Alexandromeo Lawrence Alex is a SEO Assistant at Niagahoster. He is passionate about SEO, digital marketing, and web development.

PHP Developer: 10 Tips Menjadi PHP Developer Handal

4 min read

Ingin Menjadi PHP Developer Andal? Simak 10 Tips Ini

Lebih dari 78% website di dunia menggunakan PHP, termasuk nama besar seperti Wikipedia dan WordPress. Berkat kepopuleran ini, skill PHP developer jadi kian banyak dibutuhkan. 

Nah, apakah Anda ingin menjadi seorang PHP developer tapi bingung harus mulai dari mana? 

Anda sudah menemukan artikel yang tepat nih. Kali ini, kami akan membahas pengertian, dan berbagai tips cara menjadi PHP developer yang andal.

Ingin tahu penjelasan lengkapnya? Mari simak sampai akhir. 

Apa itu PHP Developer?

PHP developer adalah seorang developer yang menguasai bahasa pemrograman PHP dan bertanggung jawab dalam pengembangan website di sisi server. 

Utamanya, seorang PHP developer memang akan fokus pada kinerja server dan keamanan serta pengelolaan databasenya. 

Namun, tak jarang PHP developer juga akan bekerja sama dengan dengan front end developer lain dalam suatu project pembuatan website. Tujuannya, memastikan alur website berjalan dengan optimal. 

Pada praktiknya, seorang PHP developer memang akan lebih banyak bekerja dalam sebuah tim web development. Baik saat melakukan perancangan website atau saat mengatasi error yang tiba-tiba muncul. 

Jadi, seorang PHP developer harus mampu bekerja sendiri atau menjadi bagian dari tim. Nah, untuk itu, Anda perlu memahami tugas apa saja yang perlu dilakukan. 

Tugas PHP Developer

Berikut ini adalah beberapa tugas seorang PHP developer:

1. Merancang Alur Website

Seorang PHP developer bertugas merancang alur website memudahkan pengunjung mengaksesnya. Jika sebuah website memiliki user experience yang buruk, Anda harus mencari cara untuk membuat proses menjadi lebih efektif. 

Sebagai contoh, pada website perpustakaan online, Anda perlu memastikan proses mulai awal meminjam buku hingga mengembalikannya dapat dilakukan dengan mudah.

Kalau semua tahapan berjalan dengan alur yang baik, kinerja server juga jauh lebih terjaga, bukan?

2. Memastikan Client dan Server Terhubung dengan Baik

menghubungkan client dan server

Dengan coding yang dilakukan, PHP developer harus memastikan bahwa client dan server terhubung dengan baik. Hal ini penting untuk menjaga akses website berjalan dengan lancar. 

Jika server dapat memproses data dengan tepat dan browser dapat menampilkannya dengan cepat, performa website tentu akan lebih optimal.

3. Mengelola Database

PHP developer juga bertanggung jawab untuk mengelola database agar data website tersimpan dengan baik dan dapat digunakan dengan optimal. 

Semakin banyak data yang dimiliki, semakin besar kemungkinan kendala yang terjadi. Maka, Anda harus memahami arsitektur database yang efektif yang meringankan beban server. 

10 Tips Menjadi PHP Developer yang Profesional

Inilah berbagai tips yang bisa Anda lakukan supaya menjadi PHP developer yang profesional:

1. Berlatih Membuat Website

Practice makes perfect. Sebagai seorang PHP developer, Anda perlu terus berlatih membuat website. Dengan begitu, logika pemrograman Anda kian terasah untuk membangun alur website yang baik. 

Selain itu, Anda akan lebih familiar dengan aturan penulisan PHP sehingga dapat melakukan problem solving dengan mudah jika ada error pada website. 

Dengan banyaknya website yang dibuat, pengalaman dan portofolio Anda jadi lebih lengkap. Ini bisa menjadi bekal bagi Anda untuk mendapatkan berbagai pekerjaan atau project.

2. Menulis Kode dengan Rapi

Kode yang rapi dan terstruktur (clean code) bisa untuk menilai kualitas seorang PHP developer.  Oleh karena itu, selalu upayakan coding Anda mudah dibaca, mulai dari indentasi hingga hal teknis lainnya. 

Salah satu contohnya, hindari menulis komentar pada setiap baris seperti ini:

<?php
$nama = “Niagahoster”; //memberikan variabel nama bernilai Niagahoster
$alamat = “Jl. Palagan Tentara Pelajar no. 81”; //memberikan variabel alamat

Lebih baik Anda meletakkan komentarnya seperti ini:

<?php
//membuat data perusahaan
$nama = “Niagahoster”;
$alamat = “Jl. Palagan Tentara Pelajar no. 81”; 

Terbiasa menulis kode yang rapi tidak hanya membuat website lebih stabil, tapi juga memudahkan untuk berkolaborasi dengan developer lain. 

3. Lakukan Validasi Data Pengguna

Seorang PHP developer harus rajin melakukan validasi data pengguna. Tujuannya, memastikan tidak ada query aneh yang dikirimkan ke server dan pada akhirnya membahayakan website. 

Ini penting untuk mencegah website dibobol oleh hacker dengan berbagai teknik peretasan.

Maka dari itu, Anda perlu menguasai berbagai teknik hacking, seperti phising, deface, XSS, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, Anda juga tahu bagaimana cara mengatasi teknik tersebut.

4. Berkontribusi Pada Projek Open Source

Banyak projek besar bermula dari open source. Jadi, mulailah untuk mencari sebuah project open source dan berkontribusi di dalamnya. 

Langkah ini penting bukan hanya untuk menambah pengalaman tapi juga memperluas jaringan (networking). Anda bisa menunjukkan kemampuan Anda dalam project tersebut sekaligus belajar dari PHP developer lain dari cara mereka bekerja. 

Bahkan, jika project yang dikerjakan itu berhasil, Anda bisa menjadikannya portofolio untuk mendapatkan pekerjaan di masa mendatang.

5. Ikut Sertifikasi

Bagaimana orang lain tahu kemampuan Anda sebagai seorang PHP developer? Salah satunya dari sertifikat yang Anda miliki. Dokumen ini bisa Anda sertakan saat melamar pekerjaan atau saat akan bergabung di sebuah project. 

Bahkan, Anda bisa juga menaruh sertifikat Anda pada LinkedIn agar lebih banyak orang yang mengetahuinya. Tujuannya, membuka kesempatan untuk penawaran kerjasama dalam pengerjaan pengembangan website. 

6. Menguasai PHP Framework

PHP developer wajib menguasai PHP framework karena dapat membantu untuk membuat website dengan lebih mudah. Beberapa PHP framework yang saat ini cukup populer adalah CodeIgniter dan Laravel. 

Dengan menguasai framework, semakin banyak website yang bisa dihasilkan dalam waktu cepat. Selain itu, semakin besar kesempatan untuk mengerjakan sebuah project pengembangan website. Alasannya, sebagian besar website dibangun dengan framework dibanding PHP murni. 

7. Gunakan Text Editor yang Memudahkan

Keseharian seorang PHP developer selalu berkutat dengan coding dan text editor. Untuk itu,  penting untuk memilih text editor yang paling pas dengan kebutuhan.

Salah satunya, menggunakan text editor yang memiliki fitur snippet sehingga tidak perlu menulis kode secara lengkap. Jadi, pekerjaan bisa jauh lebih cepat.

Tidak hanya itu, beberapa text editor bisa saja memberikan informasi syntax yang mungkin belum Anda ketahui. Jadi, bisa sekaligus belajar untuk memperdalam skill Anda.

8. Selalu Gunakan _once()

Penggunaan _once() pada beberapa kode PHP dapat membantu meningkatkan performa website. 

Contohnya, penggunaan include_once() untuk dapat berkomunikasi dengan file lain. Jika Anda menggunakan include_once(), website hanya akan memproses sekali saja sehingga akan menghemat kinerja server.

Oleh karena itu, membiasakan penggunaan kode ini dengan tepat bisa membentuk skill coding dan mempercepat pekerjaan Anda.

9. Menggunakan Class dan Function Bawaan

Anda sebaiknya menggunakan class dan function bawaan PHP. Itu karena performa function bawaan PHP akan lebih baik jika Anda membuat function sendiri.

Seperti yang Anda tahu, PHP telah menyediakan berbagai function yang dapat memenuhi kebutuhan Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot-repot membuat semuanya dari awal.

10. Menggunakan DBMS

DBMS (database management system) digunakan untuk mengelola database dengan lebih mudah. Banyak fitur yang dimiliki DBMS yang bisa membantu pekerjaan Anda menjadi lebih cepat. 

Selain itu, Anda dapat mengelola database tanpa menggunakan command line sama sekali. Cukup praktis, bukan?

Skill Developer PHP yang Harus Dikuasai

Ada banyak skill yang harus dikuasai untuk menjadi PHP developer yang andal. Apa saja?

1. Algoritma Pemrograman

PHP developer membutuhkan skill algoritma pemrograman agar bisa merancang website yang terstruktur dan user friendly, apapun jenis websitenya.  

2. Bahasa Pemrograman

Seorang PHP developer perlu menguasai bahasa pemrograman inti yaitu, HTML sebagai bahasa markup untuk membuat kerangka website dan PHP sebagai bahasa pemrograman terkait server. 

Tidak hanya itu, menguasai AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) bisa jadi nilai plus untuk menciptakan website yang interaktif.

3. Database

php developer harus bisa mengelola database

Seorang PHP developer perlu memahami database dengan baik agar memiliki strategi penyimpanan data yang terstruktur. Dengan begitu, dapat lebih meringankan beban server meskipun data yang dikelola cukup banyak. 

Jenis database yang perlu dikuasai utamanya adalah MySQL dan PostgreSQL. Setelah menguasai keduanya, Anda bisa mulai belajar jenis database lainnya.

4. Version Control System

Version Control System (VCS) merekam perubahan pada setiap kode yang dibuat. Anda perlu menguasai VCS agar dapat memantau perubahan pada coding yang dilakukan. Utamanya, jika bekerja dalam sebuah tim web development.

5. Komunikasi yang Baik

Bekerja dalam sebuah tim menuntut kemampuan komunikasi yang baik. Ini merupakan soft skill yang harus dikuasai agar pekerjaan menjadi lebih mudah diselesaikan bersama.

Tertarik Menjadi PHP Developer?

Peran seorang PHP developer cukup besar dalam dunia pengembangan website. Untuk itu, Anda perlu memastikan menguasai skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang PHP developer yang profesional. 

Anda sudah belajar berbagai tipsnya di artikel ini. Mulai dari bagaimana coding dengan benar, penggunaan editor yang memudahkan pekerjaan hingga membangun kemampuan komunikasi agar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik. 

Nah, tunggu apa lagi? Asahlah terus skill dan perbanyak pengalaman Anda, dan jadilah PHP developer yang andal. Semoga sukses!

Alexandromeo Lawrence Alex is a SEO Assistant at Niagahoster. He is passionate about SEO, digital marketing, and web development.
[{"code":""
[{"code":""
"label":"Coba Lagi"
"label":"Coba Lagi"
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING50"
{"code":"HOSTING50"
"label":"Extra Diskon 50rb "
"label":"Extra Diskon 50rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"HOSTING20"
{"code":"HOSTING20"
"label":"Extra Diskon 20rb "
"label":"Extra Diskon 20rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"HOSTING100"
{"code":"HOSTING100"
"label":"Extra Diskon 100rb "
"label":"Extra Diskon 100rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":""
{"code":""
"label":"Belum Beruntung"
"label":"Belum Beruntung"
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING20"
{"code":"HOSTING20"
"label":"Extra Diskon 20rb "
"label":"Extra Diskon 20rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":""
{"code":""
"label":"Coba Lagi"
"label":"Coba Lagi"
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING50"
{"code":"HOSTING50"
"label":"Extra Diskon 50rb "
"label":"Extra Diskon 50rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"HOSTING20"
{"code":"HOSTING20"
"label":"Extra Diskon 20rb "
"label":"Extra Diskon 20rb "
"win":true}
"win":true}
{"code":"FREESHIPPING"
{"code":"FREESHIPPING"
"label":"Coba Lagi"
"label":"Coba Lagi"
"win":false}
"win":false}
{"code":""
{"code":""
"label":"Sedikit Lagi! "
"label":"Sedikit Lagi! "
"win":false}
"win":false}
{"code":"HOSTING50"
{"code":"HOSTING50"
"label":"Extra Diskon 50rb "
"label":"Extra Diskon 50rb "
"win":true}]
"win":true}]