Panduan Hosting cPanel

Penjelasan Resource Hosting

Tidak hanya dapat digunakan untuk menamai website Anda saja, ada banyak hal lain yang bisa Anda lakukan dengan nama domain Anda sendiri! Simak cara-caranya di seri Knowledge Base Tutorial Menggunakan Domain kami berikut ini.

Anda Pengguna Baru Layanan Kami?


Mulai Disini

Penjelasan Resource Hosting

Simak penjelasan di bawah untuk mengetahui beberapa penjelasan istilah-istilah resource hosting:

LVE adalah fitur yang memungkinkan untuk memberi limitasi (SPEED, Memory, IO, IOPS, NPROC, dan EP) sehingga tidak ada satu website yang overload (menyalahgunakan resource) dan menyebabkan server down. LVE memastikan user tidak bisa melebihi resource yang telah diberikan.


1. SPEED

SPEED Limit atau CPU SPEED adalah limitasi LVE yang berfungsi untuk membatasi pemakaian CPU dengan satuan % (persen) per single core.

Contoh perhitungan limitasi speed LVE:

--speed=XX% akan menghitung performa relatif per 1 core.

  • --speed=50% artinya 1/2 core
  • --speed=100% artinya 1 core,
  • --speed=150% artinya 1,5 core


2. Memory (Physical Memory)

Memory Limit adalah limitasi LVE yang berfungsi membatasi memory (RAM) dihitung dalam MB (Megabyte) atau GB (Giga byte).

Anda dapat melihat proses individual penggunaan memory dengan memonitor kolom RES pada output teratas proses. Memory fisik juga menghitung shared memory yang digunakan oleh klien, termasuk pula disk cache.

Jika user kekurangan memory fisik, memory yang digunakan pada disk cache akan dilepaskan tanpa mengganggu kinerja memory.

Contoh limitasi Memory (RAM):

  • Paket personal Niagahoster memiliki memory 1GB.


3. IO (Input Output) & IOPS (Input Output Per Second)

IO (Input Output) adalah limitasi LVE yang membatasi input/output (read/write) data ke drive disk untuk klien dengan satuan kb/s. Saat mencapai limit, proses akan diubah ke mode sleep dan semakin lambat. IO limit hanya akan berdampak kepada disk IO, tidak pada jaringan dan disk cache.

Contoh limitasi IO:

  • paket hosting unlimited Bisnis Niagahoster memiliki IO 3mbps yang artinya user di paket itu dapat melakukan read dan write sebesar 3mb per detik.


IOPS adalah limitasi LVE yang membatasi jumlah IO dalam detik. Jika mencapai limit, maka operasi data akan dihentikan hingga sisa detiknya habis.

Contoh limitasi IOPS:

  • paket Bisnis Niagahoster memiliki IOPS 1024 > user di paket tersebut dapat menggunakan limit IO sebanyak 1024 kali dalam 1 detik.


4. EP (Entry Process)

EP adalah limitasi LVE yang membatasi keseluruhan proses utama Apache per user pada server atau biasa disebut dengan concurrent connections apache.

Ketika melebihi limit yang diberikan, user akan dimasukkan pada proses LVE sehingga proses pada user tersebut menjadi lambat, yang artinya website klien akan menjadi lambat saat diakses.


5. NPROC (Number of Processes)

NPROC adalah limitasi LVE yang membatasi jumlah maksimal proses yang berada di LVE.

Ketika user mencapai batas limitasi NPROC maka user tidak dapat membuat proses kembali hingga proses sebelumnya selesai. Website user yang melebihi limit NPROC tidak akan dapat diakses sampai NPROC kembali tersedia (proses sebelumnya selesai).


Perbedaan EP dan NPROC



User tersebut memiliki 1 EP (lsphp), dan memiliki 3 NPROC, yaitu:

  • lsphp:/home/koejual/pub1
  • lsphp
  • /usr/sbinhttpd -k start

Artikel Terkait Penjelasan Resource Hosting

Bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

whatsapp