Suryadi Kurniawan Suryadi is a digital content writer at Niagahoster. He keeps on pursuing opportunities to engage with more people through articles about WordPress, Internet Marketing and other IT-related issues. During his free time, he enjoys playing Clash Royale a lot.

15+ Aplikasi untuk Membuat Mockup Website Bagi Web Designer

10 min read

Aplikasi untuk Membuat Mockup Website bagi Web Designer

Membuat mockup website merupakan langkah penting dalam proses web development. Untuk memudahkan kolaborasi dalam pengerjaannya, rancangan desain harus dibuat dengan baik sehingga mudah dipahami. Maka, menggunakan kertas dan pulpen saja tidaklah cukup. 

Saat ini, terdapat banyak aplikasi yang memudahkan web designer dalam membuat mockup website. Di artikel kali ini, kami sudah memilih 15+ aplikasi terbaik yang bisa Anda gunakan tanpa harus repot riset sendiri. 

Apa itu Mockup?

Sebelum masuk ke daftar aplikasi mockup, mari kita samakan dulu pemahaman tentang mockup.

Mockup adalah salah satu jenis draft desain website seperti terlihat pada gambar berikut:

Bagan jenis draft desain

Mockup merupakan rancangan desain, lengkap dengan elemen,  warna dan tipografi yang akan digunakan pada website tersebut. Bisa dikatakan mockup ini sudah hampir bentuk jadi dari desain website. 

Umumnya, mockup dibuat menggunakan aplikasi dan bisa dijadikan bentuk cetak jika diperlukan. 

Mockup memang lebih detail dibandingkan sketch dan wireframe yang masih berupa draft kasar. Namun, mockup masih bersifat statis. Artinya elemen ataupun menu-menu yang dibuat belum interaktif. Inilah yang membedakannya dengan sebuah prototype. 

Nah, mari kita lihat aplikasi mockup yang bisa menjadi teman Anda dalam merancang desain website. 

Penting untuk diingat bahwa beberapa aplikasi bersifat multipurpose, dalam arti bisa digunakan untuk membuat wireframe, mockup dan prototype sekaligus. Sedangkan, sebagian yang lain hanya khusus untuk salah satu jenis draft desain saja.

15+ Aplikasi untuk Membuat Mockup Website Bagi Web Designer

Berikut ini adalah aplikasi website mockup yang sudah kami pilihkan untuk Anda:

1. Balsamiq Cloud

Balsamiq Cloud untuk membuat mockup website.

Nama Balsamiq sudah tidak asing bagi banyak web designer. Hadir pertama kali dengan versi desktop yang kini bernama Balsamiq 3, saat ini sudah tersedia versi web app-nya yaitu Balsamiq Cloud. 

Balsamiq Cloud adalah aplikasi untuk membuat mockup website online. Setelah Anda melakukan signup, Anda bisa langsung membuat New Space dan membuat proyek desain pertama Anda. 

Balsamiq Cloud memiliki antarmuka editor yang intuitif. Mulai dari navigator panel, UI library, canvas hingga panel properties semua tersedia lengkap. Jadi, semakin memudahkan Anda membuat mockup website dengan cepat. 

Tak hanya itu, aplikasi ini juga memungkinkan Anda membagikan mockup Anda ke klien untuk mendapat review dan komentar. Yang tak kalah menarik, Anda bisa berkolaborasi dengan anggota tim desain lain berkat fitur collaborative editing

Setelah mendapat hasil yang diinginkan, Anda bisa melakukan export draft tersebut ke dalam bentuk PDF, PNG maupun mengekspornya untuk project lain.

Harga: Free Trial 30 hari. Versi Solo Developer – $9/bulan (2 project).

2. Figma

Figma sangat andal untuk membuat mockup website.

Figma merupakan salah satu aplikasi pembuat mockup yang cukup andal. Berbeda dengan Balsamiq Cloud, Figma tidak memiliki versi desktop. Jadi, Figma dibuat 100% untuk penggunaan melalui browser. 

Membuat mockup website online tentu lebih memudahkan Anda karena bisa melakukannya dimanapun, selama ada jaringan internet. 

Satu hal yang menjadi andalan Figma adalah real-time collaboration

Ya, Anda bisa membayangkan sedang bekerja menggunakan Google Docs. Tentu lengkap dengan fitur commenting untuk memberikan feedback atas desain mockup yang tengah dikerjakan. 

Lalu, apa fitur lain yang menjadikan aplikasi ini istimewa? 

Tampilannya yang intuitif akan mengingatkan Anda pada aplikasi desktop Sketch. Selain itu, Anda bisa melakukan drag-and-drop gambar ke dalam mask dengan mudah. Plus, adanya fitur Unsplash photo integration tentu semakin memanjakan Anda dalam mendapatkan foto terbaik secara online. 

Figma juga memungkinkan Anda melakukan export mockup tersebut ke bentuk JPG, PNG, SVG, dan PDF. 

Harga: Gratis (3 projects, unlimited storage). Versi Profesional – $12/bulan (Unlimited Projects).

3. FluidUI

FluidUI bisa diandalkan untuk membuat mockup website.

Jika sebuah aplikasi mockup website dengan tampilan intuitif menjadi dambaan Anda, jangan lewatkan FluidUI. 

Aplikasi web-based ini memang mengedepankan kemudahan dan kecepatan dalam menghasilkan sebuah mockup website yang baik. Setelah Anda membuat akun, Anda bisa langsung memulai proyek desain Anda secara online. 

FluidUI sudah banyak digunakan oleh perusahaan di seluruh dunia seperti eBay, LinkedIn, Google dan lainnya. Alasannya, tentu fitur unggulan yang ditawarkan oleh aplikasi mockup website ini. Apa saja?

Pertama, Built-in Libraries. Tidak tanggung-tanggung, FluidUI menyediakan hingga 2000 komponen yang bisa Anda gunakan membuat mockup website dengan lebih cepat. 

Selain itu, fitur Online Collaboration memungkinkan tim Anda berbagi ide, melihat perubahan secara live, dan melakukan perbaikan yang diperlukan. Jangan khawatir, FluidUI sudah dibekali dengan fitur lock pages yang dapat mengunci halaman ketika Anda sedang melakukan perubahan. 

FluidUI memang memiliki versi desktop yang bisa digunakan di semua sistem operasi. Namun, perlu diingat bahwa saat menggunakannya, Anda harus tetap terhubung ke internet. 

Harga: Gratis (1 project, max. 10 halaman). Versi Solo – $15/bulan (3 projects)

4. HotGloo

HotGloo adalah salah satu aplikasi untuk membuat mockup website.

HotGloo adalah aplikasi untuk membuat mockup website yang sudah dipercaya oleh perusahaan besar seperti Disney dan Behance. Hal ini tentu karena HotGloo memiliki keistimewaan dari sisi tampilan dan fitur.

Ya, pada tampilan default, Anda akan disuguhi kolom tab yang memungkinkan Anda mengerjakan desain untuk ukuran layar yang berbeda sekaligus: website, tablet, dan mobile. 

Bahkan, versi terbaru dari HotGloo sudah sepenuhnya HTML-based. Artinya, Anda bisa mengerjakan mockup desain Anda menggunakan editor responsive mereka tanpa harus memilih screen view

Ingin berkolaborasi secara mobile sambil memberikan review dan komentar pada mockup yang sedang dikerjakan? Tentu bisa. Berbagi project pun kian mudah dengan hadirnya fitur share link yang bisa Anda pilih apakah hanya untuk halaman tertentu saja maupun view only

Pilihan elemen yang ditawarkan untuk membuat mockup juga sangat lengkap, mulai dari elemen standar, dashboard, shopping hingga media sosial. Jumlahnya mencapai lebih dari 2000 elemen. 

Harga: Free Trial 7 hari. Versi Group – $12/bulan (max. 4 pengguna, 2 project).

5. MarvelApp

MarvelApp merupakan aplikasi untuk membuat mockup website.

Tak lengkap jika kami tidak menyebutkan MarvelApp dalam daftar kami. 

Jangan tertipu dengan tampilannya yang simple dan clean. Faktanya, aplikasi mockup website online yang andal ini sudah dipercaya lebih dari 500.000 pengguna. 

Salah satu kelebihan MarvelApp adalah pilihan template yang banyak. Anda bisa mengeditnya dengan metode drag-and-drop.

MarvelApp merupakan aplikasi multipurpose, baik untuk mockup maupun prototyping. Bahkan, aplikasi ini bisa digunakan tanpa kemampuan coding sama sekali. Tentu mockup website bisa Anda buat lebih cepat, bukan?

Tidak lupa, fitur fast URL sharing juga telah disematkan. Tujuannya, agar bisa mendapatkan feedback lebih cepat untuk perbaikan mockup yang tengah Anda kerjakan. 

Salah satu fitur andalan MarvelApp adalah handoff. Fitur ini mentransformasikan desain mockup menjadi kode dan aset yang bisa digunakan developer untuk proses coding lebih lanjut.

Plus, jika Anda ingin melakukan integrasi dengan layanan lain seperti Jira, DropBox, Slack dan lainnya, MarvelApp telah menyiapkannya.

Harga: Gratis (1 Project). Versi Pro – $12 (Unlimited Project, Tanpa Marvel Branding).

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Desain Web dengan Mudah

6. UXPin

UXPin bisa digunakan membuat mockup website dengan cepat.

Apapun jenis website yang ingin Anda bangun, memiliki desain terbaik selalu menjadi tujuan. Bahkan sebagai web designer, Anda bisa membangun web portofolio Anda dengan desain yang unik dan kreatif.

UXPin bisa menjadi salah satu pilihan untuk membuat mockup website tersebut. 

Aplikasi ini hadir dalam versi desktop dan web-based app. Anda bisa mengerjakan desain tersebut menggunakan beberapa perangkat yang berbeda.

Setelah melakukan signup UXPin, Anda bisa memulai project desain Anda. Aplikasi ini memudahkan Anda untuk memilih ukuran kanvas yang ingin Anda gunakan. Editornya pun sangat intuitif dengan fitur smart guide dan snapping

Bagi Anda yang suka bekerja dengan environment gelap, tak perlu khawatir. UXPin memiliki view setting dengan pilihan tema gelap atau terang. 

Selain tampilan, fitur aplikasi ini juga lengkap. Salah satunya, fitur real-time collaboration untuk bekerjasama dalam satu draft desain. Anda juga bisa mengatur siapa saja yang bisa mengedit project yang Anda kerjakan, sekaligus menerapkan proteksi password untuk preview desain. 

Harga: Free Trial 14 hari, fitur terbatas. Versi Basic – $24/bulan (unlimited projects).  

7. Proto

Proto

Proto adalah salah satu aplikasi mockup website pilihan kami berikutnya. Jangan salah, Proto juga dipilih oleh Amazon, Evernote dan 500.000 pengguna lain di seluruh dunia. 

Apa saja keunggulannya? Proto dibekali dengan template yang akan mempercepat pembuatan mockup website Anda. Kustomisasi pun dengan mudah Anda lakukan untuk header, footer, product catalogue, checkout form hingga tampilan blog. 

Anda menginginkan pilihan font lebih banyak? Proto membebaskan Anda memilihnya dari Google Font dan Adobe Font pada Font Manager mereka. Plus, Anda bisa mengunggah font sendiri. 

Anda pun bisa mengaktifkan dark theme jika lebih nyaman bekerja dengan mode gelap. 

Proto memiliki fitur Asset Manager yang berguna untuk mengatur aset yang Anda gunakan beserta fitur sinkronisasi otomatis DropBox.

Sebenarnya, Proto mendukung fitur export ke HTML, PNG dan PDF serta One-Click Sharing. Sayangya, fitur tersebut bukan untuk versi gratis. 

Harga: Free Trial 15 hari. Versi Freelancer – $29/bulan (1 pengguna, 5 project). 

8. Pidoco

Pidoco

Anda tak perlu melakukan instalasi Pidoco untuk menggunakanya. Aplikasi mockup website ini ditujukan untuk penggunaan online melalui browser. Semua pekerjaan Anda otomatis tersimpan pada cloud storage mereka. 

Pidoco juga merupakan aplikasi multipurpose untuk membuat mockup atau prototype.

Kemudahan penggunaan Pidoco merupakan nilai tambah yang dimilikinya. Dalam waktu singkat, Anda bisa membuat mockup website dengan baik. Bahkan Anda bisa memanfaatkan fitur reusable component untuk membuat pekerjaan Anda jauh lebih cepat. 

Lalu, Anda bisa membagikannya kepada anggota tim lain secara realtime. 

Jangan ragu untuk berkolaborasi lebih intens. Sebab, Pidoco sudah dibekali dengan fitur versioning dan tracking untuk setiap perubahan yang dilakukan. Plus, hadirnya comment history untuk mencatat setiap ide yang pernah diberikan. 

Pidoco memungkinkan Anda mengekspor hasil desain Anda ke dalam bentuk PDF, PNG, SVG, HTML dan RTF. Lengkap, bukan?

Harga: Gratis (1 Project, Pidoco Watermark). Versi Basic – $9,99 (3 Project).

Baca Juga: 20 Template Web Gratis dan Responsive

9. NinjaMock

NinjaMock

Memulai rancangan desain dengan NinjaMock adalah pilihan tepat. Aplikasi mockup website ini bisa Anda gunakan langsung dari browser Anda. 

Setelah membuat akun dan login, Anda bisa langsung membuat project NinjaMock Anda. Pada halaman depan Anda bisa memilih platform desain terlebih dahulu: website, Windows app, freehand, dan lainnya. 

Kenapa NinjaMock layak Anda pertimbangkan?

Pertama, NinjaMock memiliki toolbox yang lengkap. Pada sisi sebelah kanan, Anda bisa memilih elemen yang akan Anda gunakan. Banyak pilihan yang tersedia: basic, tabel data, chart, peta dan lainnya. 

Lalu, aplikasi ini satu-satunya yang menyertakan vector editor tool untuk memudahkan Anda menggambar elemen sesuai yang Anda inginkan. 

Tak hanya itu, jika Anda mengerjakan berbagai project berbeda, NinjaMock telah dibekali dengan fitur project management. Jadi, Anda bisa mengatur project Anda dengan lebih baik. 

Jangan khawatir jika Anda perlu berkolaborasi dengan tim web development yang lain, NinjaMock memiliki fitur one-click sharing dan online commenting. Jika diperlukan, Anda pun bisa mengekspor desain Anda ke format PDF, PNG dan HTML untuk bisa berbagi melalui email. 

Harga: Gratis (Bisa diakses publik, NinjaMock branding). Versi Personal – $6,99 (Private, Tanpa NinjaMock branding).

10. Moqups

Moqups

Moqups merupakan salah satu aplikasi mockup website terbaik dengan lebih dari 1,5 juta pengguna. 

Moqups memiliki semua yang Anda perlukan untuk membuat mockup website. Ketika membuat project baru, Anda bisa memulai dari awal atau menggunakan template yang tersedia. Tidak perlu khawatir kebingungan saat menggunakannya, sebab desain Moqups sangat intuitif. 

Aplikasi ini memberikan banyak pilihan stencil yang bisa Anda gunakan pada sisi kanan halaman kerja Anda. Bahkan terdapat ribuan ikon yang bisa Anda tarik ke dalam desain Anda dengan kemudahan drag-and-drop. 

Moqups juga memiliki fitur page management untuk dapat mengerjakan berbagai project dengan kebutuhan ukuran layar yang berbeda. Selain itu, dengan fitur Master Pages Anda bisa melakukan perubahan secara otomatis pada halaman yang ditentukan. 

Harga: Gratis (1 Project dengan 200 obyek dan 500MB storage). Versi Personal – $13/bulan (unlimited object dan storage). 

11. MockFlow

MockFlow

Tidak mungkin MockFlow terlewatkan dalam daftar aplikasi kami. Selain multipurpose, MockFlow juga multiplatform. Pengguna Mac dan Windows bisa menggunakan versi desktopnya. 

Merancang desain website menggunakan MockFlow sangat menyenangkan. Desain yang ramah pengguna dan ribuan komponen yang disertakan membuat Anda semakin mudah menciptakan mockup yang representatif. 

Anda bisa memilih elemen yang ingin Anda gunakan berdasarkan UI pack yang tersedia. Mulai dari hand-drawn, browser frame, ecommerce web, dan lainnya. Bahkan, Anda bisa menambah UI pack melalui Mock Store. Caranya pun sangat mudah, tinggal klik tombol + dan akan langsung terinstal otomatis. 

MockFlow juga memiliki fitur workflow dimana tiap desain yang Anda buat bisa Anda kategorikan sebagai sedang dikerjakan, selesai, atau di-approved. Fitur ini tentu akan semakin mendukung fitur real-time collaboration yang dimiliki.  

Harga: Gratis (1 project). Versi Premium – $14 (Unlimited Project).

12. Miro

Miro

Jika Anda mencari aplikasi mockup website dengan fitur kolaborasi online, Miro bisa jadi pilihan. Faktanya, Miro sudah menjadi favorit 3 juta pengguna, termasuk perusahaan besar seperti Spotify dan Twitter

Miro sendiri merupakan platform kolaborasi visual yang multipurpose dan multi OS (Mac, Windows, Android, dan iOS).   

Anda bisa membuat desain dari awal atau menggunakan library template yang sudah disertakan. Anda juga bisa menambahkan file Anda dari Adobe Creative Suite yang Anda miliki. 

Salah satu fitur unggulan Miro adalah interactive online whiteboard. Fitur ini memungkinkan klien atau tim web development lain bisa berkolaborasi secara real time saat menggelar rapat online. Pada akhir rapat, semua hasil diskusi dan feedback yang diberikan bisa Anda simpan atau cetak dalam bentuk PDF. 

Hal ini bisa terjadi berkat integrasi yang mulus dengan berbagai platform lain seperti Jira, Slack, Trello, Sketch, dan lainnya. 

Untuk memastikan keamanan project yang dikerjakan, Miro sudah dibekali dengan enkripsi SSL, manajemen pengguna, hingga single sign-on.

Harga: Gratis (3 boards). Versi Team $10/bulan/pengguna (Unlimited boards).

13. Cacoo

Cacoo

Cacoo adalah platform visual design yang telah digunakan oleh 2,5 juta orang. Aplikasi ini multipurpose. Anda bisa menggunakan aplikasi web-based ini untuk membuat mockup website. Semua hasil pekerjaan nantinya akan tersimpan pada Cacoo cloud storage.

Tampilan Cacoo sendiri sangat simple. Namun, berbagai elemen mockup website sudah tersedia secara default, seperti berbagai pilihan button, toggle, scroll bar hingga loading image. Jadi, pekerjaan membuat mockup akan lebih mudah dengan teknik drag-and drop

Jika Anda tidak ingin membuat desain dari awal, Anda bisa memilih template webpage mockup yang tersedia. 

Cacoo juga memiliki fitur online collaboration. Tentu, Anda bisa mendapatkan feedback lebih cepat untuk melakukan perbaikan desain yang diperlukan. Tak hanya itu, Anda bisa mengelola folder bersama (shared folder) dengan lebih rapi menggunakan Cacoo. 

Harga: Gratis (6 Halaman, 3 colaborators). Versi Plus – $6/bulan (1000 halaman, unlimited collaborators).

15. UXApp

UXApp

Salah satu aplikasi mockup website yang terkenal dengan kemudahan penggunaannya adalah UXApp. 

Aplikasi ini membanggakan drag-and-drop event editor mereka yang sangat intutif. Selain itu, komponen yang ditawarkan sangat banyak, mulai dari Jumbotron, pricing card, checkout form, hingga aneka ragam button. Yang istimewa, komponen tersebut bisa dengan mudah Anda kustomisasi. 

Fitur yang tak dimiliki oleh aplikasi lain adalah nested components. Dengan fitur ini, pengguna UXApp bisa mengelompokkan beberapa komponen dalam bentuk tab panel, dynamic panel, accordion panel hingga carousel.

UXApp juga memungkinkan Anda berbagi mockup website secara online melalui fitur Web Sharing, Client Review dan Commenting

Sayangnya, Anda harus menggunakan versi premium untuk bisa mengerjakan unlimited project.

Harga: Gratis (1 project). Versi Solo – $9/bulan atau $65/sekali bayar (Unlimited projects dan image storage).

16. Gravit Designer

Gravit Designer

Gravit Designer merupakan aplikasi untuk membuat mockup website dengan nama besar Corel di belakangnya. Gravit Designer memang khusus diciptakan untuk graphic dan web designer

Aplikasi ini tersedia dalam versi desktop dan web apps dengan integrasi Gravit Cloud untuk media penyimpanan. 

Setelah login, Anda akan menemukan dashboard area kerja yang penuh dengan opsi elemen khas aplikasi Corel. 

Tenang, semuanya tetap tertata rapi sesuai kategori dan tetap Anda bisa mengaksesnya dengan mudah. Pada bagian kiri Anda akan menemukan opsi Layers, Libraries dan Symbols. Sementara di sisi kanan terdapat pengaturan lengkap obyek yang sedang Anda edit. 

Semua fitur yang Anda butuhkan untuk membuat mockup tersedia dengan baik seperti auto layout, bermacam efek seperti bayangan, cermin dan lainnya, simbol, hingga Google Font yang memudahkan Anda dalam menentukan jenis font yang tepat. 

Sebenarnya Gravit Designer mendukung color space seperti CMYK, HSB dan RGB. Namun, untuk versi gratis hanya bisa menggunakan RGB saja. 

Gravit Designer mendukung PDF dan SVG export untuk hasil mockup website Anda. 

Harga: Free Trial 15 hari dengan fitur terbatas. Versi Pro – $49/bulan (Unlimited storage, Offline, fitur lengkap)

17. Creately

Creately

Creately bisa diandalkan untuk membantu Anda membuat mockup website online. Namun, aplikasi ini juga tersedia dalam versi desktop untuk semua sistem operasi. 

Desain creately bisa dikatakan minimalis. Di sisi kiri terdapat panel untuk menambahkan elemen (gambar dan obyek). Namun, secara default tidak ada objek yang disertakan, maka Anda harus menambahkannya sendiri melalui menu Browse more shapes

Sedangkan di sisi kanan, terdapat menu pengaturan untuk elemen yang sedang dikerjakan. Selain itu terdapat menu untuk catatan, tema, dan layout.

Creately mendukung real-time collaboration beserta fitur comments and actions untuk memberikan feedback atas desain mockup yang dibuat. Selain itu, Anda juga bisa mengekspor hasil desain Anda ke bentuk PNG, SVG, JPG dan PDF. 

Harga: Gratis (5 dokumen untuk umum). Versi Personal – $5/bulan (Unlimited, dokumen pribadi)

18. Lainnya

Selain aplikasi mockup website online, ada beberapa aplikasi lain yang menuntut Anda menggunakannya melalui desktop. Beberapa diantaranya adalah MockPlus, Pencil, Sparkle, Sketch dan Adobe XD

MockPlus

Hanya saja, aplikasi desktop tentu kurang efektif jika Anda ingin mengaksesnya di beberapa perangkat berbeda. Selain itu, banyak aplikasi yang hanya mendukung salah satu sistem operasi saja seperti Sketch untuk macOS. 

Jadi, memilih aplikasi mockup website online tentu merupakan pilihan yang bijaksana. 

Penutup

Kami sudah mengulas 15+ aplikasi untuk membuat mockup website dengan beragam fitur yang disediakan. 

Beberapa aplikasi khusus dirancang untuk mendukung kerja web designer dalam membuat desain mockup website. Namun, tak sedikit pula aplikasi yang bersifat multi purpose, bisa digunakan untuk membuat prototype bahkan menggambar vektor. 

Apapun aplikasi yang Anda pilih, pastikan sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kemahiran Anda. 

Selamat berkreasi dengan desain website terbaik Anda!

3
Suryadi Kurniawan Suryadi is a digital content writer at Niagahoster. He keeps on pursuing opportunities to engage with more people through articles about WordPress, Internet Marketing and other IT-related issues. During his free time, he enjoys playing Clash Royale a lot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 4 =