Panduan Kelola Dashboard Simple WordPress

Cara Staging Website Melalui Layanan Simple WordPress Niagahoster

Tidak hanya dapat digunakan untuk menamai website Anda saja, ada banyak hal lain yang bisa Anda lakukan dengan nama domain Anda sendiri! Simak cara-caranya di seri Knowledge Base Tutorial Menggunakan Domain kami berikut ini.

Anda Pengguna Baru Layanan Kami?


Mulai Disini

Cara Staging Website Melalui Layanan Simple WordPress Niagahoster

Diperbarui pada 23 Mei 2022

 

 

Simple WordPress adalah layanan terbaik dari Niagahoster yang memudahkan pengelolaan website WordPress. Anda dapat mengelola WordPress dengan Dashboard Simple WordPress tanpa perlu pengetahuan teknis di bidang hosting. Layanan Simple WordPress dikembangkan untuk siapa saja, terutama cocok bagi pengguna awam yang belum pernah memiliki website. 

 

Sementara, Staging adalah proses melakukan clone sebuah website ke domain lain untuk melakukan uji coba sebelum diterapkan ke domain utama. Biasanya digunakan ketika pemilik ingin melakukan perubahan website secara drastis.

 

Misalnya, saat akan melakukan perubahan tampilan website. Bisa saja website mengalami perubahan tata letak komponen yang tidak sesuai harapan. Tentu Anda tidak ingin pengunjung melihat website yang tampak tidak teratur. Untuk itu, Staging website akan menyalin semua komponen website utama ke domain yang berbeda. Anda dapat melakukan pengujian di staging website tanpa memengaruhi website utama. Setelah selesai, Anda dapat langsung menyinkronkan staging website ke website utama.

 

Anda dapat melakukan Staging website melalui layanan Simple WordPress dari Niagahoster. Silakan mengikuti langkah-langkah berikut.

 

Langkah-Langkah Staging Website Melalui Layanan Simple WordPress Niagahoster

1. Masuk ke dashboard Simple WordPress milik Anda, kemudian pilih menu MANAJEMEN WP pada bagian atas.

 

2. Klik tombol Staging WordPress.

 

3. Pilih Protokol yang digunakan pada website Anda. Pada panduan ini kami memilih protokol https:// sebagai contoh.

 

4. Selanjutnya, tentukan nama sub direktori dari Staging yang akan Anda lakukan. Pada contoh ini kami menggunakan nama sub direktori staging. Artinya, website staging milik kami nanti akan dapat diakses dengan URL https://namadomain.com/stagging. Anda dapat bebas menentukan nama sub direktori sesuai yang diinginkan.

 

5. Klik tombol Buat Staging pada bagian bawah.

 

6. Anda akan melihat pop-up notifikasi seperti berikut pada bagian kanan bawah. Artinya, Staging WordPress telah berhasil dibuat dan silakan untuk menunggu beberapa saat.

 

7. Muat ulang atau refresh halaman. Jika melihat Staging WordPress telah ditampilkan ke dalam daftar, maka Anda telah berhasil melakukan Staging website.

 

8. Klik tombol WordPress Admin untuk masuk ke dasbor WordPress Staging.

 

9. Anda akan dibawa masuk ke dasbor WordPress Staging. Di sini Anda dapat melakukan editing atau perubahan apapun sesuai yang diinginkan.

 

10. Semua perubahan yang telah dilakukan pada WordPress versi Staging, dapat Anda terapkan pada website WordPress versi Live. Caranya, silakan kembali pada dasbor Simple WordPress bagian Staging WordPress. Klik ikon panah untuk melihat fitur selengkapnya.

 

11. Pilih fitur Live Website Staging untuk menerapkan seluruh data pada web Staging ke web versi Live.

 

12. Anda akan melihat pop-up seperti berikut ditampilkan. Klik tombol Lanjutkan untuk melakukan push Staging ke Live WordPress.  Sebagai catatan tambahan, file website versi lama (live) akan sepenuhnya dihapus dari sistem. Sebagai gantinya, Anda akan menggunakan tampilan dan database website versi Staging yang seluruhnya akan diterapkan..

 

12. Anda turut dapat melakukan Pengaturan Lanjutan dengan detail berikut.

 

Overwrite Files/Folders. Centang pada bagian ini untuk menimpa seluruh file atau folder yang ada pada website versi Live.

 

Push Full Database. Berikan centang pada bagian ini jika ingin menghapus seluruh database yang ada pada website versi Live, kemudian mengimpor semua database yang ada pada website versi staging.

 

Selanjutnya, klik tombol Lanjutkan pada bagian bawah untuk melanjutkan ke proses Push Staging.

 

13. Akan tampil pop-up seperti berikut pada bagian kanan bawah yang menandakan bahwa semua data pada WordPress versi Staging telah berhasil diterapkan pada website WordPress versi Live.

 

14. Selamat! Anda telah berhasil melakukan Staging Website melalui layanan Simple WordPress. Apabila ingin melakukan perubahan kembali pada website versi Staging, Anda dapat melakukannya dengan cara klik pada tombol WordPress Admin.

 

 

Cara Hapus Staging WordPress

Anda turut dapat menghapus WordPress Staging yang telah dimiliki. Silakan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

 

1. Masuk ke dashboard Simple WordPress milik Anda, kemudian pilih menu MANAJEMEN WP pada bagian atas.

 

2. Pada bagian Staging WordPress, pilih website staging yang ingin Anda hapus dengan cara klik ikon panah pada bagian kanan bawah. Perhatikan gambar berikut.

 

3. Klik pada menu Uninstall Staging.

 

4. Akan terbuka pop-up konfirmasi Hapus Tema seperti berikut. Silakan klik tombol Hapus untuk menghapus website WordPress Staging.

 

5. Apabila melihat pop-up notifikasi seperti di bawah ini, maka selamat Anda telah berhasil menghapus WordPress Staging.


Artikel Terkait Cara Staging Website Melalui Layanan Simple WordPress Niagahoster

Bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

chat launcher chat launcher
spinner

Hai di sana

Pilih jawaban di bawah ini dan klik Tidak. Chat Support jika membutuhkan bantuan lebih lanjut

    Back

    Apakah panduan ini membantu Anda ?