memilih opsi “Yes” di sini.

5. Selanjutnya, Anda bisa melanjutkan ke halaman “Link” untuk kembali mengisi beberapa data penting lainnya.

  • Manufacturer: kolom ini perlu diisi jika Anda menjual beberapa produk dengan berbagai merek.
  • Categories: tentukan nama kategori dan sub kategori dari produk Anda.
  • Related Products: kolom ini berfungsi untuk menampilkan produk terkait. Misalnya Anda menjual kamera analog merek Canon, maka Anda bisa mengaitkannya dengan jenis produk serupa seperti kamera analog merek Samsung. 

6. Sekarang, waktunya Anda untuk menambahkan foto produk dengan mengklik halaman “Image”, lalu klik ikon image OpenCart dan pilih “Edit”.

7. Pada halaman edit, Anda bisa menggunakan foto produk dengan mengupload foto dari komputer Anda.

8. Setelah terupload, maka foto Anda akan tersimpan secara otomatis di dalam Image Manager OpenCart. Di bawah ini adalah contoh foto produk kamera yang akan digunakan.

9. Terakhir, Anda bisa mengarahkan kursor ke ikon “Save” yang terletak di ujung kanan atas halaman untuk menampilkan foto produk pada website Anda.

Penutup

OpenCart adalah platform webstore (toko online) dengan basis kelola CMS yang memudahkan Anda untuk bisa menciptakan toko online secara mudah dan cepat. Walaupun popularitasnya masih kalah saing dengan beberapa platform ternama seperti Shopify, WooCommerce atau Prestashop, namun OpenCart dapat menjadi pilihan yang patut dicoba.

Baca juga: 10+ Plugin WooCommerce Terbaik untuk Toko Online Anda.

Karena selain didukung dengan teknologi AJAX yang membuatnya begitu ringan dan cepat, ia juga didukung dengan banyak fitur mumpuni. Seperti fitur untuk menciptakan lebih dari satu toko (Multi Store), penjualan produk tanpa batas, bersifat responsif, SEO Friendly, memiliki ribuan Extensions dan masih banyak lagi.

Untuk itu, kami berharap artikel ini bisa memberikan manfaat untuk Anda yang ingin membuat toko online dengan OpenCart. Supaya proses membuat toko online bisa lebih lancar lagi, Anda juga bisa mempelajarinya melalui artikel kami di Cara Membuat Toko Online Mudah Untuk Pemula. 

Apabila Anda memiliki pertanyaan atau saran mengenai artikel kami, jangan sungkan untuk mengisi kolom komentar di bawah ini, ya. Selamat mencoba!

Sekar Ningtyas As a content writer, Sekar always tries to help people in scaling up their competencies about WordPress, SEO and digital marketing through the simplest way.
[{"code":""
[{"code":""
"label":"Coba Lagi"
"label":"Coba Lagi"
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING50"
{"code":"HOSTING50"
"label":"Extra Diskon 50rb "
"label":"Extra Diskon 50rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"HOSTING20"
{"code":"HOSTING20"
"label":"Extra Diskon 20rb "
"label":"Extra Diskon 20rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"HOSTING100"
{"code":"HOSTING100"
"label":"Extra Diskon 100rb "
"label":"Extra Diskon 100rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":""
{"code":""
"label":"Belum Beruntung"
"label":"Belum Beruntung"
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING20"
{"code":"HOSTING20"
"label":"Extra Diskon 20rb "
"label":"Extra Diskon 20rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":""
{"code":""
"label":"Coba Lagi"
"label":"Coba Lagi"
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING50"
{"code":"HOSTING50"
"label":"Extra Diskon 50rb "
"label":"Extra Diskon 50rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"HOSTING20"
{"code":"HOSTING20"
"label":"Extra Diskon 20rb "
"label":"Extra Diskon 20rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"FREESHIPPING"
{"code":"FREESHIPPING"
"label":"Coba Lagi"
"label":"Coba Lagi"
"win":false}
"win":false}
{"code":""
{"code":""
"label":"Sedikit Lagi! "
"label":"Sedikit Lagi! "
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING50"
{"code":"HOSTING50"
"label":"Extra Diskon 50rb "
"label":"Extra Diskon 50rb "
"win":true}]
"win":true}]