Panduan WordPress Hosting Niagahoster

Optimasi Page Speed Wordpress di Niagahoster

Tidak hanya dapat digunakan untuk menamai website Anda saja, ada banyak hal lain yang bisa Anda lakukan dengan nama domain Anda sendiri! Simak cara-caranya di seri Knowledge Base Tutorial Menggunakan Domain kami berikut ini.

Anda Pengguna Baru Layanan Kami?


Mulai Disini

Optimasi Page Speed Wordpress di Niagahoster

Optimasi Page Speed Wordpress di Niagahoster - Berikut adalah panduan melakukan Optimasi Wordpress agar wordpress menjadi lebih ringan dan memiliki score page speed yang bagus di google page speed dan GTMetrix.

Pastikan Anda membaca panduan kami untuk menghindari serangan malware pada wordpress Anda karena umumnya website sangat lambat karena ada malware di dalamnya. Panduan terkait hal ini dapat dicek pada:

Cegah Malware di Wordpress

1) Download dan aktifkan W3 Total Cache

Plugin W3 Total Cache dapat didownload di SINI. Untuk panduan instalasi plugin dapat dicek pada:

https://www.niagahoster.co.id/kb/cara-instal-plugin-via-dashboard

Setelah W3 Total Cache aktif maka menu "Performance" akan muncul di dashboard Wordpress Anda.

a) Aktifkan semua tipe cache melalui menu sidebar "Performance >> General Settings" dan centang "Toggle all caching types on or off at once."

Dengan konfigurasi tersebut maka secara otomatis semua fitur cache pada W3 Total Cache (Page Cache, Minify, Database Cache, Object Cache dan Browser Cache) akan diaktifkan. Setelah itu, hapus pilihan (centang) untuk menu fitur CDN dan Monitoring dan fitur-fitur lainnya yang mungkin tidak Anda gunakan.

b) Pastikan menu Minify yang ada pada Performance >> General Settings diset aktif atau enable dan pilih menu Auto pada opsi Minify mode. 

Setelah itu, pastikan untuk menyimpannya dengan melakukan klik Save.

 

catatan: setiap kali Anda melakukan perubahan pada Wordpress Anda, maka plugin W3 Total Cache akan secara otomatis meminta Anda untuk membersihkan cache. Hal ini diperlukan guna memastikan bahwa semua cacahe yang ada telah dibersihkan untuk melihat perubahannya.

Download ebook gratis kami disini untuk melakukan instalsi plugin via FTP di wordpress Anda.

 

c) Aktifkan HTML dan XML melalui menu Performance >> Minify.  Pada menu iini, Anda juga dapat mengaktifkan pilihan Inline CSS, JS dan Line Break Removal. Namun, perlu diingat bahwa fitur tersebut mungkin dapat merusak beberapa tampilan di website Anda sehingga Anda harus memastikannya terlebih dahulu setelah diaktifkan.

d) Klik pada menu Performance >> Browser Cache dan aktifkan Set expires header, Set cache control header dan Set entity tag (eTag) pada kolom General, CSS & JS, HTML & XML, Media & Other Files.

2) Download dan Aktifkan Plugin WP Smush. 

Plugin WP Smush dapat didownload di SINI.

Setelah instalasi selesai dan diaktifkan, akseslah menu Media >> WP Smush.  Pada menu ini, aktifkan fitur dengan memberi centang pada "Smush Image on Upload". 

Selanjutnya, compress semua file image atau gambar dengan dengan memili menu "Bulk Smush 50 Attachments". Di versi gratis, Anda hanya dapat melakukan compress hingga 50 gambar dalam sekali smush sehingga Anda harus mengunjungi halaman ini kembali untuk melakukan smush 50 gambar lagi.

catatan: proses smush ini akan membutuhkan waktu yang sedikit lama dan proses yang tinggi sehingga harus menunggu.

3) Aktifkan antispam di Wordpress

Salah satu masalah yang sering menyebabkan overload adalah komentar pada wordpress yang sering kali menjadi sasaran para spammer. Untuk itu, pastikan untuk menginstal plugin antispam dan salah satu yang sangat direkomendasikan adalah WP-reCAPTCHA dari google. Cara instalasinya dapat dicek disini.

4) Analisis Plugin yang memberatkan

Salah satu kehebatan wordpress terletak dari jutaan opensource plugin. Namun, tidak semua plugin dibuat dengan baik sehingga seringkali plugin-plugin tersebut dapat menyebabkan overload atau memakan resource yang sangat besar. Untuk itu, sangat disarankan agar menganalisis plugin-plugin mana yang memberatkan pada wordpress Anda ketika halaman tertentu di akses. Plugin tersebut adalah P3 (Plugin Performance Profiler). 

Setelah instalasi dan diaktifkan, silakan pilih menu Tools >> P3 (Plugin Performance Profiler) > > Start Scan. Setelah selesai, maka akan diperlihatkan hasilnya. Setelah itu, nonaktifkan atau gantilah plugin yang memberatkan tersebut dengan plugin yang lebih bagus.

5) Jangan gunakan plugin dan theme Nulled atau dari sumber yang tidak dipercaya serta terlalu banyak plugin di dalamnya. Hal ini karena plugin atau theme nulled umumnya telah di sisipi malware sehingga sering kali di dalam theme tersebut melakukan kueri secara terus menerus dan menyebabkan load yang besar di website tersebut.

 

Semoga bermanfaat dan sukses


Artikel Terkait Panduan WordPress Hosting Niagahoster