Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Cara Migrasi cPanel Shared Hosting ke WHM VPS

3 min read

cpanel whm logo cara menggunakan vps

Anda baru membeli VPS dengan panel WHM dan bingung cara memindahkan akun cPanel shared hosting ke WHM?

Tenang, karena pada artikel ini kami akan membahas tahap demi tahap bagaimana cara memindahkan akun cPanel shared hosting ke VPS dari proses backup.

Setidaknya ada tiga tahapan yang perlu Anda lakukan yaitu melakukan backup, menyiapkan file backup, dan melakukan restore ke VPS. Selain itu Anda harus mempunyai akses ke WHM, shared hosting, dan juga username dan password untuk melakukan remote ke server VPS.

Cara Migrasi cPanel Shared Hosting ke WHM VPS

Setidaknya ada tiga tahapan yang perlu Anda lakukan untuk melakukan migrasi dari cPanel shared hosting ke VPS dengan panel WHM, yaitu:

  1. Melakukan Full Backup cPanel di Shared Hosting
  2. Menyiapkan File Backup
  3. Restore File Backup ke Web Host Manager (WHM)

1. Melakukan Full Backup cPanel di Shared Hosting

Tahap pertama yang perlu Anda lakukan untuk memindahkan website dari shared hosting ke VPS WHM adalah melakukan full backup (bukan partial backup).

Jadi full backup ini akan membuat satu file besar yang berisi berbagai macam domain dan juga website yang ada di cPanel Anda. Termasuk database dan file-file lainnya.

Langkahnya sangat mudah untuk Anda ikuti karena hanya perlu melakukan beberapa klik saja di tampilan cPanel.

Langkah 1. Login ke cPanel

Pertama Anda perlu akses ke cPanel terlebih dahulu.

Gunakan username dan password yang biasanya dipakai. Atau, jika Anda menggunakan layanan di Niagahoster dapat menggunakan fitur Jump to cPanel yang tersedia di member area.

Langkah 2. Akses Backup Wizard.

Di dalam dashboard cPanel. Carai menu Backup Wizard. Menu ini ada di bagian “Files >> Backup Wizard”

Langkah 3. Melakukan Full Backup

Kemudian di dalam menu Backup Wizard terdapat dua pilihan, yaitu Backup dan dan Restore. Klik “Back Up” untuk melanjutkan ke proses selanjutnya.

Anda akan dihadapkan pada dua pilihan di menu backup, yaitu Full Backup atau Partial Backup. Karena file backup akan direstore di WHM, maka Anda harus memilih Full Backup supaya memudahkan proses restore.

Langkah 4. Mengisi Informasi Backup

Isi informasi backup yang ingin diproses.

Terdapat beberapa kolom yang perlu Anda isi yaitu:

  • Destination Backup

Isi dengan home direktori yang Anda pakai. Atau, terkadang dengan nama root direktori.

  • Email Address

Isi dengan alamat email yang aktif. Terkadang proses backup membutuhkan waktu yang lama. Sistem akan memberitahukan kepada Anda melalui email jika proses backup sudah selesai dijalankan.

Jika semua sudah diisi dengan benak. Klik “Generate Backup” untuk memproses file backup Anda.

2. Menyiapkan File Backup

Supaya file dapat diunduh langsung ke VPS WHM. Anda harus mengubah file dapat diakses secara public di internet. Maka dari itu perlu diubah permissionnya.

Langkah 1. Akses File Manager

Buka file manager untuk mengakses file backup. Akses “Dashboard >> File Manager”. Di dalam file manager ini Anda akan menemukan berbagai macam file website yang terhubung dengan shared hosting Anda. 

Langkah 2. Memindahkan File Backup ke public_html

Kemudian pindahkan file backup ke public_html jika file berada di folder lain dengan melakukan “Klik kanan >> Move” seperti gambar di bawah ini.

Anda akan diminta untuk menuliskan destinasi. Tuliskan ‘/public_html’. Kemudian klik “Move file(s)” untuk memproses pemindahan file.

Langkah 3. Mengubah Hak Akses File Backup

Setelah file sudah berada di dalam folder public_html, langkah selanjutnya adalah mengubah permissionnya menjadi 644 supaya dapat diunduh dari perangkat lain dengan jaringan internet.

Buka folder di mana file berada. Kemudian “Klik kanan >> Change Permission” pada file backup yang ada. Kemudian atur permission menggunakan centang di bawah ini.

Setelah selesai jangan lupa klik “Change Permissions” untuk memproses perubahan yang sudah dilakukan.

3. Restore File Backup ke Web Host Manager (WHM)

Setelah Anda melakukan backup dan mempersiapkan file backup. Tahapan terakhir adalah melakukan restore file backup ke akun WHM yang sudah siap.

Langkah 1. Login ke VPS WHM Menggunakan SSH

Langkah pertama adalah melakukan login ke WHM menggunakan SSH. Anda bisa menggunakan PuTTY (Windows) atau Terminal (Linux) untuk melakukannya.

Anda bisa mengikuti panduan cara menggunakan SSH untuk proses lengkapnya. Oya, jangan lupa persiapkan username dan password yang benar.

Langkah 2. Unduh File Backup ke VPS

Setelah Anda berhasil masuk ke VPS WHM menggunakan SSH. Selanjutnya adalah mengunduh file backup ke dalam server. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan ‘wget’, semacam downloader di Terminal Linux.

Namun sebelum itu Anda harus mengubah direktori aktif ke /home sebelum melakukan proses unduh. Hal ini supaya file yang sudah diunduh langsung masuk ke dalam folder home di VPS.

$ cd /home
$ wget -c link-file-backup

link-file-backup’ adalah lokasi file di dalam folder penyimpanan website.

Contohnya jika file bernama ‘backup-2019-11-1.tar.gz’ ada di dalam direktori ‘home’ dengan domain ‘www.domainsaya.com’ sehingga link yang biasanya dipakai adalah ‘www.domainsaya.com/backup-2019-11-1.tar.gz’. Jadi langsung menuju file yang ingin diunduh. 

Langkah 3. Akses WHM

Jika file backup sudah berhasil diunduh, akses WHM Anda. Akses WHM dapat Anda lakukan dengan menggunakan URL  https://alamatIPAnda:2087. Misalnya alamat IP VPS adalah 34.21.5.98 dengan port 2087. Jadi akses yang seharusnya Anda lakukan adalah ke  (contoh: https://34.21.5.98:2087

Masukkan username dan password untuk WHM kemudian klik “Log In” untuk masuk ke dalam dashboard WHM.

Langkah 4. Pilih File Backup

Selanjutnya adalah memilih file backup. Melalui dashboard WHM klik atau cari menu “Backup >> Restore a Full Backup/cpmove File” melalui kolom pencarian di bagian kiri.

Kemudian di dalam menu ‘Settings’ pilih menu ‘Restore with username’ seperti gambar di bawah ini.

Di bagian kolom ‘Username for the account that you wish to restore’ pilih file backup yang sesuai dengan yang ingin Anda restore. Pastikan kembali semuanya sudah benar. Kemudian klik “Restore” untuk memprosesnya.

Langkah 5. Mengecek Account cPanel

Setelah proses restore berhasil dijalankan dan berhasil. Anda dapat melakukan pengecekan akun menggunakan menu List Account di WHM.

Jika seluruh proses yang Anda lakukan tadi berhasil dan tidak ada masalah seharusnya akun cPanel Anda akan tampil di dalam daftar List Accounts ini.

Penutup

Itulah tadi panduan lengkap bagaimana melakukan migrasi cPanel shared hosting ke VPS WHM. Setidaknya ada tiga tahapan yang perlu Anda lakukan yaitu melakukan backup, menyiapkan file backup, kemudian terakhir adalah melakukan restore ke dalam VPS WHM.

cPanel dan WHM merupakan tools yang sangat bagus untuk dipakai. Selain mempunyai banyak fitur, keduanya juga memudahkan proses pemindahan dari akun satu ke akun yang lainnya. Melalui tools ini proses pemindahan dari shared hosting ke VPS tidak perlu menggunakan command line yang terkadang menyusahkan.

Demikian artikel cara migrasi dari cPanel shared hosting ke VPS WHM. Jangan lupa subscribe untuk mendapatkan informasi terbaru terkait dengan teknologi, digital marketing, dan bisnis dari kami.

0
Yasin K Yasin K is a Technical Content Writer for Niagahoster Blog. Other words are unimportant things you will never need to know. Let the content speak for itself :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 4 =