(TIPS) Strategi Jualan Pakai WA

Saya pakai strategi ini, dan alhamdulillah lebih mudah dapat pembeli.
Silakan di coba.

Pertama, pahami hal-hal teknis di WA.
Seperti memisahkan nomor WA pribadi dengan bisnis, buat akun email yang khusus untuk save database lewat google contact, install auto text, matikan auto download file, tentukan mau segmentasi yang seperti apa, isi tiap list broadcast maksimal 150 kontak saja, dan buat perencanaan konten.

Makin lengkap persiapannya, makin mudah nanti jualan di WA-nya.

Kedua, sebar lead magnet yang berkualitas dengan jumlah lebih dari 1.

Lead magnet adalah umpan yang kita tawarkan agar calon pembeli mau memberikan kontak mereka.
Prinsipnya, semakin berkualitas lead magnetnya, semakin berkualitas kontak yang didapat.

Dan jumlah lead magnet nya jangan cuma 1. Anggap aja WA itu seperti mall, kalau pintu masuknya cuma 1, maka pertumbuhan kontak WA nya cenderung lambat.

Setelah dapat beberapa kontak WA calon pembeli. Jalankan konten yang sudah direncanakan sebelumnya berdasarkan lead magnetnya.

Kalau lead magnetnya adalah penawaran produk, maka langsung closingkan di tempat.
Kalau lead magnetrnya adalah sesuatu yang gratisan, maka perlu digiring sampai tertarik dengan produk yang dijual.

Gimana cara giringnya?

Beri tahu informasi produknya tipis-tipis. Bisa lewat status atau broadcast.

Nah, dari sini kita ukur. Kalau banyak yang respon positif maka kontak baru sudah siap dijual dan biasanya pas jualan akan laris.
Tapi kalau responnya masih kecil, maka panas-panasin aja dulu. Jangan buru-buru menawarkan. Nanti kontak yang sudah susah payah dikumpulkan akan hilang.

Pas jualan, saya gak langsung jualan gitu aja. Saya akan kirimkan beberapa iklan.

Iklan pertama tujuannya cuma dapatin leads.

Apa itu leads?
Leads adalah mereka yang tertarik dengan produk kita. Ciri-ciri mereka adalah ngasih data dan janji mau transfer.

Mereka yang sudah kasih data, Saya labelin dengan kode khusus.

Intinya iklan pertama Saya tujuannya banyakin leads aja dulu, bukan buat closing.

Kalau ada yang closing di hari itu ya bagus. Tapi kalau gak closing dari iklan pertama gak papa. Kan masih ada rencana selanjutnya.

Beberapa waktu kemudian, Saya jalanin Iklan kedua, buat tambah jumlah leadsnya.

Kenapa leads harus banyak?

Karena orang Indonesia banyak yang suka nunda. Daripada kita ngeluh sama hal ini, mending terima aja kenyataan.

Kalau leadsnya udah banyak, baru saat penutupan promosi, Saya follow up satu-satu.
Kenapa harus di follow up satu-satu? Biar gak di PHP-in. Atau paling ngga, meminimalisir jumlah yang PHP.

Salah satu kekuatan WA itu adalah follow up. Saya sering follow up lewat email tapi dicuekin terus, tapi kalo follow up lewat WA lebih sedikit yang cuek. Jadi, menurut saya sih, belum ada media promosi yang ngalahin WA dalam kehebatan follow up nya.

Setelah semua strateginya jalan, tinggal tunggu deh transferan masuk, hehe.

Dengan cara main WA seperti ini, alhamdulillah saya lebih mudah dapat pembeli.

Add Comment

thank’s ilmu nya , sangat bermanfaat.. kebetulan saya juga punya usaha di bidang pertanian … saya akan mencoba cara ini

Competent Answered on June 19, 2020.

Sama2 mas..

on June 19, 2020.
Add Comment

makasih sharing nya

Novice Answered on June 27, 2020.

Sama2  mba

on June 27, 2020.
Add Comment

Your Answer

By posting your answer, you agree to the privacy policy and terms of service.