Benefita Benefita is a Pisces girl. She dreams of living in the world of Harvest Moon.

Blockchain Adalah Sistem yang Mengubah Dunia? Simak Penjelasannya!

5 min read

Saat ini, popularitas blockchain sedang naik daun. Sebab, boleh dibilang, blockchain adalah terobosan teknologi yang bisa mengubah dunia. Bahkan, beberapa sektor industri sudah mulai menerapkannya, lho.

Misalnya saja, pada bidang keuangan digital. Blockchain menjadi sistem yang menggerakkan transaksi mata uang kripto. Seperti bitcoin, ethereum, dogecoin, dsb.

Tapi tak hanya itu saja, rupanya masih banyak fungsi blockchain dalam keseharian kita. Anda mau tahu apa sajakah itu?

Tenang, di artikel ini Anda akan mendapat informasi lengkap seputar apa itu blockchain, fungsi, kelebihan, cara kerja, hingga contohnya. Yuk simak lebih lanjut!

Apa itu Blockchain?

Blockchain adalah sistem penyimpanan data digital yang sulit untuk dimanipulasi, dicuri, ataupun dihancurkan. Sebab, teknologi blockchain sudah diamankan dengan teknik kriptografi. 

Kriptografi sendiri adalah teknik pengiriman data dengan fitur enkripsi (mengubah informasi menjadi kode rahasia).

blockchain adalah sistem penyimpanan data digital
Sumber: Unsplash

Selain diamankan dengan kriptografi, teknik penyimpanan data di blockchain juga menarik. Berbeda dengan database yang disusun di dalam tabel, blockchain mengelompokkan data dalam bentuk blok atau balok.

Uniknya, antara satu data dengan yang lain itu saling terhubung sehingga membentuk rantai. Kalau ada data baru yang ditambah, praktis ia harus terhubung ke data sebelumnya. 

Hal inilah yang membuat data di blockchain tidak mungkin dimanipulasi. Karena data yang terkumpul otomatis menjadi satu kesatuan. Apalagi, untuk bisa memasukkan data dibutuhkan juga validasi dari jaringan blockhain. Jelas berbeda kan dengan database yang masih bisa diutak-atik isinya.

Dalam istilah yang lebih teknis, berikut sifat blockchain yang mendukung keamanannya, yaitu:

  • Desentralisasi: segala proses validasi data diserahkan kepada sistem jaringan pengguna. Dengan begitu, tidak sembarang data bisa ditambahkan yang akan menjamin keamanan data di blockchain.;
  • Transparansi: seluruh pengguna mengetahui setiap perubahan di dalam sistem. Misalnya, saat ada data masuk. Ibarat Google Docs, sistem memungkinkan pengguna berkolaborasi secara real-time termasuk melihat perubahan yang pihak lain lakukan;
  • Immutability: sistem bersifat kekal. Sehingga, data tidak bisa diubah, dimanipulasi, ataupun dihancurkan.

Jadi bisa Anda simpulkan, blockchain adalah sistem penyimpanan digital yang memungkinkan akses bersama, tapi siapapun tidak bisa mengubah datanya. Dalam sistem ini, seluruh jejak histori data bisa terlihat.

Karena kecanggihan dan keamanan itulah teknologi blockchain menarik untuk diterapkan di mana-mana. Termasuk cryptocurrency yang sedang booming saat ini.

Apakah Anda makin penasaran? Tenang, kami akan menjelaskannya lebih detail pada bagian Cara Kerja Blockchain.

Cara Kerja Blockchain Adalah…

Cara kerja blockchain sebenarnya cukup sederhana.

Secara garis besar, cara kerja blockchain menggunakan jaringan peer-to-peer, sehingga pengiriman data tidak membutuhkan perantara pihak ketiga. Misalnya, Anda bisa mengirimkan uang langsung ke penerima, tanpa melalui acc bank.

Kok bisa begitu? Mari lihat cara kerja blockchain.

cara kerja blockchain

Cara kerja blockchain yang pertama, transaksi. Di sini pengguna mengirim permintaan/request untuk melakukan transaksi. Tak harus uang, tapi proses input data lainnya seperti update stok gudang, catatan medis, dsb.

Nantinya, data tersebut akan diubah menjadi sebuah blok. Ketika blok terbentuk, informasinya akan tersebar lewat jaringan komputer sehingga seluruh stakeholder yang berada dalam sistem blockchain mengetahuinya.

Masuk ke proses validasi, jaringan komputer akan mengecek keabsahan data. Jika transaksi sah untuk dieksekusi, jaringan ini akan merumuskan hash alias identitas unik blok. Hash menjadi syarat agar blok bisa mendapat celah untuk bergabung ke dalam rantai blok.

contoh hash dalam blockchain

Setelah blok bergabung dalam rantai blok, proses transaksi akan sukses.

Sederhananya, cara kerja blockchain mirip dengan proses transfer uang di bank. Hanya saja, blockchain menghapus hambatan seperti limit transfer, masalah teknis yang menggagalkan transaksi, risiko akun diretas, dsb.

Fungsi Blockchain Lainnya

Secara garis besar, fungsi blockchain adalah sebagai buku kas digital, yaitu mencatat serta membagikan data digital. Itu sebabnya, blockchain juga disebut sebagai Distributed Ledger Technology (DLT) alias teknologi buku kas besar. 

Selain itu, blockchain technology berfungsi sebagai:

1. Smart Contract

Smart contract adalah perjanjian dalam bentuk kode komputer yang dilakukan antara penjual dengan pembeli. Kontrak ini bisa berjalan pada sistem blockchain.

Dengan smart contract, Anda bisa melakukan berbagai fungsi atau transaksi secara otomatis tanpa prosedur tambahan dari pihak ketiga seperti pemerintah, bank, broker, dsb.

Soal keamanan? Tak usah khawatir. Sebab, transaksi ataupun proses lainnya hanya akan dieksekusi jika kriteria smart contract terpenuhi.

2. Pembayaran Lintas Batas (Cross-Border Payment)

Teknologi blockchain mendukung pembayaran lintas batas. Saat Anda ingin melakukan transaksi internasional, sistem blockchain tidak membutuhkan perantara pihak ketiga sehingga prosedur lebih murah dibanding bank. Selain itu, proses yang dibutuhkan pun maksimal hanya sekitar 10 menit.

3. Internet of Things (IoT)

Teknologi blockchain mampu memperkuat penerapan Internet of Things (IoT). Mulai dari memberikan keamanan tambahan, meningkatkan kredibilitas data, serta menyederhanakan proses bisnis.

Alasannya, blockhain bisa mencatat dan menyediakan data yang ditangkap oleh perangkat IoT. Sehingga, rekaman data ini bisa digunakan saat dibutuhkan. Seperti untuk melacak kargo pesawat, status pengiriman logistik, dsb.

4. Manajemen Identitas

Blockchain memungkinkan identitas digital Anda lebih aman. Identitas digital merupakan profil yang kita buat untuk mengklaim berbagai aset digital. Seperti dokumen perusahaan, identitas pribadi, dll.

Dengan blockchain, identitas Anda akan aman dan tidak mudah dipalsukan. Jika ada seseorang yang berusaha menyalahgunakan identitas Anda, jaringan komputer dalam sistem blockchain pasti mengetahuinya dan menolak transaksi yang ingin mereka lakukan.

5. Perlindungan Kekayaan Intelektual

Fungsi blockchain juga sebagai tempat perlindungan kekayaan intelektual Anda. Mulai dari foto, lagu, game, video, ide desain, dsb. Atau, akrab disebut sebagai NFT (Non-Fungible Token). 

NFT adalah aset digital yang disimpan di dalam blockchain. Lewat smart contract, blockchain dapat mendeteksi berbagai kecurangan atau pelanggaran hak karya. Bahkan, sistem blockchain juga memungkinkan Anda melakukan transaksi jual beli NFT.

5 Kelebihan Blockchain yang Harus Anda Ketahui

Ini dia kelebihan blockchain yang perlu Anda ketahui:

1. Sistem Transparan

Teknologi blockchain menyediakan sistem yang transparan. Setiap penggunanya bisa melihat perubahan sekecil apapun di dalam sistem. Dan tidak harus login, blockchain menyediakan public access sehingga histori transaksi bisa dilihat siapapun.

2. Menjamin Keamanan dan Privasi Data

Meskipun sistem blockchain transparan, teknologi ini menjamin keamanan dan privasi data. Sebab, seluruh data sudah terenkripsi dan tidak mungkin dimanipulasi.

Selain itu, pembentukan blok baru pada sistem juga harus disetujui oleh seluruh komputer dalam jaringan blockchain. Sehingga, setiap perubahan pasti akan ketahuan oleh stakeholder yang terlibat.

Tapi meskipun sistem blockchain memberikan public access, Anda tetap memiliki private key sendiri sehingga privasi terjamin. Private key adalah kunci untuk mengakses data pribadi Anda. Ibaratnya, ini kata sandi dompet kripto Anda.

3. Memberikan Sistem Audit yang Lebih Baik

Blockchain memberikan sistem audit yang lebih baik. Sebab, setiap orang bisa melihat histori data transaksi sehingga setiap hal yang mencurigakan akan langsung ketahuan.

4. Meningkatkan Efisiensi

Teknologi blockchain mampu meningkatkan efisiensi dalam melakukan prosedur tertentu. Mengingat, sistem ini memungkinkan berbagai transaksi berjalan secara otomatis tanpa melalui perantara pihak ketiga ataupun calo.

5. Mengurangi Biaya Perantara

Karena tidak ada middleman alias calo dalam sistem blockchain, maka biaya perantara pun tidak ada. Alhasil, transaksi Anda menjadi lebih murah.

Contoh Penerapan Teknologi Blockchain: Apakah Bisnis Anda Membutuhkannya?

Contoh penerapan teknologi blockchain adalah:

1. Perbankan dan Keuangan

Contoh blockchain yang pertama yaitu dalam bidang perbankan dan keuangan. Blockchain technology bisa membuat berbagai prosedur keuangan menjadi lebih efisien. Misalnya, mempersingkat proses kliring pada perdagangan saham.

Alasannya, hanya butuh waktu maksimal 10 menit untuk membentuk blok baru. Yang artinya, waktu proses transaksi konsumen pun cukup cepat. Misalnya saja perdagangan saham, transfer uang dengan nominal besar, dsb.

2. Perangkat IoT

Contoh blochain dalam IoT misalnya pada peralatan sensor di pabrik. Katakanlah, sensor suhu di gudang es krim.

Sensor suhu di gudang akan mengirim data suhu ke dalam blockchain. Sehingga, para stakeholder bisa mengetahui rekaman suhu di berbagai waktu serta melihat jika ada kejanggalan yang berpotensi merusak kualitas produk.

3. Supply Chain

Blockchain turut mendukung supply chain. Itu artinya, berbagai industri yang membutuhkan supply chain akan terbantu juga. Mulai dari perusahaan farmasi, peternakan, retail, dan banyak lagi.

Dalam rantai supply chain, blokchain membantu stakeholder mengidentifikasi penyebab masalah ketika barang dipindahkan ke pos tertentu. Sebab, di dalam block chain tersimpan data kondisi barang di setiap pos perjalanan.

4. Kesehatan

Contoh blockchain berikutnya, di bidang kesehatan. Sistem ini memungkinkan institusi kesehatan merekam data kesehatan pasien dari waktu ke waktu. Sehingga, pihak rumah sakit bisa mengetahui apa perawatan terbaik bagi pasien dengan melihat track record pasien.

5. Pemungutan Suara

Pemungutan suara adalah contoh blockchain yang cukup modern. Dengan menggunakan teknologi ini, proses voting bisa lebih transparan dan aman dari manipulasi.

Mengapa Blockchain Merupakan Teknologi yang Akan Mengubah Dunia?

Setelah mengetahui apa itu blockchain, mungkin Anda bisa memprediksi bahwa teknologi ini bisa mengubah dunia.

Alasan yang pertama, blockchain mendukung interaksi peer-to-peer (P2P). Artinya, blockchain memungkinkan transaksi terjadi langsung dari pelaku ke konsumen, tanpa membutuhkan perantara seperti bank atau badan pengawasan lainnya. Sehingga, proses jauh lebih cepat.

Selanjutnya, blockchain juga memajukan dunia sains dan teknologi. Dengan kolam data yang begitu terbuka, setiap orang bisa menggunakannya untuk melakukan riset tertentu.

Jadi, boleh dibilang teknologi blockchain mampu merevolusi berbagai prosedur dan teknologi menjadi lebih efisien dan cepat, tapi tetap menjanjikan keamanan mutakhir.

Sudah Siapkah Anda Menyambut Teknologi Blockchain?

Sekarang, Anda sudah paham betul bahwa blockchain adalah teknologi penyimpanan data digital yang diamankan oleh kriptografi.

Atau sederhananya, buku kas digital yang bisa digunakan bersama oleh negara, masyarakat, hingga industri besar maupun kecil.

Dengan berbagai fungsi blockchain, masa depan teknologi dan bisnis pun juga terlihat lebih cerah. Sebab, berbagai prosedur menjadi lebih praktis, efisien, tapi tetap aman.

Itu artinya, jika Anda tidak ingin ketinggalan merasakan manfaat blockchain, ini adalah saat yang tepat untuk mewujudkan ide bisnis online Anda. Dengan bisnis online, Anda lebih mudah menciptakan dan memantau data terkait bisnis.

Nantinya ketika bisnis online Anda sudah makin besar, Anda bisa menyimpan berbagai data pada blockchain dan mungkin bertransaksi dengan teknologi ini juga.

Jadi, sudah siap menyambut teknologi blockchain?

Benefita Benefita is a Pisces girl. She dreams of living in the world of Harvest Moon.

Leave a Reply

Your email address will not be published.