Naning Nur Wijayanti A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.

Tips Membuat Nama Perusahaan yang Bagus dan Unik

8 min read

tips membuat nama perusahaan yang bagus dan unik

Di antara ribuan perusahaan yang ada di Indonesia, tahukah Anda cara menjadikan nama perusahaan terdengar menarik dan meninggalkan kesan untuk pelanggan?

Di luar sana, ada banyak sekali perusahaan dengan tipe nama mainstream. Misalnya seperti Abadi, Jaya, Sentosa, Sejahtera, dan lain-lain. 

Jika Anda ingin membuat perusahaan Anda berbeda dari yang lain dan memiliki kesan bagi calon pelanggan, maka Anda berada di artikel yang tepat. 

Kali ini kami akan memberikan tips jitu bagaimana cara membuat nama perusahaan yang bagus dan unik. Selamat mencoba!

Mengapa Jangan Asal Bikin Nama Perusahaan?

Membuat nama perusahaan tentu merupakan proses yang membutuhkan pertimbangan yang tinggi, matang, dan melelahkan. Untuk jalur aman dan cepat, biasanya nama perusahaan penuh dengan doa dan harapan. 

Contohnya menggunakan kata sejahtera, makmur, abadi, sentosa, jaya, dan lain sebagainya. Sebenarnya sah-sah saja jika Anda ingin terlihat perusahaan “biasa saja”.

Namun, nama perusahaan macam itu membuat Anda “tenggelam” di antara nama-nama yang serupa. 

Daripada menggunakan kata-kata yang sudah umum dan lazim digunakan, akan lebih baik jika nama perusahaan lebih spesifik menunjukkan bidang bisnis, serta berbeda dan antimainstream.

Sehingga membuat perusahaan Anda lebih menonjol dibandingkan yang lain dan mencuri perhatian konsumen. 

Ingat, nama perusahaan tidak melulu harus menggunakan kata-kata mengagumkan, cukup gunakan kata yang tepat.

Ada beberapa poin penting yang harus Anda ketahui saat menentukan nama perusahaan, mari disimak.

1. Nama Perusahaanmu, Identitas Bisnismu

Nama perusahaan adalah identitas pertama sebuah perusahaan atau badan usaha. Entah itu untuk  usaha yang berskala besar, menengah, bahkan kecil. 

Ibarat pepatah “tak kenal maka tak sayang”, nama perusahaan menjadi pintu utama bagi konsumen untuk mengenal lebih dekat bisnis Anda. 

Itu mengapa nama harus memiliki kekuatan. Karena akan melekat menjadi karakter sehingga siapapun yang mendengarnya memiliki persepsi dan ekspektasi sesuai dengan nama perusahaan.

Bayangkan jika sebuah usaha berdiri tanpa adanya nama, mungkin akan seperti ini jadinya:

“Jaketnya bagus, beli dimana?” 

“Saya beli di toko warna kuning di pertigaan gang depan pom bensin.”

ilustrasi bad mood calon konsumen

Waduh! Calon pelanggan Anda bisa jadi mundur perlahan karena meragukan identitas usaha Anda. 

Selain identitas, nama perusahaan juga berpengaruh pada eksistensi bisnis Anda dan diperlukan di setiap urusan.

Contohnya, untuk keperluan legalisasi, urusan pemesanan dan pembelian produk, branding, marketing, hingga proses go online.

2. Berpengaruh pada Brand Awareness

Salah satu alasan terpenting mengapa nama perusahaan harus menarik adalah branding. 

Nama dapat membantu strategi branding dan proses menciptakan brand awareness. Di mana ini berfungsi membantu bisnis menempati posisi kuat dalam industri. 

Loh, apa hubungannya?

Dengan strategi branding yang tepat, produk Anda dapat melejit dan dikenal oleh orang banyak.

Tujuannya, konsumen lebih familiar dengan produk Anda atau disebut dengan brand awareness. Karena 6 dari 10 responden global lebih memilih membeli produk dari merek yang sudah terkenal.

Misalnya begini, Anda tentunya tahu produk di bawah, bukan?

contoh produk yang terkena dampak brand awareness perusahaan lain

Atau, produk sejenis di bawah ini?

contoh produk yang terkena imbas brand awareness perusahaan lain

Kedua produk di atas kadang disebut pasta gigi, kadang kala disebut langsung sesuai mereknya, namun sering pula dengan sebutan odol. Padahal odol adalah…

contoh produk dengan brand awareness yang kuat

Ya! Odol adalah sebuah merek juga! Karena strategi branding yang tepat, walaupun produknya sudah lama sekali tidak kita jumpai, namun branding awareness-nya tetap dirasakan hingga sekarang.

Contoh lainnya seperti Nike. Inc., nama perusahaan sepatu yang sudah mendunia. Banyak yang rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk sepasang sepatu. Hampir semua model yang dikeluarkan Nike, pasti memiliki peminat.

nike contoh perusahaan dengan branding yang kuat

Apakah benar orang-orang hanya membeli sepatu? Oh, tentu tidak. 

Ada “brand” sebuah perusahaan besar di sepatu yang mereka beli, dan itulah daya tariknya. Produk-produk dari Nike, entah itu sepatu, baju, bahkan kaus kaki, akan memiliki nilai yang berbeda dengan merek lainnya. 

Meskipun kompetitor memiliki produk sejenis dengan bahan baku yang sama, bahkan dengan harga yang relatif lebih terjangkau. Namun produk Nike akan tetap memiliki pesonanya sendiri.

Perlu diingat bahwa branding dibutuhkan untuk dapat mengukuhkan posisi bisnis Anda di suatu industri. Sehingga untuk seterusnya, respons positif akan berlaku bagi semua produk yang Anda keluarkan. 

Karena nama perusahaan secara tidak langsung menjadi satu paket dalam brand yang Anda usung. 

3. Menarik Perhatian Lewat Go Online

Karena tantangan bisnis kian meningkat, go online sudah menjadi kewajiban setiap bisnis saat ini untuk dapat bersaing dengan bisnis lain.

Nama perusahaan yang unik, tentunya akan lebih mudah menarik perhatian konsumen saat proses ini. 

Lalu, apa hubungannya antara nama perusahaan yang menarik dengan proses go online?

Nama merupakan bagian dari branding yang sangat penting bagi go online. Karena data menunjukkan bahwa brand berada pada posisi kedua yang menentukan kepercayaan konsumen saat berbelanja online. 

pengaruh brand untuk go online perusahaan

Dengan branding, Anda dapat bersaing dengan 26,71 juta perusahaan di Indonesia untuk memperebutkan  138,1 juta orang pelanggan potensial. Angka tersebut diperkirakan naik menjadi 208,5 juta pengguna pada 2024. 

peluang dan potensi pangsa pasar go online di Indonesia

Ini semua mungkin dan mudah dilakukan kok. Anda tinggal memilih nama perusahaan yang unik untuk go online. Kenapa?

Karena nama perusahaan Anda akan sering digunakan. Mulai dari proses digital marketing, pembuatan banner iklan, tempelan konten di media sosial, sampai dengan hal yang paling vital yaitu membuat website

Itu kenapa, Anda harus memastikan nama perusahaan itu memorable dan menarik.

5+ Tips Membuat Nama Perusahaan yang Menarik

Setelah mengetahui pengaruh nama perusahaan bagi proses branding, selanjutnya mari simak tips membuat nama perusahaan.

Tips berikut dapat membantu dalam mempertimbangkan nama apa yang cocok untuk perusahaan.

1. Singkat, Mudah Dieja, dan Diingat

Untuk dapat meninggalkan kesan kepada konsumen, nama perusahaan Anda harus memiliki ciri khas.

Jangan sampai ketika konsumen mendengar nama perusahaan kita lalu hanya bisa bertanya-tanya, “Nama apa tuh? Sorry, gak kenal.” 

Salah satu cara menonjolkan ciri khas pada nama pada perusahaan adalah menggunakan kata yang singkat, mudah dieja dan diingat. Ketiga hal ini dapat dikatakan satu paket. 

Jika Anda membuat nama perusahaan, cobalah untuk membaca dengan keras nama tersebut. Apakah terlalu panjang? Apakah mudah dilafalkan dan diingat oleh orang banyak? 

Meskipun Anda menyukai nama tertentu, harap tenang dan pertimbangkan. Apakah nama yang Anda sukai itu akan mendukung semua aspek branding Anda? 

Mari kita ambil contoh perusahaan bernama Computing-Tabulating-Recording Company, apa Anda pernah mendengarnya? Jika tidak, bagaimana dengan nama IBM? 

Mungkin Anda pernah mendengarnya, IBM yang merupakan singkatan dari International Business Machine. Nama IBM tercipta karena publik merasa sulit mengingat nama perusahaan yang sebelumnya. 

nama perusahaan sangat berpengaruh pada domain website

Nama perusahaan berkaitan erat dengan nama domain yang dapat Anda gunakan saat go online. Seperti riset jumlah kata domain di atas, panjang pendeknya kata berpengaruh pada popularitas website. 

Semakin singkat, semakin mudah diingat, semakin tinggi pula kemungkinan pengunjung di website Anda.

Baca juga: Cara Cek Pemilik Domain dengan Mudah

Apa jadinya jika nama perusahaan sudah singkat, namun sulit dieja dan diingat? Amazon.com dapat menjadi contoh kasusnya.

Dulu, Amazon bernama “Cadabra” dengan maksud penyingkatan dari kata “Abracadabra”, yang dapat diartikan sebagai sesuatu yang luar biasa. 

Tapi sayangnya, saat nama tersebut di tes kepada orang lain, ada seseorang yang salah menyebutkan kata Cadabra menjadi Cadaver, yang berarti mayat.

Makna yang sangat menyeramkan untuk sebuah perusahaan, ya! 

Jadilah nama Amazon dipilih, karena terinspirasi dari sebuah sungai eksotis dan terpanjang di Amerika. Selain karena singkat, siapa pun pasti mudah mengingatnya.

Nama perusahaan yang ear-catchy dapat lebih membantu peluang branding awareness kepada calon konsumen Anda makin tinggi.

Baca Juga: Langkah Mudah Membuat Website Company Profile

2. Punya Makna Lebih Baik, Tak Ada pun Tak Apa

Membuat nama perusahaan memang baik jika memiliki makna di dalamnya. Akan tetapi, jika nama perusahaan Anda tidak memiliki makna pun tak apa. 

Jangan takut untuk memberi perusahaan Anda dengan nama yang keren dan unik, meskipun tidak menonjolkan makna. Banyak loh, perusahaan dengan nama tanpa makna yang berhasil sukses. 

Contohnya seperti nama Starbucks Corporation. Pemiliknya terinspirasi dari salah satu awak kapal Pequod yaitu Starbuck.

Dan ditambahkan “s” pada sebagai akhiran dengan alasan agar enak saat diucapkan dan didengar. 

Meski terkesan memberi nama secara sembarangan, nama itu sukses menarik perhatian pecinta kopi.

Ditambah dengan kualitas produk dan pelayanan yang mumpuni, saat ini Starbucks memiliki lebih dari 30.000 gerai kopi di seluruh dunia! 

Dari nama Starbucks, kita bisa belajar bahwa nama yang ramah publik, tetap menarik namun singkat, memiliki kemungkinan untuk tersebar dan dikenal luas dengan lebih mudah.

3. Nama Perusahaan ≠ Bidang Perusahaan

Hal ini bersifat optional, Anda dapat menambahkan bidang industri pada nama perusahaan Anda, namun juga bisa tidak. Misalnya, mencantumkan kata “teknologi”, “logistic”, “food”, dan lain sebagainya. 

Akan tetapi, perlu diingat bahwa nama perusahaan bukanlah nama bidang. Perusahaan Anda tetap dapat bersaing walau tanpa penggunaan kata familiar sesuai bidang. Contohnya, perusahaan Apple.Inc.

contoh perusahaan sukses yang tidak menggunakan nama bidang

Sekilas Anda pasti langsung teringat dengan perusahaan teknologi raksasa saat mendengar kata “Apple”.

Perusahaan inilah yang membuktikan bahwa nama perusahan tidak harus relevan dengan bidang perusahaan.

Coba pikirkan, apa hubungan kata apel dengan teknologi? Tidak ada, bukan?

4. Bubuhkan Idealisme

Dalam membangun perusahaan pastinya diperlukan idealisme, begitu juga ketika menentukan nama perusahaan itu sendiri.

Pastinya siapapun berharap memberi nama yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula. 

Akan tetapi, saat membuat nama perusahaan, membubuhkan idealisme haruslah hati-hati. Mengapa?

penggunaan idealisme dalam nama perusahaan

Penggunaan kata idealisme, filosofis, atau bahkan makna secara gamblang dapat memberikan dua kemungkinan kesan pada konsumen, yaitu “biasa” saja atau malah terlalu “berlebihan”.

Misalnya, PT Bahagia Abadi Selalu, PT Tekstil Paling Terdepan, dan nama lain yang serupa.

Dibandingkan kata-kata yang terlalu muluk, Anda dapat merancang nama yang memiliki gagasan. Maksudnya adalah gunakan satu hingga tiga kata yang paling mencerminkan bisnis Anda. 

Nama perusahaan tidak harus terkesan wah, seperti contohnya Bridestory.

Ketika mendengarnya, siapa pun pasti langsung paham dibidang apa bisnisnya, produk atau layanan apa yang dijual, dan bagaimana karakter bisnisnya.

5. Biarkan Nama Perusahaanmu Bercerita

Jika perusahaan Anda memiliki kisah di balik pencetusannya, maka hal itu dapat menjadi daya tarik tersendiri. Kebanyakan perusahan sukses akan ditanya mengenai “mengapa memilih nama perusahaan tersebut?” 

Tentunya Anda ingin menghadirkan cerita yang menarik, bukan? 

Cerita yang menggugah atau bahkan yang konyol sekalipun, dapat memberikan warna bagi perusahaan Anda. Citra perusahaan pun dapat meningkat di mata konsumen.

Seperti contoh perusahaan IT raksasa di dunia, Google. Pastinya Anda sudah familiar dengan perusahaan ini, dibalik tercetusnya kata Google, terdapat cerita menarik dan tidak terduga. 

Google berasal dari kata Googol, yang berarti angka 1 diikuti dengan 100 Nol. Bingung? Seperti ini, 100000000….. (Nol-nya ada 100 kali!). 

sejarah nama Google

Pada 1930, seorang Matematikawan bernama Edward Kasner sedang mencari nama istilah untuk angka 1 yang diikuti 100 angka Nol.

Ketika Edward bertanya pada keponakannya yang baru berusia 9 tahun, dan dijawab asal dengan kata “Googol”. Jadilah Edward menggunakan nama tersebut. 

Sebagai sebuah perusahaan IT yang akan sering bertemu dengan angka 1 dan 0, maka pendiri Google hendak menggunakan kata Googol. Mengingat mereka akan mengelola data dengan algoritma yang sangat masif. 

Tetapi tanpa disangka saat mendaftarkan nama perusahaannya, Larry Page dan Sergey Brin, salah mengeja Googol menjadi Google.

Bagaimana cerita Google? Kesalahan berujung kesuksesan, menarik ya!

6. Gunakan Coined Name

Tips selanjutnya, Anda dapat menggunakan salah satu tipe nama perusahaan yaitu coined name. Coined name merupakan nama yang memiliki arti tertentu selain makna nama itu sendiri. 

Menggunakan coined name, Anda dapat menggabungkan dua kata sekaligus, mengambil potongan suatu kata, menuliskan ekspresi, menggunakan singkatan, atau mengubah ejaan.

Intinya, Anda dapat dengan bebas menggunakan kreativitas Anda.

Contoh penggunaan coined name yang paling mudah adalah Facebook. Siapa sih yang tidak tahu Facebook? Mungkin Anda memiliki sebuah akun disana. 

Jika kita bedah dari namanya, Facebook bukanlah buku berisi wajah-wajah, bukan?

Namun, kata “Facebook” juga memiliki makna, yaitu tempat di mana seluruh penggunanya dapat terkoneksi hanya melalui internet.

Dapat melihat wajah dan profil banyak orang seperti membaca sebuah buku.

Dengan kata lain, coined name dapat digunakan untuk menonjolkan makna yang bukan makna tertulis sebenarnya.

Menggunakan coined name untuk nama perusahaan Anda dapat memberikan dampak positif, seperti:

  • Fleksibel terhadap perkembangan: untuk memikirkan perusahaan dalam jangka waktu panjang, gunakan coined name untuk memilih nama yang timeless

Contohnya Uniqlo, gabungan dari kata “unique clothing”. Dengan sedikit plesetan penulisan “c” menjadi “q” saat disingkat.

  • Menghindari konflik: menggunakan kata-kata yang sudah umum dapat berpotensi adanya kemiripan. Nah, coined name dapat “mengolah” kata menjadi nama yang unik. 

Seperti nama IKEA yang merupakan akronim dari “Ingvar Kamprad” (nama pendirinya), “Elmtaryd” (tempat Ingvar tinggal semasa kecil), dan “Agunnaryd” (kampung halaman Ingvar di Swedia). Dengan latar belakang seperti ini, sulit bagi perusahaan lain memiliki nama yang mirip.

Jangan Lakukan Ini Ketika Membuat Nama Perusahaan! 

Selain tips-tips di atas, ada beberapa hal yang harus Anda hindari saat membuat nama perusahaan. Berikut hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan pada nama perusahaan Anda.

1. Menggunakan Angka

Penggunaan angka pada nama perusahaan sangat tidak disarankan, mengapa? 

Kemungkinan besar hal tersebut akan membuat perusahaan Anda terlihat tidak serius. Selain itu, nama perusahaan akan sulit dibaca dan diingat.

Penggunaan angka diperbolehkan untuk nama produk yang memiliki versi tertentu, seperti produk ponsel Samsung, versi Android, dan lain sebagainya.

Angka juga dapat digunakan sebagai tagline atau jargon perusahaan Anda. 

2. Karakter Tertentu

Poin kedua yang harus Anda hindari adalah penggunaan karakter tertentu. Yang dimaksud karakter tertentu atau special character yaitu tanda baca, seperti gambar di bawah ini.

karakter spesial yang tidak boleh digunakan di nama perusahaan

Selain itu, tanda baca seperti di bawah ini juga sangat dilarang digunakan pada nama untuk perusahaan.

karakter spesial atau tanda baca yang tidak boleh digunakan di nama perusahaan

Penggunaan karakter ini bukan hanya berdampak negatif bagi konsumen saat menulis, membaca, atau menyebutkan nama perusahaan, tapi juga menyulitkan saat memilih domain. 

Bisa membayangkan betapa susahnya berurusan perusahaan dengan nama yang menggunakan karakter di atas? 

3. Huruf Asing

Sangat disarankan untuk menggunakan huruf Latin untuk nama perusahaan. Dan, sebaiknya hindari penggunaan huruf dalam bahasa asing. 

huruf latin untuk nama perusahaan

Apalagi jika perusahaan Anda memiliki pangsa pasar Indonesia maupun internasional.

Misalnya, meskipun Anda menyukai huruf hangul, belum tentu semua konsumen yang perusahaan Anda targetkan mengerti artinya juga. 

Dengan menggunakan huruf Latin, Anda telah menghindari misinformasi kepada khalayak. Anda juga tidak perlu menjelaskan berulang apa maksud dari nama perusahaan Anda. 

Ingat, yang dilarang adalah menggunakan huruf asing, bukan bahasa asing. Banyak perusahaan yang menggunakan kosakata dari bahasa asing dan mendapatkan respon positif dari publik. 

Eits, tetap ditulis dalam bahasa Latin ya. 

4. Menyebutkan Nama Tempat

Mungkin Anda sering melihat nama perusahaan dengan memasukan embel-embel kota atau negara, bukan? Bagi perusahaan yang baru berdiri, sebaiknya jangan menggunakan nama suatu tempat. 

Misalnya, penggunaan nama “Computer Jakarta”. Orang-orang bisa saja tertarik dengan produk atau layanan Anda, tapi berada di luar kota akan langsung ciut saat mengetahui nama “Jakarta”.  

Walaupun saat ini jasa ekspedisi sudah terbilang maju, tetap saja akan ada pertimbangan dari konsumen.

Seperti “Wah, jauh banget. Di kota ini juga pasti ada yang bagus.” atau “Waduh, produknya bagus sih, tapi pasti ongkirnya mahal.”

Selain itu, Anda juga harus memikirkan nama perusahan di masa depan. Siapa tahu perusahaan Anda akan mengalami ekspansi ke kota bahkan negara lain. 

Seperti contoh nama perusahaan Sony Corporation. Perusahaan elektronik kelas dunia tersebut awalnya bernama Tokyo Telecommunications Engineering Corporation atau Tokyo Tsushin Kogyo KK. 

Alasan berubahnya menjadi Sony adalah karena keinginan ekspansi ke ranah pasar global.

Untuk dapat lebih diterima, nama yang bersifat sangat lokal yaitu “Tokyo” dihilangkan. 

Dengan tidak menggunakan nama tempat, Anda juga tidak perlu mengubah nama perusahaan ketika akan melebarkan sayap bisnis Anda.

Siap Memikirkan Nama Perusahaan yang Bagus untuk Anda?

Dari sekian tips di atas, semoga dapat membantu Anda mempertimbangkan nama perusahaan yang tepat. 

Selain menjadi pintu untuk proses branding dan go online Anda, nama perusahaan adalah hal yang akan paling banyak disebut orang-orang ketika teringat produk atau layanan Anda. 

Jadi, apakah Anda sudah kepikiran nama untuk perusahaan Anda?

Baca juga: Digital Branding: Kunci Sukses Bisnis Online Anda!

Naning Nur Wijayanti A rare talkative person whose love writing the most. As SEO Content Writer at Niagahoster, she loved to share an articles about Internet of Things.