Aldwin Nayoan Aldwin is a content writer at Niagahoster. Specializing in web hosting and WordPress, he is eager to help people uplevel their business on the internet. Apart from being a tech junkie, Aldwin likes fiction and photography.

Domain Masking: Pengertian dan Cara Melakukannya

2 min read

Cara Setting Domain di Weebly dengan Custom Domain

Alamat website Anda panjang dan memiliki embel-embel nama platformnya, seperti website.blogspot.com? Jangan khawatir! Anda bisa menyingkatnya dengan melakukan domain masking.

Akan tetapi, apa itu masking domain? Bagaimana cara melakukan domain masking?

Nah, artikel ini akan menjawab dua pertanyaan itu. Di sini juga akan dijelaskan hal-hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin melakukan masking domain. Jadi, simak hingga selesai, ya!

Apa Itu Domain Masking?

Domain masking adalah salah satu jenis redirect atau tindakan untuk mengarahkan pengunjung dari satu URL ke URL lainnya. Bedanya dengan redirect biasa, URL hasil masking domain tidak akan berubah meski pengunjung berpindah ke halaman lain di website Anda.

Contohnya, jika URL halaman blog website Anda seharusnya websiteku.com/blog, URL-nya tetap websiteku.com jika merupakan hasil masking domain.  

Setidaknya ada dua situasi dimana Anda membutuhkan masking domain, yaitu:

  • Mengubah alamat website gratisan yang menunjukkan nama platform, seperti websiteku.blogspot.com.
  • Menyembunyikan kode tracking atau kode referral afiliasi di URL, seperti websiteku.com/?affiliate=754.

Dengan melakukan masking domain, Anda bisa mengubah kedua contoh alamat website di atas menjadi websiteku.com saja agar terlihat lebih rapi.

Namun demikian, penggunaan domain masking juga memiliki kelemahan karena URL semua halaman website Anda jadi sama. 

Hal itu menyebabkan dua masalah. Pertama, pengunjung yang menyadari bahwa URL tidak berubah bisa menganggap website Anda tidak kredibel. Kedua, peringkat SEO website Anda akan buruk. Alasannya, URL yang tidak sesuai dengan konten halaman website tidak bisa bersaing di hasil pencarian Google.

Untuk menghindari dua hal itu, sebaiknya Anda melakukan domain forwarding alih-alih masking domain.

Perbedaan Domain Masking dan Domain Forwarding

Masking domain dan domain forwarding tujuannya sama, yaitu untuk melakukan redirect dari URL A ke URL B. Namun, hasil domain forwarding berbeda.

Jika Anda melakukan domain forwarding, URL berubah sesuai dengan halaman yang diakses pengunjung.

Jadi, domain forwarding tidak akan membuat pengunjung mempertanyakan kredibilitas website Anda. Selain itu, domain forwarding tidak menyulitkan website untuk mendapatkan peringkat tinggi di pencarian Google.

Baca Juga: Cara Menggunakan Domain untuk Pemula

Cara Domain Masking cPanel

Nah, apabila Anda tetap ingin melakukan masking domain, berikut ini adalah cara domain masking di cPanel hosting:

1. Log In ke cPanel

Akses cPanel dengan mengetikkan domain Anda dan diikuti dengan /cpanel. Misalnya, domain.com/cpanel. Kemudian, log in dengan username dan password yang diberikan penyedia hosting.

Login cPanel

2. Buka File Manager

Di halaman utama cPanel, klik menu File Manager.

buka file manager cpanel

Buka folder public_html dan cari file index.html.

salah satu langkah domain masking adalah menambahkan kode di file index.html

Jika tidak ada, buat dulu file tersebut dengan klik menu + File di bagian atas File Manager.

tombol untuk membuat file di File Manager cPanel

Ketikkan index.html di kolom nama file, lalu klik Create New File.

membuat file index.html untuk melakukan domain masking

3. Buka File index.html di Editor

Buka index.html di editor dengan klik kanan > Edit.

mengedit file index.html untuk melakukan domain masking

4. Tambahkan Kode Domain Masking

Silakan salin kode berikut ini di dalam index.html:

<html lang="en">

<head>
  
 <meta charset="utf-8">
 
 <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
 
 <link rel="stylesheet" href="https://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.7/css/bootstrap.min.css">
 
 <script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/3.1.1/jquery.min.js"></script>
 
 <script src="https://maxcdn.bootstrapcdn.com/bootstrap/3.3.7/js/bootstrap.min.js"></script>
 
</head>
 
<body>
 
 <div class="embed-responsive embed-responsive-16by9" style="height:100vh">
 
 <iframe class="embed-responsive-item" src="https://domain.com"></iframe>
 
 </div>
 
</body>
 
</html>

Kemudian, ganti domain.com di  baris  <iframe class=”embed-responsive-item” src=”https://domain.com”></iframe> dengan domain yang ingin Anda gunakan untuk masking domain.

Jika sudah, simpan file dengan klik Save Changes di pojok kanan atas.

tombol save file editor File Manager cPanel

Dengan demikian, Anda telah berhasil melakukan masking domain.

Baca Juga: Panduan Lengkap Redirect Menggunakan .htaccess

Sudah Tahu Apa Itu Domain Masking, Kan?

Domain masking adalah salah satu cara untuk mengarahkan pengunjung website dari satu URL ke URL lainnya. Cara tersebut merupakan solusi jika Anda ingin mengubah alamat website gratis atau menyembunyikan kode tracking atau referral di URL.

Nah, jika Anda butuh domain untuk masking domain, Niagahoster adalah tempat yang tepat untuk mendapatkannya. Sebab, Niagahoster menyediakan beragam pilihan domain dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, Niagahoster menawarkan fitur pengaturan domain yang mudah digunakan, termasuk masking domain. Untuk menggunakannya, Anda cukup mengakses menu pengaturan domain di Member Area dan mengisi formulir yang tertera.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera pilih domain yang Anda inginkan dan lakukan masking domain!

Aldwin Nayoan Aldwin is a content writer at Niagahoster. Specializing in web hosting and WordPress, he is eager to help people uplevel their business on the internet. Apart from being a tech junkie, Aldwin likes fiction and photography.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *