Panduan Hosting cPanel

Cara Pasang Cron Job di cPanel

Tidak hanya dapat digunakan untuk menamai website Anda saja, ada banyak hal lain yang bisa Anda lakukan dengan nama domain Anda sendiri! Simak cara-caranya di seri Knowledge Base Tutorial Menggunakan Domain kami berikut ini.

Anda Pengguna Baru Layanan Kami?


Mulai Disini

Cara Pasang Cron Job di cPanel

Fitur Cron Jobs memungkinkan Anda menjalankan perintah atau script tertentu secara otomatis melalui cPanel Anda. Perintah atau script ini dapat dijalankan dalam waktu dan interval tertentu. Sebagai contoh, Anda dapat membuat perintah cron job untuk menghapus temporary files secara berkala demi meluangkan lebih banyak disk space. Berikut adalah tutorialnya.

Perhatian: 

Kami menyarankan Anda untuk memahami bahasa pemrograman Linux terlebih dahulu agar Cron Jobs dapat diterapkan secara efektif. 

1. Masuk ke bagian Advanced pada halaman utama cPanel Anda, kemudian klik Cron Jobs.


2. Pada halaman utama Cron Jobs ini, pertama-tama Anda dapat mengubah alamat email yang Anda gunakan terlebih dahulu. Fungsinya, Anda akan menerima email secara otomatis ketika Cron Job menjalankan perintah. Kosongkan apabila Anda tidak ingin mengubahnya.

 

3. Selanjutnya Anda dapat mulai melakukan pengaturan cron job yang Anda inginkan. Pilih pilihan Common Settings apabila Anda tidak menginginkan pengaturan yang terlalu rumit. Pada contoh ini kami memilih pilihan 1st and 15th (dua kali dalam sebulan, setiap tanggal 1 dan 15). Kolom isian setelahnya akan terisi secara otomatis karena ini adalah preset.

 

4. Perintah yang ingin Anda jalankan dapat Anda masukkan pada kolom isian Command (masukkan path-nya dari root).  Klik tombol Add New Cron Job untuk melanjutkan.

5. Berhasil! Anda akan menerima notifikasi seperti ini apabila cron job telah berhasil dibuat oleh cPanel. Kemudian, cron job aktif milik Anda juga akan muncul pada daftar di bawahnya.

Perintah Dasar Cron Job

Sebelum menggunakan Cron, ada perintah yang bisa diketik. Ada yang disebut dengan crontab (digunakan untuk membuat file crontab baru). Berikut perintah dasar yang bisa digunakan:

crontab -e

Perintah crontab -e ini digunakan untuk mengedit sebuah file crontab. Jika belum pernah melalukan edit, maka itu adalah file baru crontab.

crontab -u

Perintah crontab -u digunakan untuk mengedit file crontab milik user lain. Sehingga perlu menyebutkan nama user setelah menulis perintah ini, contoh: crontab -u user -e

crontab -l

Perintah crontab -l bisa digunakan untuk membuka file dan menampilkan isi di dalamnya.

crontab -r

Perintah crontab -r digunakan untuk menghapus file crontab secara langsung, tanpa ada pertanyaan Yakin atau Tidak.

crontab -i

Perintah crontab -i digunakan juga untuk menghapus file crontab. Namun, menampilkan Yakin atau Tidak sebelum file terhapus.

Syntax Cron Job

Di dalam file crontab terdiri dari dua komponen, yaitu perintah dan waktu. Format waktu memiliki lima field:

  • Minute (0 s/d 59 menit)
  • Hour (0 s/d 23 jam)
  • Day (0 s/d 31 hari)
  • Month (0 s/d 12 bulan)
  • Weekday (dimulai dengan Minggu dengan angka 0)

Ada juga simbol yang biasa digunakan dalam perintah crontab. Digunakan untuk sebagai template dalam mengisi kolom waktu.

  • (*) Bintang, memiliki arti setiap. Misalnya, * dimasukkan ke kolom Hour, bermakna dijalankan setiap jam.
  • (,) Koma, digunakan untuk menambahkan lebih dari satu value dalam satu field.
  • (-) Hyphen, digunakan untuk menentukan rentang waktu. Misalnya, Senin-Rabu. 
  • (/) Slash, mirip dengan koma, namun lebih spesifik. Contoh, perintah 20-50/10 11 * * * di situ terdapat slash.
  • (L) Last, berarti menandakan terakhir dalam suatu perintah. Contoh, perintah 4L berarti terakhir hari Kamis.
  • (#) Hash, perintah bisa digunakan untuk kombinasi antara hari dan minggu. Contoh, perintah 2#4 berarti hari Rabu, minggu keempat.

Contoh Simpel Cron Job

Mari kita baca perintah cron job berikut:

10 * * * * /usr/bin/php /www/virtual/username/cron.php > /dev/null 2>&1

Ada dua hal:

  1. 10 * * * *, artinya perintah cron dijalankan pada menit ke-10, contoh: 00:10, 01:10, 02:10, dll.
  2. /usr/bin/php /www/virtual/username/cron.php > /dev/null 2>&1, berikutnya adalah kode perintah yang akan ikut di run di command line.

Mari kita bedah kode perintah yang ke-2:

  • /usr/bin/php, file atau skrip PHP biasanya tidak bisa mengeksekusi dirinya sendiri. Sehingga perlu PHP Parser untuk mengeksekusi dan menjalankannya.
  • /www/virtual/username/cron.php, ini adalah path atau lokasi keberadaan file tersebut.
  • > /dev/null 2>&1, sedangkan ini untuk mengatur hasil output supaya ter-discard. Setelah perintah /dev/null semuanya akan diabaikan oleh sistem.

Artikel Terkait Cara Pasang Cron Job di cPanel

Bagikan jika Anda menyukai halaman ini.

whatsapp
spinner

Hai di sana

Pilih jawaban di bawah ini dan klik Tidak. Chat Support jika membutuhkan bantuan lebih lanjut

    Back

    Apakah panduan ini membantu Anda ?