Panduan Hosting cPanel

Keunggulan Sistem Proteksi Imunify360

Tidak hanya dapat digunakan untuk menamai website Anda saja, ada banyak hal lain yang bisa Anda lakukan dengan nama domain Anda sendiri! Simak cara-caranya di seri Knowledge Base Tutorial Menggunakan Domain kami berikut ini.

Anda Pengguna Baru Layanan Kami?


Mulai Disini

Keunggulan Sistem Proteksi Imunify360

Apa Itu Proteksi Imunify360

Imunify360 adalah solusi keamanan masa kini yang khusus dibuat untuk server web hosting. Imunify360 menggunakan sistem proteksi dan pendekatan proaktif yang unik untuk memberi perlindungan total dari serangan yang diketahui maupun tidak.


Website Anda adalah bisnis Anda. Karena itulah Anda wajib melindungi website tersebut dari serangan berbahaya. Imunify360 didukung dengan AI (artificial intelligence) dan pertahanan proaktif yang akan melindungi website Anda dari infeksi, menjaga kernel server tetap secure, serta tetap up to date mengenai informasi-informasi yang relevan.

Imunify360 pada cPanel Anda

Niagahoster menggunakan Imunify360 untuk menambah keamanan dan proteksi website Anda. Imunify360 ini bisa Anda temukan pada menu cPanel Anda.


Dashboard



Dashboard Imunify360 pada cPanel memudahkan Anda untuk mengecek status pada server sekaligus mengelola seluruh aspek keamanan yang Anda perlukan. Dashboard sentral Imunify360 akan menunjukkan seluruh proteksi keamanan dan insiden/serangan yang terjadi pada website Anda setiap 60 detik sekali.


Selain itu, Anda juga dapat memfilter insiden atau hal lain yang terjadi pada website Anda dengan beragam parameter, review insiden, mengambil action untuk memasukkan IP ke grey list atau white list, dan lain sebagainya.


Pada dashboard Imunify360 ini, Anda akan mendapati beberapa menu:


1. File



Saat klik menu Imunify360 pada cPanel, Anda langsung dibawa ke menu Files. Menu ini berisi file yang terserang atau terinfeksi oleh serangan digital yang terjadi pada script website Anda. Pada menu ini terdapat beberapa kolom, yakni:

  • Detected: menunjukkan waktu saat file tersebut terdeteksi berbahaya atau terkena serangan berbahaya
  • File: path lokasi file yang diawali dari root
  • Reason: menunjukkan signature yang terdeteksi saat proses scanning
  • Status:
  1. Infected: serangan terdeteksi setelah proses scanning. Jika file tidak bersih setelah Anda memilih dibersihkan (cleanup process), icon info akan muncul untuk memberitahukan alasannya.
  2. Cleaned: file yang terdeteksi telah dibersihkan
  3. Quarantined: file telah dipindahkan ke karantina
  4. Content removed: konten pada file telah dihapus setelah pembersihan
  5. Cleanup in progress: file yang terinfeksi sedang dibersihkan
  • Actions

a. Add to Ignore List: menambahkan file ke Ignore List dan menghapusnya dari status file berbahaya. Klik icon setting > Add to Ignore List

ignore


b. Delete permanently: menghapus file dari server dan menghapus statusnya dari file berbahaya. Klik icon setting > Delete permanently

delete


c. View file: klik simbol View file (simbol mata) dan konten file akan muncul di pop-up. Imunify360 hanya akan menunjukkan 100 kb file pertama apabila size file tersebut lebih besar.

view


d. Move to quarantine: memindahkan file ke karantina. Klik simbol Move to quarantine (simbol ikan) > Yes, Add to quarantine


karantina



e. Cleanup file merupakan menu untuk clean malware dan tidak menghapus file. Menu ini hanya akan membersihkan malware yang ada di dalam file tersebut. Klik simbol Cleanup (simbol sapu) untuk menghapus seluruh file yang terinfeksi pada akun cPanel Anda


clean up

2. History

history


Tab ini berisi data dari seluruh action untuk masing-masing file yang terdeteksi berbahaya. Klik Imunify360 > History. Pada tabel yang tertera, terdapat beberapa penjelasan:

  • Date: waktu yang menunjukkan saat file tersebut terdeteksi berbahaya
  • Path to file: path file yang dimulai dari root
  • Cause: menunjukkan bagaimana file berbahaya tersebut muncul atau ditemukan
  • Initiator: menunjukkan nama user yang melakukan action pada file yang dimaksud. Apabila sistem yang melakukannya, nama namanya adalah System
  • Event: menunjukkan action dari file yang dimaksud
  1. Detected as malicious: setelah proses scan, file terdeteksi berbahaya
  2. Cleaned: file sudah bersih
  3. Failed to clean up: terdapat masalah saat pembersihan. Klik icon info untuk mengetahui alasannya lebih lanjut
  4. Added to Ignore List: file ditambahkan ke Ignore List
  5. Restored original: konten file dikembalikan seperti semula (tidak berbahaya)
  6. Cleanup removed content: konten pada file dihapus setelah pembersihan
  7. Deleted from Ignore List: file dihapus dari Ignore List dan Imunify360 akan kembali melakukan scan pada file yang dimaksud
  8. Deleted permanently: file akan dihapus secara permanen
  9. Submitted for analysis: file dikirimkan ke Imunify360 untuk dianalisa lebih lanjut
  10. Quarantined: file dikarantina
  11. Restored from quarantine: Anda dapat kembali memilih action untuk file tersebut
  12. Failed to delete: terdapat permasalahan saat menghapus file
  13. Failed to ignore: terdapat permasalahan saat memindahkan file ke Ignore List
  14. Failed to delete from ignore: terdapat permasalahan saat menghapus file dari Ignore List


3. Ignore List


ignore list


Ignore List berisi daftar file yang dipindahkan secara manual agar tidak di scan oleh Imunify360. Pastikan bahwa saat memindahkan file tersebut ke Ignore List, file benar-benar milik Anda dan bersih dari malware. Klik Imunify360 > Ignore List. Pada tab ini, terdapat beberapa penjelasan menu tabel:

  • Added: waktu yang menunjukkan file dipindahkan ke tab Ignore List
  • Path: path file yang dimulai dari root
  • Actions
  1. Remove from Ignore List: klik simbol tempat sampah (bin) untuk menghapus file dari Ignore List
  2. Add new file or directory: klik simbol tambah (+) untuk menambahkan file atau direktori ke Ignore List. Saat pop-up muncul, tuliskan destinasi path dan klik Add

Terdapat beberapa filter yang dapat digunakan jika Anda ingin melakukan action untuk keseluruhan file. Caranya adalah dengan mencentang seluruh file yang terdapat di bagian paling atas tabel, kemudian pilih filter di bawah:

  • Timeframe: menunjukkan data yang sesuai dengan susunan waktu atau tanggal yang diinginkan
  • Items per page: klik angka yang tertera di bagian bawah tabel.

4. Proactive Defense


Kill mode


Proactive Defense adalah fitur unik Imunify360 yang bekerja untuk mencegah terjadinya serangan digital berbahaya melalui script PHP. Fitur ini terdapat dalam modul untuk Apache dan LiteSpeed web server. Tak hanya itu, Proactive Defense juga menganalisa script dengan pattern yang sudah dikenal seperti penanaman kode berbahaya, injeksi perintah yang disamarkan, pengiriman spam, dan lain-lain.

Kill mode



Penjelasan mode pada Proactive Defense

  • Disabled: fitur Proactive Defense tidak bekerja dan sistem tidak mendapatkan proteksi penuh. Ini adalah mode default setelah Anda menginstal Imunify360
  • Log Only: mode ini berarti aktivitas berbahaya hanya disimpan sebagai log dan tidak ada action yang dilakukan
  • Kill Mode: ini adalah mode dengan proteksi paling tinggi. Script akan dihentikan sesaat setelah Imunify360 mendeteksi serangan berbahaya.


detection


Tabel ini berisi informasi penting script PHP dengan aktivitas berbahaya yang terdeteksi oleh Proactive Defense. Anda dapat membagi (filter) items pada menu Timeframe dan mencari dari kolom search. Script yang ditampilkan tiap halaman berjumlah hingga 25 script.

  • Detection Date/Time: menunjukkan tanggal dan waktu script terkena serangan
  • Description: peraturan spesial Proactive Defense untuk file yang terkena serangan
  • Script path: menunjukkan path asal script yang terinfeksi
  • Host: menunjukkan host script yang terinfeksi
  • First script call from: menunjukkan IP yang pertama kali muncul saat script terdeteksi berbahaya
  • Action: menunjukkan action yang saat ini diambil
  • Actions: memberikan akses pada user untuk melihat keseluruhan detail dan action yang diambil


list ignore


Tabel Ignore List terdiri dari:

  • Add Date/Time: menunjukkan tanggal dan waktu file ditambahkan
  • Script Path: menunjukkan path dari script yang dimaksud
  • Rules to ignore: menunjukkan pattern untuk di ignore
  • Actions: memberikan akses pada user untuk melihat keseluruhan detail dan action yang diambil

Artikel Terkait Keunggulan Sistem Proteksi Imunify360

Bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

whatsapp

Hai di sana

Pilih jawaban dan klik Tidak, hubungi support jika tidak membantu

    Back

    Apakah panduan ini membantu Anda ?